Jumat, 05 Juni 2015

Sinopsis The Producers episode 6


Ternyata terjawab sudah misi yang diberikan Ye Jin. Joon Moo ingat semua yang Ye Jin katakan malam itu. Tapi Joon Mo merasa kalo dialah penyebab kondisi kritis itu. Pertama, Ye Jin sangat marah karena Cindy, kedua dia minum dalam kondisi perut kosong, dan terakhir, Joon Mo mau mau saja diajak minum lagi.
"Dan karena aku menghabiskan malam dalam keadaan kebingungan dan terkejut, aku memutuskan untuk melupakan kecelakaan itu, kupikir selama aku lupa, bisa seolah olah tidak ada yang terjadi, tapi dari semua orang, anak ini mengingatnya"
Seung Chan bahkan menyebutnya pengecut karena mengedit ingatannya. Tapi dia juga berkata walaupun begitu, masih ada rekaman mentah yang mestinya masih Joon Mo ingat. Joon Mo mengiyakan. Tapi itu adalah pilihan si pemilik ingatan mau membuang ato menyimpan ditempat aman. Seung Chan berkata kalo dia memikirkan Ye Jin yang memiliki cinta sepihak dan tidak bisa mengungkapkan. Joon Mo juga akhirnya tahu motif Seung Chan yang selama beberapa hari ini selalu mengutitnya. "Apa kau memikirkan tentang Ye Jin?" Tanya Joon Mo. Seung Chan ragu ragu. Melihat itu, Joon Mo mendekati Seung Chan dan menjewernya. 
"Kita masih harus mengedit, jika kita melebihi deadline karena kau, kau akan bertanggung jawab? Jika kita menyebabkan kecelakaan siaran"

Episode 6 Memahami Kecelakaan Dalam Siaran.

Mereka berdua kembali ke ruang editing. Seung Chan membelikan kopi Joon Mo, tapi Joon Mo kesal karena kopinya manis kebanyakan gula. Padahal tadi dia sudah berpesan pada Seung Chan untuk tidak memberinya sirup. Dan apa yang dilakukan Seung Chan...
Dia malah memasukkan banyak sirup gula. Kayaknya Seung Chan ini sengaja ngerjain sunbaenya. Tapi di depan Joon Mo dia malah berkata "ooh apa itu yang kau katakan?, ku pikir kau mengatakan untuk memasukkan banyak sirup" hahaha ini anak mulai jahil ya. Seung Chan hanya menahan senyum saat Joon Mo mengedit bagian game mematahkan kayu dengan bokong, yang sebenarnya sangat lucu. Joon Mo salah paham dan mengira kalo game ini tidak lucu menurut Seung Chan.

Yee Jin memasakkan Yee  Joon, adiknya dan mereka makan berdua. Yee Joon  menyuruh kakaknya cepat cepat menikah. Ponsel Yee Jin berbunyi, dari Seung Chan.

Seung Chan menunggu Yee Jin ditaman bermain didepan apartemen. Mereka duduk berdampingan di ayunan.  Seung Chan hanya ingin memberitahu, lebih tepatnya berbohong tentang hasil dari misi Yee Jin. Seung Chan berkata kalo Yee Jin tidak perlu kuatir tentang Joon Mo karena dia benar benar mabuk saat itu dan tidak mendengar apa yang dikatakan Yee Jin. Yee Jin bertanya bagaimana Seung Chan bisa tahu.
"Aku kembali ke pedagang kaki lima dan pemiliknya mengatakan padaku, kalo Joon Mo benar benar mabuk"
Ye Jin bersyukur kalo memang seperti itu. Dia lalu bertanya sejak kapan Seung Chan tinggal diapartemen ini. Seung Chan menjawab sejak dia lahir. dan ternyata sama dengan Ye Jin. Ye Jin lantas bercerita kalo awalnya rumah Joon Mo adalah rumahnya. Tapi karena IMF membuat ayahnya bangkrut, mau tidak mau rumah itu harus dijual dan akhirnya dibeli oleh ibu Joon Mo. Ye Jin juga bercerita kalo dulu, mereka sering bermain di taman bermain itu.

Musim Panas Tahun 1997
Ye Jin dan Joon Mo yang masih SMA, duduk berdua diayunan, sama seperti Ye Jin dan Seung Chan tadi. Raut wajah Ye Jin sedih dan matanya berkaca kaca. Lalu sambil menahan tangis, Ye Jin menoleh ke Joon Mo
"Apa kau senang, rumahku menjadi milikmu! Ra Joon Bal, jangan berani berani menggunakan kamarku sembarangan"
Lalu dia menangis. Yoon Mo, berdiri dari ayunan, mengusir anak anak kecil yang menggoda Ye Jin yang menangis, kemudian memeluk Ye Jin. Ye Jin terkejut, dan dia bertanya apa yang sedang dilakukan Yoon Mo.
"Jika kau tak suka, berhentilah menangis, nenekku mengatakan, setelah kau mulai menangis, hal hal baru untuk ditangisi tetap muncul"
Dan dia terus memeluk Ye Jin.

Mendengar cerita Ye Jin, Seung Chan berkata dia mau menjadi teman bicara Ye Jin. Saat seung Chan sudah kembali ke KBS, Ye Jin mengganti kontak di ponselnya, dari "Pemilik Pintu Mobil" menjadi "Baek Seung Chan".

Pagi hari. Hong Soon yang ternyata masih naik bus ke kantor KBS, tidak sengaja melihat Go Yang Mi, memakai mobil sport kap terbuka di lampu merah. Dia hanya melongo karena tidak percaya Yang Mi bisa punya mobil yang keren. Sampai dikantor, dia menceritakan kecurigaannya pada Joon Mo dan Ye Ji. Pada Joon Mo, Hong Son bertanya bagaimana Yang Mi bisa punya mobil seperti itu, jangan jangan dia mencuri toner dan kertas. Hahaha Hong Soon ini beneran kepo ya. Joon Mo, yang sedang mengedit capture tulisan menjawab
"Ya tentu, jika dia mencuri kertas selama 100 tahun mungkin itu masuk akal. Sekarang minggir, aku sibuk memeriksa captureku....astagaa..."
Dan Joon Mo dengan sadis mengusirnya.

Dia juga mengatakan hal yang sama pada Ye Jin. Ye Jin hanya bertanya "apa kau suka padanya? karena kau terus membicarakan dia selama berhari hari". Joon Mo langsung mengganti topik pembicaraan. Hong Soon minta bantuan Ye Jin menjadi PD di acara khususnya, Family Month, dimana banyak orang penting yang bakal hadir. Bahkan presiden mereka. ye Jin menggerutu, tapi akhirnya bertanya siapa saja yang bakal mengisi panggung. Hong Soong memberinya kertas, Ye Jin membacanya dan terkejut ada nama Cindy disana.

Manager Cindy membacakan sekedul nya yang sangat padat.
"jika kau pergi kebandara tepat setelah syuting, kau bisa naik kepenerbangan jam 19.00, Setelah festival kampus di Busan, berarti jam 03.00 pagi ketika kau kembali ke Seoul, pada jam 06.00 rambut dan make up, dan pada jam 9 sampai ke stasiun merekam Saman-dong. setelah itu ada Big Show. latihanmu akan dilakukan di Yeouido jam 13.00, kukira tidak ada waktu untuk makan siang"
Cindy menyahut pelan sambil membuka buku pemberian Seung Chan "seperti aku pernah makan siang saja". CEO Byun benar benar keterlaluan. Dia mengatur 22 jadwal dalam 1 minggu. Cindy bertanya apa itu Big Show. Managernya menjawab, itu program KBS dan PD Mu Bank, Tak Ye Jin yang memproducerinya. Cindy, dengan hati hati bertanya apa PD 2D1N juga ikut. Manager Cindy tahu yang dimaksud adalah Baek Seung Chan, tapi dia salah mengerti. Dikiranya Cindy jadi terganggu kalo ada Seung Chan. Jadi managernya berjanji akan meminta orang orang program itu untuk menjauhkan nya dari Cindy. Walah...Cindy jadi kesal karena managernya gagal paham.

Malam ini, 2D1N musim baru akan tayang perdana. Tim 2D1N dan Tae Hoo sepakat untuk taruhan menebak berapa ratingnya. Nilai taruhannya 10 ribu won. Sebelumnya mereka sudah menulis prediksi masing masing, dan Joon Mo akan membacakannya. Il Yong dan Hyung Geung sama sama menebak 2 digit. 10 dan 12. Tae Ho, ternyata hanya 7. Dia sih berdalih agar kalah taruhan, karena tidak mungkin ratingnya cuma segitu. Seung Chan menebak 6,8. Joon Moo jengkel.
"6,8? bahkan bukan 7, tapi 6,8%?"
"episode terakhir musim lalu adalah 5,5%. episode pertama sepanjang musim lalu selalu memiliki dua poin lebih banyak dari episode terakhir musim sebelumnya. karena cuaca cerah diluar, aku perhitungkan peningkatan kegiatan diluar ruangan diakhir pekan dikurangi 0,7........"
Joon Mo tambah jengkel dan memotong penjelasan Seung Chan yang keren itu. Joon Moo berkata kalo dia punya perasaan yang bagus tentang rating acaranya. Dan hampir semua anggota tim syok dan melongo mendengar perkataan Joon Mo.

Adaapa dengan Joon Mo? Ternyata dia punya kutukan terbalik, jadi dia dijuluki "kegagalan departemen variety". Maksudnya, kalo dia berkata acara atau artis ini jelek, hasilnya akan jadi kebalikannya. Dan sebaliknya. Dia pernah memprediksi Lee Seung Gi dan Bae Suzy.
"pak dengarkan aku, jangan pernah biarkan orang ini akting, ato variety show? mustahil. biarkan saja dia bernyanyi...bernyanyi saja. dia harus tetap menekuni 1 bidang saja"
"kau memilih dengan sangat baik. darimana kau menemukan anak anak ini? mereka semua bagus. tapi yang satu ini adalah masalah. tak ada yang bagus tentang dia. tak ada yang meninjol tentang dia. mungkin karena dia tidak memiliki karakter, kupikir jika kau tidak memasukkkan dia, kau pasti berhasil"
Ujung ujungnya dia malah menyuruh membentuk miss A tanpa Suzy. Juga saat manager memilih judul lagu untuk penyanyinya. Dia akan mendatangi PD Ra. Dia akan memakai judul lagu yang menurut PD Ra jelek, dan membuang judul yang menurutnya bagus.

Ayah dan ibu Seung Chan menunggu anaknya pulang untuk menonton 2D1N bersama. Saat pintu dibuka, mereka mengira itu Seung Chan dan menyambutnya dengan senang. Tapi ternyata Yong Chan yang diusir istrinya lagi dari rumah. Dan saat Seung Chan masuk, ibunya menyambut sambil mengimentari wajahnya yang tambah kurus.

Di rumah, Tae Ho merayu anaknya untuk mengganti channel tv. Anaknya nonton Running Man, dan Tae Hoo minta diganti 2D1N. Anak Tae Hoo tidak mau kalo harus ganti channel. Eh gg lama, Tae Ho juga ketularan ketawa ketawa lihat Jae Suk dan Kwang Soo.

Ayah Seung Chan menelpon teman temannya untuk menonton 2D1N karena program itu diproduksi anaknya.
"apa maksudmu kenapa? anakku adalah PD untuk program tersebut, tidak...dia tidak melaukukan semuanya sendiri, dia memiliki orang orang yang mengikutinya"
Mendengar ayahnya berkata seperti itu di telepon, Seung Chan seperti biasa, meluruskan kalo dialah yang mengikuti semua orang.

Acara dimulai. Ayah ibu Seung Chan merasa programnya tidak terlalu menyenangkan karena member yang tidak mereka kenal. Bahkan ayahnya bertanya kenapa selalu ada suara rekaman orang tertawa padahal gamenya tidak lucu. Seung Chan tidak menjawab. Tiba tiba muncul scene Seung Chan mengikat sepatu Cindy. Kakak perempuan dan ibunya sama sama marah karena Seung Chan mengikat tali sepatunya.
"apa kau bahkan pernah mengikat tali sepatuku?"
Gitu itu, Seung Chan ta masih bisa menjawab kalo ibunya selalu memakai selop yang tidak ada tali sepatunya hihihi. Bener bener Seung Chan ini lurus banget orangnya. Ibu Seung Chan memang sudah tidak suka Cindy saat dia tahu Cindy bernyanyi di MuBank dengan baju yang tidak sopan.

Di tempat lain, Cindy malah tersenyum melihat scene ikat tali sepatu itu.

Joon Mo dan Ye Jin juga nonton 2D1N dirumah. Mereka tertawa bersama kalo ada yang lucu. Saat melihat Seung Chan di tv, Ye Jin berkomentar kalo Seung Chan kelihatan tampan di tv. Joon Mo yang tadinya masih tertawa pelan pelan berubah raut wajahnya mendengar Ye Jin. Dia bilang kalo kemampuannya mengedit lah yang membuat Seung Chan kelihatan ganteng haha. Tiba tiba Ye Jin sadar kalo caption tempat syuting nya salah.
Harusnya tertulis Kyungbuk Goryeong, tapi ditulisnya Kyungnam Goryeong. Joon Mo cepat cepat menelpon bagian editing. Saat itu, ibu Joon Mo menelpon Ye Jin. Ye Jin langsung keluar rumah karena Joon Mo masih heboh karena salah tulis caption tadi. Ibu Joon Mo memang tidak tahu kalo Ye Jin tinggal di rumah Joon Mo.

Ny. Ra bertanya apa Ye Jin sudah menemukan hoobae yang cocok anaknya. Ye Jin menjawab kalo dia tidak punya hoobae semacam itu. Dia juga bertanya bukankah Joo Mo akan berkencan buta dengan seorang Jaksa.
"dia bilang dia tertidur di ruang editing dan ponselnya mati, jadi aku berhasil menetapkan kencan lusa, hal itu sangat sulit, tapi tiba tiba dia mengatakan dia tidak akan pergi. dia mengatakan dia mau pergi sebelumnya, dapatkah kau berbicara dengannya? ini akan sia sia kehilangan perempuan ini"
Mendengar permintaan Ny. Ra , Ye Jin awalnya menolak karena menurutnya, Joon Mo sudah dewasa dan bisa memutuskan sendiri. Tapi begitu Ny. Ra mengancam akan datang ke rumah Joon Mo, tinggal disana dan mengganggunya, Ye Jin tanpa berpikir langsung menyanggupi permintaannya.

Ye Jin masuk rumah dan menemukan Joon Mo lemas. Bahkan dia dicerca oleh beberapa orang. Melihat itu, Ye Jin kasihan dan mengajaknya minum bir di balkon. Saat Ye Jin mengajaknya toss dan minum bir, Joon Mo diam diam melihat Ye Jin sambil tersenyum. Ye Jin pelan pelan bertanya bagaimana kencannya dengan jaksa. Tanpa disangka, Joon Mo dengan semangat langsung menjawab kalo dia sudah bertemu. Ye Jin bertanya lagi, apa dia cantik dan apa Joon Mo menemuinya lagi. Joon Mo menjawab ya. Ye Jin tersenyum. Dia tahu kalo Joon Mo berbohong. Ye Jin lalu meraih wajah Joon Mo dan memandangnya. Dia bertanya lagi apa Joon Mo bertemu jaksa itu, dan Joon Mo, yang tidak berani melihat mata Ye Jin, mengiyakan. Lama lama Ye Jin sadar kalo sebenarnya Joon Mo sudah mendengar kata katanya malam itu. Ye Jin kesal karena merasa Joon Mo takut kalo dia menggodanya sementara Joon Mo masih lajang.
"itu kecelakaan bukan, apa kau benar benar menganggapnya serius? jika aku memberitahumu bahwa aku tahu, itu akan menjadi canggung untuk kita berdua, dan semuanya baik baik saja dengan kita sekarang. ini nyaman"
"itu kecelakaan, aku tidak menganggapnya serius, aku pasti gila, sudah berapa tahun aku mengenalmu, tapi anehnya, sekarang lebih ketika aku dibuang oleh pria lain, harga diriku benar benar jatuh dan aku merasa malu, kau yang membuatnya seperti ini"
Dan dia langsung masuk kamar. Joon Mo menghampiri kamar Ye Jin, dia ragu ragu mau mengetuk pintu kamarnya. Setelah berdiri lama, akhirnya Joon Mo berbalik masuk kamarnya.

Pagi itu di KBS, Go Yang Mi menempelkan hasil rating program KBS. Dan berapakah rating 2D1N? tepat seperti yang diprediksi Seung Chan, 6,8%. Joon Mo heran, dia penasaran bagaimana bisa Seung Chan menebak dengan tepat ratingnya. Jadilah hari itu Seung Chan menang dan semua tim membayar uang taruhan, termasuk PD Joon Mo yang dengan cueknya menghitung uang taruhan tepat didepan Seung Chan, dan saat Tae Ho datang, Joon Mo juga menagih uang taruhan untuk Seung Chan. Tae Ho berkata kalo pak Kadep ingin bertemu Joon Mo. Joon Mo langsung menarik nafas panjang. Tak lama Seung Chan didatangi oleh orang dari departemen lain yang bertanya bagaimana perkiraan rating acara perdana mereka. Waah,,,sudah berasa dukun aja ini.

Seung Chan menemui Yang Mi untuk menyerahkan laporan. Dan tumben tumbenan, Go Yang Mi memberikan 1 rim kertas padahal Seung Chan tidak minta. Tapi ternyata Yang Mi mau bertanya soal asmaranya.
"Menurutmu, apa yang akan terjadi padaku, apa kau memikirkan sesuatu? Sesuatu yang tiba tiba saja keluar dari kepalamu ato apapun? Sesuatu yang berhubungan dengan cinta mungkin? Mereka mengatakan kau punya ketrampilan?"
Waahh.....surprise deh...ternyata Go Yang Mi belum punya cowok. Wah bisa deh kalo dijodohin sama Hong Soon. Seung Chan seperti biasa hanya melongo.

Pak Kadep bertanya pada Joon Mo mana yang harus dibahas lebih dulu. Kecelakaan siaran apa rating. Joon Mo hanya pasrah. Pak Kadep bertanya kenapa kesalahan menulis Kyungbuk Goryeong menjadi Kyungnam Goryeong bisa terjadi. Joon Mo menjawab kalo dia sudah minta maaf pada Provinsi Goryeong dan akan menambahkan caption minggu depan. Tapi ternyata tidak segampang itu. Presdir mereka ternyata orang Goryeong.

Joon Mo harus menulis laporan mengenai kecelakaan siarannya.
"terlepas dari kenyataan nama yang tepat harus selalu diperiksa berkali kalidari sekian banyak hari, kepala PD yang begadang sehari sebelumnya tidak bisa mengalahkan kantuk dan oleh karena itu tidak dapat memeriksa, dari sekian banyak hari, kepala penulis tidak bisa memeriksa karena dia terlalu banyak minum kopi, dari sekian banyak haribahkan itu sudah 6 bulan sejak aku minta untuk diperbaiki, lampu membawa lebih banyak masalah dari biasanya, tidak ada yang bisa memeriksa, pada akhirnya masing masing dari alasan kami menumpuk dan tumpang tindih yang menyebabkan kecelakaan, sebagai producer dari program ini  aku merasa sangat bertanggung jawab"
Joon Mo menarik nafas panjang dan pandangan matanya terpaku pada Ye Jin yang bersiap siap pulang kantor tanpa melihat dan menyapanya sama sekali. Joon Mo bertanya pada diri sendiri, apa yang harus dia lakukan.

Ye Jin berjalan ditrotoar. Dibelakangnya, Seung Chan berlari kecil mengejarnya dan menghadang Ye Jin. Ye Jin kaget. Seung Chan senyam senyum saja. Ye Jin malah mengira dia mau menagih uang.
"kau, apa kau datang berlari padaku sehingga kau bisa menarik lebih banyak uang dariku? kau ternyata lebih perhitungan dari kelihatannya, tapi aku tidak bisa sekarang. aku tidak punya uang tunai sekarang"
Seung Chan menjawab kalo dia mau mentraktir Ye Jin makan malam. Disana, Ye Jin bercerita kalo Joon Mo ingat apa yang dia katakan. Seung Chan lalu bertanya apa yang dia sukai dari Joon Mo. Ye Jin tertawa karena dia juga tidak tahu apa yang disukai. Di sadar Joon Mo hanya menganggap nya sebagai teman minum saja dan juga karena dia tidak cantik.
"kau cantik...sunbae...kau juga cantik"
Ye Jin hanya tertawa dan berkata kalo Seung Chan sudah berubah dan punya selera humor meskipun garing. 

Joon Mo menunggu Ye Jin pulang sambil menonton tv. Saat pintu terbuka, dia berharap itu Ye Jin. Tapi dia kecewa karena itu yang datang ternyata Yee Joon. Ye Joon duduk disebelah Joon Mo dan curhat kalo kakaknya minta dicarikan rumah dengan sewa jangka pendek. Joon Mo kaget. Setelah Ye Joon masuk kamar, dia mondar mandir menunggu Ye Jin. Dari balkon dia melihat Ye Jin berjalan pulang dengan Seung Chan. Raut wajahnya berubah. Begitu Ye Jin masuk rumah, dia langsung bertanya kenapa dia mencari rumah baru. Ye Jin menjawab kalo dia akan membereskan kekacauan yang dia buat.
"itu benar, lalu terserah lakukan semaumu..."
Dan dia langsung masuk kamar dan menutup pintunya. Ye Jin berkaca kaca. Joon Mo sebentar kemudian keluar dari kamar dan mencari Ye Jin.  Sayang Ye Jin sudah tidak ada. Joon Mo mencari dikamarnya tapi kamarnya kosong. Ye Joon yang keluar dari kamar berkata kalo sepertinya kakaknya keluar rumah lagi.

Ye Jin ternyata tidur di kantor KBS. Dan waktu bangun dia sadar kalo harus mengurus acara Big Show. Semuanya sedang bersiap siap dipanggung. Ye Jin juga sedang membagi tugas pada para yuniornya. Terakhir dia menyuruh Seung Chan memeriksa waktu kedatangan Cindy. 

Cindy yang baru turun dari van bertemu dengan Lee Seung Gi. LSG tapi versi lebay yang sok kepingin bantu orang supaya mendapat image baik. Cindy heran kenapa LSG seperti itu, dia sih santai saja dengan sifat cueknya meskipun sering mendapat hinaan.
"hei aku iri padamu juga, kau merasa terganggu dan marah dimanapun kau mau, karena citraku, aku bahkan tidak ingat kapan aku pernah marah diluar"
Dan lagi lagi dia membantu anak kecil yang jatuh. Cindy jadi kesal melihatnya.

Diruang make up, Dia memprotes bagian make up karena tidak menampilkan sosok Cindy yang "cerah, lucu dan manis". Bener bener deh artis satu ini. Belum lagi saat  dia bertanya kenapa tidak ada PD yang menemuinya dan managernya menjawab kalo dia melarang siapapun dari panggung untuk menyuruhnya latihan. Padahal Cindy biasanya memang tidak suka gladi sebelum tampil. Akhirnya Ye Jin lah yang menemuinya. Tapi dia berkata kalo hanya ingin memeriksa daftar penampil.saja dan tidak keberatan kalo PD rokkie yang menjelaskan untuknya.
"Seung Chan akan menunggumu, keluarlah saat kau siap, oke? dan dia akan menjelaskan urutan penampilan dan semuanya, dia akan membantumu mempersiapkan latihan""
Tanpa marah dan jutek, Cindy mengangguk dan tersenyum pada Ye Jin. Ye Jin yang keheranan bergegas meninggalkan ruang make up. Dan melihat wajah Seung Chan, Cindy kelihatan senang. 

Ye Jin keluar sambil mengomel pada Seung Chan tentang Cindy. Tiba tiba LSG memeluknya dari belakang. Ye Jin kaget tapi senang setelah tahu siapa yang memeluknya. LGS memujinya kalo dia tambah cantik dan bertanya siapa Seung Chan. LSG lalu ayomengajak Ye Jin minum kopi.
"ayo minum kopi, kita akan minum kopi, pastikan kau siaga untuk Cindy oke!"
Seung Chan melihat Ye Jin berjalan dengan LSG, jadi dia tidak sadar Cindy ada dibelakangnya. Dia menepuk punggung Seung Chan dan tertawa saat melihat Seung Chan kaget. Manager dan assistennya jadi heran melihat Cindy bisa tertawa.

Dan Cindy dibuat dag dig dug saat Seung Chan memasangkan mikrophonenya. Juga saat dia memegangi Cindy untuk berlatih menggunakan mesin angkat untuk penampilan Cindy. 

Ye Jin memeriksa lagi semua peralatan sebelum latihan dimulai. Dia menyuruh mengeluarkan alat musiknya. Alat musik itu diatur diatas panggung kecil yang dengan otomatis keluar bergerak pelan dari dalam. Ye Jin tidak sengaja melihat Cindy berdiri sambil mendengarkan head set dilintasan panggung alat musiknya. Karena Cindy tidak mendengar suara Ye Jin yang memperingatkannya, Ye Jin akhirnya berlari dan mendorong Cindy. Cindy terjerembab ke depan. Ye Jin, yang jatuh terduduk, berusaha berdiri tapi tetap dia tertabrak. Dia jatuh dengan kepala terbentur. 
Seung Chan yang diberitahu kalo Ye Jin cidera dan dibawa ke rumah sakit, segera berlari menyusul Ye Jin. Jadi, Seung Chan ini berlari dari gedung KBS ke rumah sakit. Di ugd, petugasnya memberitahu tempat pasien yang datang dari KBS. Tapi ternyata itu Cindy. Lha trs Ye Jin dimana?. Ternyata setelah dia jatuh, Ye Jin masuh bisa berdiri meskipun tangannya terkilir dan merah. Sedangkan Cindy, kakinya terkilir karena jatuh dari panggung setelah didorong tadi. Seung Chan menemui Ye Jin yang sedang mengantri. Kemungkinan sih dia disuruh ke poli nya hihihi.

Begitu juga dengan Joon Mo yang sedang melihat lokasi syuting 2D1N diluar Seoul. Dia juga langsung kembali ke Seoul begitu ada kabar lewat grup chatnya.
"hai ada kecelakaan besar selama latihan, Ye Jin dilarikan kerumah sakit karena luka serius"
Ye Jin mengunjungi kamar Cindy untuk minta maaf ditemani Seung Chan. Didepan kamar Cindy, para fanboynya berkumpul (dan mereka pake baju pink pulak). Ye Jin minta maaf tapi Cindy ternyata malah senang kalo dia cidera, karenma dia bisa istirahat. CEO Byun datang dan menampar managernya. Cindy malah membelanya.

"kau baik baik saja kan?aku terlambat karena mengurus jadwalmu, itu bukan tugas yang mudah untuk diselesaikan, acara yang dibatalkan untuk hari ini saja sepuluh, kita jangan bicarakan tentang kerugian, tapi kau harus pergi ke acara di Jepang dalam beberapa hari, ini adalah acara perusahaan dan hukumannya parah"
"dia harus diopname selama 4 hari dan ada banyak tes yang harus dia lakukan"
Byun menyuruh Ye Jin diam, tapi Seung Chan membenarkan kata kata Ye Jin. "ada diagnosa medis resmi, dengan mengabaikan kesejahteraan pasien dan memaksa untuk bekerja karena kerugian finansial itu salah, itulah yang kuketahui, hal ini juga sedikit lebih mirip ancaman". Ye Jin menggangguk.

Ye Jin dan Seung Chan yang keluar dari rumahsakit bertemu dengan Joon Mo yang tergesa gesa turun dari taxi. Ye Jin senang melihatnya karena di pikir Joon Mo perduli pada nya. Tapi Joon Mo malah bertganya bagaimana Cindy, karena dia adalah bintang utama acaranya.
"kenapa kau begitu ceroboh?aku tahu kau akan menimbulkan masalah, biar kau lihat, bagaimana dan dimana kau menyakiti lenganmu?"
"pergilah, kecerobohanku membuat kekacauan besar. aku membuat salah satu bintang mu terluka dan aku gangguan bagimu, maf untuk menempatkan kau diposisi yang tidak nyaman, aku sangat menyesal"
selesai berkata seprti itu, Ye Jin pergi dan meninggalkan Joon Mo yang terdiam. Ye Jin menangis dan duduk di taman. Seung Chan menyodorkan sapu tangannya. Ye Jin menerimanya dan meminta maaf karena Seung Chan melihatnya seperti ini. Lalu Seung Chan memeluk Ye Jin seperti yang dulu dilakukan Joon Mo.

Epilog
Ternyata Seung Chan jengkel karena LSG memeluk Ye Jin dan dia mencoret tulisan "Tn" di depan kata Lee Seung Gi di pintu ruang gantinya. Untuk yang punya nama tidak tahu meskipun dia keluar dari ruang ganti dan menyapa Seung Chan dengan ramah.

Saya bolak balik lihat eps ini. Dan ttp aja scene Joon Mo dam Ye Jin pas bertengkar di rumah dan didepan rs membuat saya mbrebes mili. hiks. Joon Mo minta dikeplak sama saya ya. aahh,,,saya bener bener berharap Ye Jin gg jadian sama Seung Chan karena gg cocok aja. Awas sampe Joon Mo macem macem, lagi, saya panggilin Moo Gak hihihi.

4 komentar:

  1. Sy malah pengen liat lbih banyak seung chan ma ye jin..hihihi..mo gak udah bahagia ma cho rim mba...blum move nih kyax dr TGWSS..hahahha

    BalasHapus
  2. sebenarnya sih nggak setuju juga SC ama Yj ... tapi seru juga ya liatnya qiqiqiqi ...*ndak jelas maunya hahahahaha

    BalasHapus
  3. Lah.....lucu liat komen sweewot bak poet..
    Karena jun moo itu PD terbalik...jadi kalau dia berkata kata mmg mesti diartikan kebalikannya yAah.
    Sebetulnya dia munkin jauh lebih menghawatirkan ye jin drpd Cindy....tp gak bisa ngungkapiinnyA aja...
    Dan saya sangat suka episode ini ada LSG.....kangen bgt dia di kdramaland (hehehe)
    Kalau bener karakternya dia seperti itu....wuah ???gapapa juga, kan hak LSG mau kayak apa juga....
    Tp saya ingat2 sudah duaa kali LSG dikarakterkan yg mirip kaya gini, setelah di greatest love dia jadi cameo yg meranin artis yg baik dan sok hangat dia luar tp aslinyaa beda...(heehehe)
    Disana dia menyaPa cha seung woon disini dia menyapa lawan mainnya, nona Gong!
    Kamsahamnida bak poet...gak sabar pengen bgt nonton malam ini...

    BalasHapus
  4. ditunggu episode terakhirnya ya mbak poet >.<
    kan mbak poet bisa kepo ke mbaknya sendiri hihihi

    BalasHapus

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...