Jumat, 15 Mei 2015

Sinopsis The Girl Who Sees Smells episode 14


Moo Gak yang setengah berlari, sampai depan rumah Jae Hee dan menembak pintunya. det Ki dan det Yeh, yang masih tidak tahu apa yang terjadi, kaget mendengar bunyi tembakan dan keluar dari mobil. Setelah membuka paksa pintu, Moo Gak masuk dan menghampiri Jae Hee yang bertanya apa yang sedang dia dilakukan. Moo Gak menjawab pertanyaan Jae Hee dengan bogem diwajah. Jae Hee terguling diwajah. Giginya berdarah. Tapi Moo Gak tidak perduli. Dia menarik paksa sweeter Jae Hee dan menodongkan pistol kepalanya. Dia bertanya dimana Yeom Mi. Jae Hee tersenyum mengejek. "Karena kau mencarinya, aku rasa dia menghilang". Moo Gak tambah geram karena dia dipermainkan. Moo Gak mengulangi pertanyannya sambil berteriak
"beritahu aku brengsek, dimana Letnan Yeom Mi?"

 Jae Hee tetap tidak menjawab dan Moo Gak semakin menekan pistolnya dikepala Jae Hee. Untung det Ki dan det Yeh datang dan menarik Moo Gak. 2 det itu memarahinya karena sembrono dan emosi. Moo Gak memberitahu mereka berdua kalo Yeom Mi diculik Jae Hee dan mereka harus segera menemukannya. Moo Gak berlari masuk ke ruang bawah tanah Jae Hee. det Ki dan det Yeh tetap mengarahkan senjata mereka kearah Jae Hee.

Jae Hee melihat Cho Rim dan menyapanya. Cho Rim maju selangkah ke arah Jae Hee sambil menangis. Dia bertanya dimana Yeom Mi. Jae Hee, yang seperti orang linglung berkata kalo Cho Rim sudah terlalu dekat dengan para polisi.
"aku tahu kau menculik Yeom Mi karena mengira kalo itu aku kan? jadi cepat beritahu aku, dimana Yeom Mi?"
"Cho Rim, kukira aku dekat denganmu, ternyata tidak. Aku merasa tidak enak..."

Cho Rim menjawab kalo Jae Hee tidak akan pernah dimaafkan. Dan senyum evil Jae Hee muncul lagi.

Moo Gak masuk perpustakaan Jae Hee. Dia meraba dinding ruang rahasia. Yeom Mi yang sudah sadar, melihat Moo Gak dari monitor, langsung memukul dindingnya sambil berteriak memanggil nama Moo Gak. Sayang MooGak tidak mendengarnya, dan dia pergi dari situ. Yeom Mi putus asa.

Di polsek, Kapten Kang bertanya apa benar Yeom Mi diculik. Moo Gak minta tolong untuk mengecek lagi CCTV sekitar restoran China dan informasi tujuan mobil. Dia juga minta tolong det Ki untuk mencari kemana Jae Hee hari ini. det Ki, dengan marah menjawab kalo mereka benar benar tidak pernah meninggalkan rumah. "lalu dimana Letnan Yeom Mi sebenarnya?". det Yeh, tambah menakuti mereka dengan berkata kalo memang benar Yeom Mi di tangan Jae Hee, bukankan dia akan dibunuh pada hari ke 6?.  Semuanya hanya diam.

Waktunya dua pemain watak kita bertemu. Jae Hee menekan interphone supaya dia bisa mendengar suara Yeom Mi. Tanpa basa basi, Yeom Mi berkata kalo dia tahu Jae Hee kecewa karena sebenarnya target penculikannya adalah Cho Rim. Tidak seperti biasanya Jae Hee berbuat kesalahan.
"jadi ini ruang rahasia dibelakang perpustakaan?"
"seperti yang kau lihat dimonitor sebelumnya, tidak ada yang bisa masuk kesini. Tak perduli seberapa keras kau berteriak, tidak ada yang bisa mendengarmu. oh iya aku akan memberitahmu apa yang harus kau lakukan mulai sekarang"

Jae Hee mengambil buku coklat yang biasa digunakan untuk menulis korban. Diari kematian (ini bahasa saya sendiri lho yo hehehe)
"disini, kau harus menulis semua cerita dalam hidupmu, saat kamu lahir, seperti apa orang tuamu, saat susah dan senang, dan semua hal yang kamu lalui setelah menjadi detektive. Semua tentangmu, tanpa ada yang terlewati"

Yeom Mi bertanya apa semua korban Jae Hee juga melakukan seperti ini lalu menerapkan barcode?. Jae Hee hanya menjawab kalo dia memberikan waktu 6 hari. Kalo Yeom Mi memohon untuk menyelamatkan hidupnya dan menunjukkan simpatinya , Jae Hee akan membunuhnya, tapi jika dia menolak, Jae Hee akan membunuhnya sekarang.

Moo Gak mendapat informasi tentang Park Seung Jin, yang dulu mencari Choi Eun Soo diacara reuni. Dia juga yang membuat reservasi dan bahkan membayar restorannya.

Pegawai restoran juga membenarkan kalo Park Seung Jin yang membayar. Tapi saat Moo Gak menunjukkan foto Jae Hee, orang itu bilang bukan dia. Moo Gak melihat CCTV dan ternyata memang dibayar orang lain.

Orang Tua yang membayar restoran china itu dibawa Moo Gak ke retoran Jae Hee. Moo Gak sih berharap kalo orang tua itu akan mengenali Jae Hee sebagai orang yang menyuruhnya. Tapi setelah bertemu pada Jae Hee, orang tua itu mengatakan bukan dia yang menyuruhnya.

det Ki dan Yeh masih menunggu didepan rumah Jae Hee.

Moo Gak mengawasi Cho Rim yang lelap tidur di apartemennya. Moo Gak menyesal karena mereka sama sekali tidak ada kemajuan dalam menemukan Yeom Mi

Hari ketiga Yeom Mi hilang

Jae Hee membaca tulisan Yeom Mi. Dia menulis kalo ingin menjadi polisi saat di SMA. Jae Hee menyuruh Yeom Mi menulis lebih spesifik apa alasannya. Saat Jae Hee mau keluar, Yeom Mi menjatuhkan penanya dengan sengaja. Waktu mengambilnya, dia memutar mutar liontin kalungnya. Yeom Mi memegang tangan Jae Hee dan meminta sebuah jam tangan sebagai pengingat waktu agar dia bisa menulis lebih efisien. Tapi Jae Hee menolak.
"tidak bisa, aku mengendalikan segala sesuatunya, kau hanya perlu melakukan apa yang aku katakan"

Pagi itu dek Ki dan det Yeh mendapat kiriman kaos kaki. Saat membuka kaos kakinya, kaca mobil diketuk Jae Hee yang melapor kalo dia mau pergi ke acara tanda tangan  dan akan kembali 4 jam lagi. Hahaha, scene ini bener bener lucu, apalagi pake acara menyuruh 2 det itu agar bersantai selama dia tidak ada. Penjahat yang sopan hihihi.

Cho Rim datang ke acara tanda tangan Jae Hee. Jae Hee tidak mengenali Cho Rim yang memakai kacamata hitam.  Jae Hee bertanya siapa namaya, dan Cho Rim menjawab Choi Eun Soo. Jae Hee diam sebentar, lalu dengan tersenyum berkata kalo dia mau menghadiahi Cho Rim buku.
"Jangan lukai Letnan Yeom Mi...bawa aku sebagai gantinya"

Cho Rim otomatis melihat aroma parfum Yeom Mi dari pergelangan tangan Jae Hee yang mau memberikan buku padanya. Tiba tiba Moo Gak dengan emosi, membawa bak sampah besar dan melemparkannya ke belakang Jae Hee. Semua kaget, tapi Jae Hee bilang tidak apa apa.
"aku tahu dia bersembunyi dirumahmu. Aku akan menemukanmu dan sepenuhnya menghancurkanmu"

Dan Moo Gak menggandeng Cho Rim keluar. Di parkiran, Moo Gak memarahi Cho Rim yang datang diacara Jae Hee. Cho Rim bilang kalau  dia melihat aroma parfum yang dia berikan untuk Yeom Mi di tangan Jae Hee. Moo Gak tambah marah saat Cho Rim punya pikiran untuk mengganti Yeom Mi dengannya. Tapi Cho Rim berkata kalo dia tidak bisa hidup kalo Yeom Mi mati. Moo Gak menjawab "kalo begitu jika kau mati, kau pikir aku akan hidup?" (ya iyalah Moo Gak, kan masih ada saya...). Mereka bingung apa yang harus dilakukan. Moo Gak memeluk Cho Rim yang memohon supaya dia menyelamatkan Yeom Mi.

Jae Hee membawakan kopi untuk Yeom Mi yang langsung diminum. Jae Hee bertanya bagaimana bisa Yeom Mi langsung meminumnya tanpa curiga sedikitpun. Yeom Mi dengan santai menjawab kalo dia tahu Jae Hee masih penasaran tentang hidupnya, jadi dia belum akan dibunuh. Jae Hee menambahkan kalo dia ingin membawa banyak orang kesini, termasuk Moo Gak. Tapi waktu Yeom Mi tanya ada apa dengan Moo Gak, Jae Hee  menjawab kalo tidak ada alasan untuk semua tindakannya. Yeom Mi menyimpulkan
"Kwon Jae Hee membenarkan semua pembunuhan yang dia lakukan sejauh ini. Tidak ada alasan untuk itu".

Hari keempat Yeom Mi hilang

Cho Rim menemui Jae Hee di restorannya. Tanpa basa basi dia meminta untuk membebaskan Yeom Mi dan membawanya sebagai ganti, karena Cho Rim sudah tahu siapa sebenarnya dia. Cho Rim bahkan berkata kalo Yeom Mi bebas, dia akan pergi dengan kakinya sendiri. Jae Hee tersenyum dan menjawab kalo dia tidak paham apa yang dibicarakan Cho Rim dan tidak mau menemui Cho Rim lagi kalo dia masih bicara seperti ini. Jae Hee pergi.

Jae Hee memberitahu Yeom Mi kalo Cho Rim bersedia dibawa sebagai gantinya. Yeom Mi merendahkan Jae Hee dengan mengatakan kalo dia tidak akan pernah bisa merasakan hal hal seperti persahabatan.

Semua berkumpul di kantor polisi dan Cho Rim memberi tahu kalo negisiasinya gagal. Tapi baik Cho Rim ato Moo Gak tetap merasa kalo Jae Hee pasti akan datang membawa Cho Rim. Kepala kang menyuruh memikirkan jalan lain.

Jae Hee "berkencan" dengan Yeom Mi lagi. Dari tempatnya, dia melihat lewat kaca Jae Hee membuka buku diari kematian para korbannya.
"alasan Kwon Jae Hee meminta korban untuk menuliskan kehidupan mereka adalah untuk menikmati kebahagiaan dari kehidupan mereka setelah dia membunuh mereka. "Aku punya kehidupan seperti ini, aku tidak mengambil hidup orang ini, aku seluruhnya memiliki hidup orang ini". Inilah bagaimana pikirannya bekerja"

Jae Hee mendatangi Yeom Mi dan mengingatkan kalo waktunya tinggal 48 jam lagi. Yeom Mi bertanya kenapa Jae Hee begitu terobsesi dengan cerita kehidupan?. Tapi karena Jae Hee menolak menjawab, Yeom Mi berspekulasi prosopagnosia lah penyebab dia seperti ini. Jae Hee membenarkan. Yeom Mi meneruskan kalo otak Jae Hee menolak untuk mengenali wajah orang. Jae Hee membenarkan lagi. Jadi daripada melihat wajah, Jae Hee memutuskan untuk melihat kehidupan mereka. Jae Hee membenarkan lagi. Tapi akhirnya Yeom Mi berkata kalo sayangnya Jae Hee tidak akan mendapatkan hehidupan dari orang orang ini. Wajah Jae Hee berubah.
"sepertinya kau berpikir kau tahu banyak tentangku. aku akan memberikan sebuah kuis, jika kau benar, kau akan dapat perpanjangan 3 jam, tapi jika salah, kau kehilangan 3 jam hidupmu. dan jika tidak menjawab, kau hanya akan mati dalam 48 jam. apa aku...ingin membunuh Oh Cho Rim atau tidak?"

Yeom Mi tanpa berpikir panjang menjawab "tidak, kau tidak ingin membunuhnya..". Dan sayang sekali pemirsa, jawaban Yeom Mi  SALAH!. Dengan marah Jae Hee berkata kalo dia benar benar ingin membunuh Cho Rim. Yeom Mi baru saja kehilangan 3 jam nya. Itu artinya hari Jumat jam 7 malam, Yeom Mi akan dibunuh.

Hari kelima Yeom Mi hilang

Diluar ruangan, para detektive berkumpul dan membahas tentang dimana sebenarnya kamar rahasia Jae Hee.

Cho Rim mengirimi Yeom Mi email yang isinya kalo mulai sekarang dia akan memanggil Yeom Mi kakak dan  mengajak makan daging sapi kapan kapan. Email terkirim bersaman dengan pesan text masuk dari Jae Hee. Dia menerima pertukaran "tawanan". Jae Hee menunggunya besok di pagi jam 10 di stasiun Namgooyuk. Cho Rim langsung melaporkan itu pada para detektive.

Rencananya misi mereka adalah menemukan jalan rahasia yang akan dilalui Jae Hee saat membawa Cho Rim.

Jae Hee mengantarkan makanan yang kayaknya wenak pada Yeom Mi beserta buku kematiannya. Yeom Mi ingin mengajukan 3 pertanyan dan sebagai gantinya Jae Hee boleh mengambil 3 jam hidupnya.

Pertama, kenapa dia membunuh dr Chun Baek Hyang?, Jae Hee menjawab karena dr Chun tahu dia membunuh orang
Kedua, dimana buku harian Joo Ma Ri?, "di lantai atas diruang tamu, tak seorangpun bisa menemukannya, aku pastikan dr Chun mengurusnya".
Ketiga, kenapa kau menggambar barcode pada lengan orang?, "ketika mereka selesai menuliskan otobiografi mereka kepadaku, mulut orang orang itu kosong, tidak lebih cukup dari sampul buku"

Dan waktu Yeom mi berkurang lagi 3 jam.

Hari keenam Yeom Mi hilang

2 detektive yang berjaga didepan rumah Jae Hee melaporkan kalo Jae Hee tidak keluar melalui pintu depan rumahnya.

Pemberitahuan Pembunuhan untuk Yeom Mi, 6 Jam Lalu

Cho Rim sudah distasiun Namgooyuk. Dia menerima pesan singkat untuk mencari kunci diatas loker. Moo Gak mengawasinya dari jauh. Didalam loker itu, ada ponsel yang berbunyi saat Chom Rim membukanya. Cho Rim mengangkat telp dari Jae Hee yang menyuruh Cho Rim meletakkan ponselnya di loker. Jae Hee bertanya apa dia punya  pengirim sinyal telinga. Cho Rim tentu saja memakainya, tapi dia berbohong. Jika Jae Hee tahu ada polisi yang mengikutinya maka transaksi gagal. Dan Yeom Mi akan dibunuh jam 4 sore. Jae Hee yang ada disuatu tempat didalam mobil menyuruh Cho Rim untuk berlari kegedung olah raga dan menunggunya disana.
Moo Gak memberitahu tentang Yeom Mi dan meyuruh det Yeh dan det Ki ke gedung olah raga. Moo Gak menyusul mereka yang sedang mengawasi Cho Rim.

Jae Hee menelpon dan menyuruh Cho Rim berlari lagi ke taman Hengbok.

Cho Rim kelelahan saat sampai di taman Hengbok. Jae Hee menyuruhnya mengambil kotak dibawah bangku yang dia duduki. Isi kotak itu adalah kain yang udah diberi obat tidur. Dan Cho Rim disuruh menghirupnya. Cho Rim melihat aroma itu sama seperti aroma pada dr Chun.

Sepintas dia ragu ragu tapi akhirnya dihirup juga obat tidur itu. Cho Rim pingsan. Moo Gak hanya bisa melihar dari jauh. Saat Jae Hee keluar dari mobil dan mendekati Cho Rim, Moo Gak memberitahu Ki dan Yeh untuk bergerak.

Yeh dan Ki bertugas membuka paksa mobil Jae Hee sementara dia mengambil Cho Rim. det Ki memasang pelacak dibawah kemudi dan mengguyur bawah mobil Jae Hee dengan air. Saat Jae Hee hampir membawa Cho Rim, tiba tiba Inspektur Sa datang dan mengacaukan rencana mereka.

Jae Hee pulang tanpa meyadari apa apa. Dan dia lewat jalan rahasia menuju rumahnya yang berakhir di tempat dia menyandera korbannya. Jae Hee langsung menemui Yeom Mi dan berterita kalo Cho Rim benar benar mau mengorbankan dirinya. Tapi Jae Hee secara tersirat juga memberitahu kalo rencana mereka gagal karena lokasi yang terlalu ramai.
"sekarang sudah jam setengah 2 siang, kau punya 2 jam 30 menit lagi"

Cho Rim dibawa ambulan. Moo Gak menemaninya. Cho Rim sudah sadar dan mereka segera melacak Jae Hee dengan GPS di mobilnya.

Mereka sampai di sekitar pintu masuk jalan rahasia dengan dibimbing Cho Rim yang sudah tahu aroma yang dipakai untuk melacak Jae Hee. Saat mereka sudah senang, tiba tiba hujan turun. Dan sayangnya Cho Rim tidak bisa melihat aroma dalam hujan. Cho Rim putus asa. Tapi dia terus berusaha melihat aroma Jae Hee.

Jae Hee membaca buku kematian Yeom Mi dan berkomentar kalo dia menulis tanpa emosi dan sembarangan.
"kau punya 2 jam tersisa dalam hidupmu, jika kau menulis dengan hati hati dan emosi, aku dapat menambah waktu"

Tapi Yeom Mi malah mengejek kalo semua yang dia tulis itu bohong karena dia merasa tidak layak menulis rahasiannya disitu. Jae Hee berkata kalo yang lain akan mengatakan kebenarah di saat terakhir kehidupan mereka. Yeom Mi malah tertawa sinis dan bilang kalo Park Mi Ja, salah satu korbannya juga tidak berkata yang sebenarnya pada Jae Hee.
"polisi kami langsung tahu hanya dengan melihat kasusnya, tapi kenapa kau tak tahu sementara kau bahkan membunuhnya?". 

Waa... Yeom Mi  benar benar tahu cara membuat marah Jae Hee. Yeom Mi bahkan mengejek Jae Hee seperti anak kecil. Jae Hee merasa kalo dialah yang mempunyai kehidupan korban sebelum membunuh dan mengakhirinya. Dia mengingatkan waktu Yeom Mi tinggal 2 jam.

Jae Hee menyobek barcode dan menempelkan dibuku kematian Yeom Mi. Gitu itu kug ya Yeom Mi masih bisa tanya apa itu buku otobiografinya. Apa setelah itu dia akan dibarcode?. Jae Hee senang karena Yeom Mi detektive pintar jadi dia tidak usah menerangkan lagi. Yeom Mi tertawa
"Dari semua tindakan, ini salah satu yang paling kekanak kanakan, kau tidak tahu kan? Itu seperti tingkat rendah kedewasaan atas apa yang kau lakukan"

Tapi kali ini Jae Hee tidak terpancing emosinya.

Waktu Yeom Mi kurang dari 1 jam.

Diluar, Cho Rim, Moo Gak, det Ki dan Yeh berteduh mengindari hujan. Karena kedinginan det Ki dan det Yeh mengajak mereka pergi ke suatu tempat dan berpikir.

1 jam sebelum kematian Yeom Mi

Mereka pergi ke sebuah cafe. Cucu dari pemilik cafe menunjukkan pada neneknya gambar yang yang dia lukis dengan crayon putih. Tentu saja neneknya bingung karena tidak tampak gambar apapun dibuku gambarnya. Lalu cucunya memerciki air hitam dan walaa...baru kelihatan ada gambar bintang.  Moo Gak jadi sadar.
"Bisakah kita mencobanya, sekarang karena hujan, Cho Rim tidak bisa melihat bau karena kelembabab kan? Sama seperti bintang putih pada kertas putih, kau hanya tidak bisa melihatnya dengan baik" 

Akhirnya mereka sepakat mencoba metode memberi "air hitam" pada "kertas"

Jae Hee mengeluarkan mainannya, peralatan barcode nya berupa bermacam macam scapel yang bentuknya unyu. Waktu Yeom Mi tinggal setengah jam.

Det Ki dan Yeh membawa pupuk berwarna terang dan menyebarkannya di sekitar pintu rahasia Jae Hee. Idenya berhasil. Cho Rim akhirnya bisa melihat aroma lagi. Dan kali ini mereka benar benar sampai di pintu yang ditutupi terpal biru. Moo Gak dan det Yeh akan masuk, sementara det Ki akan menghubungi kantor pusat dan meminta bantuan.

Jae Hee menjelaskan kalo tak lama lagi, gas akan keluar dari lubang udara, dan begitu Yeom Mi menghirupnya dia tidak akan bisa bernafas. Dan setelah itu baru Jae Hee mem barcode nya. Jae Hee merasa waktunya sudah tiba. Dia menekan tombol hijau, dan gas beracun keluar dari lubang angin. Yeom Mi terpaksa menghirupnya dan dia jatuh.
Disaat Jae Hee merasa menang, tiba tiba pintu ruang rahasia dibuka oleh Moo Gak dan det Yeh. Mereka berdua sudah menyusuri lorong dan menemukan tempat Yeom Mi disandera. Moo Gak membangunkan Yeom Mi. Tapi Yeom Mi tidak bergerak. Dia maju kedepan, dan menodongkan pistolnya ke arah Jae Hee yang berdiri dipisahkan oleh kaca. Jae Hee, mendekatkan kepalanya dikaca, tepat didepan pistol Moo Gak.

Aahh...ini episode terakhir saya hiks...

Jae Hee memang jenius. Saya bener bener jatuh cinta sama karakter ini. Bener dugaan saya kalo dia merasa menguasai korbannya. Mau tdk mau korban akan memilih mengulur waktunya 6 hari dengan menulis buku itu daripada langsung di "cut" hehehe. Alasan Jae Hee yang merasa mempunyai kehidupan si korban dengan membaca bukunya itu membuat saya jadi kasihan sama dia. Kyknya kug dia menikmati setiap tulisan korbannya seakan akan dia sendiri yang menjalaninya.

Waktu scene Jae Hee menatap Yeom Mi, entah knp kug saya jadi ngarep mereka cinlok ya. Lhoooo...hahaha. Cocok sih menurut saya.

Saya gg boloan sama Moo Gak hari ini. Masak Naif banget. Pake acara "kalo ku mati, kau juga mati" gitu. Dasar lebay...

Jujur saya kangen dr. Chun hiks....bentar amat ketemuannya. Dan sama ayahnya Cho Rim, saya suka bgt liat ahjussi itu pas di King of Drama. Oh ya saya juga bakal kangen sama 3 detektiv kita..oon oon gitu mereka akhirnya lumayan keren kug hihihi.

Halah yowes..kyk mau pisah kemana gt ya...mksh selama ini sudah baca sinopsis drama ini. Kita berjumpa lagi di Producer ya.

20 komentar:

  1. Jae hee ma let Yeom kisah kasih di penjara

    Wkwkw klo kangen dr chun nonton atau nanti baca q bikin recap orange marmalade :)

    BalasHapus
  2. Wkwkwkw...pokoknya kalo udah baca sinop bak poet gak bisa gak ketawa.....
    Hualah.....bak poet mau ngrekap producer yah...yes!trio lagi mbak?
    Pdhl waktu nonton tadi saya tegang...tp pas baca sinop kok jd ketawa.......
    Kamsahamnida bak poet....Ditunggu next project nya..dan meski ciri khasnya bak poet itu ...suka nulis dg ejaan yg rada gimana gitu...tp saya ttp suka dan enjoy aja! Toh ini bukan ngerjain tugas karya tulis, tesis to apa???? So bagi saya ejaan yg rada typo bak poet itu adalah kekhasan bak poetri dalam mengimajenasikan kelucuan.....(yeay)....
    Himniseyo bak poet! Hwaiting!

    BalasHapus
  3. Jgn sama yeom mi ah.....jae hee sm sy aja mbak poet.....hehe....biarpun jd jahat tp NGM teutep okay ya...tengkyu recapnya mbak...-anik-

    BalasHapus
  4. Aku ngebayangin kalau choi rim yang di sandra maka jee hee poetri pasti cemburu karna kemungkinan yang akan di tulis choi rim kebersamaan dengan moo gak (oppa yoochun) hehehe tapi maksih banyak ya mba karena udah mau nulisin sinopsisnya

    BalasHapus
  5. Lohh ku kira yg berpikiran yeom mi & jae hee cocok aku doaaangg... ternyata mbak putri juga? Aku salut sm akting pemeran kwon jae hee (nam goong min ya?) Totalitas bgt mainin perannya. Udah lg secara umur dia lebih tua dari yoochun, tp ttp ganteeeng ♡ dan kayanya kalo dia main peran lain, aku masih terbayang2 sisi psikopatnya deh... makasih mbak sinopsisnyaaa:D

    BalasHapus
  6. Makasih sinopsisnya mbak!^^

    BalasHapus
  7. sama mbak, saya juga suka karakternya jae hee di sini
    kasian banget cuma pingin tau cerita orang lain aja sampe ngelakuin kayak gitu
    ya wajar yeom mi bilang dia kekanakan
    tapi wajar juga kenapa dia bisa jadi kayak gini
    sengaja memberi barcode di setiap tubuh korban, dia bisa ditemukan dengan cepat
    berkali-kali dia dicurigai, berkali-kali juga dia lolos
    rasanya diamemang suka tuh dapet perhatian moo gak *digetok chunnie
    pokoknya kasian aja sama jae hee, apalagi nam goong min
    pas banget sebenernya temenan sama song jong ho alias dr chun yang sama-sama melo juga wajahnya, eh malah dibunuh sigh...
    saya sampai mikir ni drama sebenernya bukan tentang cho rim tapi tentang jae hee, si barcode murder yang sering banget jadi bahan untuk dikomen wkwkwkwk
    overall thank you mbak poetri cantik buat sinopsisnya >.<
    mian karena nggak bisa ngasih uang receh apalagi bunga dan emas berlian untuk tambah-tambah :P
    biar chunnie aja yang ngasih karena mau pisah sama mbak poet...
    fighting!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju deh sma kmu, kyaknya dmana2 lbih bnyak yg komen ttg jae hee aka NGM dr pd chorim sndiri, plagi klo udah buka baju, senang banget kyaknya dy pamer body dsni, chunnie aja ga prnah tu pamer2 abs* padahal ngareeeeep kan qta yah mbak put?
      Makasi jga mbak put, yg udah berbagi si muka datar nan polos tp pinter bnget modus n ngegombal. See u next drama.
      Salaam

      Hapus
  8. Jadi Nam Gong Min ini semacam oase digurun pasir/halaah/ jujur aja saya blm pernah liat dia didrama(ato mungkin saya lupa ya). Taunya sih pas WGM, itu pun cm sekali aja liatnya krn saya lebih fokus ke jaerim-soeun. Tp mmg NGM ini sifatnya pendiam juga kah ya? Di WGM kyaknya lho ya, juga diem. Cm diem nya dia trnyata kl pas dpt peran yang pas, nah br ketauan dasyatnya. Pertanyaan saya simple, NGM ini....sudah trmasuk ahjussi blm sih?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku pernah liat nam gung min di secret hotel di sana perannya lebih hangat dan lebih banyak senyum tapi emang mimik mukanya lebih keren di sini nam gung min udah 36 atau 37 tahun.

      Hapus
    2. Lah saya malah taunya NGM di dram2nya doang bak poet....soaalnyaa gak pernahh ngikutin WGM....tp rata kalo dia jd second LM karakternya introvet gt bak poet. (secret hotel , can you her my heart)dan misterius (I need romance 3)....
      Hehehe...kalo masalsh ahjussi gak ahjussi sih tergantung yah bak poet, kalo di Indonesia mgkn udah yah krn dia udah 36 (kali?) ...tp di Korea blm yah?coz blm meritkah dia....kalo diatas 40 baru tuh....ahjussi...kaya cha seung won...tp di dunia nyatanya kt yochun. NGM(sbg senior) ini ramah dan banyak bantu dia loh dalam mendalami perannya....yeaay!

      Hapus
  9. Hi unni , ini cm smpe ep 14 aja ya ? Tp aq baca d detail drma nya ada 16 ep tu un ..bnern udh kelar ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini eps terakhr yg saya tulis, krn eps 15 dan finalnya berurutan mbk dee n mbk fanny

      Hapus
  10. Yeom mi yg karismatik dan Jae Hee yg ke kanak2an kayaknya cocok yaaa? Hihi^^
    Biarpun takut sm perannya NGM tapi ttp aja ga bisa benci dia yaa, kalo peran antagonis di drama lain kan bikin benci. Tp kalo NGM engga, abis mukanya terlalu ganteng buat jd psycho hehee

    BalasHapus
  11. Jadi kalo seandainya saya ketemu jae hee pasti saya bkl bilang "culik saya dong bang.." hihihi asal gg pake dibarcode aja ya..barcode aja namaku dihatimu eeaaa/dan trs ditimpuk i pens ny NGM/

    BalasHapus
  12. Wkwkkwkw mb Poet rela diculik, trus dikasih makan yang enak ya mb ma jae hee :)

    BalasHapus
  13. Emh...mbak poet sdh berpaling dari sii endog?????????hahaha....
    Itu mbak poet bersedia aja diculik ratna.....asal entar menu makannya minta dibuatin bebek sinjay ke chef jae hee?????wkwkwkw...ottokea....mau jg diculik jae he ratna ??????kaya .bak poet??????

    BalasHapus
  14. #Ikutan komen ahh mb poet wlwpun telat....slny baru baca hehe...# aku br tau nih si NGM blom prnh liat drama2ny dia..ehhh skaliny tau NGM jd peran antagonis psycho man,,,Trus br kl ini liat penjahatny ganteng cool gituu...hmmm jd pgn di culik ngegantiin let yeommi hehe #pasrah.... smoga di endingnya jae hee sdr yaa trus jadian deh sm yeommi ......

    BalasHapus
  15. leelhyanggraeni18 Mei 2015 20.53

    Ikut komen yah,, salam kenal ya mbak,,sy seneng banget ama crta drama ini,misterinya cukup ringan,dn stelah sy bca sinop ini sy jd ingat lagi park yoo chun di drama i miss you dn sayapun jd miss you ama park yoo chun(sory yah lebay coalx aye fansx park yoo chu),karakternya emang cocok jd detektif,,di i miss you dia bela-belain jd detektif buat bisa nemuin kekasihnya dn di drma in dia bela-belain jg jd detektif biar bsa nemuin pembunuh adiknya,,
    dan satu lagi yg buat aku keingat ama drama i miss you lewat drama ini yaitu pemeran antagonisx sm2 memiliki ruang rahasia di rumah mereka,di i miss you harry pnya kamar rhsia di dlm kmarx sdang di drama in jae hee (NGM) jg pnya ruang rhsia di rmhnya
    Tp sy ttap suka drama ini dan tentunya masih penasaran bget sm endingnya.
    Makasih ya mbak sinopsisnya..

    BalasHapus
  16. Ikutan komentar achhh......
    Sebelum nya makasih banyak buat mba poet juga penulis lainnya yang bergabung ngerjain sinopsis drama the girl who sees smells.......
    Walaupun udah nonton drama nya kl blm baca sinopsis nya seperti sayur tanpa garam......... HAMBAR.......

    Dan di dalam drama ini Jay hee benar benar tebar pesona bikin klepek klepek........... Entah mantra apa yang di pake......... Semar mesem x......abis liat senyumnya bikin aduhaiii............wajah sadis nya juga justru bikin keliyeng keliyeng kok..........
    Dan karena Jay hee...... Perhatian ke moo gak berbalik 70 derajat..................

    BalasHapus

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...