Jumat, 06 Maret 2015

Sinopsis Sea Fog part 1

haii....
akhirnya setelah dipikir secara spiritual, saya memutuskan untuk memposting sinopsis film Sea Fog sebagai awal dari postingan blog saya. Kenapa saya memutuskan untuk hanya berkutat pada film, itu karena sudah banyak blog yang membuat sinopsis drama korea yang begitu panjang episodenya dan kenapa memilih Sea Fog, karena saya suka sama Park Yoochun.

jadi selamat membaca postingan pertama saya...


Pengenalan Karakter

Kim Yoon Seok sebagai Kapten Kang Chul Joo
Park Yoo Chun sebagai Dong Shik
Han Ye Ri sebagai Hong Mae
Kim Sang Hoo sebagai Ho Young Dong. 

Sebuah kapal terombang ambing dilautan.
5 orang anak buah kapal sedang  bekerja untuk mulai mencari ikan pada malam harinya. Kapten Kang mengeluh kapalnya sudah rusak disana sini. Semua terlihat sibuk. 


Pelabuhan Yeosu 1998.
Keenam kru kapal rupanya sudah berada dipelabuhan. Dilihat dari raut wajah mereka sepertinya hasil tangkapan ikan kurang bagus. Kapten Kang pergi ke tempat pengepul ikan yang biasa menerima hasil tangkapan mereka. Bos ahjussi berkata seharusnya mereka belum kembali dari laut karena belum saatnya menyetor ikan. Tapi Kapten Kang mengeluh kapalnya banyak kerusakan mulai dari jala sampai mesin pendingin. Seorang ahjumma mendekati mereka sambil berkata kalau dia tidak akan memperbaiki kapal rongsokan itu. Lebih baik menyerahkan kapal rongsokan tadi ke pemerintah dan mendapat ganti rugi. Tapi Kapten Kang tidak menyerah dan terus mempertahankan kapal tersebut. Akhirnya Kapten Kang memaksa bos ahjussi untuk memberikan upah merekan. Setelah mengambil 2 bendel uang, Kapten Kang pergi sambil dimaki maki bos ahjumma.
Kapten Kang "berikan aku sedikit uang, setidaknya aku harus membelikan oleh oleh untuk anakku"
Dong Shik juga pulang ke rumah dan disambut oleh neneknya. Nenek nya bertanya kenapa mereka bisa pulang lebih awal padahal hasil tangkapan sedang buruk.
Dong Shik berkata bahwa hasil tangkapan mereka lumayan baik. Melihat neneknya bekerja, Dong shik melarangnya dan berkata biar dia yang mengurus masalah uang. Tapi nenek menolaknya, dia tidak mau menjadi beban cucunya yang bekerja keras mencari uang. Nenek juga ingin membantu.
Halmoni "cucu nenek sudah bekerja keras mencari uang, bagaimana nenek bisa berdiam diri" 

Kapten Kang tiba dirumah. Setelah meletakkan baju baju kotornya di mesin cuci, dia berjalan ke sebuah ruangan yang ternyata adalah tempat makan. Dari luar dia melihat istrinya ada didalam. Dia membuka pintu dan ternyata Kapten Kang menemukan istrinya sedang melakukan adegan 17 thn keatas dengan seorang laki laki. Laki laki itu terkejut dan segera keluar, tapi Kapten Kang dan istrinya bersikap seolah olah tidak terjadi apa apa.
Kapten Kang "entah di hotel ataupun di rumah bagaimana bisa kau melakukan dengan orang seperti itu?"
Kapten Kang bertanya kenapa istrinya mau melakukan dengan orang semacam itu. Ny. Kang menjawab "kalau selalu berdiam dirumah, tidak bisa membawakan uang tepat waktu, apakah masih bisa disebut suami?". Mendengar itu Kapten Kang membuka jaketnya, mengeluarkan amplop berisi uang yang tadi diambilnya dari bos ahjussi, dan melemparkan ke istrinya. 

Malamnya dipelabuhan Kyung Go Hyung membawa seorang wanita kedalam kapal. Kyung Go berharap malam itu kapal sepi, tapi ternyata semua anak buah kapal termasuk Dong Shik, Wan Ho ahjussi, dan Chang Wook ada disana. Pilihan terakhir, dia bermaksud membawa wanitanya ke ruangan Kapten Kang. Tidak diduga ternyata Kapten Kang malah ada disana dan mengusir Kyung Go.
Kapten Kang "beraninya anak ini membawa psk di kapal"
Kapten Kang melempar beberapa uang kertas kearah Kyung Go yang langsung pergi setelah menerima uang itu. Dong Shik dan Wan Ho ahjussi masih bertahan dikapal.  Mereka berdua menghawatirkan kapal mereka yang sering rusak itu. Dalam kamar Kapten Kang merenung didalam kamar.

Kapten Kang sepertinya sedang berusaha meminjam uang untuk memperbaiki kapalnya. Tapi dia gagal mendapatkan karena tunggakan tahun sebelumnya belum dilunasi dan tidak punya deposit juga. Pegawai nya menyarankan Kapten Kang untuk menata masa depan nya saja.
Dang Goo "Hyung nim akhir akhir ini seperti ada masalah sehingga datang menemuiku"
Kapten Kang pergi menemui Yeo Sang Goo sajangnim. Sang Goo ini ternyata sudah berkali kali menawari Kapten Kang untuk bekerjasama dengannya tapi Kapten Kang menolaknya. Tapi sekarang karena sudah tidak ada jalan keluar lagi, Kapten Kang akhirnya menerima ajakan Sang Goo sajangnim. Masalahnya adalah yang harus dilakukan Kapten Kang adalah memindahkan para imigran gelap, etnis Korea yang tinggal di China ke Korea Selatan. Kapten Kang setuju. Lalu Sang Goo sajangnim memberi Kapten Kang 2 jam tangan emas imitasi dan segembok uang sebagai uang muka.
Sang Goo "ini berikan pada kakak ipar,anggap sebagai uang muka"

Kapten Kang masih ragu ragu, apa yang akan terjadi kalau mereka sampai tertangkap. Tapi Sang Goo sajangmin berhasil meyakinkan kalau tidak akan terjadi apa apa.
Sang Goo "bagaimana bisa tertangkap....masukkan saja mereka ke tempat penyimpanan ikan"
Diatas kapal, Ho Young ahjussi mengumpulkan  Wan Ho, Chang Wook, Kyung Goo, dan Dong Shik. Dia memberi tahu bahwa alasan mereka berlayar kali ini adalah membawa imigran gelap. Semua setuju kalau ini adalah pekerjaan berbahaya bagi mereka.
Dong Shik "kalau sampai tertangkap, kita semua akan masuk penjara"
Kyung Goo "iya..mau bagaimana lagi, berapa bayarannya?"
Wan Ho "ini bukan masalah uang, tapi kenapa kita tidak diberi tahu?"
Ho Young "kapten pasti sedang dalam masa sulit, semua ini demi kita"
Chang Wook "jadi akan ada wanita di kapal ini kan?"
Entah kenapa saya jadi tertawa mendengar pertanyaan Chang Wook. Puk puk Chang Wook. Ho Young dan Wan Ho masih berdebat ketika Kapten Kang bergabung dengan mereka. Dia lantas menyerahkan sebendel uang kepada Ho Young.
Kapten Kang "ketika sudah selesai akan ada uang lagi, jadi kerjakan dengan benar"  
Kapten Kang juga menyerahkan uang kepada Wan Ho untuk memperbaiki mesin kapal. 

Malamnya, sesuai perkiraan cuaca dari radio, hujan turun dan gelombang laut meninggi. Kapten Kang berusaha mencari titik koordinat lokasi penjemputan para imigran. Tak lama kemudian, sebuah kapal merapat. Itu kapal imigran gelapnya. Gelapnya malam dan hujan yang deras serta ombak yang tinggi membuat mereka kesulitan untuk berpindah kapal. Mereka berusaha keras untuk bisa pindah.  
Dong Shik melihat seorang wanita yang ragu ragu untuk menyeberang. Dia bergelantungan, ragu untuk melompat. Dong Shik mencoba membantunya.
Dong Shik "tidak apa apa..tidak apa apa..jangan lihat kebawah"
Dong Shik mengulurkan tangannya, berusaha menggapai tangan wanita itu. Melihat Dong Shik sungguh ingin menolongnya, dia akhirnya juga mengulurkan tangan. Tangan mereka hampir bersentuhan ketika kilat dan petir menyambar. Wanita itu kaget dan akhirnya terpeleset dan jatuh dilaut.
Tanpa berpikir panjang DongShik langsung terjun ke laut untuk menolong Hong Mae, wanita tadi. Diraihnya badan Hong Mae dan ditariknya kearah kapal. Mereka selamat meskipun Dong Shik akhirnya dimarahi oleh para hyungnya. Adegan setelah ini bener bener membuat saya tertawa. Kyung Goo keluar dari dapur dengan membawa ceret berisi air panas diikuti Chang Wook yang membawa kardus berisi ramen.
Chang Wook  "Hyung nim..benarkah kita akan membagikan makanan ini?"
Kyung Goo menoleh dan menjawab dengan dengan sombong, "dasar bodoh, kau tidak pernah naik pesawat ya?, kalau naik pesawat pasti akan diberikan satu makanan". Chang Wook mengganguk tapi berkata "seperti kamu pernah naik pesawat saja hyung.." hehehe. Dong Shik mengajak Hong Mae yang kedinginan ke ruang mesin dibawah. Dong Shik kasihan melihat Hong Mae menggigil. Hong Mae ragu ragu untuk menerima ajakan Dong Shik untuk turun ke ruang mesin tapi dia akhirnya mengikuti Dong Shik. Sampai dibawah, Hong Mae merasa mual karena kapal yang oleng, Dong Shik langsung meraih tangan Hong Mae dan mengeluarkan pisau. Dia menorehkan pisau kejempol Hong Mae.
Dong Shik "diamlah..ini untuk obat mabuk laut"
Hong Mae marah, dia menyesap darah yang keluar dari jarinya. "apa apaan ini? akupuntur harus dimulai dari lengan" tanyanya. Dengan wajah lugu, Dong Shik menjawab "tapi nenekku biasa langsung menusuknya". Hong Mae "nenekmu tidak tahu caranya" ^_^. Dong Shik membawakan ramen dan mereka makan bersama. Hong Mae bercerita " aku ingin bertemu oppa ku yang di korea. Sudah hampir 6 tahun tidak ada kabar sama sekali". Dong Shik bertanya oppa apa, disini oppa mengandung banyak arti. Hong Mae menjawab bahwa dia mencari kakak kandungnya yang ternyata tinggal di Gunosam-dong di Seoul. Lalu Dong Shik menjelaskan bagaimana cara Hong Mae sampai ke Seoul, dengan naik kereta bawah tanah. Setelah itu Hong Mae kembali ke atas bergabung dengan teman temannya.

Paginya, ketika ada kapal yang akan mendekat, Kapten Kang menyuruh para imigran untuk turun, bersembunyi dibawah, diruang penyimpanan ikan. Ketika seorang imigran protes karena itu tidak layak, Kapten Kang memukuli dan melemparkannya ke laut, sebelum akhirnya Dong Shik menolongnya. Akhrinya semua orang menurut. Dong Shik diam diam mengajak Hong Mae bersembunyi di ruang mesin saja. sambil menunggu, Hong Mae secara tidak sengaja menyentuh sesuatu seperti mesin dan membuatnya berasap. Tak lama kemudian Dong Shik datang dengan membawa kasur lipat dan selimut. Hong Mae menyangka Dong Shik mengajaknya tidur bersama,tapi Dong Shik menyanggahnya "tidak, aku tidak pernah berpikiran seperti itu, tidak pernah sama sekali, tunggu sebentar..." Dong Shik mau pergi tapi tiba tiba dia berhenti. "tapi...aku bisa melakukannya, aku pria normal, tapi aku tidak akan pernah menipu wanita seperti itu, sungguh...sungguh". Hong Mae tersenyum lalu mengecup bibir Dong Shik yang akhirnya dia balas dengan ciuman yang lama (saya iklas jadi bibirnya Hong Mae hehe)

Setelah itu, mereka berjanji akan saling mengunjungi nanti. Bahkan Dong Shik menyuruh Hong Mae mencari hotel untuk mereka bertemu (apa saya bisa ikut mas nya??)
Paginya, kapal mereka didekati oleh polisi laut korea yang menganggap kapal mereka sudah diperbatasan. Sebuah kapal boat mendekat dan Chief Kim datang untuk memeriksa kapal. Kapten Kang sudah menyiapkan uang sogokan. Dia memerintahkan untuk menutup lubang tempat ikan yang sudah dipenuhi para imigran. Dan meletakkan jaring di atasnya.
Chief Kang "apa yang kalian lihat, bantu aku"
Chief Kim memeriksa setiap sudut kapal. Ketika dirasa tidak ada apa apa, dia lalu menyuruh menyingkirkan jaring yang menutupi lubang tempat ikan. Kelima anak buah kapal tegang memandangi Chief Kim

Kapten Kang memberi uang secara diam diam dan menyuruh Chief Kim segera pergi. Segera setelah Chief Kim pergi, mereka segera mmembuka lubang penyimpanan ikan. Mereka memanggil para imigran, memberitahu bahwa sudah aman. Tapi tak ada jawaban dari dalam. Dong Shik akhirnya turun kebawah. Dia terkejut melihat semua orang sudah mati .

Apa yang terjadi diruang penyimpanan ikan?. Bersambung di Sinopsis Sea Fog part 2


Akhirnya selesai juga part 1 dari Sea Fog ini. Ehm saya berharap sih kalian suka dengan tulisan saya. Mahlum lah, saya masih bisa dibilang anak baru di dunia per blog an. IsyaAllah part 2 nya segera saya tulis. Semoga bisa cepat selesai ya. Terima kasih buat yang sudah mau meninggalkan komentar dan kritik buat tulisan awal saya. Ditunggu part 2 nya ya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...