Senin, 22 Juni 2015

Sinopsis Warm and Cozy episode 12


Mimpi Jeong Joo persis sama seperti yang dilakukan Geun Woo. Dia tersenyum senyum sendiri ditidurnya. Tapi sayang, Jeong Joo benar benar hanya menganggap itu mimpi. Saat alarm ponselnya berbunyi, dia mematikan dan melihat kertas kontrak yang sudah dia sobek jadi nyambung lagi. Dia bertanya pada Geun Woo apakah dia yang menyambungnya. Geun Woo mengangguk. Tapi rupanya memang Jeong Joo tidak ingat apa yang dilakukan semalam waktu mabuk. Dia malah dengan pedenya bercerita tentang apa yang terjadi semalam.
"kapanpun aku keluar untuk minum, aku berhenti saat kurasa cukup , aku memanggil taxi dan pulang dengan selamat"
Dan sekarang waktunya Geun Woo bercerita tentang semalam menurut versinya. Jeong Joo yang mabuk berat bahkan tidak bisa mengenali Geun Woo dan terus memanggilnya pak walikota. Bahkan dia sempoyongan dan menolak masuk mobil Geun Woo. Jeong Joo duduk di depan toko dan masih dengan mabuk menyuruh Geun Woo (yang dikiranya walikota) untuk pulang karena dia menunggu taxinya.

Pokoknya, malam itu Geun Woo sudah memperbarui kontrak restorannya dengan Jeong Joo. Meskipun Jeong Joo menolaknya, Geun Woo tidak akan membatalkan kontrak itu. 

Hae Sil terbangun dan melihat kursi Jung Geun kosong. Dia lalu menoleh dan kaget saat melihat Jung Geun tertidur pulas disampingnya. Tanpa suara dia menghadap ke Jung Geun, tapi cepat cepat menutup matanya saat Jung Geun bangun. Jung Geun tahu kalo sebenarnya Hae Sil sudah bangun tapi dia pura pura tidak tahu.
"aku tepati janjiku kalo aku akan disini bersamamu saat kau membuka mata, aku akan kembali dan terus memandangimu, tapi aku manja seperti anak kecil, jadi saat tidur aku merangkak ke ranjangku, aku harus pergi kerja sekarang dan kau harus banyak istirahat, aku tak mau hilang begitusaja tanpa bertukar kata kata dan meninggalkanmu, hitunglah sampai 10 dan buka matamu"
Saat Hae Sil merasa aman, dia membuka mata dan kaget ternyata Jung Geun duduk lagi dikursi yang semalam. Hae Sil tersenyum melihatnya. Dia lalu melamar Jung Geun untuk mencoba menjadi pacarnya. Jung Geun setuju.

Jeong Joo baru sadar kalo dia sudah menyuruh Hwang Wook untuk merayunya saat mabuk semalam. Hwang Wook juga masih merana karena saat dia membelikan obat untuk mabuknya Jeong Joo, tempatnya diambil Geun Woo.

Jeong Joo ke balai kota tapi pegawai disana memberitahu kalo Hwang Wook sakit dan tidak masuk kerja. Jeong Joo akhirnya menjenguk Hwang Wook.
"aku mau memeriksa keadaanmu, dan juga mau minta maaf, aku tahu soal perasaanmu, tap aku mabuk berat dan melakukan hal yang sangat keliru kemarin malam, aku sungguh minta maaf"
Hwang Wook menjawab kalo dia juga lupa dengan apa yang terjadi semalam. Dia juga berkata kalo dia baik baik saja dan mau masuk kerja. Dia merenggangkan tangannya untuk membuktikan kalo dia sehat, tapi gerakannya malah membuat kancing bajunya longgar dan dia melepasnya. Akhirnya Jeong Joo membantu memasang kancingnya.

Sambil kancingnya di pasang, Hwang Wook bertanya apa Jeong Joo masih akan menjalankan Maendorong Ttottot bersama Geun Woo. Jeong Joo menjawab kalo kontrak mereka sudah berakhir semalam. Hwang Wook heran karena dipikir ada sesuatu yang terjadi saat dia membeli obat mabuk Jeong Joo.
"kau bahkan membeli obat untukku? aku tidak ingat apapun setelah 'aku akan menikahimu' "
Hwang Wook merasa sepertinya dia masih ada kesempatan. Tiba tiba Jong Bae, Yoo Ja dan Bok Nyo datang untuk melihat Hwang Wook. Saat melihat Jeong Joo disana, mereka senang dan akan memberitahu ibu Hwang Wook. Bok Nyo bahkan memotret mereka di ponselnya. Saat mereka bertiga pergi, Jeong Joo hampir mengejar mereka dan memberi panjelasan kalo tidak ada apa apa antara dia dan Hwang Wook. Tapi dengan cepat Hwang Wook menarik tangan dan mencegahnya. Dia berkata kalo dia yidak akan menjelaskan apa apa karena memang dia menyukai Jeong Joo. Hwang Wook juga menyuruh Jeong Joo untuk memberitahu pada Geun Woo kalo dihati nya sudah ada orang lain. Jeong Joo menjawab kalo itu bohong.
"bohong juga merupakan jenis langkah strategi, aku akan menjadi kebohongan itu untukmu, terlepas dari langkah macam apa yang dibuatnya, jangan tertipu dan jangan biarkan hatimu goyah, meski dia mengakui perasaannya dan berkata dia akan mencintaimu mulai sekarang, untuk membuat hatimu goyah, kau tidak harus goyah, jika kau dengar hal seperti ituakankah kau biarkan hatimu goyah lagi?
Jeong Joo menjawab kalo dia tidak akan percaya kata kata Geun Woo lagi.

Direstoran, Poong San diancam Geun Woo kalo dia masih saja memanggil Jeong Joo dengan sebutan Bu Walikota. Dan dia memberitahu kalo Jeong Joo akan pergi dari situ. Geun Woo keluar dan bertemu Jong Bae dipintu. Jong Bae memberitahu foto Jeong Joo dan Hwang Wook berdua. Geun Woo jengkel saat tahu ternyata Jeong Joo ada dirumah Hwamg Wook. Geun Woo mau menelpon Jeong Joo, tapi Jong Bae melarangnya dan memintanya untuk bekerja sama.
"aku tidak mau bekerja sama dengan paman, aku sangat menyukai Jeong Joo, jadi aku tak bisa kerjasama soal itu,dan akulah yang sudah mengacaukan semua kejutan yang diatur warga kota"
Mendengar itu, Jong Bae lalu bertanya pada Poong San. Tapi jawaban Poong San yang ambigu malah membuatnya bingung.

Geun Woo ternyata menunggu Jeong Joo pulang. Dia diantar Hwang Wook yang berpesan agar dia tidak goyah lagi. Jeong Joo langsung masuk rumah. Didalam, dia bertemu Poong San dan bertanya apa Geun Woo pergi semalam. Poong San menjawab kalo ada Ji Won tadi malam. Diluar, Geun Woo menghampiri Hwang Wook dan bertanya apa Hwang Wook melihatnya bersama Jeong Joo dan mengantarnya pulang. 
"kau datang menjemput Lee Jeong Joo? aku gg liat tuh"
Geun Woo masuk dan melihat Jeong Joo masih bingung. Dia memberitahu kalo dia tahu apa yg terjadi semalam. Jeong Joo tidak percaya. Geun Woo berkata kalo dia cemas makanya dia mencari Jeong Joo. Geun Woo akhirnya mengaku kalo dia suka pada Jeong Joo. Sayang, Jeong Joo yang sudah didoktrin Hwang Wook tidak percaya kata kata Geun Woo dan pergi naik kekamar. Jong Bae senang karena sudah tahu kalo Geun Woo ditolak. Dia menyuruh Geun Woo bekerjasama hari ini karena kerabat Hwang Wook akan datang mengunjungi Jeong Joo.

Dan inilah kakak dan adik Hwang Wook
Mirip semua ya hihi. Hwang Wook menunjukkan foto ayahnya yang mirip dirinya. Jeong Joo lalu bertanya apa benar semalam Geun Woo tidak menjemputnya. Hwang Wook berbohong dan berkata tidak. Dia lalu mengajak Jeong Joo pergi kencan. Jeong Joo mau.

Sebelum berangkat, Jeong Joo menyompan barang digudang anggur dan bertemu Geun Woo. Geun Woo bertanya apa dia masih tidak percaya kalo semalam dia menjemputnya. Geun Woo menyuruh Jeong Joo mengingat ingat, dan dia memberikan bonus yang disembunyikan di lemari bagian atas. Geun Woo menyuruhnya mengambil bonus itu. Tiba tiba Jeong Joo ingat sesuatu dimimpinya. Tapi tetap dia tidak mengaku dan memilih membiarkan bonus itu diatas lemari.

Hee Ra menemui Hae Sil dikamar Jung Geun. Dia bermaksud memberi pelajaran pada Hae Sil dan menyuruhmya menjauhi kakaknya. Dia menyuap Hae Sil dengan uang. Tapi Hae Sil menolaknya.
"memang benar kalo aku tergila gila pada kakakmu, tapi tidak pada hartanya, aku menyukainya karena dia tampan, dia tampan, berharga seperti sebuah mutiara hitam,aku tak perduli yang lainnya, tapi aku sangat perduli dengan penampilan seorang pria. kalo dia tidak akan bertahan lama seperti yang kau bilang, kalo dia jadi botak dan gendut, maka aku yakin akan segera menyadarkan diriku"
Hee Ra tersinggung dan hampir menyiram Hae Sil dengan air minum. Tapi reflek Hae Sil lebih cepat dan menangkap tangan Hee Ra sebelum sempat menyiram air di wajahnya. sekretaris Jang melaporkan apa yang sudah terjadi pada Jung Geun, dan beginilah reaksi Jung Geun saat tahu Hae Sil menyebutnya ganteng.
Hee Ra yang kesal bertemu dengan Bo Mi Ra dan menceritakan tentang kakaknya yang jatuh cinta apa penyelam wanita. Bo Mi Ra berusaha menutupi kalo dia sudah tahu tentang wanita yang suaminya dibunuh oleh ayah Geun Woo.

Di restoran, Geun Woo dan Jeong Joo bertengkat tentang gurame dan vampir hihihi. Sampai akhirnya Jeong Joo pergi dan menemani Hwang Wook berbelanja untuk keponakannya.

Geun Woo cemas menunggu Jeong Joo pulang. Tapi ternyata Ji Won datang. Ji Won masih berusaha membujuknya untuk meninggalkan Jeong Joo. Dia bahkan menangis. Tapi sayang Geun Woo sudah tahu semua kebohongan Ji Won.
"Ji Won~a, aku sudah mengamatimu sejak lama, jadi aku tahu kalo kau tak benar benar menangis sekarang,sejak perasaanku padamu bertepuk sebelah tangan, jadi bukannya aku tidak berusaha berubah demi kau, apa yang ingin kaujaga bukanlah perasaanku padamu, cuma tekadku kalo aku ingin menyukai satu orang saja"
Apalagi saat Ji Won mengungkit soal ayahnya yang sudah menghianati ibunya. Geun Woo kesal dan menyuruh Ji Won pergi.

Presdir Jin turun dari mobil dan berpapasan dengan Jong Bae yang mengenalinya. Mereka berbicara berdua. Jong Bae bertanya kenapa Presdir Jin bisa kesini, Presdir Jin merasa kalo dia sudah bersalah dengan membunuh suami Hae Sil, tapi begitu mendengar Hae Sil kecelakaan dilaut dia ingin menolongnya.
"tidak bukan menolongnya, aku akan menebus dosa dosaku karena aku sudah membunuh suaminya"
Dia minta tolong pada Jong Bae untuk membantunya menolong Hae Sil.

Hae Sil diantar pulang oleh Jung Geun. Mereka habis nonton konser dan Hae Sil menawari Jung Geun makan ramen dulu sebelum pulang.

Geun Woo menunggu Jeong Joo pulang, dan heran saat dia membawa banyak barang. Jeong Joo berkata kalo dia pulang dari rumah kakak Hwang Wook dan bertemu semua keluarga besarnya. Ibu Hwang Wook bahkan membawakan kue beras untuknya. Jeong Joo menawari Geun Woo. Tapi dasar Geun Woo, saking jengkelnya dia menampis kue beras yang disodorkan Jeong Joo.
Jeong Joo marah dan naik ke kamar. Geun Woo merayunya. Dia menawari Jeong Joo untuk memasakkan makanan, tapi Jeong Joo tidak mau. Geun Woo menyebutnya vampir gurame hehehe. Jadi Geun Woo memaksa Jeong Joo kebawah dan memberikan kue ikan yang didalamnya ada selai setroberi. Itulah Jeong Joo menurut Geun Woo, vampir gurame.
"maaf  soal yang tadi, aku sudah merusak masakan ibu orang lain yang sudah menyempatkan waktu membuatnya, tapi kapan kau panggil orang tua seseorang, 'ibu, ayah' dan kau senang, aku sungguh merasa terintimidasi, aku tidak punya daya saing soal itu, makanya kau ingin mereka jadi orangtuamu karena kau tidak punya, tapi aku tak bisa memberikan itu padamu"
Puk puk Geun Woo. Dia merasa kalo orang yang paling sayang padanya adalah ibunya. Dia hampir bercerita soal ayahnya, tapi tidak jadi.

Presdir Jin minta Jong Bae merahasiakan soal bantuannya nanti pada Hae Sil. Saat Jong Bae menyinggung masalah wanita yang sedang hamil anaknya, Presdir Jin tidak menjawab.

Di depan rumah Hae Sil, Jung Geun mendengarkan ceritanya tentang mantan suami nya yang meninggal. Jung Geun menguatkan Hae Sil dan memeluknya.

Geun Woo akhirnya mengakui perasaannya pada Jeong Joo.
"setelah kau menghabiskan waktu didapur, kau bisa tahu suhu oven disana ato panci diatas kompor. kalo ovennya cukup panas, saat air diatas kompor mulai mendidih kau bisa tahu, Jeong Joo, kau masih panas mendidih, aku tahu kau belum mendingin. Jeong Joo, aku tidak merasa hangat dan nyaman seperti saat aku berbuat baik padamu, aku sekarang benar benar panas"

Tapi kali ini Jeong Joo ragu antara percaya ato tidak.

Jong Bae memberitahu Hae Sil kalo ada orang yang tertarik membeli rumahnya dengan harga 10x lipat. Hae Sil sepertinya akan mempertimbangkannya karena dia ingin pindah dan melupakan semuanya. Hae Sil bertanya siapa yang berniat membeli dengan harga fantastis seperti itu. Dia bahkan menelpon Jung Geun dan mengira dia yang mau membeli. Tapi bukan. Jung Geun malah mau memperkenalkan Hae Sil pada Geun Woo dan Hee Ra.

Jong Bae bertanya pada Bo Mi Ra tentang keberadaan anak dari presdir Jin. Dia akhirnya tahu kalo Geun Woo lah orangnya. Dia menemui Geun Woo dan akhirnya membuka rahasia tentang ayahnya.
"kau tak tahu dan hyungmu juga tidak tahu, aku yakin Hae Sil juga tidak tahu, orang yang dibunuh ayahmu adalah suaminya Hae Sil"
Geun Woo kaget. Jong Bae bingung bagaimana caranya memberitahu Hae Sil. Tapi Geun Woo dengan tegas menyuruh Jong Bae untuk tidak memberitahu mereka, karena ini tidak ada hubungannya dengan mereka. Jong Bae tidak setuju karena presdir Jin yang selama ini hilang sudah muncul.

Jung Geun akhirnya memperkenalkan Hae Sil pada Hee Ra. Geun Woo sebenarnya datang, tapi dia duduk menyendiri, beberapa meja didepan meja mereka. Dia tersenyum miris melihat keakraban mereka. Dari jauh Ji Won memperhatikannya.

Malam itu, Geun Woo menemui Jong Bae dan mengutarakan niatnya untuk pergi dari Jeju karena takut itu akan merusak hubungan Jung Geun dan Hae Sil. Jong Bae sedikit membela ayahnya yang mau menebus dosa pada Hae Sil, tapi sayang Geun Woo tetap tidak suka. Dia tidak sadar kalo ayahnya melihat dan mendengar kata katanya.
"jadi tolong katakan apada ayahku kalo dia jangan pernah muncul lagi disini, katakan padanya untuk tidak melakukan hal seperti itu, katakan juga jangan dekati orang orang yang berharga bagiku, katakan kalo aku memutuskan ini untuknya agar tak ada hubungannya dengan dia"
Presdir Jin pelan pelan meninggalkan mereka.

Di restoran, Poong San yang tidak tahu masalah Geun Woo malah mengoceh dan mengajaknya ke pesta makgulli Hwak Wook dan warga kota. Geun Woo pergi sendiri, dan melihat Jeong Joo dari jauh bersenang senang dengan mereka.
"Jeong Joo~a, kurasa aku harus segera melarikan diri dari sini, kau mau ikut denganku?"

Mendekati episode terakhir, semua jadi banyak terbuka. Tapi kemarin saya sempat bbm an sama mbak ratna dan kita berdua jadi pusing pala barbie gegara alur ceritanya hehehe. Entah kenapa ya drama Hong Sister yang ini saya kurang klik sama ceritanya. Kayaknya bukan tipikal drama mereka, maapin kalo saya salah...moga2 endingnya gg geje kayak Big ya nanti..

6 komentar:

  1. Pucing pala barbie ceritanya rumit & moga aja cpt ketahuan gmn sebenernya hub hae sil ma suaminya :) itu yg bikin penasaran

    BalasHapus
  2. Bener mbk.. Alur Cerita ny agak gmn gt.. Tp tingkah childish ny geun woo ituu bikin nagiih.. Jd mari kita ikuti sampai akhiir.. 😄
    Mksh sinop ny mbk.. D tunggu selanjut ny..

    BalasHapus
  3. lanjut ya mimin ya cantik,,,,,,,,,,,ceritanya bikin penasaran

    BalasHapus
  4. Makanya saya pernah bilang....ternyata seruwet itu ceritanya-kah?????
    Tp untung yg maen yoo yoon Seok....jd ketutupin deh dg tingkah lucunya....
    Andwe...maldo andwe....
    Jangan sampe kaya BiG...yg rancu bgt....
    Sebenarnya dipikir pikir jg kok saya ngerasa drama ini lambat klimaksnya yah....coz ini udah episode 12 tp rahasia hubungan ayah -ibu geun woo,dan jeong joo jg hae sil masih belum terkuak....
    Tp apalah apalah ttp ngikutin lanjutannya aja.....
    Gumapshimnida bak poet....
    Jangan pusing pala berbie lagi yah....(^_^)

    BalasHapus
  5. Beda yaa kalo chef cara mengungkapkan perasaannya. Bahasanya make bawa barang-barang di dapur segala, pake panas-lah, mendidih-lah, ada-ada aja :p

    aku udah berhenti nonton di episode 4, tapi penasaran liat lanjutan hubungan JJ & GW. Jadi baca sinopsisnya deeh, makasih yaa mbak masih semangat lanjutin meskipun nggak klik sama dramanya juga :D

    BalasHapus
  6. Huum ikut pusing jg dan membingungkan dg cerita masa lalu ortu mereka..tp msh bkin penasaran jg nanggung dh episode 12 jg..hihi..mskipun rada telat nontonnya..

    BalasHapus

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...