Minggu, 26 April 2015

Sinopsis No Tears For The Dead part 1



I'm back with another action movie recaps. Nah saya mmg menggemar film ekyen ya, ggr yoochun (baca:hubby) saya selalu ngajakin nntn film tembak tembakan kl pas ke 21. Jadi ya keterusan deh sampe sekarang. Film ini rilisnya barengan sama Man on High Heels. Saya sih kurang tahu juga film mana yang menang di perang premier waktu itu. Oke lah, mulai ya..

Pengenalan Karakter
 Jang Dong Gun sebagai Gon
 Kim Min Hee sebagai Choi Mo Kyung
 Kim Joon Seong sebagai John Lee
 Brian Tee sebagai Chaoz
Kim Hee Won sebagai Byeol


Amerika
Disebuah kelab malam bernama Misty, seorang penyayi berkulit hitam menyambut para tamu dengan lagu Smooth Operator. Seorang gadis cilik duduk sendiri. Dia melihat seorang laki laki didepannya, sedang membuat origami berbentuk bangau.
Gon, membuat origami dan meletakkan dimeja depannya. Dia tersenyum pada gadis kecil yang dari tadi melihatnya. Seorang bos dan bodyguardnya masuk ke kelab dan langsung masuk kedalam. Gon, mengikutinya. Didalam kelab, diruang rahasia, sedang terjadi transaksi. Bos tadi sepertinya sedang pembeli informasi penting dari orang Korea.

Gon mengikuti bos tadi. Tangannya membawa pistol yang sudah dipasang peredam. Didepan pintu ruang rahasia, dia menodongkan pistol ke bodyguard yang menjaga pintu. Gon mendorong orang tadi masuk kedalam ruangan.
Lalu mulai menembaki semua, termasuk Ha Yoon Gook, si orang korea. Dia mengamankan leptop tempat informasi penting tadi. Dia seperti mendengar suara dari pintu dan langsung menembakinya.

Gon membuka pintu sambil masih menodongkan pistol, dia melihat origami bangaunya tergeletak dilantai. Lalu gadis kecil itu. Tepat di dada kiri atasnya, peluru Gon bersarang disana dan mulai mengeluarkan banyak darah. Gon terkejut. Yoo Mi, memegangi dadanya sambil melihatnya, dia berbalik arah dan kemudian jatuh.

Range Rover hitam masuk kesebuah jalan kecil. Chaoz turun dan langsung menuju sebuah ruangan. Disitu Alvaro dan Juan sudah menunggu. Juan memotong seutas tali kecil yang dihubungkan dengan granat dipintu masuk. Setelah aman, mereka bertiga masuk rumah Gon. Gon tergeletak ditempat tidur dengan tubuhnya dipenuhi bekas muntahan. Chaoz  menyuruh Juan dan Alvaro menyeretnya ke kamar mandi.
Alvaro dan Juan menyeret Gon ke bathap. Chaoz mengguyurnya dengan air shower. "Gon, bangun......apa yang terjadi?" kata Chaoz sambil membangunkan Gon. Gon, yang mabuk dan tidak sadar langsung menyerang Chaoz. Tapi Alvaro segera memukulinya.

Gon dibawa ke Bos. Bos kecewa padanya.
Bos "kenapa kau tidak menghubungiku?apa kau merasa bersalah sudah mmbunuh gadis kecil itu?kau tidak perlu merasa menyesal"
Gon marah karena Bos sudah memaksanya kesana padahal Gon sudah berkata kalo itu adalah tugas terakhirnya. Tapi Bos malah membentaknya. Baginya, Gon sudah mengacaukan semuanya, dan dia harus memperbaikinya.
Chaoz "namanya John Lee, dia adalah koneksi kita dikorea dalam pencucian uang, ini Ha Yoon Gook, bekerja sebagai wartawan yang menyamar, dia telah menjual informasi ke Rusia, ini nilainya lebih dari $100 juta"
Chaoz menambahkan sambil menunjukkan 3 foto yang tersisa, kalo ada file lain yang masih mereka cari, dan file itu ada diantara Park Won Sang, Song Joong Gi, dan Choi Mo Kyung. Tugas Gon hanya mencari dan membunuh Choi Mo Kyung. Tenyata Choi Mo Kyung adalah istri dari Ha Yoon Gook, dan ibu dari Yoo Mi yang keduanya sudah dia bunuh di kelab. Gon menolak, tapi Bos mengancam akan membunuhnya sendiri.

Chaoz membujuk Gon yang masih ragu ragu. Gon putus asa, dia benar benar merasa bersalah sudah membunuh Yoo Mi. Apalagi tugasnya sekarang juga tidak gampang, membunuh ibu Yoo Mi itu.
Chaoz "yang terpenting, cari filenya dulu, kita urus dia berikutnya, itu sudah nasipnya karena suaminya mencuri uang kita, ini kesempatan bagus kawan, tunjukkan kesetiaanmu pada Bos, jika tidak hidupmu akan dipersulit"
Mau tidak mau Gon menerima perintah itu.

Malam itu dikamar, Gon membuka kotak yang sudah lusuh. Dia mengambil sebuah foto tua. Gon hanya memandanginya kemudian memaki pelan.
Gon "wanita jalang!"

Korea Selatan


Choi Mo Kyung keluar dari lift. Dia berjalan menuju kantornya, disalah satu sudut di Ventura, sebuah perusahaan besar di Korea. Sampai dikantornya, dia segera membuka jas dan menyalakan komputer. Dia bekerja seperti biasa. Satu yang tidak dia tahu. Kantornya sudah terpasang beberapa kamera CCTV, yang terhubung di layar monitor rahasia diperusahaan itu. Ada seseorang yang mengawasinya.
"Aku meletakkan kamera dikantornya, jadi awasi pergerakannya dengan baik, kita harus segera menemukan filenya, mengerti?"

Gon dijemput dibandara oleh Byeol dan Asing. Mereka mengantar Gon ke rumahnya. Sebuah tempat yang kotor dan lama tidak ditinggali.  Byeol memberinya pistol lalu meninggalkannya sendiri saat Gon membongkar barang barangnya.

Choi Mo Kyung berhasil membawa keuntungan untuk Ventura dari presentasinya. John Lee, CEO Ventura memberinya selamat. Dia juga menanyakan keadaan Mo Kyung setelah kejadian terbunuhnya suami dan anaknya. Dia juga berpesan,
John Lee "dengar, jika kamu butuh bicara dengan seseorang, hubungi aku kapanpun oke!"
Mo Kyung mengangguk.

Malam itu, Mo Kyung pergi ke rumah sakit. Ibunya dirawat disana. Mi Jin, teman dokternya mengajaknya ke tangga. Dia merokok disana. Mo Kyung tertawa karena Mi Jin tidak perduli dan tetap merokok di RS. Mi Jin kemudian memberinya pil tidur.

Mereka turun memakai lift. Lift mendadak berhenti. Mi Jin memanggil bantuan. Mo Kyung melihat kebelakang. Dia merasa ada yang mengawasinya.
Gon tepat ada dibelakangnya. Dan dia terus membuntuti Mo Kyung sampai pulang ke rumah.

Gon membuka file milik Mo Kyung dirumah. Ada beberapa foto Mo Kyung disitu. Dan saat menemukan foto Yoo Mi, Gon terdiam.

Mo Kyung menemui det. Jang di kepolisian. Dia bertanya kapan bisa mengambil barang barang milik suami dan anaknya.
Det Jang "sekarang juga bisa diambil, tapi masih tidak jelas bagaimana mereka bisa ada disana, kasus pembunuhan Ha Yoon Gook bukanlah kebetulan, dia bermain judi dan berhutang, kami masih belum tahu apa kaitan suamimu dengan Song Joong Gi dan Park Won Sang"
Mo Kyung menghentikan perkatan det Jang. Dia sudah mengatakan semua yang dia tahu, dan dia tidak perduli dengan apa yang dilakukan suaminya. Kepala Park mengawasi dan menyadap pembicaraan mereka berdua lewat ponsel det Jang.

Gon mengawasi rumah Mo Kyung. Dan saat pembantu Moo Kyung keluar, dia masuk rumah. Di ruang tamu dia melihat foto Mo Kyung dan ayah ibunya. Lalu dimeja, ada amplop kuning yang tertempel stiker lucu. Dia menuju perpustakaan. Disitu ada brangkas yang hanya bisa dibuka dengan suara Mo Kyung. Dia naik ke lantai atas, ada pintu yang terkunci dan disebelah pintu itu ada pengukur tinggi badan. Disebelah pengukur itu ada tulisan kecil kapan dia dipake mengukur.
Gon terdiam beberapa saat.

Mo Kyung mengomeli ibunya yang kencing dicelana tapi tidak bilang ke perawat. Ibunya malah menjawab
"Kemarin malam aku bermimpi Yoo Mi, dia terus minta maaf padaku dan tangannya membeku, dia pergi ke sungai Han dan kubelikan sadung tangan, dia suka sarung tangannya, jadi kuambil dan kupasangkan, dan disepanjang jalan dia tertawa riang, Yoo Mi yang malang"
Di kamar mandi Mo Kyung terdiam lama. Gon masuk kamar ibu Mo Kyung, dia menyadap ponsel Mo Kyung.

Park Won Sang dibunuh setelah tidak mau memberikan informasi dimana file itu. Tapi Byeol menemukan nomer ponsel Mo Kyung di ponsel Park Won Sang.

Mo Kyung menghadiri pesta perayaan kesuksesannya  membuat terobosan untuk Ventura. Byeol yang juga ada disana, menelponnya memakai ponsel Park Won Sang. Mo Kyun tentu saja tidak tahu siapa yang menelponnya.
Mo Kyung segera menutup ponselnya karena tidak ada yang bicara. John Lee memanggilnya ke atas panggung dan memberikan penghargaan.
John Lee meminta Mo Kyung bernyanyi. Saat semua sedang dihibur nyanyian Mo Kyung, Byeol mendekati John Lee dan melaporkan kalo Park Won Sang tahu benar nomer ponsel Mo Kyung. Oh jadi selama ini Byeol bekerja untuk John Lee.

Pulang dari pesta, Mo Kyung pergi ke tempat biasa Yoo Mi dijemput Bus sekolah. Di mobil dia mendengarkan pesan suara dari Yoo Mi sambil menangis.
Yoo Mi "hallo ibu, bisa mendengarku? Hari ini kami semua pergi ke taman laut,  kami naik bus dan disana kami melihat banyak hiu, tapi ibu, apa ibu tidak pernah memikirkanku? Apa ibu masih marah karena aku nakal, ibu maafkan aku, aku tahu ibu sangat sibuk, karena itu ijinkan aku menelpon ibu, ibu mengertikan?"
Mendengar suara Yoo Mi yang hampir menangis, Mo Kyung ikut menangis. Gon, ternyata juga sedang mendengarkan suara Yoo Mi, dia juga mengawasi Mo Kyung dari mobil diseberang jalan.

Moo Kyung ke rumah sakit. Dia masuk lift sendirian. Gon segera membuntutinya. Pintu lift terbuka. Tapi Gon kaget karena ternyata Mo Kyung masih berdiri setengah melamun disana. Gon tidak bisa apa apa kecuali ikut masuk lift.
Lift macet lagi. Kali ini Mo Kyung yang memanggil bantuan. Dia berkata kalo biasanya liftnya tidak pernah macet. Gon menjawab "minyak dalam silinder hidroliknya macet, tunggu saja sampai minyaknya mengalir, biasanya dalam film mereka ketakutan, tapi itu semua bohong". Mereka lalu berkenalan. Gon bilang kalo namanya Mark dan dia dibesarkan di Minnesota. Gon segera keluar dari lift begitu lift sudah jalan, diikuti pandangan Mo Kyung.
Barang peninggalan Yoo Mi diambil dari NFS. Mo Kyung mengisi baterai ponsel Yoo Mi dikantor. Saat mau pulang, Mo Kyung melihat gantungan ponsel berbentuk boneka kuning dan membukanya. Ternyata itu USB. Mo Kyung yang masih belum sadar apa isi USB itu langsung mencoloknya ke komputer. Sebuah data terbaca disitu.
USB itu meminta kode akses Ventura, dan begitu Moo Kyung memasukkan kodenya, komputer lain di kantor dan di van John Lee berbunyi tanda peringatan. John Lee laangsung berbalik arah ke Ventura.

Mo Kyung masih membuka file lain di USB itu. Foto foto anak dan suaminya. Setelah itu dia pulang.

John Lee tahu file yang mereka cari ada di Mo Kyung.

Gon menunggu di depan rumah Mo Kyung. Dia masuk saat pembantunya pulang. Dibukanya brangkas di perpustakaan dengan memakai rekaman suara Mo Kyung. Dia tidak menemukan apa apa. Ada sebuah kunci. Gon mencoba membuka kamar yang ada pengukur tinggi badannya itu.
Itu kamar Yoo Mi. Dimeja ada sebuah kartu pos dan proyektor kecil. Ponselnya berbunyi. Byeol memberi perintah untuk segera membunuh Mo Kyung dan mengambil USB.

Mo Kyung sampai dirumah. Dia melihat amplop kuning dimeja.
Mo Kyung marah pada pembantunya di telepon karena tidak membuang amplop kuning yang isinya rekaman acara TK Yoo Mi.  Karena tertekan Mo Kyung mengambil minuman keras. Gon mengawasinya dari seberang kamar. Gon keluar dari kamar dan bermaksud menodongkan pistolnya. Tapi urung. Didepannya, Mo Kyung, dengan menangis menonton rekaman acara Yoo Mi.
Mo Kyung terus menangisi Yoo Mi didepan kaca tv. Gon meninggalkannya. Dia kekamar Yoo Mi dan menghidupkan peoyektor kecil tadi. Dia melihat Yoo Mi bercanda dengan Mo Kyung. Gon tersenyum melihat tawa Yoo Mi. Lalu dia ingat, Yoo Mi yang tertembak di dadanya. Gon lalu mengambil pistolnya dan bergegas ke bawah dan membunuh Mo Kyung. Tapi apa yang dia lihat. 
Mo Kyung tergeletak tidak sadar dan dimeja sebelah, obat tidurnya terbuka dan isinya tinggal sedikit sekali. 

Di tempat lain, Song Joong Gi sudah dieksekusi. 

Bagaimana nasip Mo Kyung? Tegakah Gon benar benar membunuhnya. Toh dia juga sudah berniat bunuh diri. Tunggu kelanjutannya yaa...


3 komentar:

  1. Ditunggu ya part selanjut nya. ..kamsahamnida*bungkuk 90°

    BalasHapus
  2. makasih ya mbak.... seneng bgt... kuota limit serasa liat film ny langsung....
    8 jempol buat km mbak... jempol q m jempolny nadine...

    BalasHapus

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...