Minggu, 27 September 2015

D-Day, Saat Gempa Besar Mampir ke Korea


Apa....???? Korea lagi kena gempa? Trs gimana syuting Twenty Again saya? Halah...lebay!!!

Jarang terjadi, saya dan beberapa recappers sekarang lagi suka sama 1 drama bergenre medis yang sama. Hebatnya lagi, drama ini bukan milik 3 stasiun gede disono. Drama ini tayang di JTBC. Iya...JTBC. Hanya 1 drama yg saya tonton di tv ini. Padam Padam. Oke mari kita bahas drama ini.

Ada yang sudah pernah nonton Golden Time?. Bisa dibilang drama ini mirip. Cuman kalo GT lebih ke kasus RS, DD ini ngeliatkan gimana heboh dan sibuknya para petugas medis saat ada gempa besar di Korea.

Saya bocorin dikit aja piku piku nya sampe eps 4 ya.
   
 
 
 
 
 
Keren kan? 

Cast nya sih kayaknya gg ada yg menonjol di popularitas ya. Tapi jangan anggep di drama ini ekting mereka gg keren ya. Cast nya sapa sih? kalian gogling aja ya. 

Menurut saya pribadi, drama kyk gini eman ya kalo cuman tayang di tv kabel. Soalnya entah akhir akhir ini drama yg tayang di tv besar agak membosankan. 

Oh ya, karena ini drama medis, mungkin banyak sih yang gg paham beberapa istilah medis. Bisa tanya saya via bbm ato wa hahaha. S&K berlaku XD. Gogling aja biar jelas. Ato kemarin Irfa sempet share subtitle dari Om Totoro dari DarkSmurfSub yang punya sub komplit plus penjelasan istilah medisnya. 

Satu lagi, siapin sapu tangan buat nutupin mata kalo kalian gg tahan liat yang berdarah darah. 

Setelah ngliat berkualitasnya drama korea, pertanyaan saya cuman 1, dan ini mungkin juga kalian tanyakan, kapan sinetron kita bikin proyek keren kayak gini? 

Sabtu, 26 September 2015

Selanjutnya, Bubblegum!!


Yeeaayy......mbak Jung ngedrama lagi. Lama bener nih mbak hiatusnya. Keenakan jalan jalan sama ngelukis ya?.

Projectnya mbak Jung kali ini akan nongol di tvN. Judulnya Bubblegum aka permen karet. Judul yang aneh. Jadi kayaknya nanti mbak Jung jualan permen karet dan Lee Dong Wook jadi abang becaknya. Hahaha ngawur. Ceritanya sih masih belum jelas kayak apa, cuman ini tentang pertemanan mulai kecil antara Park Ri Hwan (LDW) dan Kim Haeng Ah (JRW). Intinya mereka sudah lama berteman dan sekarang pengen nyoba buat pacaran. 

Sudah ada 3 teaser yang muncul, dan cukup lucu juga. Teaser pertama mereka sama sama berteriak "baik....ayo kita pacaran". Tapi abis itu Haeng Ah malah bingung gimana enaknya meyuk Ri Hwan yang baru jadi pacarnya.

Second teaser juga lucu. Masih sama sama kagok dengan status baru yak, jadi naik mobil aja juga bingung musti gimana. Trs itu Ri Hwan niatnya memang mau godain Haeng Ah ato sebenernya mau nyuapin es krim tapi meleset sih?. Juga entah kenapa tangan Haeng Ah bisa nyasar gitu ke saku belakang celana Ri Hwan. Walhasil dia akhirnya jalan mindik mindik (bahasa Indonesianya apa ya haha) dibelakang Ri Hwan.

Teaser terakhir ini konyol. Mereka liat hotel dan Ri Hwan langsung nelen ludah. Mak glekkk. Halah.....biasa...otak cowok. Haeng Ah sendiri malah terpukau kayaknya lihat kembang api dibelakang hotelnya. Apa sebenarnya kembang apinya itu hanya simbol refleksi mereka berdua yang horee banget nemu hotel.

Selaen mereka berdua, ada juga Park Hee Bon yang jadi kakaknya Taeyang di Master Sun dan juga Lee Jong Hyuk, si ahjussi mata keranjang di Gentlemans Dignity.

Drama ini bakal ngisi slot tayang senin-selasa di tvN mulai tanggal 26 Oktober besok. Ehm....sebenernya saya pgn bikin sinopsisnya sendiri, tapi karena kayaknya gg bakal selese, drama ini bakal dikerjain keroyokan, bukan 2, ato 3, tapi 4 orang sekaligus. Siapa saja teman teman duet saya? Tungguin ya...

Jumat, 25 September 2015

Sinopsis Twenty Again Episode 8

Woo Chul tidak menyangka No Ra akan menolak permintaannya. Dia bahkan merobek kertas kontrak yang sudah ditunjukkan Woo Chul. No Ra bersikeras kalo dia tetap akan menjalankan kontrak awal mereka sesuai perjanjian. "Aku bahkan menawarkan untuk menghentikan rencana perceraian kita. Jika kita bercerai, aku bisa membawa Min Soo pergi" ancam Woo Chul. Tapi No Ra tidak takut. Dia akhirnya memberitahu kalo dia sudah tahu Woo Chul punya wanita lain. Aslinya sih Woo Chul tidak menyangka No Ra akan tahu. Dengan gagap, dia ganti bertanya apa maksud No Ra. No Ra menjawab dengan selengkap lengkapnya. kapan, dimana, bahkan dia menyebutkan juga warna baju Woo Chul dan wanita itu. Juga saat Woo Chul menunggunya didepan toilet dan akhirnya mereka berdua berjalan sambil bergandengan tangan. Cuman, No Ra berbohong dan mengaku kalo berita itu dari Yoon Young.

Tapi tetap saja yang namanya Woo Chul itu hobi ngeles. Dia meminta No Ra jangan cepat cepat berspekulasi. Tapi No Ra dengan tegas tetap meminta untuk meneruskan perceraian dan beranjak pergi. Woo Chul mengejarnya.
"Berapa kali aku katakan, jangan pernah memutus pembicaraan yang belum selesai? apakah kau berpikir bahwa aku meminta bercerai karena wanita lain? kau keliru, kau hanya salah paham. Apa yang kau dengar itu tidaklah benar. Aku tidak pernah bertemu dengan seorang wanita ....bukan, aku bertemu dengan seorang wanita, tapi itu sedah 2 bulan yang lalu setelah kita sepakat untuk bercerai. Aku bertemu dengannya setelah kita hidup sendiri sendiri".

No Ra tidak perduli. Setelah melihat ada bus melintas, dia segera berlari masuk bus meninggalkan Woo Chul yang masih galo. Didalam bus, No Ra masih tidak percaya dengan apa yang dia katakan pada Woo Chul.
Hyun Suk bergumam gumam sendiri tentang No Ra dan Woo Chul. Sang Ye yang mendengar gerutuan itu, merasa itu tidak adil bagi No Ra karena dia  bisa disalahkan karena menurutnya, Hyun Suk menikam Woo Chul dari belakang. Dia membawa No Ra bekerja dengannya, tapi menolak bekerjasama dengan suaminya. 

Dikantor, Woom Chul masih memikirkan perkataan No Ra. Tapi dia mengambil kesimpulan kalo sebenarnya No Ra belum tahu dengan siapa dia berkencan. Karena No Ra masih ikut kelas Yi Jin.

Di toserba, No Ra menghitung gajinya dari situ.
"Aku bekerja 3 hari seminggu, 267.840 won perbulan, dalam satu tahun tidak sampai 3 juta won, ini bahkan belum cukup, mengapa biaya kuliah begitu mahal?" keluhnya. Dia ingat kalo Seung Hyun bahkan punya beberapa pekerjaan sampingan untuk bisa membayar uang kuliahnya.

No Ra yang capek sepulang kerja, harus bertemu dengan Woo Chul yang menunggu di kamar. Woo Chul minta waktu sedikit saja untuk bicara. Gak penting banget sih ternyata. Dia hanya minta No Ra untuk mematuhi kesepakatan sampai tanggal 2 Juni, kalo tidak dia akan kehilangan tokonya. No Ra tidak menjawab apa apa. Dia malah mengusir Woo Chul dari kamar karena dia mau ganti pakaian. Sebelum keluar, Woo Chul masih sempat bertanya apa No Ra sudah bercerita tentang kehidupan pribadinya pada Hyun Suk. No Ra menyahut "Aku masih waras..". Woo Chul lega mendengarnya.

Pagi harinya, Hyun Suk sengaja menunggu No Ra lewat. Dan seperti biasa, Hyun Suk sengaja membuli No Ra dengan bertanya kenapa No Ra sampai kerja sampingan segala. Apa suaminya menyuruhnya berhenti kuliah. No Ra dengan cuek menjawab kalo dia adalah mahasiswa baru yang masih harus banyak belajar. No Ra lalu menuduh kalo Hyun Suk lah yang mengirim bunga untuknya. Hyun Suk, dengan tampang agak malu, ngeles kalo dia tidak mungkin mengirim bunga mawar. Lha, tau dari mana kalo itu mawar, kan No Ra cuman bilang bunga aja hahaha. Oooooo........kamu ketahuan..........No Ra mengingatkan kenapa Hyun Suk berbicara lagi dengannya. Dia juga kesal karena gegara ponselnya disembunyikan, dia jadi tidak bisa latihan dance. Hyun Suk tidak perduli dan meninggalkan No Ra. tapi sebenarnya Hyun Suk ingin memberikan sesuatu didalam amplop coklat.

Saat latihan menjelang festival, Kim Jung Eun, senior perempuan yang ikut dance, kakinya terkilir. No Ra yang masih ingat apa yang harus dia lakukan, segera mengompres kakinya dan membebat untuk mengurangi bengkak.

Ternyata amplop coklat itu berisi naskah proyek mereka dan Hyun Suk akhirnya memberikan kepada Yi Jin.

Sang Ye membeli dobbokki ditempat Dong Chul dan dia harus menerima sindiran dari Dong Chul yang merasa kasihan karena "cinta sebelah tangan" nya Sang Ye pada Hyun Suk. Sang Ye berkelit kalo sekarang dia hanya menghormati Hyun Suk sebagai senior saja.

Dobbokki nya dia berikan pada Hyun Suk. Tapi Hyun Suk malah memberikannya pada No Ra. Dia mennyerahkan dobbokki itu pada No Ra dan menyuruh membuangnya. Tapi No Ra sadar kalo dobbokki itu bahkan belum dimakan. Dia protes kenapa menyuruh membuang makanan yang bahkan belum dibuka. 
"Kau bisa memakannya atau membuangnya, tapi kau akan menyesal jika membuangnya"

Dan saat No Ra memakannya, dia terkejut karena rasa dobbokki itu otentik dengan masakan neneknya.
Segera dia menelpon Hyun Suk dan bertanya dimana membeli dobbokki itu. Dan seperti biasa, Hyun Suk tidak mau memberitahu meskipun temannya itu memohon. Dia bahkan menyuruh Sang Ye tutup mulut juga tentang toko Dong Chul.

Flahsback
Nenek No Ra mengambilkan dobbokki untuk Hyun Suk sambil mengoceh kenapa dia tidak keluar dengan teman temannya meskipun itu hari minggu. Hyun  Suk hanya tersenyum mendengarnya. Dia menjawab kalo dia hanya ingin makan dobbokki saja. Nenek No Ra lalu bercerita tentang No Ra yang menari seperti orang gila di acara festival desa. Mereka tertawa bersama sama.
No Ra menemui Hyun Suk langsung di kantornya dan benar benar memohon diberitahu dimana tempatnya. Dia bilang kalo itu dobboki itu sangat berarti baginya karena rasanya persis buatan neneknya. Tapi Hyun Suk tetap tidak mau. "Apa kau punya hak untuk mengakui jika dobbokki itu buatan nenekmu? apakah itu sebabnya kau tidak datang ke pemakaman nenekmu?". Hanya itu yang dikatakaan Hyun Suk sebelum pergi meninggalkan No Ra yang kebingungan.

No Ra mendapat penjelasan dari Yoon Young. Saat pemakaman neneknya, Hyun Suk bahkan menginap sampai 3 hari. Dia juga sangat sedih. Yoon Young dan Dong Chul tidak bisa memberikan jawaban kenapa No Ra tidak bisa pulang saat itu. Tapi Hyun Suk kelihatan sangat kesal.
No Ra akhirnya sadar apa yang membuat Hyun Suk membencinya. Tapi yang membuat Yoon Young bingung adalah, ada hubungan apa antara nenek No Ra dan Hyun Suk. Karena mereka tiidak pernah tahu sebelumnya.
"dia pasti sangat sedih..."
Dia ingat berapa kali Hyun Suk mengacuhkan dan membuatnya kesal. Semua itu karena dia tidak datang saat neneknya dimakamkan.

Di taman kampus, seorang mahasiswa laki laki memberikan minuman untuk Hye Mi. Min Soo yang tidak sengaja melihatnya, langsung mengajak Hye Mi bicara. Dia memarahi Hye Mi saat tahu kalo diminuman itu terselip no telp. Akhirnya Min Soo melarang Hye Mi untuk berada didekat perpustakaan dan juga tidak boleh pake rok pendek. Hye Mi protes.
"Jangan pakai rok pendek? aku sangat suka rok pendek. Apakah kau mau bilang bahwa orang orang melihatku hanya karena rok ku? Apa yang akan kau lakukan jika aku memakai celana panjang dan mereka tetap melakukan itu? Aku akan memberikan no ponselku!" tantang Hye Mi. Sekarang gantian Min Soo yang bingung. Untuk saat itu ponselnya berbunyi. Ayahnya mengajak makan siang.

Woo Chul minta tolong pada Min Soo untuk menyakinkan ibunya agar berhenti kuliah. Tapi jawaban Min Soo membuat ayahnya heran. Min Soo merasa mereka seharusnya tidak melarang keinginan ibunya untuk kuliah. Woo Chul bertanya apa alasan Min Soo berubah pikiran, tapi belum sampai dijawab, dia sudah menerima pesan dari Yi Jin untuk menemuinya.

Sepertinya sih Yi Jin suka dengan cara Hyun Suk yang meminta maaf padanya karena naskah yang dibuatnya tidak sesuai dengan yang diinginkan Universitas. Makanya dia memuji mujinya didepan Woo Chul sampai dia tersipu sendiri. Sedangkan Woo Chul sebaliknya malah merasa kerjasamanya dengan Hyun Suk jadi berantakan dan sepertinya dia juga tidak akan jadi konsultan proyek lagi. Mendengar itu, bukannya setuju, tapi Yi Jin malah dengan tegas menyuruh Woo Chul harus tetap menjadi konsultannya.
"Seperti aku, aku hanya perduli tentang orang tersebut, tapi ayahku tidak. Proyek yang disponsori olehh kampus kita adalah milik Produser Cha. Dengan menempatkan namamu sebagai konsultan diproyek itu, kau akan dinilai ikut berkontribusi kepada Komite Kemajuan dan itu akan menarik ke seluruh kampus, jika itu terjadi, maka ayahku akan melihatnya". 

Waah...perjuangan Yi Jin benar benar maximal buat Woo Chul.

Setelah pulang dari diskotik, Min Soo dan Hye Mi berjalan pulang. Hye Mi bertanya kenapa Min Soo kelihatan takut sekali dengan ayahnya. Min Soo menjawab kalo semua itu karena kesuksesan ayahnya, mendapat gelar dari luar negeri dan juga menjadi seorang dosen, itu semua hal yang sulit baginya. Ayahnya bahkan selalu belajar meskipun itu dirumah. Hye Mi bertanya tentang ibu Min Soo. Min Soo menjawab kalo ibunya sudah bayak berubah akhir akhir ini. Ganti sekarang Hye Mi yang iri karena ibunya tidak pernah berubah cerewetnya. Hahaha kayak saya.

Woo Chul akhirnya memutuskan untuk tidak ikut serta dalam proyek Hyun Suk. Dia mengajukan proposal pada proyek lain.

Hari itu, No Ra menata lagi bunga mawar merah pemberian Hyun Suk. No Ra sadar kalo banyak dari daftar "well dying"nya yang sudah diwujudkan Hyun Suk. Bahkan sampai makan dobbokki yang rasanya mirip buatan neneknya. Dia melingkari tulisan daftar keinginannya dengan tinta merah, tanda kalo sudah dilakukan. Besoknya, No Ra sengaja menunggu Hyun Suk. Dari atas dia  berteriak memanggilnya.
"Haai...Cha Hyun Suk, Terimakasih telah mengajakku nonton film tengah malam, dan terimakasih sudah mengijinkan aku menggunakan lokermu, dan jangan berhubungan dengan ayah Min Soo jadi aku bisa kuliah tanpa ketahuan, terimakasih, nenekku, terimaksih sudah datang kepemakamannya, SMU Seni Haekwang, terimakasih sudah membawaku berkunjung kesana, dan terimakasih banyak sudah menjadi temanku. Meskipun hanya sesaat, terimakasih untuk menjadi temanmu dulu. Bahkan jika itu tidak nyata, bahkan jika itu karena kau hanya mengasihaniku, bahkan jika itu sekedar rasa simpati darimu, terimaksih. Aku benar benar menyukainya. Kau mungkin tidak tahu, dan aku tahu sekarang mengapa kau tidak menyukaiku, mulai sekarang aku akan memperlaukanmu hanya sebagai profesorku". Mata No Ra berkaca kaca dan dia melambaikan tangan dan bergegas pergi.
Hyun Suk hanya bengong dan menjawab asal asalan karena tidak tahu apa yanng harus dia katakan. Jadinya sampai di kantor, dia membating bukunya dan membuat Sang Hye kaget. Dia menyesal karena sudah menghina No Ra lemah. Padahal begitu banyak beban yang harus dia tanggung dan dia tetap kuat. Lagipula Hyun Suk merasa kalo dia berhutang pada No Ra. Hanya No Ra yang sangat mengerti tentangnya. Hyun Suk menyesal karena dia sangat tidak dewasa. Dan sebagai permintaan maafnya, dia tiba tiba muncul ditempat kerja No Ra  dan membantunya memasukkan barang  yang baru dikirim kedalam gudang toserba. 

No Ra dan manager toserbanya kaget melihat Hyun Suk. Karena No ra protes, Hyun Suk menawarkan pekerjaan dikantor dan membantu proyeknya. Dengan bayaran yang lebih tinggi. No Ra awalnya tidak mau. Tapi karena Hyun Suk berkata kalo dia butuh bantuannya, No Ra akhirnya setuju. Dia menerima tawaran berdamai Hyun Suk, sambil bertanya berapa gajinya hehehe.

Masalahnya sekarang adalah Sang Hye. Dia tidak setuju No Ra membantunya.
"Aku tidak bisa bekerja dengan orang yang lebih tua darikuaku tidak menyukainya, sama sepertimu, saat itulah aku berpikir dia sakit parah. Dia adalah temanmu dan cinta pertamamu, aku mengerti semua tingkahmu dan keinginanmu juga".

Tapi Hyun Suk meminta Sang Ye cuek karena No Ra hanyalah temannya sekarang.

Hari itu wajah Seung Hyun kelihatan sedih. Dia ternyata berhenti dari pekerjaannya di bar karena tangannya terluka pas kejatuhan piring. Cuman, kasihan Seung Hyun karena dia mendapat gaji kurang dari yang seharusnya karena jam kerjanya dimanipulasi oleh manager bar. No Ra kesal juga mendengarnya. Apalagi saat tahu kalo Seung Hyun belum juga pergi ke rumah sakit untuk mengobati tangannya. No Ra punya rencana dan dia minta tolong pada Soon Nam. Dia juga pinjam mobil pada Hyun Suk. awalnya Hyun Suk ragu ragu, tapi kuncinya segera direbut oleh No Ra.
Saat dijalan, mereka berpapasan dengan mobil Woo Chul. mereka tidak tahu, tapi Woo Chul yang melihat mengira kalo yang ada dimobil Hyun Suk adalah pacarnya yang baru. Coba kalo dia tahu itu No Ra.

Woo Chul menemui Hyun Suk untuk membicarakan tentang proyeknya. Dia memaksa untuk tetap ikut dalam proyeknya. Alasannya karena pihak Universitas menginginkannya dan juga karena untuk mengembangan sekolah. Mau tidak mau Hyun Suk menyetujuinya.

Ternyata No Ra mengajak Seung Hyun ke bar tempatnya bekerja. Soon Nam, yang memakai jas resmi, hari ini menjadi sopir mereka. Dia membukakan pintu dengan hormat dan mengawal No Ra dan Seung Hyun masuk bar. Mereka disambut pegawai yang mengatakan kalo bar belum buka, tapi No Ra dengan sombongnya menjawab kalo meskipun sudah buka dia tidak akan minum ditempat seperti ini. Dia lalu mencari pemilik bar. Setelah bertemu pemiliknya dia memerintahkan "Sopir Na" aka Soon Nam untuk mencari dimana Pengacara Kang dan reporter Choi. Dia akan melaporkan tentang manipulasi jam kerja pegawai barnya dan tidak membayar mereka saat mereka lembur. Pemilik bar yang menganggap wanita elegan didepannya itu Seung Hyun langsung keder. Apalagi saat Soon Nam dengan berbisik memberitahu mereka,
"Pengacara Kang akan berada disini dalam 15 menit, Reporter Choi baru saja turun dari kereta bawah tanah".

Dan pemilik bar yang ketakutan akhirnya mau membayar kekurangan uang lembur Seung Hyun. Keluar dari bar, mereka bertiga tertawa kegirangan. Seung Hyun berterimakasih karena bnatuan dari No Ra. Soon Nam bertanya bagaimana No Ra bisa melakukan hal seperti ini. No Ra meniru drama ternyata. No Ra menyuruh Seung Hyun cepat kerumah sakit untuk berobat dan saat dia akan pergi, Soon Nam memanggilnya "noona". No Ra tersenyum senang.

Karena mau ujian, No Ra semakin rajin belajar. Bahkan saat bekerja di toserbapun, dia menyembunyikan buku catatannya dilaci kasir dan dengan sembunyi sembunyi membacanya.

Hari itu festival kampus. Banyak tenda tenda makanan berdiri. No Ra yang ada diseksi perlengkapan, menyusuri jalan melalui tenda tenda makanan dengan membawa kostum untuk tim Bounce. Dia melihat Min Soo dan Hye Mi, dia memandangnya sebentar, tersenyum lalu pergi tanpa menyapa.

Hye Mi mengajak Min Soo ikut game. Min Soo sih malu sebenernya tapi akhirnya dia mau juga.

Woo Chul datang juga. Entah sudah janjian ato belum dengan Yi Jin, Ternyata Yi Jin dengan ayahnya juga datang melihat. Mereka menyapa Woo Chul dan berkeliling bersama.

Game yang diikuti Min Soo dan Hye Mi ternyata banyak. Mereka sudah sampai ke semi final dengan beberapa kopel yang lain. Dan game semifinal kali ini adalah permainan makan churros. kayak pepero game nya running man itu lho. Di game ini mereka dan 1 kopel lagi yang menang dan sampai ke final.
Soon Nam sibuk melihat latihan tim bounce saat No Ra datang membawa minuman dingin. Setelah membagikan minuman dingin pada tim, salah seorang senior menyuruhnya istirahat dan berjalan jalan.

Gamenya berlanjut. Kali ini mereka harus memecahkan balon dengan cara menekankan ke perut. Nah kalo ini kayak di roomate season 1. Mereka mulai berlomba, dan sebenarnya tim Min Soo-Hye Mi memimpin, tapi karena tiba tiba Min Soo melihat ayahnya berjalan kearah panggung game, dia jadi kaget dan tidak konsen. Mereka akhirnya kalah.
Min Soo yang gugup dan takut ketahuan ayahnya, langsung membalikkan badan sambil memegang tangan Hye Mi. Nah Woo Chul, yang memang tidak tahu kalo itu anaknya, tersenyum mellihat adegan itu. Tapi senyumnya langsung hilang saat dia  merasakan tangan Yi Jin meremas tangannya. Dia langsung melepas tangan Yi Jin karena ayahnya tiba tiba menoleh kearah mereka. Sama aja ternyata anak sama bapak. Anaknya takut sama bapaknya, eh bapaknya takut sama ayah pacarnya.

Kelas sastra berjualan pajeon, dan karena gagal, No Ra akhirnya turun tangan. Seung Hyun membantu promosi. Dan saat rombongan Hyun Suk, Sang Ye dan beberapa mahasiswa melintas, dia menodong semua untuk membeli makanannya.

Saat gladi terakhir, bengkak Kim Jung Eun belum berkurang dan masih terasa sakit. Soon Nam, segera berlari menghampiri No Ra ditenta makanann. Dia begitu terburu buru sampai sampai sapaan Hyun Suk tidak digubris. Soon Nam segera menggandeng tangan No Ra dan menariknya pergi.

No Ra syok saat Soon Nam menyuruhnya naik panggung. Dia menolak permintan itu dengan alasan dia belum berlatih gerakannya sama sekali. Tapi Soon Nam memohon dengan sangat dan berkata kalo itu adalah festival yang terakhir untuknya. Tapi No Ra tidak mau tahu. Dia minta maaf lalu berbalik pergi. Tapi tiba tiba dia berhenti. Didepannya sudah ada Hyun Suk. Sekarang ganti Hyun Suk yang menyuruhnya naik panggung. "Bisakah kau melakukannya untukku, aku tak pernah melihatmu menari didepan banyak orang, waktu diresor, aku tidak bisa datang karena ayahku pingsan". No Ra tetap menolak sebelum akhirnya Hyun Suk menyuruhnya membalas apa yang sudah dilakukan untuknya dengan menari diatas panggung.

Min Soo mengajak Hye Mi menonton Bounce tampil.

Hyun Suk melihat dari jauh.

and here we go....
 
Awalnya No Ra tidak begitu kelihatan. Tapi begitu musik ke 2, dia langsung muncul dengan melambaikan tangannya seperti mengajak penonton menari juga. Min Soo samar samar mengenali ibunya, apalagi ditambah Hye Mi yang berkata kalo dia adalah temannya dari kelas sastra. Woo Chul yang bersama Yi Jin juga melihat No Ra. Yi Jin yang mengenali No Ra lebih dulu. Seakan tidak percaya, Woo Chul menatap No Ra diatas panggung. Apalagi saat No Ra ada di tengah tengah lighting dan dia melepas topinya. No Ra menari dengan lepas dan selalu tersenyum.
Membuat 2 orang laki laki didepannya melongo.

Komentar
Sukaaaaa sama endingnya. Terutama ekspresinya Woo Chul. Entah mungkin saya salah mengartikan, tapi kenapa wajah Woo Chul itu kayaknya terpukau ya. Mungkin selama ini dia hanya melihat No Ra yang biasa biasa saja, dan dia tidak menyangka kalo No Ra bisa keren kayak gitu.

Jujur saya berharap No Ra balikan lagi dengan Woo Chul, itupun kalo Woo Chul sudah gg aneh lagi. Karena Woo Chul sih sebenarnya pengen pendamping yang gg hanya "nggah nggih" aja kalo kata orang jawa. Mungkin aja, karena sekarang dia sudah melihat No Ra yang tidak biasa biasa saja, hattinya mulai terbuka.

Tapi kayaknya sih gg mungkin banget ya, harusnya kan sama Hyun Suk hihihi. Oh ya kemarin ada yang tanya kenapa waktunya gg sesuai dengan waktu sekarang ya. Mungkin sih, nanti di episode terakhir baru dilihatkan mereka jadi seperti apa sekarang. Tapi masih mungkin lho ya....

Semoga Min Soo bisa lebih care sama ibunya. Apalagi dia sudah membela ibunya didepan ayahnya.

Saya pens nya Soon Nam. Wiihh,,,keren liat dia jadi sopir. Cakeeepp....

Minggu, 20 September 2015

Sinopsis Twenty Again Episode 6



Mata Ha No Ra yang berkaca kaca seakan tidak percaya apa yang dia lihat. Baru selangkah dia maju, dari belakang, Hyun Suk segera menutup mata dan menariknya menjauh. Tapi No Ra, dengan sekuat tenaga melepaskan tangan Hyun Suk kemudian berlari ketempatnya tadi. 

Dia melihat Woo Chul memperlakukan Yi Jin dengan mesra. Bahkan merapikan syalnya juga. Mereka berdua berjalan membelakangi No Ra. Tapi tiba tiba Woo Chul berbalik dan berkata kalo dia harus ke parkiran dulu. No Ra yang kaget melihat keduanya, ikut ikutan berbalik dan bersembunyi. Dia menabrak Hyun Suk. Tapi No Ra bahkan tidak tahu siapa yang ditabraknya. Dia segera berlari keluar menghindari Woo Chul. Hyun Suk berhasil mengejar No Ra. Dia bertanya kenapa No Ra tidak bersama Yoon Young. No Ra mengucapkan selamat menonton dan beranjak pergi. Tapi saat Hyun Suk mencegahnya, dia mengibaskan tangan Hyun Suk dan berkata kalo dia harus menemui Yoon Young. 

Hyun Suk mengikuti No Ra yang berjalan linglung. 

September 2011
Woo Chul memarahi No Ra karena salah mengambilkan dasi dan jas untuk acaranya ke simposium. Dia bahkan berharap mereka berdua segera bercerai. Apalagi saat No Ra membuang ukiran kayu hadiah untuk rektornya. Woo Chul kesal karena dia harus selalu mengajari No Ra hal hal kecil seperti itu. No Ra berdalih kalo Woo Chul tidak mau dia bertanya macam macam.

Agustus 2013
Yoon Yoong kaget saat No Ra memberitahu tentang perceraiannya. Yoon Young bertanya apa benar Woo Chul tidak punya istri atau pacar. No Ra menyanggahnya.

Dan sekarang, sambil berjalan sendiri, No Ra mengingat ingat kejadian itu. Tiba tiba dia tertawa lepas. Hyun Suk jadi bingung. " Apakah dia sudah gila karena trauma?" pikirnya. Yoon Young menelpon No Ra dan bertanya dia ada dimana. No Ra meminta menemuinya di taman.
"ketika dia minta untuk bercerai itu terlihat aneh dan menjijikkan. Itu mengerikan. Tapi mengapa kau lari? Kau sudah memergokinya, apa kau tidak ingin tahu siapa dia?"

No Ra menjawab kalo dia hanya punya Woo Chul dan Min Soo saja sejak umur 19 tahun. Dan sekarang apa yang dia takutkan terjadi. Akhirnya mereka berdua sama sama menangis. Hyun Suk memandang mereka dari jauh. 

Sampai rumah, Hyun Suk langsung memarahi Sang Ye karena ceroboh. Tapi Sang Ye bisa menebak kalo pasti ada wanita lain yang bersama Woo Chul. 
"Aku hanya ingin dia pergi dengan tenang, tanpa diketahui oleh siapapun, aku ingin dia mati ketika dia masih mencintai suaminya, bagaimana aku bisa membiarkan No Ra mati sebagai wanita paling menyedihkan?"

No Ra membersihkan kamar Min Soo yang berantakan. Woo Chul datang dan mengajaknya bicara. Woo Chul mengeluarkan kontrak yang sudah mereka sepakati. Dia sangat keberatan No Ra kuliah ditempat yang sama dengannya mengajar. Woo Chul memberikan amplop berisi uang. 
"Ambil ini sekarang, itu untuk biaya hidupmu dalam bulan ini, meskipun kita akan bercerai, aku akan tetap memberikanmu nafkah, kau ibunya Min Soo, kau tinggal 1 rumah dengannya, tapi itu tidak terjadi untuk tempat kuliahmu, kau tidak mengharapkan menggunakan uangku untuk biaya kuliah kan? sama sekali aku tidak berniat untuk membiayai kuliahmu!"

Dia lalu memaksa No Ra mengambil uang itu. Dia juga menegaskan kalo hanya akan memberikan nafkah sampai bulan mei, juga No Ra akan kehilangan hak atas toko di Yeonam dong kalo seandainya dia menuda lagi perceraian mereka yang sudah disepakati tanggal 2 juni. "Namun jika kau berhenti kuliah dan menepati janji yang sudah kita sepakati, aku akan memberikan toko itu seperi awal perjanjian kita ditambah kau akan mendapatkan sebuah apartemen dengan 1 kamar" sambung Woo Chul. No Ra kesal karena dia sudah tahu penyebab Woo Chul memaksa seperti ini. Dengan wajah dingin, dia menjawab akan memikirkan permintaan Woo Chul.

Karena kesal, No Ra melampiaskannya dengan memukuli ikan kering. Woo Chul menghampiri dan meyuruhnya berhenti. Dia berusaha menjelaskan dengan bahasa halus untuk menenangkan amarah No Ra. Tapi No Ra, dengan jengkelnya menyindir Woo Chul.
"Sejak kapan kau merasa perlu menjelaskannya kepadaku? apakah berselingkuh dariku? aku melihatnya ditv, pria yang berselingkuh tiba tiba bertingkah seperti ini dan selalu banyak alasan" katanya sambil terus memukuli ikan kering tidak berdosa itu.

No Ra menyimpan uang yang diterimanya dari Woo Chul dilaci kamar.

Pagi itu, Hyun Suk gelisah menunggu No Ra diparkiran. Sekilas dia mengingat wajah terkejut No Ra saat bertemu Woo Chul semalam. Melihat mobil Woo Chul parkir, cepat cepat dia menghampiri dan menyapanya. Hyun Suk bertanya apa No Ra senang dengan pertunjukan tadi malam. Jawaban Woo Chul membuat Hyun Suk mengepalkan tangan. Woo Chul berkata kalo tiket itu dia berikan pada mahasiswanya karena dia harus hadir ke pemakaman. Hyun Suk tambah emosi saat Woo Chul bertanya "bagaimana ibu dari anakku? apakah dia ada gunanya?". Hyun Suk hampir saja memukul Woo Chul kalo saja dia tidak melihat No Ra berjalan kearah mereka.

Saat Hyun Suk bertemu No Ra diruang loker, No Ra bahkan tidak menjelaskan kenapa dia tidak datang ke pertunjukan. No Ra  malah buru buru pergi karena dia akan membersihkan ruang latihan. Hyun Suk heran knp harus No Ra, tapi dia menjawab kalo juniorlah yang harus melakukannya.
Dari jauh, Hyun Suk melihat No Ra mengelap kaca diruang latihan. Tapi dia tahu kalo pikiran No Ra sedang kalut.

Keluar dari ruang latihan, Hyun Suk menelpon Yi Jun dan menunggunya di kampus. Yi Jin saat itu sedang semobil dengan ayahnya. Tahu kalo yang menelpon tadi Hyun Suk, ayah Yi Jin malah ingin menjodohkan Yi Jin dengan Hyun Suk. Yi  Jin dengan tegas menolak dan meminta ayahnya untuk membiarkannya dulu sampai akhir tahun.

Dikampus, Hyun Suk menyambut mereka. Setelah berbasa basi, Ketua Kim bertanya kenapa Hyun Suk belum menikah, dan seperti apa wanita idamannya. Jawaban Hyun Suk membuat Ketua Kim dan Yi Jin kaget.
"wanita idamanku....ada satu wanita...dia adalah istri Profesor Kim Woo Chul". Yi Jin jelas kelabakan karena tidak menyangka Hyun Suk mengenal istri Woo Chul.

Seperti biasanya, Min Soo keperpustakaan. didalam buku yang dia bawa, Min Soo menemukan peta buatan ibunya. Tak lama kemudian, No Ra mengirim pesan. 'Ini adalah peta yang sudah aku gunakan, bahkan dimasa depan, aku tidak akan menyebabkan masalah dalam kehidupan kuliahmu, jadi jangan merasa terbebani olehnya, aku minta maaf'.

Kelas pernikahan Yi Jin menampilkan foto foto dari pasangan mahasiswa. Termasuk foto No Ra bersama  Soon Nam. Saat perkuliahan berakhir, No Ra berpapasan dengan Yi Jin. Yi Jin memuji No Ra karena bisa menyesuaikan diri dengan baik, Sedangkan No Ra bertanya bagaimana bisa Yi Jin tahu banyak tentang perbedaan laki laki dan wanita sedangkan dia saja belum menikah.
"Aku hanya menyampaikan apa yang diteliti oleh para ilmuwan dengan cara yang mudah dimengerti. kau tahu apa yang harus dilakukan jika kau punya pertanyaan kan? silahkan memasangnya di papan buletin anonim"

Tak lama setelah ibunya pergi dari kelas, Min Soo berlari menghampiri Hye Mi. Secara samar dia bertanya tentang ibunya yang sekelas dengan Hye Mi. Tapi karena Hye Mi menjawab kalo dia tidak berteman, Min Soo merasa lega.

No Ra  melihat Seung Hyun sedang mencari pekerjaan paruh waktu, dan dia minta untuk dicarikan juga.

Cha Hyun Suk menelpon Yoon Young dan mengajaknya bertemu. Hyun Suk bercerita bagaimana dia menemukan buku harian No Ra dan suratnya pada Min Soo. Juga tentang keinginan No Ra sebelum dia meninggal. Yoon Young heran karena ternyata Hyun Suk belum tahu kondisi No Ra. Tapi dasar Yoon Young, dia malah membiarkan dan tidak memberi tahunya. Hyun Suk ingin Yoon Young membantunya.

Hari itu april mop dan mahasiswa barunya semua disuruh memakai seragam sekolah SMA. Awalnya No Ra heran kenapa teman kuliahnya semua memakai seragam SMA. Dan dia  tambah terkejut melihat Yoon Young sudah berdiri didepannya, juga memakai seragam sekolah.
Yoon Young memaksa No Ra berganti seragam juga. Setelah itu mereka menemui Hyun Suk yang juga berseragam. No Ra tertawa karena Hyun Suk lucu. Apalagi kacamatanya...byuh...silau men...
Hyun Suk mengajak mereka berdua pergi. Ditengah jalan, mereka berpapasan dengan mobil Woo Chul. Hyun Suk yang tahu, langsung merangkul pundak No Ra dan Yoon Young. Dia tidak tahu kalo dari dalam mobil, Woo Chul melotot melihatnya.

Ternyata Hyun Suk mengajak mereka ke sekolah mereka dulu. Sekolah Seni Haekwang. Disana sudah menunggu Dong Chul. Bersama sama mereka berempat bernostalgia mengenang kembali masa masa sekolah. Mereka menyusuri koridor kelas. Membuat No Ra ingat saat dia belajar gerakan dance baru yang belum dia bisa.
Sekarang giliran Hyun Suk. Dia seperti melihat dirinya dipukul guru didalam kelas karena tidak bisa menjawab  pertanyan guru. Juga saat dia dibuli temannya karena datang terlambat.
Mereka mengikuti Hyun Suk masa lalu ke tempat biasa mereka biasa berlatih. Dong Chul menantang Yoon Young untuk menarik rambut No Ra lagi. Dan mereka tertawa saat pura pura melakukannya. Hyun Suk tersenyum melihatnya. Tapi pandangannya tertuju pada masa lalunya yang sekarang duduk menyendiri dibawah pohon dan membaca buku.
Dulu itu, dia melihat Yoon Young menjambak rambut No Ra saat mereka bertengkar. Dia tersenyum melihat keberanian No Ra menantang Yoon Young. Dan ternyata dulu, diam diam Hyun Suk sering mendatangi warung dobboki nenek No Ra, tapi saat No Ra tidak ada.  Dan nenek No Ra selalu menawarinya dobbokki.

Hyun Suk masih melamun, mengingat masa lalu, saat No Ra memanggilnya. Ternyata No Ra mengerjain Hyun Suk sehingga Yoon Young dan Dong Chul tertawa. Karena kesal, Hyun Suk pura pura mengejar No Ra sampai dia hampir jatuh. Dan Hyun Suk secara reflek memegang tangan No Ra.

Sebelum pulang mereka berselca dulu.
Dan pose mereka tidak ada yang normal hahaha.

Mereka melewati warung dobbokki nenek No Ra yang sekarang sudah dibangun gedung bertingkat. No Ra menatapnya lama. Kejadian masa lalu terlintas diingatannya. Hari itu neneknya sedang berjualan dobboki dan dia membuat brosur iklan untuk dobboki neneknya. Dia berjanji akan mengajak teman temannya makan disini. Tapi nenek melarangnya.
"Tidak...kau tidak bisa melakukannya, jangan pernah memberitahu kepada siapapun bahwa tempat ini adalah rumahmu, bahkan ketika kau pergi ke sekolah lewat pintu belakang. Aku mendengar dari tokoh masyarakat, semua anak yang bersekolah di SMU Seni di Seoul berasal dari keluarga kaya, aku tak mau kau dilecehkan"

Nenek bahkan menyuruh untuk pura pura tidak mengenalnya saat dia ingin makan dobbokki dengan temannya.

No Ra menatap bangunan itu dengan mata sembab. Lalu Hyun Suk mengajak mereka ke tujuan terakhir.

Woo Chul kelabakan saat Yi Jin mengaku kalo dia tahu Hyun Suk adalah teman istrinya. Tapi Woo Chul berhasil menenangkan Yi Jin. Tapi aslinya Woo Chul sendiri yang galo karena teringat keakraban No Ra dengan Hyun Suk.

Min Soo pergi ke diskotik bersama Hye Mi. Dan ternyata rombongan ibunya juga pergi kesana. Bedanya, Min Soo dan Hye Mi langsung diperbolehkan masuk dengan menunjukkan KTM, sedangkan Hyun Suk dan yang lainnya tidak boleh karena masih diragukan status mahasiswanya. Akhirnya mereka pergi ke tempat lain.

Hye Mi tentu saja jago ngedance. Sedang Min Soo blas kagak bisa joged. Saat Min Soo minum, Hye Mi diajak dance cowok lain, Dan Min Soo kesal.

Rombongan Hyun Suk akhirnya pergi ke diskotik yang penuh dengan orang seumuran mereka. Tapi diskotiknya gag kekinian banget ya hahaha. Dan mereka pun berjoged dengan gaya oldis.

Min Soo sudah mabuk dan Hye Mi mengajaknya pulang. Tapi Min Soo tidak mau. Dia malah menirukan gerakan orang yang tadi berpasangan dengan Hye Mi. Dan dia bisa. Akhirnya Hye Mi semangat ngedance lagi dengan Min Soo.

Mereka berempat berpisah setelah dari diskotik. Dong Chul diajak Yoon Young pulang dulu naik bus. No Ra dan Woo Chul naik bus dibelakang mereka. Dan tentu saja, didalam bus, orang orang melihat mereka dengan aneh. Saat busnya mengerem, No Ra yang tidak berpegangan, oleng dan memeluk perut Hyun Suk.
Hyun Suk gugup dan segera menyuruh No Ra duduk begitu penumpang didepannya turun. Lewat kaca bus, Hyun Suk melihat No Ra tersenyum bahagia.

Dirumah, Woo Chul melihat jam. Sudah jam 12 malam dan No Ra belum pulang.

Hyun Suk memaksa mengantarkan No Ra pulang. Mereka berjalan beriringan.
"Hari ini adalah april mop kan? mungkin itu sebabnya semuanya terlihat seperti suatu kebohongan. Segala sesuatu yang aku lakukan hari ini, semua hari seperti sebuah kebohongan. Apakah aku menemmukan hari seperti hari ini? Aku ingat hal kecil, aku pikir sudah melupakan tujuan, ketika aku mengingatnya, aku hanya akan melewatkannya. Aku hanya ingin kembali. Selama ini......."

No Ra ingin bilang kalo hidupnya kesepian dan sangat sulit. Tapi dia malah mengucapkan terimakasih pada Hyun Suk karena memberinya hadiah hari itu. Hyun Suk memandangi No Ra yang berlari menuju apartemennya dengan tersenyum.

Di pintu lift, No Ra bertemu Min Soo dan mereka berdua sama sama terkejut. No Ra malah mengkhawatirkan Min Soo yang pulang juga dengan memakai seragam SMA nya. No Ra hanya takut Min Soo akan dimarahi ayahnya. Dan benar, Woo Chul sudah menunggu mereka berdua dirumah. Woo Chul sempat heran kenapa mereka berdua bisa pulang bersama sama. Apalagi saat No Ra dengan berani berkata kalo dia habis dari diskotik. Woo Chul dan Min Soo sama sama terkejut mendengarnya. No Ra cuek dan langsung masuk kamar padahal Woo Chul mengajaknya bicara.

Hyun Suk masih tidak bisa tidur mengingat kejahilan No Ra tadi siang. Dia  membuka ponselnya dan memandangi foto foto mereka. Sambil men zoom foto No Ra, dia bergumam
"apa benar dia akan segera meninggal?benarkah?"
No Ra menggambar apa yang dia lakukan hari ini. Dia tersenyum malihat perubahan sikap Hyun Suk padanya.

Hyun Suk mengirim pesan pada No Ra dan memintanya untuk datang nanti.

No Ra ditolak saat melamar sebagai part timer karena umurnya yang sudah tua. Tapi tak lama kemudian, Seung Hyun menelponnya yang menawarinya pekerjaan.

Ditoko dobbokki Dong Chul, Hyun Suk meminta temannya memasak dobboki lebih lama. Dong Chul berkeluh kesah kalo bukan karena resep dobbokki dari nenek No Ra, dia pasti akan punya hutang yang banyak, dia bertanya
"Tapi kenapa kau tidak menceritakan pada No Ra tentang toko ini dan juga tentang pemakaman neneknya?"

Hyun menjawab kalo suatu saat itu semua pasti akan terbuka.

Ternyata Hyun Suk membawakan dobbokki Dong Chul untuk No Ra. Dia menunggu No Ra datang, dan karena sudah lebih dari waktu janjian mereka No Ra belum muncul, dia menelponnya. Hyun Suk marah saat tahu No Ra bekerja part time. Segera dia menemui No Ra dan memaksanya keluar dari toko tempatnya bekerja.

Hyuk memarahi No Ra. Dia tidak tahu kenapa No Ra harus bekerja sementara waktunya sudah tidak lama lagi. Dia akhirnya mengaku kalo dia tahu No Ra terkena kanker. Tapi jawaban No Ra membuatnya terkejut. Saat No Ra memberitahunya "aku tidak akan meninggal, itu suatu kesalahan", Hyun Suk seakan akan tidak percaya. Baru setelah No Ra menyakinkannya kalo itu benar, Hyun Suk langsung memeluknya erat.
Komentar
Saya seneng ternyata Woo Chul juga rada takut dengan reaksi No Ra. Lucu aja liat dia takut kena pukul kayu.

Trs pas mereka pake baju SMA nya dulu....saya jadi iri. Coba saya pake baju yang sama, pasti bentuknya udah gg beraturan haha. Bayangin aja, bajunya duluuuuu muat dengan bb 47 kg. Nah kl dipake sekarang dengan bb kebalikannya...bisa dibayangin dong hehe.
Andaikan saya mash kyk waktu SMA......

Saya suka ternyata baru eps 6 Hyun Suk sudah tahu kalo No Ra ternyata tidak jadi meninggal. Itu berarti nanti, apapun perasaan nya pada No Ra tidak ada hubungannya dengan kasihan. Soalnya saya gg trlalu suka plot yang bersakit sakit dahulu dan meninggal kemudian. 

Jadi, toko nenek No Ra dibeli oleh Hyun Suk, direnovasi dan dipake berjualan dobbokki oleh Dong Chul. Oke kyknya mmg Hyun Suk ini juga sayang neneknya No Ra sampai sampai resep dobbokki nya aja dia tahu.

Yak...sudah ya komennya. Saya mau bikin postingan soal Bubblegum, next project drama saya. Annenyong....