Jumat, 27 Maret 2015

Sinopsis Gangnam 1970 part 2


Jong Dae mengumpulkan anak buahnya. Dia meminta pendapat Chang Bae dan anak buahnya tentang rencana yang akan dilakukannya. Chang Bae ragu ragu, dia takut rencana yang sudah disusun Jong Dae meleset dan mereka semua terkena akibatnya. Tapi Jong Dae menyakinkan mereka bahwa semua akan baik baik saja.

Yong Gi duduk dimobil sambil merokok. Tak lama kemudian Jong Dae masuk mobilnya. Dia melihat baju Yong Gi berlumuran darah. Dia bertanya ada apa. Yong Gi menjawab tidak ada yang perlu Jong Dae pikirkan. Semua sudah dia atasi.
Yong Gi "aku tidak mengerti apa yang ada dipikiranku"
Berdua, mereka ke sebuah danau dan membuang mayat Senior Kim disana. Sebenarnya dia menyesal membunuh Seniora Kim. Seandainya saja Senior Kim tidak ada disana. Jong Dae menenangkannya. Mereka berdua bermaksud menyelesaikan semuanya untuk selamanya.

Yang bermaksud dengan menyelesaikan semuanya adalah, Jong Dae dan Yong Gi serta anak buah Jong Dae bermaksud membunuh tangan kanan Seo Tae Gon.  Dia membunuh agar bisa menempati posisi tertinggi di organisasinya. Semuanya dia bunuh. Dengan cara yang sadis. Diwaktu yang sama, Gil Soo sedang menemui calon suami Seon Hye dan keluarganya. Pulang kerumah, Seon Hye menunggu Jong Dae didepan rumah. Hari itu hujan. Tapi Jong Dae tidak mau menemui Seon Hye. Dia bersembunyi dibalik kaca.

Jong Dae menemui Tae Gon untuk meminta tolong. Jong Dae bermaksud meminjam uang untuk membayar hutang. Tae Gon bertanya untuk apa uang tersebut. Ketika Jong Dae menjawab untuk membiayai perjalanan politiknya, Tae Gon heran. Jong Dae sebenarnya ingin meminjam uang untuk membayar hutang Gil Soo.

Gil Soo dan Chang Bae dirumah sedang menunggu Jong Dae. Begitu Jong Dae sampai rumah, Gil Soo segera memukuli Jong Dae. Gil Soo rupanya sudah tahu bahwa Jong Dae sudah membunuh tangan kanan Tae Gon. Gil Soo kecewa. 
Gil Soo "apa aku pernah mendidikmu seperti ini, kenapa kau melaukan hal buruk ini, jangan diam saja"
Jong Dae "aku kecewa, karena kau tidak pernah mendukungku, seandainya kau tidak pernah memaksaku, tentu aku tidak akan melakukan ini"
Jong Dae lalu pergi. Dengan meninggalnya tangan kanan Tae Gon, Jong Dae otomatis naik pangkatnya menjadi orang kepercayaan  Tae Gon. Hari itu hari pernikahan Seon Hye. Jong Dae terus memandangi Seon Hye yang cantik memakai gaun putihnya. Jong Dae mencintai Seon Hye sejak lama. Tapi Seon Hye pernah berkata kalau dia tidak mau berurusan dengan pekerjaan ayah dan Jong Dae, yang sudah dia anggap sebagai kakak.

Jong Dae menemui Yong Gi di sebuah tempat dipegunungan. Mereka sepakat bahwa mereka akan berpisah jalan mulai sekarang.

Chang Bae memberi pelajaran dansa kepada anak buahnya . Ternyata itu untuk merayu para ahjumma yang mempunyai tanah supaya menjual kepada mereka. Para ahjumma tadi senang sekali ketika diajak berdansa dengan anak buah Chang Bae. Dan akhirnya mereka tanpa ragu memberikan stempel diatas kontrak jual beli tanah.

Jong Bae menjebak anak seorang politikus dengan bantuan Min Sung Hee. Anak politikus tadi dituduh membunuh seorang pelacur dan foto fotonya dipakai untuk mengancam ayahnya. Tapi ancaman itu tidak berhasil ketika Tae Gon memberitahu bahwa kasus sudah ditutup. Dan Tae Gon tidak mau menjelaskan kenapa. Jong Dae mengantar Tae Gon pulang ketika kepalanya dipukul dengan tongkat. Dia pingsan. Ternyata Jong Dae disekap oleh Gi Taek. Dia disiksa. Tangannya diikat kebelakang disebuah tiang dan dadanya dipukuli dengan besi. Jong Dae kesakitan. Tapi dia tidak mau menunjukkan nya didepan Gi Taek.
Gi Taek "dasar kau bajingan, kau punya hutang kepadaku, tapi kau masih belum membayarnya. Kau kira kau bisa lari dariku, aku akan selalu menemukanmu, kau pikir kau ini pintar ya?"
Jong Dae malah menjawab kalau memang dia lebih pintar, karena Gi Taek SD saja tidak lulus (pantes jadi anggota geng, kan gg bs nglamar kerja kl gg punya ijazah SD). Mendengar penghinaan Jong Dae, Gi Taek tambah marah dan melampiaskan nya dengan melucuti Jong Bae lagi. Sepasang mata melihatnya dengan iba. Yong Gi. Yong Gi tidak tega melihat sahabatnya seperti itu. Dia lalu memanggil Gil Soo dan Chang Bae. Gil Soo meminta tolong untuk membebaskan anak angkatnya itu.

Yong Gi masuk ke gudang tempat Yong Dae ditawan. Dia melihatnya dikurung.
Dia lalu menyuruh seseorang membuatkan makanan. Jong Dae diberi mie. Dia makan dengan mulutnya. Ternyata tanpa penjaganya tahu, Yong Gi memasukkan silet didalam mie nya. Gil Soo datang. Dia menyerahkan beberapa dokumen kepada Seniornya Yong Gi untuk barter dengan Jong Dae. Jong Dae dikeluarkan dari kurungannya (kenapa jadi kayak ayam ya hahaha). Dengan tangan yang sudah lepas dari ikatannya, dia menyerang penjaganya. Ketika dari dalam gudang terdengar letusan senapan, Gil Soo segera menyerang si Seniot dengan kapak. Bagasi mobil Gi Soo terbuka dan Chang Bae keluar dan langsung menyerang mereka. Perkelahian terus terjadi sampai akhirnya Gil Soo berhasil membunuh orang yang hampir menikam Jong Dae. 

Jong Dae dibawa bersembunyi ke sebuah penginapan oleh Gil Soo. Gil Soo berharap Jong Dae cepat sembuh karena peran Jong Dae penting bagi mereka. Tanpa Jong Dae mereka bukan apa apa. Jong Dae bingung dengan apa yang dikatakan Gil Soo.

Gi Taek marah mendengar Jong Dae lepas. Dia menampar semua orang yang menjaga Jong Sae waktu itu. Dia lalu melaporkan kejadian ini kepada Seung Go. Mereka perlu rencana lain untuk menang.

Polisi menyerbu club malam tempat anak buah Tae Gon berkumpul. Tae Gon diselamatkan dan dibawa pergi. 

Akuntan Jeong Gyo ternyata sudah di dekati dan disuap oleh Gi Taek. Gi Taek bahkan membawakan pelacur untuk melayaninya. So Jung duduk di samping Gi Taek. Ternyata So Jung dimintai tolong Yong Gi untuk merekam pembicaraan mereka. Jong Dae mendengarkan rekaman itu. Dia sekarang tahu kalau Akuntan berkonspirasi dengan pihak Park Seung Go. Jong Bae dan Yong Gi sedang memikirkan rencana mereka, ketika anak buah Jong Bae melaporkan kalau Gil Soo dan yang lainnya ditangkap polisi. Tanpa berpikir panjang, Jong Dae berlari keluar penginapan, tapi segera dihentikan Yong Gi. Yong Gi minta Jong Dae jangan gegabah. 
Di kantor polisi, Gil Soo, Chang Bae dan lainnya di tahan. Gil Soo bahkan ditampar 2x oleh seorang polisi. Dia mengingatkan mereka jangan berlagak jadi jagoan disitu. Mereka tidak ada apa apanya. 

Jong Dae hanya diam dikamar melihat berita tentang penangkapan Gil Soo. Dia sedih karena tidak bisa berbuat apa apa. Pintu diketuk. Seon Hye yang datang dengan wajah penuh lebam. Sepertinya dia habis dipukuli suaminya. Sambil menangis dia memeluk Jong Dae.

Jong Dae bermaksud untuk menjebak si Akuntan Jeong Gyoo. Dia menyuruh Choon Ho dan seorang perempuan untuk menjalankan misinya. Mereka membuat mabuk Akuntan tadi dan perempuan itu melayaninya. Yong Gi melaporkan kepada Seong Go bahwa semua sudah siap. Setelah itu dia pergi menemui Jong Bae dan menyerahkan sebuah dokumen. Paginya, Jong Dae membawa tukang foto kamar hotel Akuntan. Dan ternyata si perempuan yang melayani Akuntan tadi sudah berubah menjadi Choon Hoo yang memakai wig panjang haha
            
Jong Dae mengancam Akuntan dengan foto foto mesumnya tadi. 

Tae Gon, Jong Dae dan Sung Hee minum bersama. Mereka mendiskusikan wilayah mana yang harus mereka kuasai dulu. Sung Hee memberi saran didaerah yang kecil dulu, tapi Tae Gon menolaknya, dia ingin menguasai wilayah yang ramai, tapi Jong Dae mengatakan kalau belum tentu wilayah yang ramai itu selalu menguntungkan. Tapi Tae Gon tidak mau mendengar saran Jong Dae. 

Yong Gi dan Jong Dae bertemu untuk membicarakan rencana berikutnya.

Ternyata, Tae Gon menemui Jeong Gyoo dan menyerahkan dokumen yang didapat Jong Dae dari Yong Gi. Jeong Gyoo memuji Tae Gon. Tae Gon ingin segera memulai rencana mereka tapi Jeong Gyoo sepertinya masih ragu ragu.

Gil Soo mengumpulkan orang orang diclub. Dia meminta mereka semua membantunya memjalankan bisnis nya. Jong Dae tidak setuju dengan Gil Soo, dan dia bertanya kenapa Gil Soo tidak memberitahu nya lebih dulu. Gil Soo merasa tidak perlu memberitahu Jong Dae. 

Seorang ahjussi menemukan mayat Senior Kim.

Jong Dae bertemu Yong Gi dan memberitahu bahwa rencana mereka berubah karena Gil Soo bertindak lebih cepat dari perkiraan.

Yong Gi dipukuli oleh para seniornya. Kemungkinan Gi Taek sudah tahu kalau Senior Kim dibunuh Yong Gi. Yong Gi meminta maaf, Gi Taek mau memaafkannya asal dia melakukan perintah Gi Taek. 

Jong Gi mendapat kabar kalau Seon Hye masuk rumah sakit dan dia berlari kesana. Dia melihat Seon Hye dipukuli lagi. Diwaktu yang sama, Gil Soo bertemu dengan Gi Taek. Dia melaporkan kepada Gi Taek kalau Yong Gi dan Jong Dae sedang berencana untuk menjatuhkan Gi Taek. Tapi meskipun begitu, Gil Soo, sambil berlutut memohon kepada Gi Taek
Gil Soo "ketua, aku memohon kali ini pada mu, jangan sakiti mereka"
Jong Dae, dengan emosi masuk ke tempat perjudian. Disana dia melihat suami Seon Hye sedang bermain judi. Tanpa banyak bicara, Jong Dae langsung memukulinya. Gil Soo pulang kerumah dan sudah ditunggu Yong Gi. Ternyata Yong Gi berniat membunuh Gil Soo. Dia menusuknya diperut. Gil Soo masih melawan sebelum akhirnya dia mati. Tugas yang diberikan Gi Taek terlaksana. Dipemakaman Gil Soo, Gi Taek juga ikut melayat. Yong Gi, sambil berkaca kaca, mengatakan kepada temanya kalau tidak ada cara lain, dia harus membunuh Gil Soo. Temannya menjawab kalau seharusnya Yong Gi bs memikirkan jalan lain dan dia tidak perlu perlu jadi pembunuh.

Gi Taek memuji Yong Gi karena sudah melakukan perintahnya dengan baik. Dia lalu menyuruh anak buahnya bersiap siap melakukan sesuatu. Malamnya Yong Go menemui Jong Dae, menyuruhnya jangan khawatir atas keadaan ini. Jong Dae menjawab kalau apa yang dia takutkan sudah terjadi.

Ternyata, Gil Soo memerintahkan anak buahnya untuk menyerang Yong Gi dia acara pemakaman Gil Soo. Kekuatan tidak berimbang. Jong Dae hanya membawa sedikit anak buah. Tapi mereka tidak takut. Mereka terus berusaha melawan sampai akhirnya Yong Gi datang bersama orang orangnya membantu Jong Dae. Akhirnya mereka menang.

Park Seung Go ditangkap polisi. Gi Taek menghilang.

Jong Dae menghadap Tae Gon. Tae Gon menyakinkan Jong Dae apa dia sanggup mengemban tugas berat yang akan diberikan Tae Gon, menguasai Gangnam. Wilayah yang luas dan sulit. Jong Dae menyanggupinya. Dia siap untuk merebut wilayah itu.

Yong Gi diangkat sebagai ketua. Malamnya ada pesta untuk merayakan keberhasilan itu. Jong Dae juga datang. Ditengah pesta dia keluar. Sendiri, dia mengingat ingat informasi yang dia dapat. Kalau sebenarnya yang membunuh Gil Soo adalah Yong Gi. Yong Gi menghampirinya. Menyuruh Jong Dae untuk tidak terlalu memikirkan masalah masalah dulu. Karena ini waktunya mereka bersenang senang. Jong Dae hanya diam.

Seon Hye memasukkan setrika yang biasa dipakai ayahnya kedalam keranjang. Sementara Jong Dae melihat kamar ayah angkatnya. Disitu dia melihat foto foto mereka dulu. Foto ketika Gil Soo mulai membuka jasa laundry nya, dan foto foto pernikahan Seon Hye.  Dia lalu menemukan sebuah dokumen dan dia menangis.
Jeong Gyoo menerima laporan dari Tae Gon kalau dia sudah membereskan mereka, karena mereka ini sudah terlalu lama menyebabkan masalah. Mereka ini yang dimaksud adalah Yong Gi dan Jong Dae. Saat itu mereka berdua bertemu dengan Gi Taek di bioskop. Yong Gi menyerahkan uang kepada Gi Taek, tapi Gi Taek malah bermaksud menembaknya. Tapi Jong Dae datang dan mereka berdua membunuh Gi Taek. Kalau saya bilang, Yong Gi membunuh Gi Taek karena membuat dia jadi pembunuh Gil Soo dan Jong Dae membantunya karena membuat sahabatnya menjadi pembunuh ayah angkatnya. Yong Gi berterimakasih karena Jong Dae membantunya, tapi dia terkejut ketika Jong Dae, menodongkan pistol Gi Taek yang jatuh tadi, kearahnya dan menembaknya. Sementara itu anak buah Yong Gi menyerang  anak buah Jong Dae yang ikut di bioskop. Jong Dae masih mengarahkan pistol kearah Yong Gi. Dia menembaknya dilengan. Yong Gi bertanya kenapa Jong Dae melakukan ini.
Jong Dae "karena kau melakukan sesuatu yang tidak bisa dimaafkan, kau punya pesan terakhir?"
Yong Gin "sialan kau, tembak saja aku, seumur hidup kau hanya akan dimanfaatkan orang lain, tembaklah, bunuh aku, jadilah anjing setia bagi tuanmu, dan bunuh aku sekarang, jangan sampai kau menyesalinya..tembaklah jangan ragu, cepat bunuh aku,bunuhlah saudaramu dan dengarkan kata kata majikanmu, itu akan membuatnya senang"
Jong Dae menembak, tapi mengarahkannya ke kursi dibelakang Yong Gi. Hampir menangis, Jong Dae menyuruh Yong Gi untuk pergi. Yong GI menangis.

Jong Dae diatas kereta bersama Chang Bae.Yong Gi mengobati luka tembak dilengannya didalam mobil.
Diatas kereta Jong Dae ditembak oleh orang suruhan Tae Gon. Jong Dae terlempar dari kereta yang berjalan
Yong Gi, juga ditembak kepalanya oleh orang yang sama. Dia mati.

Di kantor Jeong Gyoo, dia dan Tae Gon membuka kotak kotak kayu yang berisi uang. Orang suruhan Tae Gon memberi tahu kalau tugas membunuh Jong Dae dan Yong Gi sudah dilakukan.

Jong Dae masih ternyata masih hidup. Tertatih tatih dia berjalan keluar dari terowongan kereta api. Tidak kuat menahan sakit, dia terjatuh. tapi dia tetap merangkak, berusaha menuju rumah tempat Seon Hye menunggunya.hari itu ternyata mereka memutuskan untuk pindah dari situ. Jong Dae terus merangkak sebelum akhirnya dia pingsan.

Sebuah pesta diadakan untuk merayakan keberhasilan Tae Gon menguasai wilayah Seoul.

Kita diajak kembali ke masa lalu saat mereka berdua masih menjadi pemulung. Malam sebelum rumah mereka di hancurkan, waktu Yong Gi mengeluh kedinginan dan memasukkan bohlam lampu kedalam selimutnya, Jong Dae melemparkan sarung tinju, dan mengenai kepala Yong Gi. mereka akhirnya saling bertinju sambil tertawa.

Dan Seo Tae Gon semakin bersinar karir politiknya.

T  A  M  A  T

Akhirnya selesai juga. Jujur, saya berat ngrecaps film ini. Bukan karena filmnya berat. Tapi lebih karena ceritanya yang membuat bingung saya. Dengan durasi 2 jam, banyak sekali cameo cameo yang cuman dapet jatah scene dikit. Akhirnya saya juga gg tahu, dia siapa, perannya apa disitu. apalagi waktu nntn, kyknya sub indo yang saya punya juga agak gg jelas gitu. Ada beberapa part yang hilang. Jadi saya hanya bisa mengira ngira apa yang terjadi. Tapi saya sudah berusaha yang terbaik untuk merampungkan sinopsis film ini. Maaf kalo mmg nanti pas kalian nntn ternyata tidak sesuai, karna saya galo pas ngrecaps ini hehehe. Oh iya, rabu minggu depan perdana  The Girl Who See Smeels, Insya Allah saya akan bertrio dengan mbk Fanny kdramatized dan mbk Dee kutudrama. oke trimaksih sudah membaca ya.

5 komentar:

  1. Wahh makasih yaa sinopx, kemarin2 msh bingung mo donlot apa tdk, klo film kadang membingungkan yaa ceritax....kecuali tema2 romcom baru deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama sama...mungkin lebih krn sub nya yang gg sempurna. Dan minim bgt penjelasan ttg karakter nya. Tp ektingnya mrk bgs kug. Cm mmg film ni berdarah darah yaa

      Hapus
  2. Endingnya kebagusan kekeke..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebel juga sebenernya sama ending kyk gini..

      Hapus
  3. Endingnya sempurna sekali :D

    BalasHapus

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...