Minggu, 31 Mei 2015

Sinopsis Warm and Cozy episode 6



Jeong Joo menoleh karena mendengar pintu dibuka, tapi Geun Woo meraih kepalanya dan bersiap menciumnya. Karena dia tahu, Ji Won akan kembali dan memastikannya. Tepat saat dia mendekatkan bibirnya ke bibir Jeong Joo, Ji Won melihat mereka tapi segera pergi dari situ. Sadar kalo Ji Won pergi, Geun Woo pelan pelan menjauhkan wajahnya dari Jeong Joo dan menyuruhnya membuka mata. Jeong Joo, yang merasa dipermainkan dan dimanfaatkan, jengkel dan membenturkan kepalanya ke kepala Geun  Woo. Geun Woo bertanya kenapa dia kesal.
"Apa kau suka padaku?"
Jeung Joo yang tidak menyangka dapat pertanyaan itu langsung melongo. Tanpa menjawab, Jeong Joo berjalan melewati Geun Woo, tapi tangannya ditarik. Geun Woo bertanya kenapa dia tidak menjawab. Kemudian Jeong Joo melingkarkan tangannya dileher Geun Woo, dan mendekatkan wajahnya seperti akan menciumnya, dan dueng!!, kakinya malah menyepak kaki Geum Woo yang langsung kesakitan. Sebelum pergi dia menyuruh Geun Woo membersihkan sisa makan malam tadi.

Diatas, Jeong Joo teringat lagi kata kata Geun Woo
"Dimasa lalu, sekarang, atau yang akan datang, bahkan jika Ji Won menjadi lebih jahat, meskipun dia menikahi orang lain, aku akan tetap menyukainya"

Dibawah, Geun Woo juga memikirkan reaksi Jeong Joo yang kelihatan kaget saat ditanya apa dia menyukai Geun Woo. Poong San, yang sedang bersama Geun Woo salah sangka, mengira Geun Woo memikirkan  Ji Won yang mungkin salah sangka dengan Jeong Joo. Geun Woo berkata, dia akan menjelaskan karena Jeong Joo sakit keras, maka dia membiarkan Jeong Joo tinggal di Maendorong Ttottot
"Ngomong ngomong, kalo seandainya Jeong Joo Nunna tidak sakit keras, apa kau akan menendangnya keluar?"
Geun Woo menjawab iya. Dan saat Poong San bertanya apa dia punya perasaan lain pada Jeong Joo, Geun Woo berkata tidak.

Geun Woo membuka tirai tempat tidur Jeong Joo. Dia melihat Jeong Joo tidur, tapi masih saja dia bertanya apa Jeong Joo sudah makan malam. Awalnya Jeong Joo diam saja, tapi saat Geun Woo duduk disampinya, dia bangun dan melarang Geun Woo merayunya. Kalo Geun Woo tetap merayunya seperti ini, mau tidak mau dia akan menyukainya, tapi akhirnya dia sendiri yang akan terluka.
"Kau brengsek seperti tteokbokki pedas dimalam hari"
Walah....peribahasa apa lagi inih. Tapi seperti biasa, Geun Woo tidak peka dan bertanya apa salahnya. Karena Jeong Joo tambah marah, dia lalu keluar dan berkata kalo jangan sampai Jeong Joo minta tteokbokki. Akhirnya malam itu mereka berdua sama sama tidak bisa tidur nyenyak.

Pagi harinya, saat Jeong Joo menyapu depan restonya, warga Sorang lewat didepannya. Jeong Joo memberi salam dan diberitahu kalo mereka akan membersihkan penahan air. Jeong Joo berkata kalo dia akan ikut membersihkan. Dia lalu keatas dan membangunkan Geun Woo. Geun Woo menggerutu tapi akhirnya bnagun juga. Dan beginilah Geun Woo saat ikut kerja bakti.
Dia hanya sekedarnya menyapu karena tidak ada yang melihat. Tiba tiba ada yang melemparinya dari belakang. Geun Woo menoleh dan melihat ada anak laki laki membawa pistol mainan. Geun Woo menghampiri dan memarahinya. Tapi anak tadi malah memecahkan lampu jalan dengan pistol mainannya.
"Kubilang berhenti, kau dalam masalah besar sekarang, kau tahu seberapa menakutkan walikota disini, kalo dia tahu kau akan segera dilaporkan"
Mendengar itu, anak tadi menangis keras. Tiba tiba dari belakang Geun Woo, Yoo Ja ahjumma muncul dan memukul kepala Geun Woo. Ternyata anak tadi adalah cucu Yoo Ja ahjumma. Yoo Ja ahjumma bertanya kenapa Geun Woo membuat cucunya menangis, dan dia juga menuduh Geun Woo memecahkan lampu jalan. Geun Woo tidak mengerti perkataan Yoo Ja ahjumma dengan dialek Jejunya. Untung Jeong Joo datang dan membantu Geun Woo.  Jeong Joo berkata kalo cucunya lah yang memegang pistol mainan dan menembaki lampu jalan. Sayangnya Yoo Ja ahjumma tetap menyangkal dan pergi sambil menggerutu. Beberapa langkah, dia bertemu dengan Jong Bae ahjussi. Ahjussi bertanya apa dia habis bertengkar.
"Aku tidak pernah bertemu dengan wanita Seoul seperti itu"
Ahjumma pergi dengan marah. Jong Bae mendekati Jeong Joo dan berkata meskipun dia benar harusnya dia menahan diri, karena Yoo Ja ahjumma adalah pewawancara di sekolah menyelam Sorang, dan karena kejadian ini mungkin Jeong Joo tak akan mendapat nilai baik.

Di rumah, Jeong Joo bingung bagaimana kalo memang benar dia tidak diterima disekolah menyelam. Padahal kalo dia bisa menyelam, paling tidak dia bisa memasok bahan makanan laut dan bisa mengurangi biaya. Selain itu, dia juga bisa berteman dengan para ahjumma penyelam. Geun Woo juga ikut memikirkan cara bagaimana mewujutkan keinginan Jeong Joo.
"Jeong Joo~ah, kalo kau benar benar ingin masuk, bukankah kau punya foto si pria tanah liat merah? Kau ancam saja pak walikota dengan itu dan minta dia memasukkanmu"
Ide Geun Woo membuat Jeong Joo kesal dan mencubit Geun Woo. Dia juga mengomel memakai logat Jeju.

Tapi ternyata dia pergi ke balai kota juga untuk menemui Hwang Wook. Hwang Wook ternyata sudah mendengar tentang insiden pagi itu tapi dia jual mahal. Jeong Joo yang putus asa, terngiang ngiang ucapan Geun Woo untuk mengancam walikota dengan fotonya. Jeong Joo hampir tergoda untuk mengeluarkan ponselnya dan menunjukkannya ke Hwang Wook. Tapi tidak jadi. Dia lalu pamit. Hwang Wook mencegahnya.
"Kau tidak akan mengancamku kan? Kau punya rahasiaku, apa kau masih menyimpan rahasia yang harus kau jaga?"
Karena Jeong Joo masih menyimpan rahasiannya, dia akan membantunya.

Geun Woo ternyata juga berusaha membantu Jeong Joo. Dengan mengendap endap, dia mendatangi tempat para ahjumma penyelam berkumpul. Jong Bae menepuk pundaknya dari belakang dan mengajaknya bicara. Menurut Jong Bae, Yoo Ja ahjumma bisa dirayu dengan minum makgulli, menyanyikan lagu Na Hoon Ah, dan mengalah saat main Go-Stop. Sayang, Geun Woo tidak bisa melakukan itu semua. Hampir saja Geun Woo menyerah, tapi Jong Bae berkata
"Kalo begitu nona muda itu tidak bisa masuk, kau tahu Yoo Ha ahjumma cenderung menyimpan dendam dalam waktu yang sangat lama"
Mau tak mau, Geun Woo menyangupinya.

Dan benar, ditempat tadi, Yoo Ja ahjumma memang berusaha mempengaruhi Hae Sil untuk tidak meluluskan Jeong Joo. Tapi Hae Sil menolak karena itu urusan pribadi dengan Yoo Ja saja. Ahjumma ganti menyindir Hae Sil yang memintanya dan yang lain agar meluluskan Tn Song. Hae Sil menjawab kalo dia ingin membantu Tn Song karena situasinya sulit. Dia bahkan membayangkan kalo Tn Song akan sulit untuk mengemis makanan. Para ahjumma saling bertukar pandangan. Sepertinya Hae Sil memang tidak tahu kalo Jung Geun adalah seorang Presdir.

Saat Hae Sil berjalan, dia menerima pesan text dari Jung Geun yang bertanya kapan dia mengajarinya. Dan ternyata Jung Geun galo karena smsnya tidak segera dibalas Hae Shil. Hee Ra, yang ada disebelahnya berkomentar
"Apa pesanmu diabaikan seseorang?, aku melihatmu mengirim pesan, aku tidak melihat dia membalas pesanmu, ditambah kau tampak sangat perih menatap ponselmu, jadi iti sudah diabaikan"
Jung Geun hanya diam mendengar tebakan Hee Ra yang nyaris benar. Tapi tak lama, ada pesan masuk. Hae Sil akan mengajarinya menyelam sekarang. Jung Geun tersenyum sambil berkata "aku tidak diabaikan". Dan dia langsung pergi meninggalkan Hee Ra.

Hae Sil memberi beberapa buku yang harus dipelajari oleh Jung Geun. Sayangnya Jung Geun bertekat untuk tidak belajar sama sekali. Kalo memang dia gagal masuk, berarti itulah takdirnya. Hae Sil tetap menyemangatinya untuk berusaha supaya Jung Geun bisa masuk sekolah penyelam.

Geun Woo ada didepan rumah Yoo Ja ahjumma. Dia membawa barang barang yang tadi beri Jong Bae tadi. Saat Geun Woo masih ragu ragu antara masuk dan tidak, dari dalam rumah ahjumma, terdengar suara anak anak yang rewel. Itu adalah cucu ahjumma yang tadi dan adiknya. Mereka berdua sedang marah karena makanan yang dimasak tidak enak.
Yoo Ja berkata pada menantunya untuk membawa 2 cucunya ke resort dan makan disana. Geun Woo masuk rumah. Yoo Ja ahjumma bertanya ada perlu apa. Geun Woo menjawab "kami punya reservasi makan siang untuk menanti dan cucu cucu Ny. Yoo Ja direstoran kami". Menantu ahjumma bertanya apa benar dia sudah memesan tempat, dan ahjumma dengan gugup mengiyakan. 
Geun Woo memasak pitsa seafood dan spageti untuk mereka. Anak anak itu tambah senang saat tahu kalo seafoodnya adalah hasil tangkapan halmoni mereka. Geun Wo mengerlingkan matanya pada Yoo Ja dan Yoo Ja membalasnya. Hari ini dia senang sekali.

Saat Geun Woo bertemu Jong Bae, dia diberitahu kemungkinan Jeong Joo sudah bisa masuk sekolah menyelam 

Hwang Hoo ternyata mengajak Jeong Joo ke museum selam. Jeong Joo masih belum tahu kalo dia sudah boleh ikut sekolah selam. Kata Hwang Hoo, kalo dia menunjukkan kuitansi dari museum penyelam ke pewawancara, dia akan mendapat poin plus. Hwang Hoo juga memberikan buku panduan pada Jeong Joo.
(Dasar Kegiatan Bawah Laut)

Hwang Hoo menyuruh Jeong Joo mempelajari bukunya.

Geun Woo menunggu Jeong Joo pulang didepan restoran. Tak lama, Jeong Joo datang diantar mobil Hwang Hoo. Kirain Pak walikota cuma punya sepeda hehehe. Geun Woo jengkel karena Jeong Joo terlihat gembira diantar musuhnya. Tapi dia masih memaksa tersenyum dan mengucapkan terimakasih. Cuman Geun Woo sebenarnya memang berniat memanggil Hwan Hoo dengan sebutan pria tanah liat. Jeong Joo yang sudah tahu niat jeleknya, cepat cepat menutup mulut Geun Woo dan menariknya masuk.
"Ya Baek Geun Woo, sudah kubilang jangan mengungkit soal pria tanah merah liat"
Geun Woo kesal, dan bertanya sebenarnya Jeong Joo ada dipihak siapa. Dia tambah jengkel saat Jeong Joo menjawab kalo dia ada dipihak Hwang Hoo.

Hwang Hoo ternyata menemui Yoo Ja ahjumma yang sedang berkumpul dengan teman dan menantunya. Dia membawa makgulli dan cemilan juga kartu dan ingin meminta Yoo Ja memaafkan Jeong Joo. Tapi Yoo Ja ahjumma malah memberitahu kalo dia sudah berbaikan dengan Tn Maendorong karena dia sudah membuatkan pitsa untuk cucu nya.
"Aahh....aku datang terlambat"
Jeong Joo belajar buku yang diberi Hwang Hoo. Geun Woo datang dan mengambil lotion wajah yang mahal milik Jeong Joo. Jeong Joo awalnya tidak sadar, tapi akhirnya dia berusaha merebut lotion itu dari Geon Woo.

Di resort, Hee Ra heran karena kakaknya tidak mau sarapan pagi itu. Karena hari itu adalah hari wawancara masuk sekolah menyelam perempuan.

Geun Woo mengantar Jeong Joo ke sekolah menyelam dan menyemangatinya. Dia akan menunggu sampai wawancara Jeong Joo selesai.

Jung Geun yang memakai setelan training hitam bling bling, langsung berlari dan bersembunyi saat melihat adiknya dipintu masuk sekolah menyelam. Jung Geun bingung mencari cara agar dapat masuk kesana.

Jeong Joo gugup saat sebelum wawancara, tapi akhirnya dia bisa menjawab pertanyaan dengan baik. Diluar Jung Geun masih bersembunyi dari Geun Woo. Dia akhirnya menelpon Hee Ra dan memintanya untuk memanggil Geun Woo ke resort. Hee Ra menolak karena Geun Woo pasti tidak akan mau. Tapi Jung Geun menyuruhnya memberi tahu kalo dia akan diberi kartu kredit. Hihihi demi apa coba Jung Geun mengalah kayak gt. Dan begitu adiknya masuk mobil dan pergi, dia langsung berlari masuk.

Jung Geun hampir ketinggalan saat nomernya disebut. Tapi dia bisa masuk ruang wawancara. Hae Sil diam diam tersenyum melihatnya. Cie ciee...

Selesai wawancara, Jeong Joo pulang naik bus karena Geun Woo tidak menunggunya. Didalam bus Geun Woo menelponnya. Jeong Joo memberitahunya kalo dia akan membeli alat selam. Geun Woo melarangnya pergi sendiri dan menyuruh Jeong Joo memunggunya disuatu tempat
(karena akan mencari alat selam bersama.

Di resort, Ji Won mencari Presdir Song Jung Geun. Dia bertanya pada sekretaris Jang yang memberitahu kalo Presdir sedang keluar untuk urusan pribadi. Tapi sekretaris Jang berkata kalo Geun Woo akan menemui Hee Ra di kedai kopi.

Hee Ra sepertinya tidak terlalu senang dengan Ji Won. Jadi meskipun masih berbasa basi sebentar, Hee Ra tidak mencegah saat Ji Won mau pergi.

Jeong Joo menunggu Geun Woo di kedai kopi. Dia bahkan membelikan lotion wajah untuknya. Sambil menunggu, Jeong Joo mengirim sms ke Geun Woo dan memesan es serut yang bentuknya lucu. Saat dia bertanya bagaimana cara membuatnya pada pegawai kedai, pegawai itu tidak memberitahunya. Ya iyalah...ngawur Jeong Joo.

Geun Woo menemui nunna nya. Hee Ra memberi kartu kredit, tapi dengan limit. Saat Geun Woo mau pergi, dia malah menemukan ponsel Ji Won terselip di kursi yang tadi dia duduki. Bagi Geun Woo itu adalah tanda dari Jin Won untuk datang dan mencarinya.

Geun Woo mencari Ji Won dan mengembalikan ponselnya. Geun Woo berkata kalo seharusnya dia ada dibelakang Ji Won untuk mengatasi masalah karena kecerobohannya. Geun Woo lalu menawarkan diri menemani Ji Won yang mau berbelanja.

Es serut Jeung Joo mau mencair. Dia tidak mau makan dulu karena menunggu Geun Woo.

Di mobil, Ji Won bertanya apa benar Jeong Joo itu pemilik Maendorong Ttottot. Geun Woo mengiyakan. Ji Won lalu mengajaknya ke Seoul.
Jeong Joo menunggu lama sampai es serut nya mencair semua. Saat dia mau pergi, tiba tiba Geun Woo sudah ada dibelakangnya. Tapi Geun Woo cuma sekedar memberitahi kalo dia akan menemani Ji Won ke Seoul. Geun Woo mau pergi tapi Jeong Joo memegang tangannya.
"Jangan pergi Geun Woo" pinta Jeong Joo. Dia beralasan kalo ada 2 reservasi sore ini dan dia tidak bisa mengatasinya berdua dengan Poong San. Tapi Geun Woo sudah mengatur semuanya. Geun Woo menawari untuk membawakan Jeong Joo tteokbokki. Tapi Jeong Joo menolak dengan pelan dan pergi meninggalkan Geun Woo. Geun Woo yang merasa tidak enak terus memanggil Jeong Joo. Tapi Jeong Joo tidak menoleh dan terus berjalan. 

Jung Geun menunggu didepan sekolah menyelam sampai Hae Sil keluar. Dia minta diantarkan ke halte bus yang sebenarnya tidak terlalu jauh. Hae Sil menolak, tapi Jung Geun langsung naik ke motornya. Jadi mau tidak mau Hae Sil mengantarnya. Saat akana keluar, Jong Bae melihatnya dari belakang.
Jong Bae lalu mencari surat lamaran Jung Geun didalam. Dia membacanya dan Yoo Ja ahjumma bercerita kalo Tn Song ini orang yang ditolong Hae Sil setelah jatuh dari laut (sepertinya mereka mengira Jung Geun ini bunuh diri). Hae Sil membantunya untuk bisa mencari nafkah sendiri. 

Jung Geun terus nengoceh sepanjang jalan. Dia mengeluh kalo jalannya jelek dan dia akan melaporkan pada Gubernur. Hae Sil tersenyum dan sepertinya tidak percaya. Jung Geun lalu membuka kantongnya untuk menunjukkan pesan pak Gubernur padanya. Saat itulah motor mereka melewati.polisi tidur. Karena Jung Geun kaget, dia buru buru berpegangan pada Hae Sil. Cuma, area yang dia pegang itu gag banget deh.
Saat Jung Geun sadar apa yang dia pegang, dia kaget dan terjatuh dari motornya. Tanganya keseleo dan berdarah. Dia bersikeras kalo tidak sengaja memegang bagian itu. Dia juga pasrah kalo Hae Sil tidak lagi mau bertemu dengannya. Lalu Jung Geun pergi. Hae Sil hanya melihatnya.

Bo Mi Ra ternyata akan membuat novel tentang ibu dari seorang pria yang dia kenal. Dia bahkan punya fotonya.

Jeong Joo mencuci apron miliknya. Saat menjemur dia memandangi apron Geun Woo yang ada disebelahnya. Hwang Wook yang datang, mengamati wajah Jeong Joo yang sedih. Hwang Hoo memberitahunya kalo orang kantor akan makan di Maendorong Ttottot. Jeong Joo hanya berterimakasih sekedarnya. Hwang Hoo bercerita kalo mereka akan mengadakan.pesta perpisahan salah seorang karyawan yang akan pindah ke Seoul karena dia punya pacar disana. Jeong Joo malah menjawab
"Dia meninggalkan rekan kerjanya dan pergi ke Seoul demi pacarnya, kalo dia tetap pergi bahkan saat kau memintanya jangan pergi, maka dia itu adalah seorang penghianat yang sebenarnya"
Jadi Jeong Joo ini sedang membayangkan Geun Woo yang meninggalkannya demi Ji Won. Mata Jeong Joo berkaca kaca. Lama setelah Hwang Hoo pergi, dia meresapi kata katanya.
"Mereka yang bertujuan untuk pergi, akan tetap pergi tak perduli seberapa keras kau mencoba untuk menghentikannya, itu membuatku merasa tenang saat melepaskan, karena mereka pasti akan pergi"

Geun Woo dan Ji Won sudah sampai di resort. Sebenarnya Ji Won masih ingin ditemani Geun Woo, tapi Geun Woo buru buru pulang dan menyerahkan semua belanjaan nya pada Ji Won.

Sampai dirumah, Jeong Joo menghampirinya. Geun Woo bercerita kalo dia sekarang sudah memengang kredit card lagi. Bukannya senang, Jeong Joo malah berkata
"Karena kau sudah punya kartu kredit, kau bisa pergi sekarang, Geun Woo jangan disini lagi, aku lebih suka kalo kau tidak disini, kurasa lebih baik kalo aku mengirimmu ketempat yang lain, jadi Geun Woo, pergilah!"
Geun Woo tidak bisa berbicara apa apa dan hanya terdiam mendengar permintaan Jeong Joo.

Puk puk Jeong Joo. Geun Woo ini semacam mahluk bebal memang, gg bisa di kode in sama sekali.

Tapi saya adalah pens nya Jung Geun-Hae Sil hehehe. Saya lebih suka hubungan mereka berdua yang lucu itu. Gimana ya nnt kalo Hae Sil tahu siapa sebenarnya Jung Geun itu?? Waaa gg sabar deh.....

Jumat, 29 Mei 2015

Sinopsis The Producers episode 4 (bagian 2)


Seung Chan meletakkan barang Ye Jin  dan pamit pulang. Tapi Ye Jin mencegahnya dan bertanya pada Seung Chan apa dia suka Hae Joo. Karena sudah tertangkap basah, Seung Chan mengaku juga. Ye Jin menyuruhnya cepat menembak Hae Joo meskipun pada akhirnya dia akan ditolak. Jon Mo masuk rumah dan Ye Jin memberi tanda untuk tidak melanjutkan pembicaraan mereka. Joon Mo bertanya kenapa Seung Chan masih ada disitu. Dia menjawab kalo dia membawakan barang Ye Jin karena tangannya keseleo.
"Kau itu punya kebiasaan buruk, melukai diri sendiri, kau selalu jatuh dan tersandung dimana saja, kau sangat ceroboh, kenapa bisa luka?"
Ye Jin tidak menjawab malah masuk kamar. Seung Chan juga pulang. Tak lama, Joon Mo mengetuk pintu kamar Ye Jin dan bertanya apa dia luka parah. Tapi setelah Ye Jin berkata untuk tidak mencemaskannya, Joon Mo malah memarahi nya karena selalu membiarkan Seung Chan masuk rumahnya.

"Bukannya Baek Seung Chan juga pria, aku yakin kau tidak takut sama sekali, harusnya kau jangan ajak pria masuk kali sedang sendirian dirumah".

Ye Jin lalu mengusir Joon Mo.

Paginya, Ye Jin menemukan di meja makan, botol selai dan botol susu sudah siap dan tutupnya sudah dibuka. Ye Jin tersenyum.

Seung Chan mencoba semua game yang bakal di mainkan member 2D1N untuk mengukur berapa kali mereka bisa melakukan suatu game.

Teman Seung Chan memberitahu barang barang apa yang tidak dia perlukan selama syuting 2D1N. Dia melarang Seung Chan membawa sikat gigi, odol, shampoo, konditioner, notebook, headphone dan buku. Dan dia menyuruh Seung Chan mencatat apa saja yang akan dia butuhkan.
"coklat, yanggeng, dan permen Gula darahmu akan turun waktu subuh nanti 100%, dan sanbae bakal mencarimu untuk minta itu. Juga cup ramyeon, tidak akan ada yang memberimu makan, jadi urus sendiri makananmu dan kau bahkan tak tahu kapan bakal membutuhkan ini. kantong kertas, yut, sketchbook, lem super, plastic wrap, dan kecap ikan, pastikan kau bawa ini semua, ah...dan topi baseball, rambutmu bakal berantakan pagi pagi"


Ye Jin muncul dari pintu dan berkata "mix coffee, mix coffee, Joon Mo harus minum itu, kalo tidak dia bakal mengoceh paginya"

Ye Jin mengajak Seung Chan ke minimarket untuk belanja barang barang apa yang akan diperlukan Joon Mo selama di luar nanti. Seung Chan berkata kalo Joon Mo beruntung sekali punya teman wanita seperti Ye Jin. Ye Jin tertawa sambil mengucek rambut depannya.

Manager Cindy diberitahu kalo Cindy harus kelihatan biasa saja selama syuting 2D1N. Tapi dia tidak memberitahukan pada Cindy. Managernya bertanya kenapa Cindy mau melakukan variety show ini
"selama ini image ku selalu saja dingin dan rumit, aku mau merubahnya kali ini, aku mau kelihatan menarik dan ramah"

oh,,,ternyata modus juga Cindy, dan sekarang dia sibuk mencari nama panggilan yang sesuai untuknya.

Di luar rumah Cindy, Joon Mo dan kru 2D1N akan memberi kejutan pada Cindy. Seung Chan disuruh menyemprot wajah Cindy tapi nanti dia disuruh minta maaf dengan meberikan gelas minuman yang isinya kecap ikan.

Manager Cindy memberi aba aba dan mereka mengendap endap menuju kamar Cindy. Cindy tidur dan Seung Chan ragu ragu. Tapi dia akhirnya menyemprot wajah Cindy. Cindy kaget dan baru meyadari kalo ini bagian dari syuting 2D1N. Seung Chan memberikan minuman kecap ikannya tapi Cindy menolak.

Di depan VJ nya, Joon Mo merasa sebenarnya kejutan pada Cindy itu berhasil, tapi entah kenapa tidak tampak lucu sama sekali.

Managernya malah berkata kalo seharusnya Cindy berakting sedikit.

Member 2D1N bergantian datang. Sandara Park 2NE1, Kim Min Jae, Kim Ji Soo, Min Woo Boyfriens, Kang Seung Yoon Winner, dan Cindy. Mereka diperkenalkan pada media sebagai member terbaru variety show 2D1N. Selesai itu, Cindy diwawancara dan dari jauh Dara dan Ji Soo melihatnya. Rupanya mereka berdua tidak suka dengan Cindy dan sepakat untuk menyabotase nya.
"jangan merespon apapun yang dia lakukan, tahan walaupun dia lucu, ketawa kalo sudah kuberi aba aba"
"oke eonni, eonni bakal merespon kalo aku yang melakukannya kan?"

Dara menggangguk, mereka berdua akan membuat scene Cindy banyak terkena editan. Tapi Ji Soo ditegur Dara karena selalu memanggil dia Eonni. Dara tidak mau kelihatan tuanya hihihi. Cindy menghampiri mereka berdua dan menyapa Dara. Dia bahkan terang terangan menyuruh Dara bersikap biasa saja karena dia lebih tua dari Cindy. Dara tersenyum kaku.

Dara menghampiri Kang Seung Yoon dan berusaha membuat mereka menjadi kopel. Begitu pula Ji Soo dan Min Woo, mereka sama sama sepakat untuk saling memilih jika ada pemilihan copel. Kim Min Jae mendekati  Wan Min Jung, penulis termuda 2D1N untuk bertanya hari ini yang memilih pria atau wanita.

PD Joon Mo memberi instruksi pada pada pria untuk memilih wanita pasangannya.
"pria yang memilih hari ini, sekarang yang tidak terpilih, kau lihat PD baru disana? angkat tanganmu (sambil menunjuk Seung Chan) kau bakal pergi ke Nagoji sama PD baru itu, dan bukan ikut kita ke basecamp.kalian bakal menginap dan mencari cara sendiri untuk sampai ke basecamp"

Dan seperti sudah disepakati, Kang Seung Yoon memilih Dara, Min Woo dan Min Jae berdiri dibelakang Ji Soo. Jadi Cindy tidak punya pasangan. Cindy terkejut tapi memaksa tersenyum.

Sekretaris Kim melapor pada Presdir Byun kalo Cindy tidak dipilih oleh para member laki laki. Presdir Byun marah.

Ternyata Cindy juga santai meskipun tidak ada yang memilihnya. tapi akhirnya dia malah memilih terlibat dengan Seung Chan. Cindy berkata kalo dia akan membuat Seung Chan berlari padanya. Managernya melongo mendengarnya. Cindy mengambil payung bertuliskan KBS, membukanya, kemudian dia berputar dibawah payung itu. Dan seperti diprediksi, Seung Chan berlari kearahnya. 
"lihat...pikirannya sangat sederhana dan aku bisa melihat emosinya, pokoknya image ku bakal meningkat kalo aku ada didekat pria sepertinya, daripada dipasangkan dengan selebriti lain, lebih untung kalo bersamanya"

Manager Cindy berkata kalo begitu, Seung Chan harus menyukainya. Tapi Cindy menjawab kalo dia bisa membuat Seung Chan bertekuk lutut dihadapannya. Dan itu tidak susah. 
Cindy bermobil berdua dengan Seung Chan. Dia berusaha mengobrol dengannya. Masalahnya Seung Chan bahkan tidak tahu saat Cindy bertanya tentang lagunya. Di depan VJ, Cindy berkata dia merasa terhina (tapi dengan tersenyum) dan dia akan mulai berusaha keras dan mencoba rendah hati mulai sekarang. 

Presdir Byun mendatangi basecamp 2D1N. Dia mengacuhkan semua staff  2D1N dan langsung melabrak member laki laki karena tidak mau memilih Cindy. Dia juga menghina member wanita yang dia rasa tidak sebanding dengan Cindy.

Presdir Byun memarahi Joon Mo karena dipikir Joon Mo yang merekayasa semuanya dan dia minta semua adegan diulang karena dia sudah memperingatkan member laki laki untuk memilih Cindy. Dia bertanya dimana Cindy.

Cindy ternyata sedang berjalan dengan Seung Chan melewati lembah menuju basecamp yang masih kurang 3km lagi. Cindy mengajaknya suit dan yang kalah harus membawa tas mereka. Cindy sudah memberi clue kalo dia akan memilih gunting. Yaa dia sih penginnya Seung Chan yang kertas, jadi dia bisa menang. Tapi dasar Seung Chan, si mantan alien ini tetep saja memilih batu. Dan akhirnya Cindy yang harus membawa ransel mereka. 

Seung Chan merasa tidak enak melihat Cindy membawa barang sebanyak itu. Dan saat Cindy terpelatuk batu, dia dengan sigap menahan badannya. Cindy kaget dengan reaksi Seung Chan. Apalagi Seung Chan mengikatkan tali sepatunya. 

Di KBS, tim MuBank kebingungan karena Cindy memutuskan untuk ikut 2D1N dan tidak live diacara mereka. Disaat itulah Ibu Joon Mo menelpon Ye Jin dan minta bertemu. Ibu Joon Mo bertanya pada Ye Jin apa anaknya sekarang punya pacar. Ibunya heran karena Joon Mo merubah kode rumahnya yang biasanya 0000. Dia juga minta tolong Ye Jin agar mencarikan pacar yang lebih muda untuk Joon Mo.
 

Ye Jin curhat ke Ye Joon, adiknya. Dia takut ibu Joon Mo akan datang lagi. Ye Jin menyesalkan kenapa dulu ibunya menjual rumah mereka pada ibu Joon Mo. Seandainya tidak, mungkin hidup mereka labih baik sekarang. Ye Joon memberi saran pada kakaknya untuk menikahi Joon Mo dan merebut rumah itu. Dirumah, Ye Jin mengambil sesuatu dari laci dan digenggamnya sambil tersenyum.

Dibasecamp 2D1N, games sudah dimulai dan setelah itu mereka makan malam bersama.

Ye Jin memasukkan barang yang dia pegang tadi ke kotaknya lagi.

Malam itu, Seung Chan, Cindy dan satu VJ masih berada didalam hutan. Saat VJ mereka mengganti baterei kamera, Cindy langsung keluar sifat aslinya dan mendamprat Seung Chan karena sudah malam dan dia belum makan apapun mulai tadi. Tiba tiba hujan turun, dan Seung Chan tanpa berpikir, menutupi kepala Cindy dengan tangan kanan, sedang tangan kirinya mengambil payung diransel Cindy. Cindy hanya bisa tertegun.

Epilog

Saat Cindy memanggil Seung Chan ke van, sebenarnya dia mengamati Seung Chan lama dari kaca van sambil tersenyum sebelum akhirnya membuka pintu van dan menyapanya.


Maaf, episode ini saya benar benar telat dan agak singkat karena saya sedang dapat tugas dari kantor yang lumayan banyak. Jadi maafkeun saya ya :)))

Senin, 25 Mei 2015

[Link] Sinopsis The Girl Who Sees Smells episode 15 dan 16 END



Sinopsis eps 15  yang buat mbk Dee kalo eps terakhir dibuat  mbk Fanny

Saya sedih harus berpisah dengan semua karakter di drama ini. Semuanya lucu lucu soalnya. Apalagi Jae Hee. Senyumnya itu lho mengandung formalin yang bisa mengawetkan cinta dihati saya buat dia...cieee.../terus dikeplak MooGak/

Gumawoo Moo Gak....see you again..

Minggu, 24 Mei 2015

Sinopsis The Producers episode 3 (bagian 1)


Seung Chan jadi bintang tamu di Hello Counselor. Diacara itu, Shing Dong Hyup bertanya kenapa dia tidak mau bekerja di KBS lagi. Seung Chan bercerita kalo alasan dia melamar di KBS itu karena ada gadis yang dia sukai. Gadis itu adalah PD variety. Sayangnya sekarang dia sedang berkencan dengan PD dari dept lain. Tapi laki laki yang dicintainya ternyata sedang menjalani hubungan misterius dengan PD wanita lain. Dia tahu karena pernah melihat mereka berdua masuk dirumah yang sama. Seung Chan berkata dia bingung antara memberitahu gadis itu atau tidak. Makanya dia memilih tidak bekerja. Shin Dong Hyup lalu berkata kalo mereka mengundang orang lain yang ada sangkut pautnya dengan ceritanya. Yang diundang adalah.....
Joon Mo "iya kau..aku sudah bilang jangan dekat dekat dengan ku kan?"
Ye Jin "apa kubilang, kita harus membunuhnya"

Dan Seung Chan yang kaget langsung terbangun dari tidurnya. Ternyata dia tertidur di meja saat menonton acara itu. Lha...saking takutnya sampe kebawa mimpi ya. Tak lama Yoo Bin datang dan meminta tolong memberikan hadiah pada Bam Bam oppa. Tapi Seung Chan dengan malas menjawab kalo dia tidak mau pergi kerja.

Pagi itu, Ye Jin kebingungan mencari susu yang biasa diantar dan diletakkan didepan pintu apartemen. Dia berteriak pada Joon Mo apa dia mengambil susunya. Joon Moo menjawab tidak. Jadi siapakah yang membawa susu mereka. Tak lain dan tak bukan adalah Seung Chan.
Seung Chan memang berniat mengumpulkan bukti kalo Joon Mo dan Ye Jin sudah lama tinggal berdua. Keluar dari apartemen Joon Mo, dia menenteng 2 botol susu hasil curiannya. Tapi dia baru sadar kalo selama diikuti vj, dia banyak bercerita tentang hal hal yang seharusnya tidak dia ungkapkan. Seung Chan lalu meminta vj supaya mengedit bagian Hae Joo dan semua urusan pribadinya. Vj nya malah bertanya Seung Chan angkatan berapa. "Ya...aku angkatan 42".
"Aku angkatan 34, maksudku aku ini seniormu, apa kau pikir siaran cuma main main, kenapa kau tidak syuting, mengedit dan melakukannya sendiri?
Seung Chan minta maaf. Dia lalu kembali dari kamarnya dan siap bekerja. Vj bertanya apa yang akan dilakukan hari ini. Seung Chan menjawab kalo mereka akan merekrut member baru untuk acara mereka, dan karena mereka cuma punya waktu seminggu untuk syuting, maka daripada mencari "merak" dia akan mulai mencari "ayam".

Episode 3 Bukannya Merak Tapi Ayam

Diapartemen, Joon Mo dan Ye Jin makan pagi berdua. Joon Mo membuka tutup selai, tapi karena tidak bisa disodorkannya ke Ye Jin. Ye Jin membukanya dengan sekali putar. Joon Mo heran, kenapa jadi terbalik. Biasanya wanita tidak baik dengan hal seperti itu, juga dengan paku dan mengganti lampu. Dan biasanya mereka akan memanggil pria untuk membantunya. Ye Jin tersenyum sinis, "apa Hae Joo seperti itu?" tanya Ye Jin. Joon Mo langsung kehilangan selera makan. Ye Jin juga bilang kalo Hae Joo sudah mengencani banyak pria sejak masuk KBS dulu. "Apa salahnya dengan mengencani seorang gadis. Kau lah yang aneh karena kau tidak bisa kencan" balas Joon Mo. Ye Jin mengelak.
Ye Jin "Aku memilih untuk tidak kencan karena sibuk"
Padahal sebenarnya dia bolak balik putus cinta dan Joon Mo yang harus mengurusnya. Ye Jin marah dan merasa hanya karena dia bisa membuka tutup botol selai, menggunakan palu dan mengganti lampu seperti MacGyver, dia tidak bisa berkencan. Dia lalu membalas kalo Joon Mo juga tertipu dengan wanita itu, bahkan dia menggantungkan hubungan mereka. Joon Mo marah dan memintanya segera mencari apartemen sendiri.

Hong Son menemui Go Yang Mi, si ratu dari dept administrasi dan minta struk makannya diganti perusahaan. Yang Mi tidak mau mengganti karena ketiga struk itu makanan delivery yang alamat kirimnya adalah rumah Hong Son.
"Tak bisakah aku melakukan bisnis di Mok Dong, kerja producer dapat diselesaikan ditempat kerja mereka. Aku bisa mengadakan pertemuan dengan penulisku"
Akhirnya Hong Son mendapat ganti 1 struk saja.

Joon Mo bertemu reporter Kang. Dia penasaran siapa cast baru 2D1N. Dia menebak nebak apakah Shin Dong Hyup ato Yoo Hee Yeol. Dan kalo Joon Mo tidak mau memberitahu, dia akan menulis diberita kalo Shin Dong Hyup menolaknya. Joon Mo berjanji akan memberitahunya hari ini.

Ternyata semua artis menolak bergabung dengan mereka. Yoo Hee Yeol berkata kalo dia bisa dan acaranya pasti akan dapat rating tinggi. Tapi dia minta Shin Dong Hyup menjadi partnernya. Shin Dong Hyup awalnya setuju dan meminta  Jeon Hyun Moo juga. Tapi keduanya gagal karena mereka tidak akan dapat biaya penampilan. Otomatis juga Yoo Hee Yeol tidak mau tampil. Pilihan terkhir ada pada Yoon Jong Shin yang bermaksud mengajak Jo Jung Chi. Tapi akhirnya semuanya tidak tampil.
Jadi karena bawahannya gagal mendapat cast, Joon Mo akan turun tangan sendiri. Saat itulah dia melihat Seung Chan memandanginya. Joon Mo menegurnya dan bertanya kenapa dia diam saja. Seung Chan menjelaskan kalo sebenarnya kesuksesan suatu program itu adalah sebuah siklus. Jadi dia mengusulkan acara perjodohan yang sempat sukses beberapa waktu lalu. Dia bahkan menunjukkan grafiknya.
"Jika kau melihat ini, thn 1995 Love Studio sangat populer, juga 7 thn kemudian ditahun 2002  War of the Roses, pertemuan di sebuah villa digunung sangat terkenal, dan 7 thn kemudian thn 2009 We Got Married sukses juga"
Seung Chan menambahkan jika mereka memulai konsep ini, maka thn 2016 mereka bisa sukses. Nalar juga penjelasan Seung Chan. Tapi karena Joon Mo sudah kadung tidak suka akhirnya ide Seung Chan tidak diterima.

Ye Jin diceramahi oleh ibu Seung Chan saat mereka bertemu di tempat buang sampah. Ibu Seung Chan melarang Ye Jin membuang kulit telur di tempat limbah makanan, karena akan didaur ulang.
Ibu Seung Chan menyindir Ye Jin, sebagai perempuan harusnya tahu masalah itu. Ye Jin tidak terima. Tapi saat ayah Seung Chan memanggil istrinya, dia cepat cepat memasukkan sampahnya kemudian pergi.

Dirumah, ibu Seung Chan dimarahi suaminya karena berkelahi dengan tetangga. Ayah Seung Chan juga merasa kalo selama ini dia diremehkan jadi dia tidak punya otoritas di rumah. Ibu Seung Chan membalas kalo karena mengurus suaminya, dia tidak bisa fokus pada kinerjanya sendiri adan akhirnya tidak bisa dipromosikan jadi kepala sekolah. Dan akhirnya mereka berdua terus bertengkar.

Ye Jin sedang menuju KBS. Jalanan macet dan di trotoar, dia bisa melihat banyak pasangan yang melihat bunga sakura. Ye Jin ingat kalo mulai 2009-2014, Joon Mo tidak pernah bisa dia ajak melihat bunga. Dia hanya bisa menggerutu didalam mobil.

Ye Jin menemukan Seung Chan diruang daur ulang. Dia mengajari cara menghapus rekaman (bukan meng type x judul, tapi menggunakan tape eraser dan menghapus isi rekaman). Ye Jin berkata "kau tahu aku punya hutang 800 ribu won kan?". Seung Chan langsung meralatnya "sebenarnya 830 ribu won". Hahaha Seung Chan ini jan anak yang lurus bgt. Ye Jin berkata kalo dia akan membayarnya secara kredit. Dan sebagai awal dia akan membayar 30 ribu won.
"Ini terimalah jangan sungkan"
Tapi setelah itu dia minta ditraktir keripik hihihi. Dasar modus. 

Tae Ho mengeluh pada Joon Mo tentang biaya pendidikan anaknya. Joon Mo dengan tenang malah menyuruh anaknya menjadi trainee idol saja karena agensi yang akan mengurusi semuanya. Tae Ho agak tertarik. Dasar...gg iklas bener nyekolahin anaknya. Joon Mo mengajak Tae Hoo ke ruangan Kadep, tapi sebelumnya dia menertawakan konsep perjodohan untuk 2D1N yang baru. Tapi ternyata kadep berpikiran lain menurutnya itu ide yang bagus.
"Itu terdengar bagus....perjodohan"
                   
Yoon Mo dan Tae Ho hanya melongo dan saling pandang. Tapi seperti biasa, Tae Ho sok tahu. Dia berkata kalo ide itu memang bagus. Dia bahkan memuji acara kadep dulu, War of the Roses. Tae Ho menyanggupi untuk mendapatkan para idol dari YG, CUBE, ato SM.

Tapi memang Tae Ho ini ada udang dibalik rempeyek. Dia sekalian menunjukkan foto anaknya dan minta mereka untuk menjadikan trainee. Agen dari Yedang dan YG sama sama menolaknya. Tapi akhirnya dia dapat EXID Hani dan 2NE1 Sandara Park untuk 2D1N.

Ye Jin bertemu Hae Joo yang sedang menangis di toilet. Dia akhirnya tahu kalo Joon Mo sudah putus dengannya. Ye Jin memeluk Hae Joo dan berkata "tidak apa apa ini yang terbaik, kau begitu muda dan cantik, Joon Mo tua dan dewasa, dia tidak sesuai denganmu, kau hanya perlu menemukan pria yang lebih baik Hae Joo"
Ye Jin terus membesarkan hati Hae Joo (padahal dalam hati Ye Jin sorak sorak bergembira). Mereka akhirnya keluar dari toilet. Seung Chan tanpa sengaja melihat mereka. Komentarnya?
"Apa ini Hollywood ato sesuatu? Pada siang hari dia mencium seorang gadis, pada malam hari dia pulang dengan yang lain. Tapi kedua wanita saling bersahabat satu sama lain. Sulit bagiku untuk menyesuaikan diri dengan suasana liberal ditempat ini"

Seung Chan sudah membelikan kripik untuk Ye Jin, tapi Ye Jin malah mencari sosis. Dia berkata memang dia menyuruh membeli kripik, tapi kalo orang lain pasti akan membelikan sosis, permen, dendeng dan yang lainnya. Seung Chan diam tidak menjawab.
"Kau terlalu 'ni ma yi'. Tak ada gunanya kalo producer terlalu 'ni ma yi' dia harus 'ssan ma yi' ingat itu oke!"
Ternyata 'ni ma yi' dan 'ssan ma yi' itu adalah sisa sisa bahasa Jepang. 'ni ma yi' artinya sesuatu yang sehat, serius, dan kurang humor. 'Ssan ma yi' adalah kebalikannya. Jadi memang Seung Chan ini tidak cocok untuk menjadi PD di acara variety karena dia terlalu serius.

Tae Ho makan bersama Joon Mo di restoran galbi. Joon Mo dengan senangnya menelpon reporter Kang dan memberitahu kalo mereka mendapat cast dari member gelben. Di pintu masuk, agen dari Yedang dan YG yang kebetulan mau makan malam bersama, buru buru keluar dan memperingatkan agen lain karena Tae Ho akan mempromosikan anak perempuannya.

Ye Jin mau pulang saat telp di meja salah satu penulis Music Bank, Kim Da Jung berdering. Kim Da Jung yang memakai earphone tidak mendengarnya. Jadilah Ye Jin mengangkat telp nya. Ternyata telp itu untuk Da Jung. Ye Jin dengan kesal menyerahkan telp ke Da Jung. Dia menunggu sampai maknae nya itu selesai dan bermaksud menegurnya. Tapi Da Jung dengan cueknya malah turun dulu ke bawah untuk mengambil paketan untuknya. Saat dia kembali Ye Jin langsung mendampratnya.
"Hei lihat sini, Kau ini rookie termuda di seluruh ruangan ini, kaulah yang akan dicari saat merekabutuh bantuan. Bagaimana bisa kau memakai earphone sepanjang hari, apa kau mencoba untuk tidak mendengar orang orang?
"Kau memiliki suara yang keras jadi aku bisa mendengarmu dengan baik"
Lah..ini rookie minta diapain coba sama senior modelnya kyk gitu. Ye Jin lalu bertanya kenapa dia mengirimkan paket ke kantor. Da Jung berkata kalo itu adalah paket hadiah untuk Cindy. Ye Jin bertanya kenapa kirimannya malah ke Da Jung bukan ke dia yang seorang PD. "Kau dan Cindy bertengkar diruang ganti terakhir kali. Semua fans Cindy tahu hal itu. Semua fans Cindy mencibirmu" jawab Da Jung. Ye Jin mengelak sambil membuka semua komentar negatif tentang Cindy dan bukan tentang nya.

Ternyata Cindy juga melakukan hal yang sama di van. Manager nya membacakan semua komentar jelek tentangnya. Tapi saat Cindy berkata akan melaporkan mereka ke cyber crime, asistennya melarangnya memperdulikan para anti fansnya.
"Apa kau anggota dari anti fans?"
Managernya hanya diam.

Ye Jin keparkiran. Dan mobilnya terhalang 2 mobil lain tepat didepan. Dia berusaha mendorongnya sendiri. Tapi mobil itu tidak bergerak sama sekali. Ye Jin menelpon Joon Mo. Tapi dialihkan ke pesan suara. Dan satu satunya orang yang mau dia menolongnya cuma Seung Chan hahahaha
Ye Jin berterimakasih dan akan memberi uang 30 ribu won lagi (untuk cicilannya). Tapi Seung Chan menolak dan meminta uang 50 ribu won karena mobil yang dia dorong besar. Seung Chan bertanya dimana rumah Ye Jin dan apa dia punya pacar. Belum sempat Ye Jin menjawab, bunga sakura berguguran. Ye Jin menoleh dan bertanya kenapa Seung Chan bertanya seperti itu. Lalu dia masuk mobil setelah sebelumya menyuruh Seung Chan minggir dari jalannya.

Komentar saya singkat saja. Saya termasuk golongan mahluk 'ssan ma yi' hihihi.