Kamis, 30 April 2015

Sinopsis No Tears For The Dead part 2



Gon membuka folder galeri di ponsel Yoo Mi. Dia melihat foto Yoo Mi waktu kecil. Gon jadi teringat masa kecilnya, saat pertama kali datang ke Amerika. 
Siang itu terik dipadang gurun, Gon dan ibunya, yang basah oleh keringat terlihat sangat kelelahan. Ibu Gon menyuruh Gon untuk bicara dengan bahasa Inggris dan mencari makan. Lha..aje gilee ini ibu, anaknya sekecil itu disuruh nyari makan sendiri ditempat asing pula. Gon tidak mau menurut, tapi ibunya membuka pintu mobil dan menendangnya keluar mobil. Ibunya Gon ini jan keplak-able kug.
Gon masuk ke toko kecil itu. Di kejauhan dia melihat ibunya sedang menelpon. Gon takut dia akan ditinggal. Lalu dia berlari dan diam diam masuk kebagasi mobil. Benar kan, setelah mengecek pistolnya, Ibu Gon langsung tancap gas tanpa menoleh apa Gon sudah masuk mobil apa belum. Gon takut dan kelaparan di bagasi, tapi dia takut untuk bergerak. Entah berapa lama mereka berkendara, sampai akhirnya saat malam tiba, Gon mendengar suara letusan senjata api. Ibu nya bunuh diri. Paginya, seorang sheriff membawanya pergi dari sana. Mulai saat itu, dia benci ibunya yang egois dan meningalkan anaknya.
Gon lalu berdiri, menodongkan pistol kearah Mo Kyung dan dari luar rumah Mo Kyung terdengar tembakan 4 kali.

Mi Jin berlari menuju kamar perawatan. Dia melihat Mo Kyung tak sadarkan diri. Kepala Park dan det Jang memeriksa TKP, dan menemukan 4 lubang peluru di sofa ruang tamu Mo Kyung.
John Lee melampiaskan kekesalannya kepada Byeol. Dia menampari Byeol sampai bibirnya berdarah. Byeol lalu menyuruh Asing mengambil file itu dari Mo Kyung.

Chaoz menerima perintah langsung dari Bos untuk membunuh Gon.

Gon pergi ke sebuah pemandian umum yang sudah tidak terpakai. Dia masuk dan melihat disekeliling tempat yang dulu pernah dia tinggali bersama ibunya. Lalu dia pergi ke pemakaman Yoo Mi. dia meletakkan origami bagau disana.

Mi Jin memarahi Mo Kyung. Tapi Mo Kyung malah berterimaksih padanya karena obat tidur itu ternyata berisi vitamin. Makanya Mo Kyung masih hidup. Saat Mi Jin akan keluar, det Jang masuk dan menjemputnya untuk di interogasi.
"saya Park Joon Gu, dari Divisi Reserse Kriminal, saya terpaksa memberitahu anda segala sesuatu mengenai John Lee. Dia adalah manager pendanaan, tapi itu hanya kedok, perdagangan narkoba, spekulasi keuangan, pencucian uang, penyelundupan barang ilegal, dengan kata lain, itu keseluruhan aktivitasnya."
"Investor utama adalah jaringan kriminal terorganisir yang terletak di Cina, mereka melakukan investasi pada perusahaan fiktif, namun sayangnya Ha Yoon Gook, Song Joon Gi, Park Won Sang, ketiga orang itu terus melakukan aksi mereka meski tahu akan hal itu, kenapa mereka melakukan itu? karena uang"
Mo Kyung lalu ditunjukkan foto suaminya saat bertransaksi sambil membawa Yoo Mi. Saat itu dikelab malam, dia berusaha menjual file John Lee pada mafia Rusia. Anehnya, file itu hilang dan dalam waktu yang tak lama, Song Joon Gi dan Park Won Sang dibunuh. Kepala Park mencurigai kalo file yang mereka cari ada di Mo Kyung. Mereka mau melihat ponsel Mo Kyung, makanya tadi ponselnya disita det Jang.

Mo Kyung menolak memberitahu apapun pada Kepala Park. Sambil terhuyung, dia bangkit dari kursinya dan berjalan pelan ke arah pintu. Kepala Park yang marah langsung menghadangnya.
Kepala Park "Ha Yoon Gook berhutang setengah miliar dollar, kemudian dia mengambil pinjaman lain 30 milliar dari Park Won Sang, dan membeli saham Song Joon Gi, semua fakta membuktikan kesalahan suamimu, apa kau masih tidak mengerti, peluru ditembakkan diatas kepalamu, itu peringatan karena kau tidak menyerahkan file nya."
Mo Kyung tetap tidak bergeming, dia malah menyuruh Kepala Park untuk minggir. Tapi Kepala Park malah tambah marah. Dan saat Kepala Park menyebut tentang kematian Yoo Mi, Mo Kyung langsung menamparnya.
Mo Kyung " jaga mulutmu, kalian begitu seenaknya menuduh ayahnya bersalah,karena ayahnya, sekarang Yoo Mi kalian anggap berada ditempat yang salah, begitu? hah? kalian gila"
Mo Kyung berbalik, tapi kemudian dia pingsan.

Chaoz, ditemani Alvaro dan Juan tiba di Korea untuk memburu Gon dan Mo Kyung. Mereka mencari amunisi senjata. Tapi dengan sadis membunuh orang yang mensuplay senjata ke mereka.

Gon menelpon Mo Kyung yang masih di RS. Gon memberitahunya kalo ada orang yang akan merebut ponsel Yoo Mi karena file nya ada disitu. Lampu tiba tiba mati. Ada orang yang sengaja mematikan sistem listrik. 2 penjaga Mo Kyung memeriksa keadaan. Gon menyuruh Mo Kyung segera pergi dari situ.

Seorang pria berbaju operasi dan memakai masker hijau, berjalan ke kamar Mo Kyung. Dia berhasil melewati penjagaan dan membuka kamar Mo Kyung. sepintas kamar kosong, tapi tiba tiba Mo Kyung muncul dari balik sketsel sambil menenteng ponsel Yoo Mi. Tapi Mo Kyung mengira kalo dia adalah Gon.
Mo Kyung " apa kau orang yang menelponku?"
Asing, pria itu hampir menyerang Mo Kyung, tapi salah satu penjaganya masuk dan menyuruh Mo Kyung pergi. Tanpa berpikir panjang Asing langsung menancapkan jarum suntik besar yang dari tadi dibawanya, tepat ke lehernya.

Mo Kyung yang ketakutan, berlari ke kamar mandi. Dia berusaha menarik pintu kamar mandi yang terus dibuka paksa oleh Asing. Pintunya hampir saja terbuka saat Gon datang dan langsung menyerangnya. Mereka berkelahi sampai akhirnya Gon berhasil mengalahkannya, yang langsung lari keluar. Gon mengejarnya. Di luar ramai, dan Gon terus mengejar sampai ke kereta bawah tanah.

Mo Kyung menyerahkan USB yang dicari ke Kepala Park.

Seorang penjaga dibunuh Asing di ruang listrik karena menemukan tas berisi bahan peledak dan senjata api

Mo Kyung dikawal keluar Rs lewat lift. Asing terus mengikutinya, dia kebawah berlari di tangga darurat. Asing sampai di parkiran basement, dia menunggu di depan pintu lift sambil menyiapkan senjatanya. Pintu lift terbuka, dia melihat Mo Kyung dikelilingi detektif yang menjaganya. Tapi aneh, Asing hanya diam dan membiarkan rombongan Kepala Park lewat begitu saja membawa Mo Kyung. Setelah rombongan menjauh, Asing menoleh kekanan, dan dibalik kegelapan ada yang menembakinya. Itu Gon. Gon mengambil ponsel dan senjata Asing yang berbunyi, telp dari Byeol. Byeol bertanya bagaimana hasilnya. "percuma, sudah tak ada diwanita itu, USB itu sudah ditangan polisi, habislah kalian" kata Gon. Sebuah suara lain terdengar di telepon. Suara Chaoz. Ternyata Chaoz, Alvaro, Juan sedang bersama John Lee dan Byeol di Ventura. John Lee dengan emosi berteriak pada Gon ditelepon agar segera menyerahkan USB itu.

Byeol memberi tahu Chaoz tempat Mo Kyung sekarang.
Byeol "kawasan Aphyongdong, apartemen 503, tangkap Choi Mo Kyung"
Mo Kyung dan Kepala Park tiba di Apartemen Aphyongdong, tempat hacker mereka tinggal. Kepala Park menyerahkan USB itu dan meminta Mo Kyung membobol sistem proteksi Ventura. Kode akses diketik Mo Kyung dan mereka sudah masuk ke sistem Ventura. Disaat yang bersamaan, rombongan Chaoz sampai ditempat parkir. Gon, melihat mereka dari atas.

Download file dari sistem Ventura ke dimulai. Tapi diluar, anak buah Byeol menbunuh satu demi satu detektif yang berjaga diluar. Gon membunuh 1 anak buah Byeol dan mengambil ponselnya, lalu menelpon Mo Kyung. Gon memberitahu Mo Kyung kalo ada yang mengikuti mereka dan mau membunuhnya. Kepala Park mengambil ponsel Mo Kyung dan bertanya siapa Gon. Gon tidak menjawab, hanya bertanya bagaimana orang orang tahu kalo mereka ada disitu.
Gon berkata kalo dia akan membuat 1 panggilan telp lagi, dan kalo ada didalam ruangan itu ada ponsel lain yang berbunyi, dia orang yang mau membunuh Mo Kyung. Kepala Park terdiam saat menyadari ternyata ponsel det Jang yang bergetar.

Pada saat yang sama data sudah 100%, tanpa diduga, det Jang langsung menembakkan pistolnya kearah Kepala Park. 3 kali tembakan tepat diperut dan Kepala Park langsung terjungkal. Mo Kyung menutupi wajahnya, dia ketakutan. Sambil menahan sakit dan terus menutupi perutnya yang tertembak dan berdarah, Kepala Park bertanya apa motifnya. Sambil tersenyum dan mencabut USB nya, dia menjawab
det Jang "memang apalagi, tentu saja uang, aku tak beruntung dalam hidupku, aku tak punya apartemen, tidak naik BMW, dan tidak bisa liburan ke luar negeri, apa gunanya mematuhi hukum dan hidup sengsara? Choi Mo Kyung, mungkin aku harus berterimakasih padamu. Hanya dalam sekian jam akhirnya aku mendapat banyak uang, terimakasih banyak"
Dan det Jang keluar apartemen. Mo Kyung minta si hacker untuk menolong Kepala Park tapi dia malah mengikuti det Jang keluar. Begitu sampai pintu, si hacker yang tadinya mau keluar jadi mundur beberapa langkah karena anak buah Byeol gantian yang masuk kedalam. Mo Kyung yang masih memegangi Kepala Park terkejut saat mereka mengeluarkan senjata senjata tajam.

Byeol menunggu det Jang di parkiran. Tapi saat det Jang minta tambahan uang, Byeol membunuhnya tepat didepan van John Lee /kapokmu kapaaann leee.../

Di apartemen, Kepala Park sudah meninggal karena kehabisan darah. Mo Kyung masih meringkuk di pojok pintu sambil ketakutan. saat anak buah Byeol mau mengayunkan pisaunya, tiba tiba pintu terbuka dan Gon langsung menembaki mereka. Dia berhasil melukai semua preman itu. Dengan wajah bersimbah darah, Gon mendekati pintu tempat Mo Kyung meringkuk ketakutan. "Choi Mo Kyung..." panggil Gon. Belum sempat Mo Kyung menjawab, ada yang menembaki mereka. Gon segera bersembunyi dibalik pintu, dibelakang Mo Kyung.
Juan yang menembaki mereka dari seberang gedung. Sementara Alvaro, masuk apartemen dan mulai membunuh anak buah Byeol yang masih hidup. Semuanya dibantai. Matanya melihat sekelilingnya dan akhirnya menemukan Mo Kyung. Dia hampir menembak Mo Kyung, Tapi Gon keluar dari persembunyiannya dan menembak Alvaro. Alvaro tersungkur. Gon mengambil senapan Alvaro, tapi Chaoz ganti menembaknya dari atap gedung seberang.

Tembakan Chaoz berhenti sebentar. Gon menggunakan waktu itu untuk merayap keluar kamar dan mengambil posisi bertahan. Juan dan Chaoz masih membidiknya dari atap. Gon membuka tas amunisi yang dibawa Alvaro. Ada granat dan senjata lainnya. Dari luar dia menelpon Mo Kyung. Dia memberitahu Mo Kyung.
Gon "ada mobil hitam terparkir dekat tangga utama, kuncinya sudah menancap, Yoo mi tidak kau beri makan wortel? apa dia alergi?"
Mendengar Gon menyebut nama anaknya, Mo Kyung langsung bereaksi.
Mo Kyung "bagaimana kau tahu itu, kau tahu Yoo Mi ku?"
Gon menjawab kalo malam itu dia melihat mereka dibunuh. Jadi kalo Mo Kyung mau tahu semuanya, dia harus keluar dari situ. Gon berjanji akan memberi tahu semuanya. Gon memberitahu namanya. Dan Mo Kyung mengancam akan membunuhnya kalo Gon berbohong.

Gon menutup telponnya dan mulai menembaki Chaoz dan Juan. Mereka saling menembak sampai akhirnya Gon berhasil turun ke bawah. Chaoz dan Juan mengikutinya.
Chaoz menunggu Gon ditangga, tapi Gon sudah tahu. Dia langsung menembaki tangga itu dan dibalas dengan Chaoz. Gon masuk ke salah satu kamar. Chaoz menunggu diluar. Pelan pelan dia membuka pintu kamar, dan...klunting...sebuah granat dijatuhkan. Segera saja Chaoz menutup pintu tepat sebelum granat itu meledak.

Mo Kyung tertatih tatih menuju tempat yang disebutkan Gon.

Gon, ternyata masih ada di kamar yang meledak tadi. Dia berlari melewati jendela yang hancur dan hampir meluncur kebawah kalo tidak dipegangi Chaoz.
Chaoz berkata kenapa Gon seperti ini. Gon hanya menjawab "aku lelah...". Tangan Chaoz yang bebas mau mengambil pistol, tapi Gon menekuk tangan Chaoz yang memeganginya sehingga dia kesakitan. Gon jatuh kebawah tapi Juan langsung memberondonginya dengan tembakan.

Gon ke mobilnya dan menyuruh Mo Kyung segera keluar. Mo Kyung bergegas berlari meyusuri lorong. Tapi Alvaro ternyata masih hidup dan memukulnya sampai pingsan. Alvaro mengambil ponsel Mo Kyung dan berkata "dia bersamaku..."pada Gon
Diluar Juan sudah menghadang mobil Gon dan memberondonginya dengan tembakan. Gon terpojok, dan langsung meruduk keluar dari mobil. Saat Juan mengisi peluru, Gon menembak dan mengenai bahu Juan. Tapi Juan hanya lengah sebentar kemudian sambil berjalan mendekat, dia menembaki lagi mobil itu. Juan memutari mobil tapi Gon sudah menghilang.

Gon, dengan luka disekujur tubuhnya, berhasil melarikan diri. Tapi tak lama Chaoz menelpon. Dia menunggu kedatangan Gon di Ventura, dengan ancaman kalo Gon sampai terlambat, Mo Kyung mati.

Gon mengobati luka lukanya. Dia meletakkan C4 di tempat yang selama ini dia tinggali. Gon menelpon polisi, dan melaporkan kalo dia memasang bom. Polisi tidak percaya, maka Gon meledakkan bom itu.

Mo Kyung dibawa ke kantor John Lee.
"Aku ingin tanya satu hal, Yoo Mi ku, kenapa kau lakukan itu, dia gadis kecil yang tidak tahu apa apa?" 
John Lee "pasti menyakitkan, suami mu...dia membunuh putrinya, dia mencuri uangku di Amerika, tapi dia malah membawa putrinya ke Amerika, tidak, dia bertemu dengan mafia Rusia karena itu dia ajak putrinya dan karena suamimu pengecut sialan"
John Lee "Aku membunuhnya? Kau yang membunuhnya. Suamimu sudah membelikanmu tiket pesawat, kenapa kau tidak ikut? Itu semua karena kau lebih tertarik dengan uang daripada putrimu sendiri, jadi jangan salahkan orang lain atas kematian keluargamu"
Alvaro masuk tiba tiba. Dia memberitahu kalo polisi mendekati Ventura. John Lee dan Chaoz segera mengikuti Alvaro keluar. Mo Kyung terkunci didalam.

Gon sepertinya menelpon polisi dan melaporkan kalo ada bom di ventura karena yang datang adalah EOD (explosive ordnance disposal) ato jihandak sih kalo disini. Juan, yang sudah menguasai ruang kontrol dan membunuh petugasnya memberi laporan ke Chaoz kalo polisi sudah mengepungnya. Choaz menyuruh Alvaro memeriksa lift.

Mo Kyung berusaha membuka pintu kantor John Lee tapi tidak bisa. Dia lalu mencari mungkin ada jalan rahasia, dan dia menemukan tombol merah di bawah meja kerja atasannya itu. Begitu ditekan, terbukalah ruang rahasia yang berisi banyak monitor CCTV. Dia masuk dan menemukan mayat seorang ahjumma cleaning service yang dibunuh Byeol karena mendengarkan percakapan nya dengan John Lee. Mo Kyung mengambil ponsel si ahjumma dan menelpon polisi. Belum sampe dia berbicara banyak, tiba tiba sambungan telp terputus, tapi bukan hanya telp, monitor, radio dan kamera CCTV juga tidak berfungsi. Hanya telp kabel yang bisa. Chaoz hanya tertawa kecil. Dia menjelaskan kalo Gon sengaja memancing polisi kearah ledakan bom.
Juan " polisi akan mengikuti protokol. Agar bom tidak aktif, seluruh koneksi wireless harus mati dalam radius 2 km"
Chaoz "tangan, kaki dan kepala kita bisa jadi taruhannya, mari kawan kita hadapi bersama sama"
Mo Kyung mengambil kunci dan membuka kantor John Lee. Sementara Juan, masuk lift dan naek.Gon, menunggu di atap litf. Pintu lift terbuka, Chaoz dan Alvaro sudah menunggu didepan pintu sambil mengangkat jari telunjuknya ke mulut lalu menunjuk ke atap lift. Menyuruh Juan diam dan keluar karena mereka tahu Gon ada di atap lift. Begitu Juan keluar, dengan aba aba Chaoz, dia dan Alvaro langsung menembaki atap lift. Tapi saat atap diperiksa, Gon siudah tidak ada.
Mo Kyung masuk keruangan dan mencari gunting untuk melepaskan ikatan tangannya. Tapi tak berapa lama Juan masuk kesana sambil menodongkan senapan. Juan hampir berbalik saat menemukan gunting tergeletak dibawah. Saat akan mendekati Mo Kyung yang bersembunyi dibalik lemari file, Dia mendengar senapan Alvaro berbunyi karena menembaki bayangan Gon.                                                         
Alvaro terus menembaki Gon, sampai akhirnya mereka berhadapan, saling menyerang dan saling memiting. Gon hampir mengalahkan Alvaro saat pintu lift terbuka dan Juan keluar. Gon langsung menembaki Juan, tapi sayangnya Juan, yang bermaksud menembaki Gon, malah terkena Alvaro. Alvaro mati. Juan geram dan marah. Pintu lift terbuka, Juan langsung menodongkan senjatanya. Ternyata lift kosong. Itu yang dia kira, padahal Mo Kyung bersembunyi di pintu lift sambil memencet tombol naik.
Mo Kyung berhasil menggagalkan transaksi saham John Lee dan membuatnya kehilangan uangnya. Dan karena kesal, Byeol akhirnya membunuh John Lee yang mengabaikannya karena uangnya hilang.
Juan mengikuti bercak darah Gon dan menemukan Gon duduk bersimbah darah. Gon menyiapkan kejutan untuk Juan. Tepat didepan Juan, ada microwave yang diisi peledak dan langsung meledak menghantam Juan.
                                                                   
Gon keluar setelah membunuh Juan. Tapi dia disambut tembakan Chaoz. Mereka berdua berduet eh salah berduel ding hihihi (biar gg tegang) sampai akhirnya saat Chaoz hampir memukul Gon, sebuah kerangka lampu diatas Chaoz lepas dan menghantam tubuh nya.

Polisi tidak menemukan bom. Semua sistem dipulihkan.

Byeol menemukan Mo Kyung, dan hampir memperkosanya karena Mo Kyung lah penyebab uangnya hilang disaham. Mo Kyung mengambil pisau Byeol yang tergeletak disamping dan menusuk Byeol tepat di punggung atas. Byeol mati. Gon melihat mereka dari monitor.

Gon menahan sakit. Chaoz yang sama terluka parah mengajak Gon mengakhirinya. Gon setuju.

Gon memanggil Mo Kyung lewat HT.
Gon "Choi Mo Kyung, ini Gon, kau mbisa mendengarku, sekarang ada yang mendekat untuk membunuhmu, jika kau ingin hidup, ambil senapan itu dan langsung tembak dia, itu mudah, masukkan jarimu kepelatuk, dan tarik pelatuknya. Sebagai ibu ku harus melakukannya segera tanpa ragu ragu, ato mungkin kau ingin hidupmu selesai seperti dua keluargamu, karena itu turuti perkataanku!"
Gon akhirnya mengaku kalo dialah yang membunuh Yoo Mi. Mo Kyung takut dan hampir menangis saat memegang senjata. Tapi sepertinya dia benar benar ingin membalas kematian Yoo Mi. Chaoz mendekati posisi Mo Kyung.

Mo Kyung langsung menembakkan senjata saat pintu lift terbuka. Dan senapan itu meletus mengenai tubuh Gon yang langsung terlempar lagi ke dalam lift.
Dari belakang, Chaoz mengambil senapan Mo Kyung dan langsung menghampiri Gon. Chaoz mengarahkan senjata ke Mo Kyung tapi Gon melarangnya. Sebelum pintu lift menutup, Gon memandangi  Mo Kyung dengan penuh arti.


Flashback

Gon temyata menangis saat mengunjungi pemandian umum tempatnya tinggal dulu. Dia ingat saat ibunya, memandikan dan terus memujinya sebagai anaknya yang terbaik.

T   A  M  A  T

Ternyata menulis film ekyen itu sangat melelahkan. Halah...bilang aja lagi males karena tanggal tua hehehe. Kalo saya boleh membandingkan antara film ini dan Man on High Heels, dari segi cerita, saya lebih suka Man. Kalo film ini standart film eksyen gitu deh. Tp buat yg suka ekyen ttp bagus kug. Film ini sepertinya memang dibuat untuk konsumsi pasar internasional, makanya dialognya hampir 80% berbahasa Inggris. Oke next project ada sih beberapa film yang sudah ready buat direcaps. Makasih sudah membaca yaaa..

1 komentar:

  1. Makasih poetri dah buat sinop nya...akhr nya di posting jg part 2.....ditunggu project sinop2 selanjut nya^_^

    BalasHapus

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...