Jumat, 10 April 2015

Sinopsis Secretly Greatly part 1


Saya putuskan untuk bikin sinopsis mas alien aja ya. Kan besok juga mau airing The Producers. Kayaknya mungkin banyak yang sudah nonton film ini ya. Tapi saya belum hehehe. Saya tidak begitu nge pens sama Kim So Hyun, buat saya ektingnya dia datar datar aja. Mianhae ya buat para pens nya. Cuman kmrn di Ig ada yang ngasih saran suruh nnton film ini soalnya bagus ekting nya. Ok lah, siapa takut. Sekalian nntn filmnya sekalian bikin sinopsis nya ya. Kalo ada yang sudah nntn abaikan saja hehehe

Pengenalan Karakter

 Kim So Hyun sebagai Won Ryu Hwan/
Bang Dong Gu
 Park Ki Wong sebagai Ri Hae Ran
Lee Hyun Woo sebagai Ri Hae Jin

Nose Son Tra, Korea Utara

Malam itu hujan salju begitu lebat. Seorang tentara sedang berada ditepi pantai. Dia memandang ombak yang keras dan sebuah kapal karet diatas batu. Dia memikirkan tentang dirinya yang akan dikirim secara rahasia oleh pihak militer. Tidak ada insentip, bahkan Departemen tertinggipun juga tidak tahu. Tak lama kemudian seseorang datang. Dia Sang Komandan, Kolonel Kim Tae Won. "Letnan Won Ryu Hwan?" panggilnya. Yang dipanggil segera melapor,
Ryu Hwan "nomer 98007.  Letnan Won Ryu Hwan"
Kim Tae Won hanya berpesan
Kim Tae Won "Jika nasip mempertemukan kita sekali lagi, maka hanya ada 2 kemungkinan, reuni tanah air dan bertemu lagi saudara atau kita menjadi musuh dan saling membunuh. Sebagai orang yang melatih Komrad selama 9 tahun aku ingin memberitahumu 1 hal, jangan mati, kau harus hidup, dan jadi kebanggan tanah air. Tapi jika kau mati, jadilah legenda sebelum kau mati"

2 Tahun Kemudian, Seoul

Dia tidak melihatnya. Hanya lewat bayangan dia mampu menggambarkan keadaan disekitarnya. Mata nya melirik kanan, memastikan perhitungannya benar. "arah jam 7. salah, arah jam 8. Jarak lebih kurang 10 meter, aku akan menunggu, jangan pernah melarikan diri, aku tidak kenal kata menyerah. Pemetaan topografi selesai, mereka melempar. menurut analisa suara benda terbang. Diameter 150 mm. berat 400gr. Menuju arahku. Kerikil kecil". Dan......
Sebuah kerikil terbang kearah kepalanya. Dia limbung, menabrak batu dan jatuh dengan sukses diatas pasir taman bermain. 2 anak kecil tertawa senang, misinya berhasil. Si sweter putih malah mau mentraktir es krim adiknya karena berhasil membuat si idiot jatuh ^_^.

Identitas aslinya adalah Won Ryu Hwan, seorang pejuang revolusi di Korea Utara. Di usia 22 tahun, dulu dia dipilih dari unit 5446 untuk menjadi seorang mata mata. Menguasai 8 seni bela diri, 5 bahasa asing, dan ahli dibidang kedokteran, kimia, dan fisika, menjadikan dia mata mata terkuat. Tapi disini, di negara yang dia mata matai, Korea Selatan, dia hanya orang bodoh bernama Bang Dong Gu. Tiba tiba sebuah batu menghantam kepalanya lagi. Kali ini batunya lebih besar dan pelakunya adalah 2 anak tadi. Dia sengaja menjeratkan kakinya dibesi ayunan, dan badannya berbalik kebawah.
2 anak tadi tambah senang. Mereka bahkan mengejar Dong Gu sampai dijalan sambil terus melemparinya batu. Dong Gu berlari sambil memegangi pantatnya hahaha. Bang Dong Gu tinggal dengan Jeom Soon Im, yang punya sebuh toko. Dia bekerja disana membantu menjaga tokonya. Upah yang dia terima dia kumpulkan, kalau suatu hari dia kembali ke negaranya, dia bisa kaya. Hobi Dong Gu, atau lebih tepatnya rencana untuk penyamarannya adalah pura pura jatuh. Seperti sekarang, dia jatuh dari kamarnya dilantai 2, menggelinding lewat tangga dan mendarat di samping toko. Soon Im ahjumma mengomelinya.
Ini rumah Dong Gu selama ini tinggal. Dia memilih tempat ini karena bisa mengamati orang orang yang ada disitu. Biasanya kalau dia menyapu di depan rumahnya, seorang gadis cantik, Yoon Yoo Ran yang bekerja sebagai akuntan, selalu menyapanya saat dia berangkat kerja. Masalahnya, Yoon Yoo Ran punya adik laki laki yang selalu usil padanya dan tidak suka kalau Dong Gun memandangi kakaknya. Namanya Yoon Yoo Joon.
Jeom Soon Lim, ahjumma tempat Dong Gu tinggal adalah seorang hemat dan pelit. Semua uangnya dia simpan dideposito. Dong Gu menjaga toko sambil berpura pura sering ketiduran. Dia tahu ada anak kecil yang mengambil jajanan dari tokonya.
Ada juga Ran, seorang wanita hiburan yang selalu pulang pagi.
Hari itu Ran membeli rokok dan langsung pergi setelah diberi 1 pak oleh Dong Gu. Seorang laki laki berpapasan dengan Ran di pintu toko. Dia Seo Sang Goo, seorang agen mata mata juga yang sudah 16 tahun di situ. Dia menyamar sebagai tukang pos dan sering mengunjungi Dong Gu. Hari itu juga, didepan toko, mereka berbagi es krim sambil membicarakan tentang misi mereka.
Dong Gu menjawab kalau tidak ada apa apa. Sudah 736 hari dia di situ dan masih belum ada kabar dari partai. Dong Gu menyangka mungkin mereka sudah melupakannya. Tapi Sang Goo membesarkan hatinya. Dia bahkan mengatakan kalau lebih nyaman disini. Dong Gu heran melihat wajah Sang Goo memerah, dan dia bertanya ada apa. Sang Goo menjawab kalau dia dipromosikan menjadi staff. Dong Gu kaget. Dia menyangka kalau Sang Goo akan menjadi staff partai tapi ternyata
Walah...jadi inget para ahjussi yang si Gentlemans Dignity ya hehe. Sang Go menggoyang goyangkan kepalanya sambil tersenyum. Dong Gu memarahinya karena Sang Go tidak fokus pada pekerjaannya.
Malam itu hujan lebat. Dong Gu, yang memakai jas hujan bersembunyi di gang kecil. Dia mengintip ke arah jalan besar. Saat itu, 2 anak yang tadi pagi mengganggunya sedang berjalan bersama ibu mereka menuju kearahnya. Dong Gu menghela nafas panjang. Dia lalu membuka jas hujan, dan keluar dari persembunyiannya. Di bawah hujan, Dong Gu menari nari seperti orang gila. Ibu dan 2 anak tadi langsung berhenti berjalan. Dong Gu tiba tiba berjongkok dan menurunkan celananya. Sambil tersenyum dia berkata
Dong Gu "aku benar benar kebelet.."
Tapi memang sial nasip Dong Gu, sebenarnya hari itu dia memang sengaja kencing dan berak di depan orang lain. Bagian dari penyamaran yang harus dilakukannya. Tapi ternyata malam itu Yoon Yoo Ran memilih untuk lewat dijalan situ dan melihat Dong Gu sedang berak dijalan. Dan hancurlah dunia masa muda Dong Gu dalam sekejap hahaha.

Akibat hujan hujanan semalam, Dong Gu flu dan demam. Soon Lim ahjumma merawatnya. Bahkan menyuapinya dengan bubur. Tapi saat dia berkata kalau gaji Dong Gu perlu dipotong karena tidak bekerja beberapa hari, Dong Gu tersedak dan langsung memuncratkan makanannya. Dong Gu mau tidak mau kembali bekerja. Dan waktu Yoon Yoo Ran lewat, dia mengacuhkan Dong Gu. Mata Dong Gu masih mengikuti Yoo Ran, dan dia tidak tahu kalau Yoo Joon ada dibelakangnya dan memukul kepalanya keras.
Yoo Joon "bajingan tengik, kau buang kotoran dipinggir jalan, sudah kubilang jangan melihat kakakku, mengerti?"
Dong Gu hanya diam tengkurap di tanah. Tidak berusaha untuk bangun. Dia berharap Yoo Joon cepat pergi dari situ. Yoo Joon yang panik karena Dong Gu tidak segera bangun langsung berlari menyusul kakaknya. Tapi ada yang memukul kepala Gong Gu lagi. Dia Joo Doo Seok, anak Soon Lim ahjumma. Doo Seok ini sebenarnya baik lho. Dia mau mengajari Gong Gu cara bertinju untuk membalas orang orang yang sudah memukulnya. Seperti hari itu, dia mengajari Dong Gu, tapi ibunya melarang dan menyuruh Dong Gu menyapu dan mengantar barang.

Dong Gu dan Doo Seok ternyata harus mengantar barang ke rumah Ran. Ran mengontrak kamar dirumah Go Yi Seun, orang paling kaya didesa itu. Disitu, Dong Gu merasa ada orang baru yang tinggal disana. Dia melihat ada sepatu boot tentara warna hitam didepan pintu kamarnya.

Malamnya, Dong Gun push up dikamarnya. Dia tahu, ada seseorang yang berdiri didepan pintunya. Orang itu minta di bukakan pintu. Dong Gun mengenalinya sebagai Ri Hae Rang, kepala tim naga hitam. Dong Gun membukakan pintunya, dan Hae Rang menyerang Song Gun. Mereka saling menyerang.
             Hae Ran "kau masih no 1, sama seperti dulu,                            kekuatanmu sudah pulih ternyata"                
Mereka berbicara diluar. Dong Gu bertanya kenapa Hae Ran kesini. "Dengan menjadi anak Komrad Jendral Lee Mu Hyeok, kau bisa bersantai santai di Pyongpyang" kata Dong Gu. Tapi ternyata malah Hae Ran yang meminta misi ini. Dong Gu senang, dikiranya mereka sudah mulai pergerakan. Tapi Hae Ran malah berkata kalau misinya ini akan dikerjakan sendiri.
Dong Gu marah. Baginya disini 2 tahun sama dengan 20 tahun. Tapi Hae Rang cuek dan berkata kalau Dong Gu harusnya menikmati hidup dan terus menjadi orang idiot. Selamanya. Dong Gu jelas jengkel.

Paginya Dong Gu melihat Hae Ran berjalan dengan membawa kotak hitam besar. Tanpa berpikir panjang, dia langsung turun kebawah, mengambil sepeda dan mengejar Hae Ran. Di tikungan dia hampir bertabrakan dengan Sang Goo.
Sang Goo juga sudah tahu kalau ada agen yang datang. Hae Rang turun dari taxi dan berjalan masuk menuju sebuah gedung. Dibelakangnya, Dong Gu, masih membuntutinya dengan memakai seragam Sang Goo. Dong Gu curiga kalau sebenarnya memang sudah ada perintah pergerakan dari atasan mereka di Korea Utara. Dan itu yang dia tunggu. Hae Rang masuk lift. Dong Gu mengikutinya. Pintu lift terbuka, Hae Rang keluar dan menuju ke sebuah ruangan.

Ditaman, 2 anak nakal itu melihat Sang Goo yang memakai baju hijau Dong Gu. Mereka melempari Sang Goo dengan batu. Tapi langsung lari saat tahu kalau itu bukan Dong Gu.
Ternyata misi Hae Rang adalah ikut audisi Rock Star. Dan lucunya lagi, di saat peserta audisi lain sudah heboh dengan bakatnya, Hae Rang, dengan wajah sok cool, memetik gitarnya yang (hanya) mengeluarkan nada do..re..mi..fa..so..la..si..do...hahaha.
Scene yang ngakak-able banget. Dan Hae Rang galo. Dia baru sadar kalo ternyata kemampuannya masih kalah sama anak anak Selatan. Dan dia bertekad untuk lolos seleksi karena misinya adalah menjadi penyanyi rock ^_^. Puk puk Dong Gu yang hanya jadi orang idiot hehehe.

Dong Gu mau menulis surat kepada ibunya saat kamarnya digedor gedor. Ternyata salah satu dari 2 anak yang sering mengganggunya. Dia minta tolong untuk mencari kakaknya yang pamit kencing tapi belum kembali (siapa juga yang mau nyulik anak nakal kyk gitu hehehe). Dong Gu senang tapi si adik malah meninjunya. Dia berkata kalau sejak ayahnya meninggal, kakaknya tidak pernah meninggalkannya.
Dong Gu mau masuk kamar lagi tapi celananya ditarik. Si adik, sambil menangis, mengambil sosis (so nice??) dan memberikannya kepada Dong Gu.
Ih, ternyata si adik sayang bener sama kakaknya ya. Dong Gu akhirnya mau membantu mencari. Dia menemukan bekas air kencing si kakak didekat tiang listrik. Saat si adik tidak melihat, Dong Gu dengan gerakan cepat, segera memanjat pagar. Dari situ dia melihat sekelilingnya. Ibu kakak beradik itu dan para tetangganya sedang sibuk mencari.
Dong Gu berdiri diatas atas. Dia berharap si kakak berteriak jadi dia bisa mendengarnya. Tak lama kemudian dia mendengar suara si kakak. Diikutinya suara itu, yang ternyata asalnya dari sebuah rumah. Dia mengintip lewat jendela. Ternyata si kakak ada dirumah Park Ji ahjussi, tukang cukur. Ahjussi itu sebenarnya sudah menyuruh si kakak pulang, tapi dia tidak mau.
Park Ji ahjussi "cepat bawa ini pulang, dan jangan bilang kalau kau menemui paman, pastikan jangan bilang ibumu, paman muncul dalam situasi tidak nyaman, jika ada kesempatan, paman sendiri yang akan menemui ibumu, janji?"
Tiba tiba dari belakang Dong Gu ada suara berteriak "aku menemukannya, itu dia pelakunya, kau sudah kepergok!!". Ternyata Doo Seok dan Yi Seon ahjussi yang berteriak menujuk padanya. Dari gang samping, Yoo Ran muncul dan berkata sambil menunjuk Dong Gun "itu pakaian dalamku!!!".
Waktu melompat tadi Dong Gu memang mencuri pakaian, dia takut kalau orang akan mengenalinya dengan training hijaunya. Tapi kug ya...malah bra nya Yoo Ran yang dia curi hahaha. Mana dia pakai plastik hitam dikepala yang dilobangi mata dan hidungnya. Ya jangan salah kalau orang orang menyangka dia yang jadi penjahatnya hehehe. Dong Gun akhirnya bisa memanjat dinding dengan kabel dan tidak ada yang bisa mengejarnya. Si kakak kaluar dari rumah ahjussi dan dipeluk oleh ibunya. Mereka menyangka kalau Park Ji ahjussi sudah menyelamatkan si kakak dari pria cabul tadi.

Badan Intelegen Negara, Rumah Mantan Menteri Angkatan Bersenjata, Kim Hee Kwan

Ada laporan kalau pengungsi Korut dibunuh satu persatu. Kemungkinan pelakunya adalah anggota pasukan khusus 5446. Kim Hee Kwan kemudian bercerita kepada intelegen tentang awal pembentukan pasukan 5446. Kim Jong Il bersama Lee Mu Hyeok membentuk pasukan khusus 16 tahun lalu. Bahkan departemen tertinggi juga tidak tahu. Mereka pasukan hebat yang dulunya dilatih secara brutal sehingga seperti kumpulan binatang buas.

Sang Goo menemui Dong Gu. Dia mendapat surat perintah untuk kembali ke Korut. Tugasnya sudah selesai. Tapi dia mau meminjam pistol Dong Gu. Keluarganya ternyata ditahan saat mereka menjadi imigran gelap ke China. Dia mau membunuh pajabat yang membuat keluarganya seperti itu.
Sang Goo "Tolong bantu aku, setelah membunuh beberapa pejabat tinggi, lalu aku akan bunuh diri"
Seorang sniper mengarahkan senapannya kesebuah bangunan.
Dong Gu menyuruh Sang Goo untuk menembakkan peluru dimulutnya. Dia tidak mau Sang Goo menjadi penghianat supaya bisa menyelamatkan keluarganya. Mau tidak mau Sang Goo memasukkan moncong pistol kemulutnya. Dia menarik pelatuknya.

Sniper tadi menembakkan pelurunya. Peluru pertama membuat retak kaca. Peluru kedua tepat mengenai dahi Kim Hee Kwan.
Pistol Sang Goo tidak meletus. Dong Gu memang sengaja memberinya pistol tanpa peluru. Sang Goo menangis, Dong Gu menyuruhnya untuk kembali melakukan tugasnya seperti biasa.

Seo Soo Hyeok berkata kalau peluru itu adalah dari snipper Barret. Dia menerima perintah dari atasannya.

Malam itu, Dong Gu sedang menulis surat kepada ibunya saat tiba tiba lampu kamar mati. Dong Gu sadar, ada yang sedang menodongkan pistol tepat dibelakang kepalanya. Dia bertanya
Dong Gu "Apa kau tahu siapa yang kau todong sekarang? jika kau dari utara, katakan kau dari pasukan mana?"
Penodongnya tidak mau menjawab. Dia hanya berkata kalau Song Gu tidak boleh melupakan tugasnya. Setelah itu dia menutup pintu dan pergi. Dong Gu mengejarnya. Mereka berlompatan dari atap rumah ke atap yang lain. Sampai akhirnya Dong Gu kehilangan jejaknya. Dia malah bertemu Ran.

Ran mabuk dan mengajaknya ke taman. Disana dia malah bercerita tentang hidupnya.
Ran "nama ku Ran, nama asliku  Huh Cheom Na, saat usia 18 tahun aku punya bayi, orang tuaku mengirimnya untuk diadopsi, aku merindukannya"
Setelah itu dia pingsan. Dan tetep Dong Gu yang kena jatah menggendong Ran karena dia mabuk. Didepan pintu rumah, dia bertemu Hae Rang yang berlatih gitar. Ran didudukan disebelah Hae Rang. Ran bangun, memandang Hae Ran, dan muntah dibajunya hehehe.

Setelah membantu Ran masuk kamarnya, Hae Ran kembali ke depan dan menemui  Dong Gu. Dong Gu bertnya apa ada yang mendatangi Hae Ran. Ternyata tidak ada.

Dong Gu pulang. Penodong tadi mengikutinya. Tapi Dong Gu memergokinya. Dia adalah Lee Hae Jin, seorang junior yang sangat menghormatinya. Dong Gu mengejar Hae Jin tapi tidak bisa.

Paginya, Yoo Joon membawa anak pindahan baru ke toko Dong Gu. Dong Gu tahu kalo dia Hae Jin.
Di Korea Utara sedang terjadi perebutan kekuasaan sepeninggalan Kim Jong Il. Ada persaingan antara Kim Jong Un dan Lee Mu Hyeok. Sehingga dia menjadi tersangka utama pemberi perintah pembunuhan warga Korea Utara.

Sang Goo dibunuh oleh Hae Jin. Dong Gu, yang sengaja mencegat Hae Jin di gang, bertanya apa alasannya. Bagaimanapun juga Sang Goo akan dibunuh oleh partai, jawab Hae Jin.


Gag nyangka Sang Goo ahjussi dibunuh. Ehm..jujur aja film ini agak membosankan di paruh pertama. Saya gag tau sebenernya misi ke empat orang itu apa di Korea Selatan. Sejam bagi saya waktu yang cukup panjang untuk sekedar pengenalan karakter. Aslinya saya sudah agak menyerah, tapi sayang sudah setengah jalan. Saya selesein aja lah. Oke tunggu part 2 nya ya. Moga moga gg seberapa boring. Gumawo...

2 komentar:

  1. Nie jalan critanya agk berat.. Menurut q... Apalagi gambar nya dikiiiiit bgt.. Jd ssh... Klo bisa klo bisa mbk .... Gmbr ny dtambaj ya mbk... Hehe mksh

    BalasHapus
  2. Karena saya termasuk yg suka do min joon ssi...jadi saya malaah tergoda nonton film ini krn putri yg buat sinopnya.....
    Ditambah kayaknya scene awal2 lucunya.gak ketulungan....la Wong bca sinop aja saya dambil ngakak.....
    Kamsaeyo putri.....

    BalasHapus

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...