Minggu, 08 Maret 2015

Sinopsis Sea Fog part 2





Wan Ho "gas..gas nya bocor..jangan bernafas..Dong Shik ayo cepat keluar...ayo keluar..jangan tutup"
Kapten Kang termenung. Lama. Dia tidak tau harus bagaimana menghadapi situasi ini. Sementara ke 5 orang anak buahnya menunggu. Tidak bergerak sama sekali dibelakang Kapten Kang. Kapten Kang menyadari bahwa pendinginnya sudah rusak, tapi dia tidak mengira kalau freonnya bisa meledak dan gas yang bocor dari freon bisa meracuni para imigran.

Setelah lama berfikir, akhirnya Kapten Kang berdiri dan berkata :" Dong Shik, buka tutupnya dan biarkan gasnya keluar, lalu tempatkan tangga, kalian bisa masuk setelah gas nya habis, lalu keluarkan mayatnya, bukankah itu lebih baik, mereka mati bersama sama". Akhirnya mereka bekerja. Satu persatu mayat para imigran itu mereka keluarkan.
Ho Young "Dong Shik, apa semua mayat sudah dikeluarkan?"
Dong Shik menggangguk "iya..". Setelah semua mayat dikeluarkan mereka segera mencari identitas yang langsung dibakar. Dompet, ID card, bahkan foto pun tidak ada yang boleh tersisa.
Wan Ho ahjussi membuka jaket mayat laki laki yang sempat berbicara dengannya. Dia seorang guru yang ingin mendapat pekerjaan yang lebih baik di Korea supaya bisa menghidupi anak dan istrinya. Dari dalam jaket, dia menemukan foto laki laki itu dan keluarganya. Alih alih membuang foto itu, dia malah menyimpannya.
Sementara itu, Chang Wook memandangi mayat seorang wanita, dia berusaha membersihkan darah yang mengalir dari hidung wanita itu ketika tiba tiba Kapten Kang mendekat dan langsung menancapkan pisau besar ke badan si mayat wanita. "Keluarkan darahnya, agar ikan berdatangan, banyak ikan ganas disini, biarkan mereka dimakan ikan.."ujar Kapten Kang sambil terus membacoki mayat. "Kalau sampai ada satu mayat saja yang sampai ke pantai, kita semua akan mati.." tambahnya.
Kapten Kang "apa kalian mau masuk penjara, kalian harus melakukannya....bereskan semua"
Tanpa banyak bicara, Ho Young mengambil pisau dan sebagainya. Melihat itu, Wan Ho ragu ragu, "haruskah kita benar benar melakukannya?". Sambil mengambil pisau besar, Kyung Go menjawab," ya mau bagaimana lagi, Kapten sudah memberikan perintahnya, kita sebagai anak buah harus mematuhi, ya kan?". Chang Wook mengganguk sambil mengambil pisau yang di berikan padanya. Tanpa bicara mereka segera melaksanakan perintah Kapten Kang. Dong Shik masih terdiam hanya menerima pisau dari Ho Young. Melihat itu Wan Ho menyuruh Dong Shik untuk masuk saja. Tidak usah melakukan seperti mereka. Tapi Dong Shik akhirnya melakukan juga. Chang Wook tiba tiba berkata, seharusnya ada satu orang gadis kecil  lagi selain ahjumma ini tapi tenyata tidak ada.  mendengar itu, Dong Shik cepat cepat menyuruh Chang Wook kerja lagi. Lalu dimanakah Hong Mae berada?. Dia ternyata bersembunyi dibalik pintu melihat semuanya. Hong Mae menangis.
Setelah semua mayat dibuang kelaut, Chang Wook mulai membersikan kapal. Ketika dia akan membuang semua pisau ke laut, tiba tiba dia mendengar suara dari bawah, dari ruang mesih tempat Hong Mae bersembunyi. Perlahan dia turun kebawah sambil membawa senter. Dicari nya Hong Mae karena dia yakin Hong Mae ada disitu disembunyikan oleh Kyung Goo
Chang Wook "hyung..kau kan yang menyembunyikan gasis kecil itu disini, akan ku adukan kau!"
Hong Mae menutupi mulutnya. Takut kalau sampai suaranya terdengar Chang Wook. Chang Wook yang masih penasaran terus mencarinya sampai akhirnya Dong Shik menegurnya.
Dong Shik "hyung, apa yang kau lakukan disini, keluarlah ketua memanggil.."
Mereka berdua naik keatas. Disana, Ho Young berkata bahwa mereka harus diam.
Ho Young "dengar, hari ini tidak terjadi apa apa, selama kalian tutup mulut tidak akan ada yang tahu"
Wan Ho ahjussi tiba tiba histeris. Dia berteriak sambil berlari keluar. Ternyata dia ke ruang mesin. Dong Shik menemukannya sedang berbicara sendiri sambil melihat foto yang tadi dia ambil dari mayat laki laki. Melihat Dong Shik , Wan Ho berlari lagi keluar dari ruang mesin.
Wan Ho "seharusnya kau mendengarkan aku.." katanya pada foto
Dong Shik yang membawa mie, menemukan Hong Mae meringkuk ketakutan.
Dong Mae "aku melihatnya..jangan dekati aku"
Dong Shik berusaha menenangkaan Hong Mae yang hampir histeris ketika Wan Ho turun lagi ke ruang mesin diikuti Kapten Kang. Hong Hae langsung menutup mulut Hong Mae dan mereka tengkurap di lantai.
Wan Ho masih saja berbicara sendiri. Kapten Kang hanya berdiri dibelakangnya. Wan Ho mengeluarkan foto dari bajunya.
Wan Ho "orang ini mau mencari uang untuk keluarganya"
Kapten Kang terdiam, Wan Ho melanjutkan,"ayo kita lapor polisi, kita serahkan ini ke polisi!".
Mendengar Wan Ho menyebut polisi, Kapten Kang langsung marah. Dia menarik Wan Ho dan berteriak marah.
Kapten Kang "polisi? Ini hanya kecelakaan, kau tidak tau, mereka jatuh ke laut"
Wan Ho tetap menyuruh Kapten Kang menyerah. Dia merasa kalau itu kesalahannya. Ketika Kapten Kang merasa Wan Ho sudah tidak bisa dibujuk lagi, dia mengambil sesuatu seperti mesin yang berat dan memukul belakang kepala Wan Ho. Wan Ho meninggal. Setelah itu Kapten Kang segera membersihkan noda darah yang ada dilantai dan menyeret mayat Wan Ho keluar dan melemparnya ke laut.
Dong Shik dan Hong Mae yang sama sama ketakutan, saling berpelukan. Mereka berciuman dan....adegannya disensor dulu ya hehe. Chang Wook diruang mesin, Dong Shik bertanya apa tidak merasa aneh Wang Ho tiba tiba menghilang. "tidak..." jawab Chang Wook. Kyung Goo menghampiri mereka. Ternyata dia sudah punya niat mengambil uang Wang Ho.
Kyung Goo "awas kalau kalian mengadu!"
Sepeninggalan Kyung Goo, Chang Wook merasa ada seorang selain mereka didalam ruang mesin. Dong Shik mencengah Chang Wook yang mengelilingi tuang mesin untuk kedua kalinya. Dan dia menemukan Hong Mae bersembunyi dibalik selimut. Chang Wook segera berteriak.
Chang Wook "gadis itu disini, dia ada disini..."
Mendengar teriakan Chang Wook, Dong Shik membujuknya. "Hyung, bagaimana kalau Kyung Goo tahu, dia pasti akan melakukannya dulu, sembunyikan dulu jangan sampai ada yang tahu". Chang Wook setuju dan keluar lebih dulu. Tak berapa lama Kapten Kang menyuruh Chang Wook untuk mengidupkan generator di ruang mesin. Ternyata, Dong Shik yang mengikutinya, melihat Chang Wook sedang berusaha menperkosa Hong Mae. Mereka berkelahi dan Kapten Kang akhrnya tahu.
Dong Shik "kapten,dia tidak tahu apa apa,dia tidak akan lapor polisi, saat mendarat nanti aku akan menikahinya"
Kapten Kang tidak percaya, dia menyuruh Ho Young membawa Hong Mae dan membunuhnya. Dong Shik memberontak dari pegangan Kapten, Kyung Goo. Setelah berhasil lepas, dia berlari mengejar Chang Wook yang menyusul Ho Young. Mereka bertiga berkelahi dan secara tidak sengaja, kepala Ho Young tertusuk besi. Dia meninggal. Dong Shik lalu menuju ruang navigasi. Dia berusaha menghubungi polisi sebelum akhrnya diserbu oleh Kapten, Kyung Goo dan Chang Wook.
Dong Shik "patroli laut, disini Jeonjinho...polisi..."
Belum sempat Dong Shik melaporkan, dia sudah dihajar dan dimasukkan ke ruang penyimpanan ikan.
Kabut diluar kapal semakin tebal. Hong Mae ternyata dibawa ke penyimpanan ikan oleh Ho Young. Dong Shik segera memeluknya.
Dong Shik "maafkan aku..maafkan aku..kita harus bisa pulang"
Lubang pintu terbuka, Chang Wook bertanya apakah Hong Mae disitu. Dong Shik tidak menjawab dan langsung memukulnya. Tiba tiba Kyung Goo ikut masuk dan langsung mencoba membuka baju Hong Mae. Tak lama kemudian, Chang Wook menikam Kyung Goo dari belakang. Ketika dia berusaha memperkosa Hong Mae, Dong Shik ganti memukul kepalanya.
Setelah melihat 2 temannya tergeletak, Dong Shik menggendong Hong Mae ke ruangan mesin lagi. Dia menyuruh Hong Mae untuk menunggunya disitu.
Dong Shik langsung merusak mesin mesin kapal. Kapten Kang yang menyadari mesinnya mati, langsung pergi ke ruang mesin. Disana, Kapten Kang langsung diserang Dong Shik. Mereka akhirnya saling serang dan baru berhenti ketika menyadari kapal mereka tenggelam

Dong  Shik dan Hong Mae langsung menuju atas. Mereka segera terjun ke laut bersama sama. Kapten Kang tidak mau kapalnya tenggelam. Ketika dia melihat Chang Wook berdiri di tempat penyimpanan ikan yang sudah di penuhi air dia berkata :
Kapten Kang "keringkan ruang mesin,sebentar lagi kapal tenggelam,cepat sumbat yang bocor!"
Kapten Kang seakan sudah kehilangan akal nya. Dia berusaha mempertahankan kapalnya. Tiba tiba, sebuah tali panjang tersangkut dikakinya, dia terjatuh. Sambil berusaha bangun lagi dia melihat sekelilingnya. Wajahnya putus asa.
Tak lama kemudian, tali yang tersangkut tadi menarik Kapten Kang ke dalam lautan. Tenggelam.


Dong Shik dan Hong Mae terdampar di pantai setelah terapung. Setelah sadar, Hong Mae mencoba membangunkan Dong Sik tapi tidak berhasil. Dia akhirnya meninggalkan Dong Shik sendiri setelah mengikat lukanya.

Dong Shik terbangun, mendapati dirinya sendirian, dengan luka dilengan yang sudah di ikat dengan kain oleh Hong Mae. Dan saat itulah dia melihat jejak langkah kaki menjauh darinya. Jejak kaki Hong Mae.

6 Tahun Kemudian


Dong Shik sudah bekerja di perusahaan konstruksi sebagai buruh kasar. Setelah pulang, dia pergi ke sebuah restoran kecil. Disitu dia melihat seseorang dari belakang yang sepertinya dia tahu itu siapa.


TAMAT


Alhamdulillah...selesai juga my first recaps. Kesan saya sama film ini cm 1..wow..Memang sih film based on true story, tapi tetep saya acungi jempol. Sebenernya saya pengin bgt liat film ini soalnya film nya sdh dpt banyak penghargaan  3 diantaranya malah award dari festival film ternama disana. Dan 3 itu yg dpt yoochun. Wih bayangin aja gimana gg kepingin liat ektingnya disini. Terus terang saya gg terlalu familier sm castnya. Cm Kim Sang Ho yang kita lihat di City Hunter dan Jung In Ki yang jadi Goo PD di drama fav saya King Of Dramas. Tapi its ok..saya menikmati film ini. Meskipun endingnya menggantung. Saya sih gg mengharap ending nya bakal hepi. Oke deh..next project saya masih galo mau ngrecaps apa. Sudah ada beberapa sih film film baru yang sudah kluar subnya. Jadi tungguin recaps selanjutnya.


Baca juga Sinopsis Sea Fog part 1

2 komentar:

  1. Makasih mbak putri untuk sinopsisnya^^

    Film korea udah biasa sih mba yang endingnya menggantung apalagi kalo di ambil dari kisah nyata, aku blm nonton filmnya tapi jadi tahu ceritanya karena sinopsisnya mba^^

    tapi... mba putri, itu kenapa gambarnya banyak yang ilang yah?

    BalasHapus
  2. Iya nih Irfa krn ini ak tulis, ngedit,posting via hp jadi bnyk yg td udh ke aplod jadinya ilang gg tau knp. Tp usah dibenerin kug..dipuji Irfa itu sesuatu bgt hehe..mksh yaa Irfa buat bantuanya hehe

    BalasHapus

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...