Jumat, 19 Juni 2015

Sinopsis The Producers episode 9



Seung Chan yang menerima telepon dari Cindy, berusaha menelpon Ye Jin. Sayang ponsel Ye Jin mati. Cindy masih menunggu di sekitar rumah Seung Chan. Dia bahkan duduk jongkok, ditengah hujan tanpa payung. Seung Chan bingung, mana yang harus dia dulukan. Cindy melihat ada seseorang mendekatinya. Dia melihat keatas. Ye Jin tersenyum melihat seseorang datang. 
ah ternyata Seung Chan memilih untuk menemui Ye Jin dulu. Meskipun begitu dia ternyata meminta Yee Jin untuk membatalkan nonton filmnya. Di mobil, Ye Jin terus mengomel karena batal  nonton. Tapi dia juga khawatir tentang Cindy.
"astaga, apa menurutmu dia bertengkar dengan CEO Byun? dia memang temperamental, ini benar benar menghawatirkan"
Karena mendengar omelan Yee Jin, Seung Chan tidak sadar ada lampu merah. Dia lalu mengerem mendadak. Tapi tangannya dengan cepat menahan tubuh Ye Jin agar tidak terbentur dasbor mobil.

Ternyata Joon Mo lah yang mendekati Cindy. Dia bahkan memayunginya. Meski dia heran kenapa dia menunggu Baek Seung Chan, dia hanya diam dan menawari nya masuk rumahnya karena hujan dan Cindy bisa demam. Setelah membuatkan teh untuk Cindy, Joon Moo bertanya apa yang terjadi deangannya. Cindy tidak menjawab pertanyaannya, dia malah berbicara tentang yang lain.
"PD nim, kau  dapat membayangkan apa yang akan ku lakukan sepulu tahun dari sekarang bukan? sedangkan aku tidak bisa"
Mendengar apa yang dikatakan Cindy, Joon Mo diam. Dia jadi ingat seseorang pernah berkata yang persis sama dulu.

Lima tahun lalu.
"aku tidak tahu apa yang akan ku lakukan sepuluh tahun dari sekarang, bukan hanya sepuluh tahun, bahkan lima tahun, aku tidak tahu apa yang akan aku laukan satu tahun dari sekarang, semakin aku berjuang untuk keluar, semakin aku merasa terjatuh kedalam lubang"
Joon Moo melarang dia melakukan semua yang dia tidak suka. Joon Mo bahkan menyuruhnya untuk keluar dari agensi Byun. Gadis itu, Yuna, seorang idol dari Byun Entertainment, meminta Joon Mo untuk membantunya. Joon Mo dengan sangat percaya dirinya berkata kalo dia akan bertanggungjawab pada Yuna, dan dia akan memasukkan Yuna ke semua program yang dia tangani, karena dia seorang PD.

Kembali ke sekarang. Cindy memanggil Joon Mo yang sedang melamun dan bertanya kenapa tangan Joon Mo luka. Dan dia menawarkan diri mengobati lukanya. Saat itulah Ye Jin dan Seung Chan datang. Cindy jaga Joon Moo sama sama heran melihat mereka datang berdua. Ye Jin berkata kalo mereka berdua hampir menonton film.

Cindy melirik Seung Chan. Dan Seung Chan memandang Cindy tanpa ekpresi. Cindy menelpon manager dan minta untuk dijemput. Ye Jin heran karena dipikir Cindy mau bertemu Seung Chan.
"itu tidak penting, terjadi konflik kecil sebelumnya, aku berpikir harus minta maaf karena aku member dari programnya, meskipun aku tidak tahu seberapa sering kita akan melihat satu sama lain nantinya, aku akan merasa buruk tentang hal itu, maaf tentang hari itu"
Seung Chan mau mengatakan sesuatu, tapi Cindy memotongnya dan pergi. Sebelum pergi, Ye Jin memberinya sesuatu. Melihat Cindy keluar sendiri, Joon Mo menyuruh Seung Chan menemaninya sampai jemputannya datang.

Seung Chan menemani Cindy didepan sambil minta maaf, Cindy menjawab kalo dia memang seperti apa yang dikatakan orang, kasar dan tidak sopan.
"ini adalah sesuatu yang kudengar dari suatu tempat, hal hal yang dikatakan orang orang dibelakangmu itu seperti panah beracun, tapi untungnya kata kata yang dikatakan mereka tidak memiliki kekuatan, jadi panah mereka tidak bisa menembus jantungmu, namun hal paling bodoh yang bisa kau lakukan adalah mengambil panah mereka yang telah jatuh ditanah kemudian menusuk jantungmu sendiri dengan panah itu"
Cindy sepertinya mengerti kata kata kiasan Seung Chan. Dan dia juga mengerti kalo sebenarnya Seung Chan bukan ingin menonton film, tapi dia ingin bersama Ye Jin. Cindy bisa menebak dengan mudah perasaan Seung Chan.

Ye Jin memanggil Joon Mo yang sedang melamun dan melihat air hujan dan menceramahinya untuk tidak menunda nunda membayar tagihan, dan beebrapa hal lain. Joon Mo heran dengan apa yang dilakukan Ye Jin. Saat Ye Jin menerangkan kalo waktu pindahnya kurang 3 minggu lagi, Joon Mo jadi jengkel dan berkata kalo 3 minggu itu masih lama.

Dua minggu kemudian Joon Mo mendengar berita buruk, salah satu episodenya dibatalkan dan diisi oleh episode pilot acara lain, yang kebetulan CPnya adalah Tae Ho. Joon Mo marah marah karena acara mereka baru saja masuk musim baru. Reaksi tim 2D1N berbeda beda. Joon Mo jelas marah, Tapi Seung Chan senang karena dia bisa beristirahat.
"orang orang salah pahan jika mengira pasti bagus bisa libur seminggu, tapi penulis tidak akan mendapatkan upah naskah ketika ada episode yang dibatalkan, untuk penulis siaran, itu fatal, ketika kita punya uang, kita tidak punya waktu, ketika punya waktu, kita tidak punya uang"
"pembatalan episode, jika kau mencoba memberikan nilai positif dalam acara, ini kesempatan untuk membuktikan nilai dari acara kami, setelah kau menjadi program yang bertahan lama, orang tak akan menyadari nilaimu, entah itu orang ataupun program tv, kau akan menyadari nilai mereka setelah semuanya pergi"

Episode 9 Memahami Pembatalan Siaran

Di gedung Byun Entertainment, Cindy berpapasan dengan CEO Byun yang sedang bersama Jin Hee, penyanyi pemenang Star Audition. CEO Byun mau memberikan pengalaman siaran TV pada Jin Hee, jadi dia ingin Jin Hee ikut semua kegiatan yang dijadwalkan Byun untuk Cindy. Cindy menolak dan berkata kalo dia disuruh membantu Jin Hee, maka dia akan mendapatkan ide lain saat nanti perpanjangan kontrak. Cindy kemungkinan tidak akan mau memperpanjang kontrak dengan CEO Byun. Tapi CEO Byun tidak takut dan menjawab
"ide lain? memang seharusnya. ini adalah keputusan penting, kau harus berpikir tentang banyak hal, tapi apa kontrak itu diperpanjang oleh kau sendiri? aku harus melakukannya juga, mendapatkan ide lain, begitu"
Cindy sepertinya memikirkan kata kata Byun.

Joon Mo sedang santai rumah. Ye Jin masuk bersama Seung Chan dengan membawa korden. Ye Jin mengoceh tentang betapa pintarnya Seung Chan membantunya mengurus rumah barunya. Mulai memilih korden, mendapatkan diskon untuk wallpaper, dan pengurangan harga untuk marmer lantai. Ye Jin terus terusan memuji Seung Chan sehingga membuat Joon Mo jengkel. Dia lalu  menawari membantu bersih bersih saat mendekati pindahan. Tapi itu ternyata juga sudah dibereskan oleh Seung Chan. Karena merasa tidak berguna, Joon Mo keluar rumah sambil cemberut.

Seungat  Chan membantu Ye Jin berkemas. Saat melihat album foto, dia membuka dan berteriak memanggil Ye Jin. Ternyata dia menemukan dirinya yang masih kecil, tidak sengaja ikut difoto bersama Joon Mo dan Ye Jin.

Seung Chan mau menyimpan foto itu dan Ye Jin memberikannya sebagai hadiah karena sudah membantunya.

Joon Mo merenung di taman dan duduk diayunan. dia mengingat semua momen pindahannya Ye Jin


Seung Chan memandangi foto itu sambil tersenyum. Tapi foto itu dilipatnya sehingga wajah Joon Mo jadi tidak kelihatan, dan hanya ada dia dan Ye Jin difoto itu. Lalu disimpan dikotak yang ada  sketsa gambar seorang gadis.

Malam itu, Ye Jin ngobrol dengan Joon Mo sambil minum. Dia berterimakasih sekaligus minta maaf karena menempatkan persahabatan mereka dalam bahaya. Joon Mo bertanya
"Ye Jin~a, mari kita mengatakan bahwa kita berdua bertemu pria dan wanita lain dan menikah, tapi istri dan suami kita tidak menyetujui dengan persahabatan kita, lalu apa yang akan kau lakukan?"
Yaa,,,kalian kawin aja hihihi (itu jawaban geje saya). Tapi Ye Jin dengan bijaksana menjawab kalo wajar saja istri  dan suami mereka tidak setuju dengan persahabatan mereka. Itu adalah batasan untuk pertemanan mereka. Joon Mo sepertinya khawatir kalo dia tidak akan bertemu Ye Jin lagi setelah mereka menikah. Tiba tiba di tv ada Cindy yang sedang ikut variety show. Ye Jin heran kenapa Cindy mau ikut, padahal dia tidak suka acara variety.

Dan memang benar, Cindy harus ikut semua perlombaan di variety show itu. Sayangnya dia selalu kalah, bahkan oleh Jin Hee. Malamnya, Cindy yang kelelahan dan tidur di van, masih harus menerima telepon dari radio yang mengadakan wawancara dengan Jin Hee. Dia diminta untuk mengatakan pendapatnya tentang Jin Hee.

Ye Jin ingat kalo dulu dia sempat diberitahu tentang cara CEO Byun untuk menyingkirkan Yuna dulu.
"oh ya, kau memberitahukanku tentang itu beberapa tahun yang lalu, siapa namanya? oh aku bahkan tidak ingat namanya, dia benar benar populer dulu"
"Yuna..namanya Yuna. Byun menggunakan popularitas Yuna untuk mendongkrak Pinky4 dan menjualnya, tepat sebelum perpanjangan kontrak, dia memaksakan semua padanya, dia mempromosikan pendatang baru dan membuangmu ketika kau sudah tidak berguna"
Dalam kamar, Joon Mo mengingat apa yang terjadi 5 tahun yang lalu. Dia berusaha menolong Yuna dengan memasukkan ke acaranya. Tapi anggota tim nya tidak setuju karena citra Yuna sudah jelek. Tae Ho bahkan memanggilnya dan bertanya apa Joon Mo menyukai Yuna.

Hong Soon lewat meja Yang Mi, dan ternyata mejanya diduduki orang lain. Dia bertanya pada penggantinya kemana Go Yang Mi.

Ye Jin sudah dimobil saat menyadari ponselnya ketinggalan dirumah. Dia kembali kerumah dan memarkir mobilnya menghadap depan. Ye Jin sudah mau masuk rumah saat ibu Seung Chan memanggil dan menegurnya karena parkirnya salah. Ye Jin berusaha menjelaskan kalo dia hanya sebentar saja dan langsung pergi, tapi ibu Seung Chan ngotot Ye Jin harus memindahkan mobilnya. Mereka sama sama beradu pendapat sampai akhirnya Seung Chan datang dan menyapa ibunya. Ye Jin kaget saat tahu itu ibunya Seung Chan, ibu Seung Chan juga terkejut saat tahu  Ye Jin adalah sunbae anaknya. dan mereka berdua sama sama ribut saling meminta maaf.

Ye Jin mengajak Seung Chan pergi bersama ke kantor. Ye Jin bertanya apa Seung Chan tidak keberatan selalu dia mintain tolong. Seung Chan menjawab tidak.
"aku melakukannya karena aku menyukaimu"
Ye Jin salah mengira Seung Chan hanya suka dan bukan "suka" padanya. Dia malah minta Seung Chan untuk membantunya lagi di MuBank karena Seung Chan sedang tidak ada acara. Apalagi saat Ye Jin berkata kalo Seung Chan adalah yunior favoritnya, Seung Chan langsung tertawa lebar.

Ibu Seung Chan bercerita pada Baek Jae Hee, kakak Seung Chan tentang insiden tadi pagi. Jae Hee malah menakuti ibunya dan berkata kalo dia penyebab hancurnya karir Seung Chan. Tiba tiba Jae Hee ingat kalo adiknya dulu pernah menginap di rumah sunbaenya yang sekomplek dengan mereka. Jae Hee jadi mengira kalo Seung Chan menginap dirumah Ye Jin.

Joon Mo masuk ke ruang konfrensi tempat biasanya tim 2D1N berkumpul. Disana dia memberitahu tim episode pilot kalo sebenarnya mereka mengambil slot tayang 2D1N. Joon Mo juga mengeluh pada Tae Hoo. sayang konsentrasinya buyar saat melihat Ye Jin datang berdua dengan Seung Chan sambil tertawa tawa.
Tae Ho "Joon Mo, aku tidak mengatakan ini untuk apa apa, kau harus bisa menerimanya, apa arti dari pembatalan? ini kesempatan bagi seseorang untuk menunjukkan kemampuannya, pada akhirnya itu keuntungan orang lain, jika kau terlalu percaya diri dan tidak hati hati, tempat itu akan diambil darimu"
Maksud Tae Ho adalah tentang acaranya. Tapi Joon Mo yang masih memandangi Ye Jin dan Seung Chan menganggap itu tentang Seung Chan yang mengambil Ye Jin darinya.

Joon Mo galo seharian ini. Dia bahkan menolak tawaran teh gingseng Seung Chan. Dia juga menegur Seung Chan yang keliahatan gembira padahal acara mereka sedang dibatalkan penayangannya. Teman Seung Chan memberitahu kalo Joon Mo sedang sensitip tentang acaranya yang berating rendah dan terancam diambil alih. Seung Chan kemudian menirukan cara Joon Mo memarahinya.
"apa kau senang bisa beristirahat?"
"kau begitu bersemangat"
"haruskah aku membuatmu beristirahat selamanya"

"Itu yang dia katakan padaku"
Hong Soon masih penasaran kenapa Yang Mi tidak masuk kerja. Kata Tae Ho dia sakit. Hong Son mendekati pengganti Yang Mi dan mencoba meminta kertas. Ternyata penggantinya sangat ramah dan menyilahkan Hong Soon mengambil kertas sendiri. Hong Soon heran, apalagi saat penulis 2D1N dan yang lainnya dengan bebas mengambil kertas.

Ye Jin melihat cara berpakaian Da Jung yang terlalu seksi. Senior Da Jung sudah berusaha memberitahu tentang pakaiannya, tapi dia merasa tubuhnya seksi. Dan karena itulah sekarang Da Jung dibantu membawakan kerdus kerdus berisi poster yang dipesan MuBank oleh beberapa karyawan cowok.


Ye Jin dan Seung Chan sedang berbenah dirumah baru Ye Jin. Salah seorang tetangga mereka menegur tentang perbaikan rumah yang mengganggu istirahatnya. Dia menyebut mereka pasangan pengantin baru. Seung Chan mah senyum senyum dibilang begitu.

Di rumah Ye Jin, Seung Chan membantu semua pekerjaan Ye Jin. Bahkan mencampurkan mie saat mereka mau makan. Tiba tiba Joon Mo datang dan membawa raket nyamuk. Ye Jin senang dengan pemberiannya. Seung Chan menawari duduk disebelahnya, tapi Joon Mo malah duduk disebelah Ye Jin. Seung Chan bertanya bagaimana bisa Joon Mo tahu password rumahnya, padahal kata Ye Jin hanya dia yang tahu.
"paling paling kalo tidak tanggal lahirmu ya tanggal lahirku, dan itu tanggal lahirku, 0520"
Seung Chan diam.

Kekacauan terjadi diruangan Yang Mi. Semua yang mengambil kertas kemarin disuruh mengembalikan. Hong Soon senang saat tahu Yang Mi sudah masuk. Dia buru buru menemuinya. Yang Mi malah menyuruh Hong Soon mengembalikan kertas yang sudah diambilnya.

Acara spesial MuBank hampir dimulai. Ye Jin di kontrol room memberi banyak perintah pada Seung Chan, termasuk melihat persiapan Cindy. Seung Chan tiba disana berbarengan dengan rombongan CEO Byun dan Jin Hee. Byun ingin Jin Hee menempati ruang ganti yang sama dengan Cindy, tapi Cindy bersikeras menolaknya. Seung Chan menjadi penengah dan mencarikan ruang lain untuk mereka.

Ternyata tidak berhenti sampai situ, Byun juga menemui Ye Jin dan berharap dia mau membantu Jin Hee di debut pertamanya. Tapi jawaban Ye Jin membuat Byun hanya tertegun.
"tapi masalahnya, penampilan terpentingku hari ini, yang kukerjakan dengan sepenuh hati, dan ketulusan akan kutuangkan ke Cindy, bukan Cindy kedua, hari ini akan jadi penampilan terakhir Cindy untuk albumnya tahun ini, Cindy fighting!!!"
Cindy tersenyum mendengarnya. Malam itu Cindy berhasil mengalahkan K. Will di MuBank. Ye Jin sudah memberi aba aba kalo Cindy hanya akan mengucapkan terimakasih saja setelah itu dia akan bernyanyi, karena durasi waktunya tidak cukup. Tapi ternyata thanks to-nya Cindy malah panjang.
"terimaksih, hari ini pernghargaan ini berarti untukku, aku ingin mengucapkan terimakasih pada beberapa orang. Pertama aku ingin mengucapkan terimaksih kepada anggota Pinky4 dan aku juga minta maaf, aku tak pernah mengatakan ini sebelumnya, tapi aku benar benar sangat menyukai kalian, untuk orang tuaku yang mengawasiku dari jauh, aku merindukan dan mencintai kalian, dan PD Tak Ye Jin, aku sudah membuat begitu banyak kesalahan, Kau menggerutu didepanku tapi diam diam memperhatikanku, aku sungguh sungguh berterimaksih, dan untuk PD Ra Joon Mo dari 1D2N, terakhir, untuk orang yang menjadi payungku ketika aku berdiri sendiri ditengah hujan, aku ingin mengucapkan terimakasih, berkat dia terasa sangat hangat"
Seung Chan seperti biasa hanya bengong dan terus melihat Cindy yang bernyanyi.

Joon Mo memandangi album Yuna.

Hong Soon dan Yang Mi dengan brutalnya berciuman didepan mesin fotokopi hahaha. Bahkan tangan mereka berdua ikut terkopi dan menjadi saksi bisu hihihi.

Joon Mo sepertinya memikirkan Ye Jin dalam perjalanan pulang. Seung Chan menelpon Ye Ji dan bertanya dia dimana dia. Joon Mo menghampiri Ye Jin saat mereka berpapasan. Joon Mo menyuruh Ye Jin agar menyewakan saja rumah barunya, Ye Jin bertanya kenapa.
"kau masih tidak mengerti, aku ingin kita tetap tinggal bersama, aku tak ingin kau pergi"

Epilog

Seung Chan kecil memang sudah memperhatikan Ye Jin sejak pertama kali dia bertemu Ye Jin. Dia bahkan ikut terpotret karena memperhatikan Ye Jin dari dekat saat akan berfoto bersama Joon Mo. Begitu juga saat Ye Jin mau pindah rumah, dia memungut skesa gambar yang jatuh dari box yang dibawa Ye Jin. Saat Seung Chan memberikan sketsa itu, Ye Jin memujinya sebagai anak baik dan mengucek rambut dikepalanya. Ye Jin menyuruh Seung Chan menyimpannya.


Joon Mo...aja aja hwaiting hihi...awas ya jangan sampe Ye Jin jadian sama Seung Chan. Bow to mbk Fanny sebagai pens nya Seung Chan.

Terus terang saya kaget liat Kim Jong Kook berciuman disini. Finally beneran ada loveline antara Go Yang Mi dan Hong Soon.

Jadi kmrn ada yg sempet tanya juga di soompi, sejak kapan sih Seung Chan suka sama Ye Jin. Mungkin karena kebiasaan Ye Jin ngucek rambut Seung Chan akhirnya dia ingat kebiasaan cinta pertamanya (mungkin) meskipun dia tidak tahu kalo itu Ye Jin.

btw Seung Chan kecil imut juga hihihi....

2 komentar:

  1. Hahhaha.....saya rada lupa ....tebakan siapa donk yg benar ttg episode 9 ini...????tebakan idealis bak fanny, tebakan dramatis bak Dee atau tebakan magis bak poet?????
    Apa tebakannya mbak poet yg benar?????chukkae.....terawangan bak poet daebak....
    Lah....gak nahan liat ekspresi bahagianya seung Chan...(-_-), bisa yah KSH ekspresinya lucu gitu.....
    Gimanapun kayaknya yejin masih nganggep seung Chan Hobae favorit aja.....
    Poor seung Chan......
    Kamsahamnida bak poet....

    BalasHapus

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...