Rabu, 15 April 2015

Sinopsis Scarlet Innocence part 1


This is Scarlet Innocence.....
Setelah melalui pemikiran yang panjang, saya akhirnya memutuskan untuk membuat sinopsis film ini. Sebenernya saya mau bikin No Tears For The Dead Body nya Jang Dong Gun. Tapi kan genrenya action juga. Masak abis action mau nulis sinop action lagi. Ya sudah habis Scarlet saya baru nulis Tears aja. Met membaca...

Pengenalan Karakter

Jung Woo Sung sebagai Profesor Shim Hak Kyu
Esom sebagai Deok Yi
Park So Young sebagai Cheong Yi

Seorang gadis cantik berambut pendek yang dikucir kuda duduk didalam box penjualan karcis disebuah taman hiburan. Gadis itu bernama Deok Yi.

Sebuah bus melaju dijalan yang dipenuhi pohon berbunga putih (sakura?). Salah satu penumpangnya adalah seorang Profesor yang dipindah tugaskan. Profesor Hak Kyu. Bus itu berhenti disebuah terminal. Hak Kyu turun dan menyusuri jalan. Hak Kyu berhenti didepan toko sambil minum. Tak lama pintu toko terbuka dan Deok Yi keluar. 
Mereka bertemu untuk pertama kali. Hak Kyu yang penasaran terus menatap Deok Yi, yang juga penasaran dengan gaya Hak Kyu memakai setelan jas.

Deok Yi lalu pergi sambil sesekali menoleh kebelakang melihat Hak Kyu

Hak Kyu pergi mencari rumahnya sebelum mulai sesi mengajarnya. 
Kelasnya ternyata kelas sastra. Dan sebagaian besar siswanya itu ahjumma dan ahjussi yang berharap bisa menulis novel.

Deok Yi mampir dulu kesebuah toko sebelum pulang kerumah. Ibunya menghampirinya. ibu Deok Yi menggerakkan tangannya, berbicara pada Deok Yi dengan bahasa isyarat. 
Deok Yi "ayo, kumasakkan sup miso yang lezat untukmu"
Ahjumma pemilik toko memuji Deok Yi sebagai anak yang berbakti. Dirumah, sambil makan ibunya menceramahinya supaya cepat menikah. Deok Yi juga sudah dicomblangkan oleh ahjumma pemilik toko.

Hak Kyu ke taman hiburan tempat Deok Yi bekerja. Ternyata tidak jauh dari tempatnya mengajar. Deok Yi membantunya mengambil minuman dimesin minuman.
Mereka ngobrol sebelum akhirnya Deok Yi tahu kalau ternyata Hak Kyu adalah seorang dosen sastra fiksi. Menurut Deok Yi program sastra fiksi sangat menarik.

Deok Yi berdandan. Dia ada di kelas Hak Kyung. Dia mendengarkan Hak Kyu membaca sambil berjalan kebangku belakang. Tepat didepan bangkunya, Hak Kyu berhenti dan mengetuk ketukkan jarinya dimeja, membuat Deok Yi tertegun.
Selesai mengajar, Hak Kyu diundang minum. Sebenarnya Hak Kyu menolak karena dia harus menulis novel juga. Oh, jadi Hak Kyu ini seorang novelis juga ya. Tapi para ahjusi memaksanya. Setelah itu ganti Deok Yi yang ditanya tentang kencan butanya kemarin. Dia malu menjawab karena ada Hak Kyu. Lalu dia pamit pulang.
Deok Yi pulang. Disusul Hak Kyu. Hak Kyu tanya dimana rumah Deok Yi. "Dari tangga tadi lurus, bangunan kelima adalah rumahku" jawab nya. Hak Kyu tiba tiba berhenti disebuah tempat makan, dan berkata kalau itu rumahnya. Hak Kyu masuk. Tapi Deok Yi tidak langsung pergi. Dia malah mengintip Hak Kyu.
Hak Kyu merasa ada yang melihatnya, menoleh. Deok Yi cepat cepat menyembunyikan wajahnya.

Hak Kyu menerima telepon dari temannya. Dia menyuruh Hak Kyu sementara bersabar dulu, karena masalahnya belum selesai. Dia juga benjanji akan memeriksa bukti buktinya dulu, tapi karena perempuan itu sudah berkata begitu, Hak Kyu harus menerimanya.
Deok Yi tidur dan bermimpi bersama Hak Kyu bermain main ditaman. Mereka bahkan berciuman.

Deok Yi mengunci pintu kantornya saat Hak Kyu menghampirinya. Deok Yi berkata kalau Hak Kyu pasti kesepian karena pergi ke taman hiburan sendirian.
Deok Yi "orang yang sedang marah naik kapal bajak laut sambil berteriak, orang yang menyedihkan naik komedi putar, orang yang ingin melupakan dunia ini naik mobil mobilan"
Hak Kyu lalu mengajak Deok Yi minum soju. Sambil minum, Deok Yi bertanya kenapa Hak Kyu sampai datang ke tempat terpencil seperti ini. Hak Kyu menjawab kalau sebenarnya dia difitnah, dan dia harus menanggung hukumannya.
Deok Yi "kejadian buruk iti menyambar bagai petir, pada saat seperti itu hindarkan diri dari sambaran petir, sebentar saja langit akan kembali cerah, ibuku yang bilang seperti itu"
Hak Kyu "tempat tinggalku tidak begitu, seperti rawa rawa, karena iri rawa akan menggelegak, jika hanya menunggu, yang ada kita akan ditarik kedalam kumparannya"
Ponsel Hak Kyu berdering. Dia mengangkatnya. Suara seorang anak perempuan. Dia bertanya kapan ayah pulang. Dia bersama ibunya, istri Hak Kyu. Mendengar pertanyaan anaknya, Hak Kyu menjawab kalau dia akan pulang. 
Deok Yi mengawasi Hak Kyu. Dia kaget karena ternyata Hak Kyu sudah berkeluarga. Dia menyuruh Hak Kyu cepat menemui anak dan istrinya.

Mereka berdua berjalan diterminal. Deok Yi memandangi bus yang akan berangkat. Deok Yi berjalan pulang. Tapi tiba tiba bus itu berhenti saat melewatinya. Hak Kyu turun.
Deok Yi tidak percaya. Dia diam. Tanpa bicara, mereka berjalan bersama. Tujuannya adalah rumah Hak Kyu. Sampai didepan pintu, Deok Yi ragu mengikuti Hak Kyu masuk rumah. Tapi akhirnya dia masuk juga. Dia mengeluh kalau didalam rumah udaranya panas. Hak Kyu lalu memegang pipinya.
Deok Yi dengan tiba tiba menciumnya. Hak Kyu tidak membalas. Dia hanya tersenyum.

Istri Hak Kyu termenung. Dia berkata kepada Cheong, anaknya kalau ayahnya sekarang sedang bersama wanita. Lagi!!. Jadi ternyata Hak Kyu ini playboy ya.

Malam itu, Deok Yi dan Hak Kyu berjalan mengendap endap ditaman hiburan. Mereka lalu naik bianglala.
Dan disitulah terjadi hal hal yang seharusnya tidak dilakukan Deok Yi bersama Hak Kyu. Parahnya lagi, penjaga taman hiburan memergoki mereka.
Dan tentu saja hal itu menjadi bahan omongan di toko milik ahjumma yang dekat dengan rumah Deok Yi. Tapi sayang, saat mereka membicarakan Deok Yi, ibunya mendengarnya.
Hak Kyu mengajak Deok Yi ke kota. Disana dia membelikan banyak untuk Deok Yi. Baju, topi, bahkan sepatu berhak tinggi yang sedari tadi dilihat Deok Yi. Mereka pulang ke rumah Hak Kyu. Dan malam itu Deok Yi tidak pulang kerumah. Ibunya khawatir dengan kebenaran berita tadi pagi. 
Paginya Hak Kyu mendapat telp dari temannya yang tiba tiba datang. Mereka berdua ke sebuah cafe. 
Teman Hak Kyu membawa kabar gembira. Hak Kyu diperbolehkan mengajar lagi di kampus mereka karena kesalahpahaman sudah selesai. Berdasarkan bukti yang ada, Hak Kyu ternyata tidak bersalah. Dia memang dicurigai melecehkan seorang mahasiswa.

Deok Yi menunggu dirumah Hak Kyu. Dia sudah memasakkan banyak makanan. Tapi sayang, Hak Kyu mengirim pesan kalau dia pulang malam dan menyuruh Deok Yi pulang dulu. Deok Yi lalu menutup makanannya.
Tapi Deok Yi syok saat besoknya, Hak Kyu sudah membereskan semua barang barangnya. Dia bahkan tidak perduli dengan Deok Yi yang melihatnya dengan sedih. Padahal hari itu dia memakai baju yang dibelikan Hak Kyu. Hak Kyu baru berhenti saat Deok Yi bilang "aku hamil".

Hak Kyu mengantar Deok Yi ke rumah sakit untuk menggugurkan kandungannya. Setelahnya, dia membawa Seok Yi kerumahnya.
Hak Kyu "maafkan aku Deok Yi sudah membuat mu menderita, setelah di Seoul aku akan menelponmu"
                   
Deok Yi hanya bisa menangis dan memegangi tangan Hak Kyu. Dan Hak Kyu tetap meninggalkan Deok Yi sendiri. Tengah malampun, dia harus menahan sakit untuk bisa mengambil air minum. Dia melihat ponselnya.
Ada 15 panggilan tak terjawab dari ibunya. Dan tak ada satupun dari Hak Kyu. Besoknya, dia bangun karena dia merasa Hak Kyu membangunkannya. Setelah itu dia makan yang banyak untuk memulihkan kondisinya.
Istri Hak Kyu menuduh suaminya senang kembali ke kampus lagi karena bisa menggoda mahasiswinya. Hal Kyu tidak menjawab. Dia malah bertanya apa istrinya sudah minum obat. Sepertinya istri Hak Kyu punya riwayat depresi /ya iyalah...mana suaminya selingkuhan gt, gmn gg stress istrinya/. Hak Kyu menyuruh istrinya minum obat, kemudian memeluknya.
Setelah beberapa hari, Deok Yi akhirnya pulang. Melihat anaknya, Ibu Deok Yi langsung mengambil nasi dan melemparkan ke wajah Deok Yi. Deok Yi hanya pasrah menerima hukuman ibunya.

Deok Yi memutuskan pergi ke Seoul, menemui Hak Kyu. Saat mereka berpapasan, Hak Kyu malah mengacuhkannya.
Mereka bicara ditempat yang sepi. Deok Yi ingin Hak Kyu bercerita tentang dia kepada istrinya. Saya sih kurang jelas kenapa  Deok Yi ingin istri Hak Kyu tahu tentangnya. Apa mungkin Deok Yi pengi mereka bercerai?. Hak Kyu menyuruh Deok Yi pulang dan berjanji akan menyusulnya.
Teman Hak Kyu yang dulu menemuinya. Dia bertanya siapa perempuan yang bersama Hak Kyu tadi. Dia mengingatkan Hak Kyu agar hati hati karena dia baru lepas dari masalah.
Deok Yi sedang menggoreng ikan. Sepertinya ibunya sedang sakit dan tidur dikamar. Deong Yi bolak balik melihat kearah ibunya. Dari jendela dia melihat Hak Kyu. Tanpa mematikan kompor, dia langsung berlari dan memeluk Hak Kyu. Tapi Hak Kyu tidak membalasnya. Dia malah memberi amplop putih tebal, sepertinya berisi uang, dan meminta Deok Yi melupakannya.
Deok Yi yang tidak menyangka akan seperti ini, marah. Dia bilang kalau dia mencintai Hak Kyu. Saat Deok Yi mau mencium Hak Kyu, dia mendorong Deok Yi sampai terjatuh. Saat itulah dia sadar kalau rumahnya terbakar. Angin meniup korden yang akhirnya terkena api kompor. 

Deok Yi berlari masuk meskipun api sudah besar dan dia histeris melihat ibunya dikepung api.
Dan Deok Yi tidak bisa berbuat apa apa untuk menolong ibunya.

Pada saat yang sama, Cheong Yi, anak Hak Kyu menyuruh ayahnya cepat pulang. Dan ternyata Hak Kyu sudah menemukan istrinya bunuh diri dikamar mereka. Saat pemakaman, Hak Kyung memegang tangan Cheong Yi, tapi anaknya melepaskan tangannya. 

Hak Kyu pergi ke bekas rumah Deok Yi yang terbakar. Tidak ada siapa siapa disana. 

8 Tahun Kemudian
Hak Kyu akhirnya menjadi novelis terkenal. Tapi semakin dia terkenal semakin dia menjadi orang brengsek. Saat dia berjudi sampai kalah, dari lantai atas ada mengawasinya. Dia bahkan tidur dengan mahasiswinya di hotel. Tapi ada yang mengganggunya. Penglihatannya mulai kabur. 

Dokter memberitahu dia mungkin akan kehilangan penglihatannya.

Tak berapa lama, rektor kampus memanggilnya dan memutuskan untuk menghentikan kontrak kerja karena Hak Kyu ketahuan berjudi dikasino. Investasinya juga terancam rugi. Tapi yang paling mengganggunya adalah Cheong Yi yang selalu keluar malam dan tidak perduli padanya. Dia berharap ada seseorang yang bisa diajak anaknya bicara.
Matanya semakin kabur. Cheong Yi menemukan surat penyitaan properti dari pengadilan.

Seseorang membunyikan bel pintu. Hak Kyu, yang semakin kabur matanya membuka pintu. Dia bahkan tidak bisa melihat dengan jelas siapa yang ada didepannya.

Deok Yi ternyata masih hidup. Apa yang akan dia lakukan kepada Hak Kyu dan Cheon Yi, tunggu part 2 nya ya.

6 komentar:


  1. ,\=D/>   hi•̃⌣•̃ hi•̃⌣•̃ hi.. 
      hi•̃⌣•̃ hi•̃⌣•̃ hi.. 
    _( )_  hi•̃⌣•̃ hi•̃⌣•̃ hi. ..

    Akhirx muncuL Jŭ҄҃ƍåᵃά̲̣̥
    ••◦◦ nech sinopx..
    Mksih mb put..
    Ditunggu part 2 nya..

    BalasHapus
  2. Khas melodrama.......
    Kamsaeyo putri.....

    BalasHapus
  3. Baru tau nih film..
    So touching bgt

    BalasHapus
  4. duhh seneng bgt deh sama film ini:) dituliskan dlm versi teks aku jd bisa menghemat kuota dg tidak menontonnya di youtube:):) hehehe

    BalasHapus
  5. duhhh lebih suka baca versi teks nya deh ;)

    BalasHapus
  6. Jadi ingat pas di film a moment to remember, disitu jung woo song berperan sebagai choi cheol-soo yang setia berbanding terbalik dengan peran nya di film ini 😂

    BalasHapus

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...