Kamis, 14 Mei 2015

Sinopsis Warm and Cozy episode 1



Pulau Jeju, 2005

Disebuah pertandingan polo, Geun Woo bermain dengan bagus. Dia bisa menjatuhkan lawannya dari kuda dan bisa mencetak gol dari umpan kakaknya yang menjadikan tim nya menang. Ibu dan kakak perempuannya, Cha Hee Ra memberikan semangat kursi penonton. Setelah itu, di country club polo, diadakan pesta.  Hee Ra berkata pada ibunya kalo dia akan membawakan anggur. Saat dia kembali, dia memberitahu kalo kue ultah Geun Woo sudah datang dan dia akan melihatnya. Oh, jadi ini pesta ulang tahun Geun Woo ya.
Seorang gadis berseragam SMA memandangi ibu Geun Woo dari jauh. Lee Jeong Joo memegang sebuah foto tua. Disitu, ibu Geun Woo berfoto bersama seorang pria, dia ayah Jeong Joo.  Saat Jeong Joo mau mendekati ibu Geun Woo, ada yang menarik tangannya dan menyeretnya pergi dari situ. Geun Woo membawa Jeong Joo ketaman. Geon Woo bertanya siapa dia, dan kenapa dia mau mendekati ibunya. Bukannya menjawab, Jeong Joo malah mengamati Geun Woo yang punya banyak persamaan dengannya. Tinggi, punya jari jari yang panjang, juga punya kebiasaan menggigit kuku. Geun Woo bertanya sebenarnya ada apa. Jawaban Jeong Joo membuat kaget. Dia adalah saudara kembar Geun Woo. Hari ini adalah ulang tahun mereka berdua.
Jeong Joo berkata kalo dia sudah merencanakan hari ulang tahunnya untuk menemui Geun Woo. Dia juga membawa barang bukti. Geun Woo sebenarnya tidak kaget karena semua sodaranya itu lain ayah (jadi berapa kali ibunya merid?? Hobi amat!). Tapi kalo kembar??. Jeong Joo masih berusaha meyakinkan Geun Woo. Tapi Geun Woo bersikeras mereka bukan kembar karena mereka tidak punya kemiripan apapun. Dan dia mengigit kukunya. Jeong Joo juga.
Geun Woo cepat cepat menarik tangannya . Dia lalu mengajak Jeung Joo kekamar hotelnya. Dia mengambil rambutnya untuk ditest DNA, dan diberikan ke Jeung Joo yang masih bengong melihat kamar hotelnya yang mewah. Dimeja ada kotak kado, Jeung Joo menyuruh Geun Woo membuka isinya. Ternyata jam tangan branded, yang tidak dia suka karena warnanya. Jeung Joo bercerita kalo seumur hidupnya dia harus memakai baju warna pink yang dia tidak suka karena itu pemberian para tetangga. Ibu dan Hee Ra masuk kamar. Geun Woo dan Jeung Joo buru buru bersembunyi. Sayang foto nya tertinggal di meja dan ditemukan Hee Ra. 
"Ibu..bukankah ini ibu? Siapa yang disebelah ibu?"

Tapi ibunya menjawab tidak tahu dan membuang foto itu di tempat sampah. Setelah itu mereka keluar kamar. Jeung Joo menangis saat tahu foto nya dibuang. Dia minta maaf ke Geun Woo karena menganggunya dan dia tidak akan muncul lagi dihadapannya. Geun Woo melihat file yang dibawanya dan tahu kalo Jeong Joo tidak melanjutkan kuliah karena tidak ada biaya. 

Saat Jeong Joo mau pergi, Geun Woo memberikan potongan kue ultahnya dan jam tangan hadiahnya. Dia berharap Jeong Joo rajin dan bisa jadi orang sukses jadi kalo mereka bertemu lagi dia bisa tertarik. Geun Woo melongo. 

Dipesawat, Jeong Joo makan roti ulang tahun Geun Woo dengan lahap.

Geun Woo akhirnya diberitahu ibunya tentang ayah kandungnya, dan itu membuatnya syok.

Ibu Geun Woo membuka buku "Great Gatsby" yang didalamnya ada foto yang sama seperti punya Jeung Joo.

10 tahun kemudian

Seorang wanita, Boo Mi Ra mengunggah foto foto dari pulau Jeju. Termasuk saat dia berkunjung ke restoran Warm and Cozy milik Geun Woo.
Seorang wanita didalam kereta membuka postingannya didalam kereta. Jeong Joo juga naik kereta itu tapi sambil tidur ngowoh. Dia hampir tidak turun distasiun tujuannya. 

Jeong Joo bekerja di perusahaan pakaian dalam. Dia ada di Russia sales team. Wah jadi ingat Misaeng. Pagi itu, Jeong Joo dimarahi ketua tim karena tidak teliti mengirim sample produk baru ke Russia. Ketua tim menyuruhnya menata galerinya sebelum pembeli Russia datang. Jeong Joo marah marah digaleri. Dia merasa tidak adil karena dipindah ke tim Russia. Dia bahkan mengancam mengundurkan diri saja.  Woo Mi Na menyuruhnya tenang dan beristirahat sebentar dari kesibukanya. 
Jeong Joo bercerita kalo dia sudah menyuruh Jung Min untuk mencarikan rumah kecil di Jeju. Jeong Joo menelpon dan bertanya bagaimana rumahnya. 
Jung Min "rumahnya baru, kau hanya perlu memasang walpaper dan memperbaiki lantainya"
Padahal Jung Min bohong. Rumah itu sudah mirip rumah hantu yang tidak ditempati bertahun tahun. Tapi Jeong Joo percaya pada Jung Min dan minta untuk segera menandatangani kontrak jual beli. 

Malamnya Jeong Joo menelpon bibinya dan memberitahukan kalo dia dan sepupunya Jung Min akan berpisah rumah. Setelah itu dia mengepak barang barang untuk pacarnya di Jepang. 
"Haruskan aku ke Jepang bulan depan? Ayo kita pakai kaos pasangan dan bersenang senang!"
Dia bertanya tanya apa pacarnya sibuk sekali sampai tidak menelpon sama sekali. 

Pagi itu, Geun Woo menyapa para ahjumma yang berangkat ke laut mencari kerang. Tapi para ahjumma itu malah cuek. Itu karena dulu Geun Woo bersikap tidak sopan saat akan membeli kerang dari para ahjumma.  Poong San assistenya mengingatkan
"Ahjumma penyelam pencari kerang punya harga diri yang tinggi, dan kamu berlagak seperti penjual keliling, bilang ini dan ini, mereka akan langsung membencimu"
Tapi tetap saja Geun Woo sebal karena para ahjumma sudah membencinya selama setahun. Tak lama 2 pelanggan datang. Geun Woo yang merasa pelanggannya memuji mujinya, langsung banyak gaya, apalagi mereka sempat mengambil fotonya juga. Jadilah dia banci kamera hihihi. Tiba tiba ponselnya berbunyi. Beberapa temannya mengajak bertemu. Awalnya dia tidak tertarik, tapi pikiranya berubah setelah tahu siapa yang akan datang.

Ternyata mereka adalah teman klub berkuda Geun Woo. Sudah setahun sejak terakhir mereka berkumpul dan Geun Woo tidak datang. Salah satu dari mereka berkata kalo dia tidak bisa hidup diluar Gangnam, tapi dengan nada sok bijak, Geun Wo menjawab "bagaimana bisa kau begitu kejam pada jiwamu?". Temannya langsung menyahuti kalo mungkin karena itu dia sekarang jadi lebih ramah.

Seorang gadis datang dan menyapa mereka. Kedatangan Ji Won membuat raut muka Geun Wo berubah. Oohh jadi ini yang bikin Geun Woo berubah pikiran trs datang ke pertemuan ini. Sepertinya sih Geun Woo dan Ji Won ada apa apa sebelumnya. Geun Woo menyapa Ji Won dan berusaha bersikap biasa.

Jeong Joo juga datang ke restoran yang sama karena Woo Mi Na mentraktir untuk ulang tahunnya. Di resepsionis dia melihat reservasi untuk Tn. Kim Min Gi dan 6 orang, International High School. Jeong Joo berfikir jangan jangan ada Geun Woo disitu.

Dan benar, meja nya tepat dibelakang meja Geun Woo. Jeong Joo mencuri curi pandang ke meja lain mencari Geun Woo. Mi Na meledeknya karena berusaha mencari pangerannya dulu.
Mi Na "tidak masalah jika kau bersama pecundang, seorang gadis hidup dengan pangeran dihatinya"

Ji Won menghampiri Geun Woo dan bertanya bagaimana restorannya. Ji Won minta maaf karena saat pembukaan dia tidak datang. Ji Won berjanji akan datang berkunjung, tapi saat Geun Woo bertanya kapan, Ji Won tidak bisa menjawab.

Saat pulang, Geun Woo berpapasan dengan Jeong Joo yang langsung menutupi mukanya saat dia memungut uang koinnya yang jatuh. Geun Woo tidak tahu kalo iti Jeung Joo

Geun Woo melihat Ji Woon diparkiran dan menghampirinya. Geun Woo berkata kalo dia menunggu Ji Woon datang ke restorannya. Seorang pria menghampiri mereka, dan Ji Woon memanggilnya Oppa. Saat si oppa bertanya siapa Geun Woo, Ji Woon menjawab kalo dia teman lamanya. Jawaban yang mak jleeb buat Geun Woo. Ji Woon lalu pergi bersama pria itu.

Lee Jeong Joo pulang dari restoran dan di penyabrangan jalan, dia melihat iklan pulau Jeju, dia berkhayal Geun Woo datang menjemputnya dengan kudanya.
Geun Woo memujinya tampak hebat, dan saat Jeong Joo mengulurkan tangannya ke wajah Geun Woo, dia menghilang. Jeung Joo sadar dari lamunannya. Dan dia terus menatap iklan Jeju. Jeung Joo tidak tahu kalo sebenarnya Geun Woo duduk di taxi yang berhenti tepat disebelahnya berdiri.

Geun Woo sekalian menemui Hee Ra dan mereka berdua ke salon. Hee Ra memarahi Geun Woo karena meminjam uang dari Tn Gong tanpa sepengetahuan Jung Geun, kakak mereka. Karena itu sekarang Geun Woo akan menutup restoran itu dan melunasi hutangnya dulu dan kembali ke Seoul.  Poong San mengirim sms dan memberitahu kalo ada yag mau melihat restoran. Geun Woo bergegas pulang  ke Jeju.

Jeong Joo ternyata ke bandara dan mau pergi ke Jeju. Sayang semua tiket penerbangan habis. Tapi dia tetap memohon pada mbak tiketingnya untuk memberikan tiket berdiri ato dibagian kargo. Lha memang ini bus Restu Panda mbak, pake berdiri. Mbak tiketing menyuruhnya menunggu di kursi tunggu. Dan dibelakang nya, duduklah Geun Woo.

Jeong Joo ke Jeju karena sepupunya mengirim pesan video kalo dia ada di Jeju.

Sepasang suami istri pengantin baru bertengkar didepan meja reservasi dan sepertinya mereka akan membatalkan tiket bulan madu ke Jeju. Jeong Joo berlari ke meja reservasi dan menulis namanya  di waiting list diikuti Geun Woo. Geun Woo melihat nama Jeong Joo diatas namanya dan tertegun.
Dia lalu berbalik dan melihat Jeong Joo tersenyum didekat pasangan yang bertengkar itu sambil berharap mereka benar benar membatalkan tiketnya. Saat petugas memberitahu Jeong Joo kalo tiketnya tidak jadi batal, dia masih belum tahu kalo Geun Woo disebelahnya. Dia kembali ke kursi tunggu dengan lesu. 

Pasangan tadi sibuk mencari cincin yang dilemparkan si perempuan. Jeong Joo, yang melihat cincin itu, langsung menginjak dengan sepatunya. Dia berharap pasangan itu batal berangkat karena mencari cincin. Saat itu dia sadar kalo ada orang yang melihatnya. 
Jeong Joo berfikir kalo orang itu menyangka dia mengambil cicin, dan dia sudah menyiapkan sanggahan saat Geun Woo mendekatinya. Tapi Jeong Joo tidak bisa berkata apa apa saat Geun Woo melepas kacamatanya dan memanggilnya. 
"Kembaranku, ini aku Baek Geum Woo, senang bertemu denganmu  Lee Jeong Joo, bagaimana kabarmu?"
Belum sempat Jeong Joo menjawab, si perempuan akhirnya menemukan cincinnya. Dia berteriak tapi tak lama mengeluh perutnya sakit. Ternyata dia sudah mau melahirkan hihihi. Jangan ditiru ya, baru hanimun eehh sudah mau melahirkan.  Akhirnya jadi juga mereka dapat tiketnya dan duduk bersebelahan. 

Geun Woo bertanya kenapa dia ke Jeju. Jeong Joo bercerita kalo sepupunya mencari sebuah cafe disana. Geun Woo lalu berkata kalo dia kecewa Jeong Joo tidak mengenalinya padahal hampir tiap saat dia memikirkan Jeong Joo. Geun Woo lalu mengingatkan janji mereka dulu, tapi Jeong Joo berkata dia tidak ingat. Jeong Joo tiba tiba jadi gugup. 

Sampai di bandara, Geun Woo ke toilet untuk menenangkan hatinya. Seperti biasa, dia makan permen mint yang bungkusnya sudah berantakan. Dia mengambil tempat bekas obat seorang nenek yang ditinggalkan disana dan memasukkan permennya. 

Di parkiran, Poong San menelpon kalo orang kemarin tidak jadi membeli restorannya. Geun Woo bingung karena dia harus secepatnya menjual restoran itu. Dan dia ingat Jeong Joo. Geun Woo menghampiri Jeong Joo dan mengajaknya naik mobil. Dia bertanya cafe macam apa yang dinginkan sepupunya.
"Dia ingin cofeeshop yang dekat laut, dia membuatku pusing"
Jeong Joo mengambil permen mint dan melemparkan begitu saja dimobil setelah mengambil isinya.
"Aku tahu sebuah restoran yang bagus dan dekat dengan pantai, kau mau melihatnya, aku traktir kau minum, oh tidak kau mau makan? Oke ayo kita makan"
Ponselnya berbunyi. Dari Tn Gong yang ternyata menelpon kakak Geun Woo karena dia belum melunasi hutangnya. Geun Woo buru buru ke hotel tempat kakaknya berada. Dia datang tepat saat Tn Gong mau naik ke kantor Song Jeong Geun. Geun Woo menarik Tn Gong keluar dari situ. Tn Gong marah hutangnya belum di lunasi karena bulan depan anaknya akan menikah. Saat itu Jeong Joo memanggilnya. Tn Gong bertanya apa dia pacarnya, dan Geun Woo menjawab
"Iya kami akan menikah dan aku tidak mau mengecewakan kakakku"
Tn Gong percaya dan dia memberikan kesempatan untuk Geun Woo. Tapi sebelum pergi, Tn Gong mengambil foto mereka berdua.

Geun Woo akhirnya bertanya apa Jeong Joo mau membeli restorannya. Jeong Joo sadar kalo sebenarnya Geun Woo mengantarnya karena dia mau menawari restorannya. Jeong Joo menjawab kalo dia tidak ingin membeli restoran dan mencegah sepupunya untuk menbeli restoran juga.
"Seharusnya kau membiarkannya, dengan sifat sembrono dan agrasifmu, kau sama seperti 10 tahun yang lalu, bagaimana bisa kamu tidak berubah dan tetap tidak bisa fleksible?"
"Ya..kau benar, aku tidak fleksible, aku tidak berubah sama sekali, maaf, aku tidak sanggup membeli restoranmu, jadi kau tidak perlu berbaik baik padaku"
Dan dia pergi, tak perduli Geun Woo mengajaknya makan. Di mobil Geun Woo melempar begitu saja permen dan travel guide Jeong Joo yang tertinggal di mobil.

Jeong Joo menemui....Joo Joong Won. Akhirnya saya bisa melihat cowoknya Tae Gong Shil. Sayang dianya lagi sibuk jadi PD distasiun sebelah. Joong Won memberi Jeong Joo secarik kertas dan berkata kalo Jung Min tidak boleh memberitahunya. Bukannya menjawab, Jeong Joo malah menceramahi Joo Joong Won karena mendorong Jung Min keluar dari pekerjaannya dan hidup di sini. Joong Won menjawab kalo Jung Min tidak bisa menyesuaikan diri dengan kehidupan kantor.
"Pergi kekantor dengan kereta dan bus, bekerja keras di kantor memang tidak cocok bagi kebanyakan orang, orang orang ingin hanya bermain dan bermalas malasan ditempat seperti ini"
Jeong Joo menambahkan kalo melarikan diri dan hidup seperti ini karena berat bukankan agak mirip pecundang?
"Kau benar, tapi tidak semuanya menjadi pecundang. Angkat tanganmu, terimalah kalo kau kalah dan menghilanglah (kojja) itu juga termasuk keberanian...aahh...matahari (taeyang) nya cerah sekali"
Joong Won masuk rumah. Jeong Joo meledek Joong Woon dengan meniruka garakan tangan "kojja" nya yang terkenal itu. 

Saat berjalan pulang, Jeong Joo melihat Hong Gap, pacarnya yang seharusnya ada di Jepang. Dia bersama seorang gadis dan mau menunggang kuda.
Dia memanggilnya, tapi saat Hong Gap tahu Jeong Joo, dia buru buru menyuruh tukang kuda menuntun kudanya. Jeong Joo mengikuti dari belakang sambil terus memanggil nama Hong Gap. Saat Jeong Joo bisa mendekati Hong Gap yang salah tingkah, dia bertanya apa yang dilakukan dia diJeju, apa dia selingkuh. Dan jawaban Hong Gap membuatnya syok
"Aku sudah menikah dan sedang bulan madu, maafkan aku"
Karena kesal dan marah, Jeong Joo mengambil tombak disebelah kudanya dan melemparkan pada Hong Gap. Tapi itu hanya mimpi, karena sebenarnya Jeong Joo terjatuh dari kuda dan wajahnya menimpa pup kuda hihihi. Saat dia membersihkan sepatunya, ponselnya berbunyi. Itu telp dari kantor yang memberitahu kalo dia dipecat. Puk puk Jeong Joo. Kayaknya kamu perlu diruwat pake wayang kulit deh. Jeong Joo langsung lemas, sepatu yang dibawanya jatuh dan terseret ikut aliran air. Geun Woo memungutnya sambil tersenyum.

Selesai...
Eps pertama ini saya buat pake sub bahasa enggres ya, jadi maaf kalo nnt ternyata ada yang salah. Klo sub indo sdh kluar pasti akan saya edit semisal ada yang gg bener. Maklum, bahasa enggres saya masih senin kemis. TOEFL saya aja sudah melampui orang enggres dan amerika hehehe.

Eps ini cukup menarik untuk diikuti, mskipun saya sebenernya berharap lebih. Tapi Hong Sister gg pernah mengecewakan saya. Oke..eps 2 tayang malam ini. Kl penasaran ngeronda aja di soompi. Mbk Ratna selamat ngrecaps ya...

9 komentar:

  1. Heehheh mb poet selamat recap drama sebelah juga ya :) huaaaa wkwkwkw aku gak yakin mereka kembar :-D

    BalasHapus
  2. Hadeuh...aku spechless sama guyonan tulisan mbak poet ini......!
    +_+
    Hahahaha...mau bilang soundtrack, sontrek, mau bilang inggris, enggres hahaha....kali tidak terpungkal pingkal baca komennya bak poet..pasti sudah mati saraf tawanya tuh...(lebay)
    Hehehe...Sebenarnya menyesal saya gak nonton atau lebih tepatnya gak ngabisin nonton sampai abang ju jung won dateng!coz rada takut jleb gitu liat yoo yoon Seok yg kurang dapeeeet kayaknya feelnya di awal2x....
    So jd saya putuskan buat baca sinopnya.aja.tp ...ternyata lanjutannya bagus jg! Pooor jung jo!
    Hehehe...bener kata Ratna sih...gak mungkin saudara kembar kan mereka...kan lovelinenya sdh jelas......
    Gumapshimnida bak poet...mungkin medhok bahasa jawa bisa bikin medhok nulis inggris juga yah????? ^_^

    BalasHapus
  3. Kirain karakter nya Gun Woo itu macam si Chilbong yg manis2 nan kalem tetapi eh tetapi Gun Woo itu lumayan narsis juga 😄

    BalasHapus
  4. Di tunggu eps selanjutnya.. keep fighting mba. Oia itu ada yg ganteng ganteng hehhe abg jong won jd cameo yah..

    BalasHapus
  5. Ini ceritanya kembar ta?? Pasti loadingq lama...!!!

    BalasHapus
  6. Kyaaaaaaaa ada so ji sub,,si ganteng yg mateng.....lanjut mb poet...#slm kenal# hehe

    BalasHapus
  7. Drama2 Hong Sister mmg agak datar awalannya. Saya dulu liat master sun n greatest loe juga sama. Cm smp ke tengah n akhir biasanya nendang. Mg2 aja WaC juga gt. Cm YYS sama KSR blm bgt dapat chemistry nya. Tp toh br 2 eps...jadi plis..jgn jadika drama ini fail kyk Big ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi intinya mereka tuh kembar ga? Masih gatau scene mana yg menjelaskan mereka bukan sodara hehe...

      Hapus
  8. Baru baca sinopsisnya lumayan suka tapi mau ikutin drama ini cuman mau liat hotel toska punya oppa junsu aja hehehe

    BalasHapus

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...