Senin, 29 Juni 2015

Sinopsis The Producers episode 12 (bagian 1) End

Tae Ho masih tidak bisa memahami Joon Mo yang tetap akan mempertahankan Cindy di 1D2N meskipun program mereka juga sedang bermasalah. 

Pada penulis di tim 1D2N berkumpul di toilet. Mereka semua takut kalo program mereka benar benar dihentikan. Itu semua karena Joon Moo bersikeras membawa Cindy tetap diacara mereka. "kau tahu hal apa yang paling menakutkan? tak seorangpun dari managemen yang mencoba menghentikannya" ujar salah seorang dari mereka. Semua beranggapan kalo Joon Mo tidak bertanggung jawab terhadap mereka. Mereka tidak tahu kalo Ye Jin ada disalah satu toilet, dan saat dia keluar mereka terkejut. Ye Jin bertanya pada Son Yi Jun, penulis 1D2N berapa lama dia berkerja untuk Joon Mo. Son Yi Jun menjawab 5 tahun.
"kalian tidak punya program yang sukses kan? program demi program semuanya gagal, kau berpikir tidak menyuruhnhya untuk mengganti penulis? mereka menyuruhnya mengganti penulis, tapi Joon Mo yang selalu bersikeras, yang selalu bermasalah dengan program yang selalu gagal, bersikeras bahwa kau adalah keluarga dan memastikan untuk mempertahankanmu, aku benar benar tidak tahu, apa yang kau maksud dengan rasa tanggung jawab"

Mereka hanya diam mendengar penjelasan Ye Jin.

Keluar dari toilet, Ye Jin berpapasan dengan Seung Chan yang membisikkan "atap" padanya. Mereka bertemu di atap gedung. Disana, Seung Chan meminta Ye Jin untuk mempertimbangkan lagi perasaannya. "tadi malam aku berjalan pulang, selama waktu yang lama itu, aku berjalan dan berpikir, aku ingin syuting lagi". Ye Jin jadi bingung, Seung Chan ingin syuting apa.
"jika hidupku adalah semacam drama TV dan pemeran protagonis dari drama itu, dan jika mereka merekam hidupku, jika demikian aku ingin mengulang proses syuting, aku tidak tahu dari titik mana kita harus mengulangnya mungkin aku seharusnya tidak merekam perasaanku dalam boneka beruang itu, mungkin aku seharusnya tidak meninggalkanmu sendirian diruangan itu ketika ayahku memintaku keluar, mungkin ketika kau memintaku untuk datang ketaman bermain mungkin aku seharusnya tidak kesana, jika tidak maka mungkin seharusnya aku tidak memberikanmu kesempatan untuk menolakku keluar untuk kencan kemarin, namun mungkin sebelum itu, ketika aku mulai menyukai menghabiskan waktu denganmu dan ketika aku mulai tidak menyukai kau melihat Joon Mo, mungkin aku mungkin harus mengulanginya dari titik itu, aku benar benar tidak tahu kapan aku harus mengulang proses syuting, tapi bagaimanapun juga aku ingin mengulang proses syuting"
Ye Jin bertanya apa Seung Chan tidak akan merasa tersakiti jika seperti itu. Seung Chan menjawab kalo dia menyukai Ye Jin sepenuhnya.


Ye Jin, yang malam itu harus melewati jalan taman yang gelap, tiba tiba kaget saat lampu taman tiba tiba bisa menyala semua. 
"aku tidak yakin, ketika lampu jalannya menyala 'apa Seung Chan mengajukan keluhan ke kantor komunitas?' itu yang ada dipikiranku, mungkin saja bukan dia, bisa jadi terjadi begitu saja, tapi karena Seung Chan begitu baik dalam menjagaku, aku akhirnya berpikir bahwa mungkin itu dia, sejujurnya ini bukan sesuatu yang kuharapkan dari Ra Joon Mo, dia bukan tipe orang yang perduli, Seung Chan sangat perduli" 
Manager Cindy ternyata membawa semua kru 1D2N keapartemen Cindy. Cindy yang sedang tidur disemprot air oleh Seung Chan. Setelah bangun, dia melihat semua kru ada disana dengan wajah tersenyum.
"Cindy, apa yang kau lakukan? kita harus syuting"

Mata Cindy berkaca kaca. Saat Seung Chan menyodorinya (sepertinya) kecap asin, dia malah menangis keras. 

Manager Cindy terus tersenyum dan melihat Cindy duduk dibelakang. Cindy bertanya apa dia tidak takut ketahuan Byun, mungkin dia bisa dipukul lagi. Managernya menjawab kalo dia lebih takut dengan Cindy, karena dia tidak mau Cindy kecewa padanya. 

Dan CEO Byun akhirnya tahu tentang Cindy yang masih ikut syuting 1D2N, padahal Jin Ni sudah dia siapkan untuk menggantikannya. Tapi Byun sudah bisa menebak kalo Joon Mo yang membuatnya seperti itu.

Saat para cast berkumpul untuk syuting, Kim Ji Soo dengan semangat menjelek jelekkan Cindy, sebenarnya cast yang lain agak membelanya tapi tetap saja dia tidak suka.
"kau tidak tahu bagaimana menilai orang, dia bahkan tidak menatapku dan tidak memanggilku unni, apa kalian tidak sadar, dia sangat aneh"
Tapi saat Cindy datang, dia menyapanya dan pura pura khawatir. Tapi Cindy dengan senyum terpaksa mengucapkan terimakasih atas perhatiannya.

Tim1D2N menuju lokasi syuting. Episode kali itu  berjudul Going Home Spesial. Joon Mo menerangkan pada castnya, kalo mereka akan menghabiskan 1 malam dirumah para halmoni yang sudah mereka pilih. Joon Mo mengenalkan para halmoni dan memintanya maju untuk berkenalan dengan para cast. Tapi ternyata para halmoninya malah sibuk melihat heli camera yang dari tadi berputar putar diatas mereka hihi, ndeso kayak saya. 

Seung Chan menemani Cindy kerumah salah satu halmoni. Lucunya, antara Cindy dan Seung Chan, dia tidak tahu mana yang selebritis. Ya iyalah, wajahnya Seung Chan aja mirip Kim Soo Hyun, ya kan?

Song Hae adalah aktor dan komedian jaman dulu. Pantas lah halmoninya nge pens aktor jadul. Saat Cindy menyebut namanya, dia malah menertawakan dan berkata kalo namanya lucu. Seung Chan juga tertawa mendengar halmoni tadi, tapi langsung diam saat Cindy memarahinya.


Masuk rumah halmoni, Cindy dengan semangat bertanya apa mereka akan menyalakan api dan membuat nasi dengan panci besi. Tapi halmoni malah menyahut kalo ini sudah bukan zaman perang dan dia sudah memakai mejik jer, bahkan dia juga punya wajan untuk menggoreng hihi. Cindy syok saat tahu dapurnya halmoni yang berantakan isi kabinet juga kulkasnya. Juga saat tahu alas tidurnya ternyata belum dicuci sejak tahu 2002.

Cindy akhirnya mencuci alas tidur itu, dia berharap Seung Chan yang sedang duduk didekat vj mau membantunya. Tapi yaaa, namanya juga Seung Chan, dia mah gitu orangnya, tidak tahu kode Cindy yang minta dibantuin. Akhirnya Cindy dengan sedikit kesal, minta dibantu mengeringkan cuciannya. Cindy bercanda dan menarik dengan kuat alas tidurnya sampai dia dan Seung Chan berhadapan cukup dekat.

Cindy menghilangkan kecanggungan dengan bertanya tentang piala dunia. Ternyata mereka pernah menonton piala dunia di tempat yang sama. Bagi Cindy itu adalah bagian kecil dari takdirnya dan Seung Chan. Mendengar itu, Seung Chan ingat perkatannya pada Ye Jin saat dia menemukan foto mereka dulu.

Seung Chan mengomentari tentang Cindy selama di rumah itu
"aku sangat khawatir tentang dia, aku lega dia jauh lebih kuat dari yang kupikir, tapi dari apa yang kudengar tentang rumah lain, mereka mengadakan ajang bakat kecil kecilan dan mengunjungi tetangga, mereka mengisi waktu mereka dengan melakukan hal hal seperti ini, tapi Cindy dia terus melakukan pekerjaan rumah tangga layaknya seperti pembantu rumahtangga, akan sulit mengisi waktu untuk program, waktu kupikir kita mungkin kekurangan rekaman dari Cindy, bukankah aku barusan terdengar seperti PD?"
Dan Seung Chan tersenyum sendiri menyadari kalo dia sudah berbicara seperti seorang PD.

Pak Kadep pusing saat Tae Ho melaporkan kalo Joon Mo membawa Cindy ke lokasi 1D2N. Lebih pusing lagi memikirkan reaksi Byun kalo dia tahu. Tae Ho mengusulkan agar mereka berdua makan dulu sebelum menemui Byun, tapi saat mereka akan berangkat, Byun membuka pintu dan masuk ruangan Kadep.  Seperti biasa, Tae Ho menyalahkan Joon Mo, tapi begitu Byun memaksa Pak Kadep menghentikan 1D2N dan menggantinya dengan Star Wars, Pak Kadep tersinggung.
"sekarang bahwa kau datang kesini sendiri dan mengatakan itu padaku secara langsung, aku merasa sedikit tersinggung, hanya karena sesuatu yang sedikit kacau, singkirkan saja itu, jika ada sedikit masalah, singkirkan saja itu, jika kita melakukan itu, program apa yang akan berlangsung lebih lama dari 6 bulan? para agensi muncul dan mengatakan tempatkan dia kesini dan kesana, jika aku mendengarkan semua permintaan tersebut, mengapa aku butuh PD disini. entah kami akan menghentika program ato tidak, dan siapa yang kami rekrut, hanya kami yang bisa memutuskan, CEO Byun, itu sebabnya aku berada diposisi ini"

Mendengar jawaban Pak Kadep, Byun mengalah, tapi tetap dia mengancam untuk tidak memberikan bantuan meskipun mereka berdua memintanya.

Diruang kontrol,  tim MuBank lega karena menampilkan Cindy sebagai pemenang sebelum skandalnya menyebar. Ada yang menghakimi Cindy karena sudah berbohong, Tapi Ye Jin menjawab kalo mungkin Cindy berbohong bukan karena kemauannya sendiri. Mendengar itu, salah seorang dari mereka bercerita kalo dia pernah melihat Cindy menangis waktu diwawancara. Itu terjadi saat dia masih menjadi grup rookie.
"dia mengatakan orangtuanya meninggal karena dia dan itu membuatnya sedih, dia terus menangis, manager datang dan mengakhiri wawancara ditengah tengah itu, dia adalah seorang rookie pada waktu itu, dan bukannya cantik, dandanannya luntur dan terus menangis, jadi kita harus menghentikan wawancaranya, aku yakin mereka meminta PD untuk tidak menampilkannya"
Ye Jin memikirkan perkataannya.

Byun, Jin Ni, dan Sekretaris Kim masuk ruang ganti. Tapi mereka malah menemukan Da Jung duduk di kursi yang seharusnya diduduki Jin Ni. Da Jung cuek meskipun itu Byun yang datang. Malah dia mengejek Jin Ni yang berdandan seperti koordinaror dan bukan artis hihi.

Malam itu, Joon Mo mengecek Cindy yang ditemani Seung Chan di rumah halmoni. Seung Chan memberitahu kalo Cindy melakukan pekerjaan rumah dan sekarang di sedang membersihkan dapur, menata gelas dan alat makan dikabinet, lalu mengelap mangkuk makan.

Seung Chan dengan serius bertanya apa mereka benar benar akan berakhir. Joon Mo menjawab
"apa kau tahu, tidak ada variety show yang berakhir dengan tepuk tangan, variety show hanya berakhir dalam kehancuran, drama sudah ditentukan dalam 16 ato 50 episode, jadi jika semuanya berjalan dengan baik, drama akan berakhir dengan tepuk tangan meriah, berakhir bahagia, tapi berbeda dengan kita, jika orang bertepuktangan, kau bisa melanjutkan programmu, tapi mereka tidak akan bertepuktangan untukmu selamanya. suatu hari mereka akan bosan, akhirnya berhenti menonton dan bberpikir bahwa kau adalah gangguan, saat itulah akhir dari programmu telah datang, itu sebabnya sulit untuk memiliki akhir yang baik"

Seung Chan tidak mau acaranya berakhir. "Apa kau pikir aku ingin berakhir? ini adalah program berumur panjang yang sudah ada sekitar tahun 2007, semakin lama acara itu bertahan, semakin aku tidak menyukai kenyataan bahwa aku yang harus menutupnya" ujar Joon Mo. Dan mereka berdua duduk di sambil tenggelam pada pikirannya masing masing.

Episode 12  Memahami Program Yang Bertahan Lama

Ye Jin mencoba bertanya pada petugas penyimpanan, apa mereka masih menyimpan wawancara Pinky4 di Entertainment Weekly ato MuBank sekitar 7 ato 8 tahun lalu. Ternyata ada, tapi byuh...Ye Jin harus memilih diantara banyak kaset. Ye Jin membawa kaset kaset itu keruang editing. Melihat banyaknya kaset hampir dia menyerah. Belum lagi dia menggerutu.
"aku tidak akan melakukan ini, aku sangat lelah, mengapa aku melakukan ini?"
Ye Jin mematikan monitor dan berdiri sambil merenggut, tapi dia tidak jadi keluar dan kembali duduk meneruskan pencariannya.

Cindy akhirnya menemani Joon Mo dan Seung Chan duduk didepan. Seung Chan sudah menguap lebar. Cindy bingung, dia takut kalo harus kekamar mandi sendiri. Joon Mo membenarkan kalo syuting didaerah pedesaan seperti ini kadang mereka akan melihat banyak hantu. Mendengar itu Seung Chan sempat mengira Joon Mo bercanda, tapi akhirnya dia sepertinya ketakutan saat Joon Mo melanjutkan cerita hantunya.
"tahun lalu, gunung apa itu? kami pergi kegunung yang sangat besar untuk bermalam, wanita aneh ini muncul dalam mimpiku, rambutnya panjang dan pakaiannya serba putih, jadi aku bertanya tanya apakah wanita ini seseorang ato hantu? kemudian dipagi hari aku sedang berbicara dengan seorang kameramen, dia mengatakan bahwa dia melihatnya juga, kami melihat wanita yang sama, tanda lahir pada hidungnya dan caranya menatapnya persis sama"
Lalu..Boooo...Joon Moo mengageti Seung Chan yang ketakutan hihi.

Mereka terdiam beberapa saat, sampai Cindy berkata kalo karena skandalnya lah yang membuat ada rumor penghentian 1D2N. Tapi Joon Mo menyanggahnya. "Cindy, kau tahu harga ketenaran? Harga ketenaran juga seperti pajak, tidak hanya dalam arti moneter, tapi dalam arti emosional, kau bertanya tanya mengapa kau harus melewati ketidaknyamanan dan ketidakadilan, kau hanya harus menerimanya secara alami, itu hanya pajak yang harus kau bayar, dengan begitu kau bisa lebih tenang".

Joon Mo lalu memberitahu Cindy kalo baru baru ini dia melihat Yuna, hidup Yuna benar benar baik dan dia punya toko bunga. Cindy tersenyum mendengarnya. Dia juga berangan angan mau jadi apa kalo sudah tidak jadi artis.
"jika aku tidak melakukan apa apa nanti, apa kau harus melakukan itu juga? toko bunga? tidak..tidak..aku harus menjalankan bisnis jasa pengiriman pindahan, aku sangat hebat dalam mengatur rumah, para pelanggan akan puas"

Mereka tertawa bersama. Tapi Joon Mo jadi kesal karena tiba tiba Seung Chan yang ternyata tertidur, kepalanya rebah dibahu Joon Mo. Tanpa berpikir panjang, dia menggeser kepala Seung Chan yang akhirnya jatuh dibahu Cindy. Cindy kaget dan bengong. Joon Mo mengomel karena semua member belum ada yang tidur tapi PD nya malah molor duluan.

Joon Mo menyuruh Cindy masuk, tapi dia beralasan kalo diluar anginnya sejuk dan dia mau duduk sebentar disana. Padahal sih sebenarnya dia masih mau duduk dengan Seung Chan. Ihiiyy...modus. setelah beberapa saat, akhirnya Seung Chan bangun juga. Sadar kalo dia sudah tidur dibahu Cindy, dia minta maaf. Cindy menjawab kalo Seung Chan begitu cepat tidur jadi dia tidak mau membangunkannya.
"aku tahu siapa yang kau suka PD nim, aku tidak bisa merelakannya, tapi aku juga tidak ingin mengganggu, tapi, aku tidak ingin membohongi diriku sendiri"
"uhm..seseorang mengatakan padaku bahwa cinta satu sisi seperti kau membangun rumahmu sendiri dan lalu juga meruntuhkannya sendiri, ini benar benar melelahkan"

Tapi setelah itu mereka berdebat.

"astaga.. apa kau khawatir tentangku sekarang? mengatakan jangan membangun dan meruntuhkannya sendiri? dan tidak repot repot dengan apapun?

"Tidak bukan itu...."

"apa kau kasihan padaku karena aku dalam cinta satu sisi?"

"Tidak!, bagaimana bisa? bagaimana mungkin aku pernah...padamu? aku sangat terhormat dan aku menyukainya"

"kau menyukainya?"

"tidak...maksudku aku suka dengan cara begitu"

"Kemudian kau tidak menyukainya?"

"oh tidak tidak! aku tidak mengatakan bahwa kau tidak suka sama sekali, kenapa aku tidak suka ketika seseorang menyukaiku?"

"wooww...jadi kau suka jika siapapun menyukaimu?"

"tidak juga...tidak sama sekali...." Seung Chan jadi gugup.

Cindy minta Seung Chan untuk selalu mengingatnya. Dia juga mengaku kalo dia benar benar suka pada Seung Chan. Selama beberapa lama mereka saling berpandangan. Cindy lalu minta Seung Chan untuk memegang tangannya.

Saya senang dengan kenyataan kalo Yuna lebih bahagia dengan ketidaktenarannya. Ternyata tidak jadi idol pun dia baik baik saja. Cindy akhirnya bisa selangkah lebih maju dengan berhasil membuat Seung Chan memegang tangannya. Dan Joon Mo, nanti mbk Dee yang akan menruskan tentang hubungan Ye Jin-Joon Mo, apakah happy ending?

2 komentar:

  1. Episode ending yg fantastik...gak tanggung tanggung...hampir dua jam....
    Dan agam sedih jg sih ...sudah gak bisa liat wajah nona gong , KSH, dan cha tae hyun di satu frame......
    Gumapshimnida bak poet......

    BalasHapus
  2. LOL!
    menyalakan api dan memasak dengan panci besi??? meski bukan jaman perang, ada kok nek yang masih pake itu dan menampilkannya untuk reality show ^^

    BalasHapus

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...