Rabu, 16 September 2015

Sinopsis Twenty Again Episode 4

 

Hyun Suk masih memegang buku harian No Ra dan mengingat isi pesan didalamnya yang sebenarnya ditujukan untuk Min Soo. "Ibu minta maaf karena tidak mengatakannya lebih cepat. Aku tidak ingin merusak umur 20 tahunmu. Dan juga aku ingin mencoba hidupku sendiri. Hanya selama 3 bulan". Lalu Hyun Suk juga ingat saat No Ra memohon untuk tidak membiarkan Woo Chul tahu keberadaannya di kampus. Waktu itu dia berkata kalo ingin memberikan kejutan besar pada Woo Chul pada bulan Juni. Juga waktu No Ra menyapanya dan Hyun Suk malah pura pura tidak kenal dan ganti memarahinya. Hyun Suk begitu menyesal kenapa dia suka marah marah pada No Ra.

No Ra sendiri menyakinkan dokter bahwa dia baik baik saja meskipun dokternya salah diagnosis. Ya iya lah..sapa yang gg senang kalo habis didiagnose kanker tapi ternyata salah. No Ra terlihat lega sekali. Dia lalu napak tilas saat dirinya menangis di halte setelah mendengar vonis itu. Sekarang, dengan senyum yang sangat lebar, dia melihat semuanya berbeda. Saking lamanya tersenyum sampai sampai orang orang menganggapnya aneh. Yoon Young menelpon dan berteriak gembira saat No Ra memberitahu kalo dia tidak sekarat. Ternyata Yoon Young ada dibelakangnya dan mereka berdua segera berpelukan. Yoon Young meyesalkan kenapa sampai terjadi seperti ini, membuat No Ra menderita, tapi No Ra berkata
"Tidak tidak..jika aku tahu dari awal, aku tidak akan menemukan 'Well Dying'...melakukan semua hal yang aku ingin lakukan sebelum aku mati, kau harus mencobanya juga"

Sambil berkata seperti itu, No Ra membuka tas dan mencari buku hariannya. Dia bingung saat tidak menemukannya.

Sang Ye mencari Hyun Suk di rumahnya untuk memberitahu kalo dia ada janji temu dengan producer TVR. Tapi Hyun Suk yang tidak bersemangat menyuruh Sang Ye membatalkannya. Ponsel Hyun Suk berbunyi, dari No Ra yang bertanya apa buku hariannya ada disitu.
"Aku tidak tahu, itu tidak ada disini, dan juga jangan telepon aku setiap msaat cuma karena kau tahu nomorku".

No Ra sebal karena jawaban yang diterimanya dari Hyun Suk. Dia bingung dan takut bukunya ditemukan orang lain karena dia menuliskan semuanya disana. Sedangkan Yoon Young heran karena ternyata No Ra masih ingin meneruskan kuliahnya. No Ra juga menjelaskan bagaimana cara dia menghindari bertemu dengan Min Hoo dan Woo Chul.

Hyun Suk masih membuka buku harian No Ra dan menemukan banyak hal menarik disitu. Termasuk kartun gambar Hyun Suk yang diberi kata "brengsek" dibawahnya.

Juga daftar semua yang ingin dilakukan sebelum dia mati. Tapi yang mengherankan Hyun Suk adalah, No Ra tidak menuliskan satupun mengenai Woo Chul. Hyun Suk akhirnya menyimpulkan kalo No Ra  menyembunyikan penyakitnya, selain kuliahnya kepada suaminya.

Malam itu, habis minum dengan Yoon Young, No Ra pulang ke rumaah dengan gembira. Didepan apartemen, dia melihat Min Soo yang berjalan dan dia langsung berlari dan memeluk pundaknya. Tapi Min Soo malah tidak suka kalo ibunya seperti itu. Dia menghadik ibunya. Meskipun beggitu, saat melihat ayahnya melintas, dia langsung membungkukkan badan dengan hormat dan menyapa ayahnya. Min Soo dan Woo Chul sama sama heran melihat betapa gembiranya No Ra malam itu.

Saat dikampus, Hyun Suk memata matai No Ra sepanjang hari. Dia jadi tahu saat No Ra dipaksa para senior di kelas sastra untuk meminta maaf pada Profesor Sung. Tapi No Ra tetap bersikeras kalo apa yang dilakukan itu benar.

"tidak perduli berapa banyak aku berpikir tentang hal itu, aku tidak berpikir itu adalah sesuatu yang harus dimintai maaf, kelihatannya aku telah membuat hal hal yang sulit bagi kalian, aku minta maaf, itu memang suatu kesalahan untuk berbicara dengan cara seperti itu disepan semua siswa, tapi dia duluan yang berbuat salah, kalian semua paham ini dengan benar. Kode etik"

Park Seung Hyun, mahasiswi sastra yang dulu mengembalikan ponsel No Ra, melihat adegan itu tanpa bisa berbuat apappun. Hyun Suk memandangnya dan tahu kalo sebenarnya Seung Hyun juga membenarkan kata kata No Ra. Senior sastra mereka menyuruh membuat grup baru tanpa memasukkan No Ra.

Para mahasiswa baru semua mengabaikan No Ra.

Sang Ye melihat Hyun Suk yang mengendap endap mengikuti No Ra dari belakang. Ternyata No Ra pergi menemui Soo Nam dan minta fotonya untuk tugas kelompok. No Ra juga bercerita kalo dulu dia juga senang menari. No Ra meminta Soo Nam mengabarinya kalo dia sudah punya waktu luang untuk diambil gambarnya. Saat No Ra keluar dari ruangan So Nam, Hyun Suk cepat cepat mencari tempat bersembunyi. Hyun Suk ini masih bingung bagaimana caranya dia mengembalikan buku harian No Ra.

Hyun Suk mengikuti kemanapun No Ra pergi. Lalu, saat dia yakin kalo No Ra akan menuju bangku taman tempat dia biasa duduk, dia melemparkan begitu saja buku hariannya dibawah pohon rindang dekat bangku taman. Beres?.....oh belum tentu, karena saat Hyun Suk mau meninggalkan taman, dia melihat Woo Chul berjalan kearahnya. Hyun Suk bingung. Dia menoleh dan melihat No Ra juga menuju kepadanya dari arah yang berlawanan. Karena tidak mau Woo Chul melihat No Ra, dia akhirnya menarik No Ra, dan menutupinya dengan jas.

Woo Chul melewatinya tanpa curiga sedikitpun. Tapi tetap saja, ada mahasiswa yang tahu dan memotret mereka. Karena tidak mau ketahuan, Hyun Suk mengajak No Ra untuk lari menghindar dan bersembunyi dibangu taman yang biasanya dipake No Ra duduk. "Saat kau datang kesini, laluilah jalan dibalik gedung ekonomi" saran Hyun Suk. No Ra berterimakasih lalu hampir pergi saat dia melihat buku hariannya ada dibawah pohon. No Ra senang bukunya ketemu. Tapi saat Hyun Suk melihat tasnya dan banyak buku No Ra yang menyembul disitu, dia sengaja menarik tasnya dan mengajak No Ra ke tempat loker. Dia meletakkan buku buku itu didalam loker dan menyuruh No Ra memakai loker itu. Setelah itu Hyun Suk melihat kantong belanjaan No Ra, dan bertanya apakah dia baik jika memakan itu. Hahaha Hyun Suk mah belum tahu status No Ra terbaru.

Setelah menyuruh No Ra pergi, Hyun Suk hampir menelpon Woo Chul, tapi tidak jadi. Saat berbalik, dia melihat Sang Ye memandanginya.
"apakah karena dia? aku dengar anda menolak sponsor komite WCU. Anda akhirnya memiliki kesempatan untuk menampilkan drama yang sudah anda rencanakan selama sepuluh tahun, aku tahu anda tidak ingin sekolah terlibat dan berkonsultasi dengan Kim Woo Chul, tapi aku tidak berpikir kalo layak untuk menyerah pada impian yang sudah ada selama sepuluh tahun. Aku sudah mengenal anda selama lima tahun dan aku belum pernah melihat anda membiarkan perasaan pribadi mempengaruhi pekerjaan seperti ini" protes Sang Ye panjang.

Dan dia sangat terkejut saat Hyun Suk memberitahu kalo Kim Woo Chul, sponsor WCU adalah suami No Ra.

Woo Chul heran saat diberitahu Yi Jin kalo Hyun Suk sengaja menolak sponsor karena dia harus berkomunikasi dengan Woo Chul. Padahal Woo Chul harus melakukan proyek ini untuk menunjukkan eksistensinya di Universitas Woocheon. Tapi tanpa disangka sangka, Hyun Suk menelpon dan mengajak bertemu.

Mereka berdua bertemu dikantor Hyun Suk. Dimeja, ada berkas kepunyaan Hyun Suk dan didalamnya terselip sebuah pena milik Yi Jin yang tertinggal direstoran dulu. Pena itu menggelinding saat Hyun Suk mengangkat berkasnya dan tertindih kertas kertas Woo Chul. Woo Chul sendiri juga mengeluarkan pena yang persis sama, lalu diletakkan di samping buku agendanya.

Secara tidak sengaja, Woo Chul mengambil pena milik Yi Jin dan memakainya. Hyun Suk heran. Apalagi saat Woo Chul memasukkan pena itu disaku jasnya. Hyun Suk berusaha mencegah, tapi Hyun Suk berkata "pena ini adalah hadiah" sambil memperlihatkan inisial 'I love W' nya.

Hyun Suk akhirnya mengambil kesimpulan kalo Yi Jin terlibat skandal dengan Woo Chul. Menyadari hal itu, untuk kesekian kalinya Hyun Suk menolak kerjasama dengan Woo Chul.

Hye Mi bertanya pada Min Soo bagaimana bisa seseorang selalu meletakkan minuman kesehatan di meja perpustakaannya. Min Soo tentu saja tidak tahu siapa yang memberinya. Dia menjawab asal asalan kalo itu adalah senirnya. Hye Mi lalu ingat saat mereka belum kenal, di perpustakaan, dia melihat sendiri kalo Min Soo mengembalikan kopi yang dibelikan seniornya. Min Soo akhirnya berjanji
"jika aku menangkap siapa yang menempatkan ini dimejaku, aku akan memberitahunya kalo aku punya pacar dan aku tidak memiliki ketertarikan pada anak perempuan di Universitas Woocheon kecuali kau, kau tidak tahu itu? ku bilang padamu, saat aku ditolak oleh Universitas Yeonshin, aku bertekad, untuk tidak pernah gagal lagi, bertemu denganmu adalah kesepakatan besar bagiku".

Soon Nam heran saat tahu No Ra berada dikelas yang harusnya sudah dipindahkan ke tempat lain. Dia melihat No Ra dari jauh.  Tak lama kemudian Seung Hyun mengiriminya pesan agar pindah kelas.

Soon Nam memprotes teman temannya didepan kelas karena mereka sepakat untuk mengucilkan bahkan berharap No Ra keluar kampus. Mereka masih belum bisa menerima No Ra yang belum meminta maaf pada Profesor Sung.
"Kalian...siapa yang menganiaya kalian? dan siapa yang menyelesaikan itu? kalian bilang kalau kita hanya harus mengalahkan omong kososng dari beberapa anjing liar? kalian pikir siapa kalian sehingga menginginkan wannita itu keluar? apa yang dia lakukan salah? bukaankah kalian yang jadi pengecut? mengapa dia harus khawatir ketika dia melakukan hal yang benar? jujur saja, bukankah dia melakukan hal yang kalian dan senior tidak bisa lakukan?"

Setelah itu, dia keluar. No Ra yang mendengarnya dari koridor hanya diam. Saat dia masuk kelas, semuanya bersikap cuek dan membuang muka. Dan seperti biasa, No Ra menggambar apa yang dilakukan Profesor Sung pada mahasiswi dan juga bagaimana dia membela mereka. Dia ingat perkataan seniornya juga Hyun Suk dulu tentang beratnya dunia kuliah sekarang. No Ra sadar juga karena dia harus melihat Min Soo juga belajar begitu keras di perpustakaan.

Pagi itu, Hyun Suk menunggu No Ra di bangku taman dan memberikan bubur yang kata Hyun Suk diberikan mahasiswa padanya. Padahal sih boong. No Ra jadi bingung ada apa dengan Hyun Suk hari itu.

"Aku penasaran apa dia punya penyakit, aku dengar orang berubah ketika mereka mau mati"

Woo Chul masuk ke kantor Hyun Suk. Dia kaget karena disana sudah ada Yi Jin. Mereka berdua bersikap formal satu sama lain. Tapi begitu Hyun Suk mengirim pesan kalo dia akan terlambat 30 menit, baru deh aslinya keluar. Mereka berdua berbicara santai dan bingung bagaiamana harus menghadapi Hyun Suk nanti.
"menurutmu, mengapa dia ingin bertemu dengan kita?"
"mungkin meminta kita untuk mensponsori proyeknya lagi....kalo begitu mengapa dia menyuruhku untuk datang?"
"itulah yang ingin kukatakan, dia mengatakan dia tidak bisa bekerja denganmu karena kalian berdua memiliki rencana yang sangat berbeda"
"apa yang dia katakan padamu ketika dia minta bertemu denganmu?"

Belum sempat Yi Jin menjawab, tiba tiba pintu terbuka dan Hyun Suk masuk. Mereka berdua kaget, dan mulai bersikap formal lagi. Hyun Suk ternyata mau bekerjasama dengan Woo Chul dan dia berterimakasih pada Yi Jin atas bantuan sponsornya.

Selesai bertemu, Hyun Suk berjalan keluar. Ada 2 mahasiswa yang langsung tergesa tesa mengeluarkan ponsel untuk merekam Hyun Suk. Tapi Hyun Suk dengan tegas menyuruhnya berhenti. Dia menyuruuh mahasiswa itu untuk merekamnya saat dia kelihatan baik, jangan mengaplod video saat dia mengaruk pantat seperti dulu. Walah...hehehe mau dong lihat. Akhirnya Hyun Suk berpose dan mahasiswa tadi memotretnya. Tapi tiba tiba  dia ingat saat kejadian Profesor Sung di restoran, ada seseorang yang merekam semua. Dia adalah Park Seung Hyun. Dia lalu mencari cara untuk memanfaatkan video itu.

Dikantor, Sang Ye mengatakan kalo meskipun mereka tahu itu salah, mereka tidak mau bertindak. Karena mareka masih muda, tidak mau mengambil resiko. Hyun Suk jadi tambah marah karena dia pikir No Ra tidak perduli apapun karena dia sekarat.
"dia pergi ke perguruan tinggi dibelakang keluarganya, dia ingin mengalami kehidupan kampus sebelum meninggal, dia ingin mengambil kelas psikologi, dan dia menunda untuk memberitahu suaminya tentang penyakitnya, itu berarti dia mencintai suaminya kan?"

Sang Ye mengiyakan. Hyun Suk berjanji kalo dia akan membantu No Ra.

Hyun Suk ingat dulu saat mereka berdua makan semangka di sungai. No Ra memujinya keren dan meramalnya akan jadi produser hebat 20 tahun lagi. Mereka bahkan mengubur kapsul waktu dan akan membuka nya 20 tahun lagi.

Akhirnya Hyun Suk mendapat ide. 

Seung Hyun mendapat telp dari manager pekerjaan paruh waktunya untuk mengantar dari Dept. Teater dan Film Univ. Woocheon. Seung Hyun kaget saat mengantar paketan dan ternyata itu untuk Hyun Suk. Hyun Suk mengajak Seung Hyun bergabung makan pizza bersama.

Mereka bicara santai sambil makan pizza. Tapi Sang Ye tiba tiba mengalihkan topik pembicaraan tentang skandal Profesor Sung. Begitu juga dengan Hyun Suk. Seakan mengikuti pikiran mereka berdua, Seung Hyun, yang ingat kalo waktu itu dia melihat Hyun Suk saat No Ra di pojokkan senior mereka, sadar bahwa sebenarnya Hyun Suk ingin meminta bantuannya.
"Apakah anda memanggilku kemari dengan tujuan tertentu?"

Hyun Suk dan Sang Ye saling pandang. 

Woo Chul dan Yi Jin sedang merayakan dimulainya proyek "You and Now" dengan makan malam dan minum anggur di apartemen. Mereka juga membicarakan tentang masa depan hubungan cintanya.

Saat melihat berita di internet, No Ra mendapat telepon dari Seung Hyun. Dia menemui Seung Hye di cafe tempatnya bekerja paruh waktu. Ternyata Seung Hye menyerahkan fd berisi rekaman skandal Profesor Sung dan Keputusan ada ditangan No Ra. Untuk mengungkapkan atau tidak.  No Ra tentu saja dibayang bayangi ketakutan kalo dia akan ditangkap polisi karena tuduhan palsu. Karena bingung No Ra menghabiskan 5 gelas minuman sekaligus dan Seung Hyun melihatnya dengan khawatir.

Hyun Suk menyuruh Sang Ye untuk tidak membuang tumpukan naskah yang gagal ikut audisi. 2 kardus penuh. Sang Ye bertanya tanya tindakan apa yang akan diambil No Ra setelah fd itu ada ditangannya. Ponsel Hyun Suk bergetar, dari Seung Hyun.

Ternyata No Ra mabuk berat. Hyun Suk mendengar ocehan mabuk No Ra, kalo dia seharusnya sudah membuat keputusan penting, tapi dia belum bisa memutuskan. Hyun Suk bertanya kenapa. Dan No Ra dengan setengah terpejam menyahut kalo mungkin dia tidak akan pergi kuliah lagi.
"Segala sesuatu yang aku tidak bisa lakukan saat berumur 20 tahun, tepat sebelum aku mati, aku cuma terlambat 20 tahun, apa itu kejahatan? semua yang aku inginkan adalah hidup seperti seorang mahasiswa normal, menurutmu mengapa aku sangat ingin kuliah? terutama ketika semua orang begitu membenci itu? kau bahkan para siswa? mengapa mengatakan semuanya pada saat itu?"

No Ra menangis.

Paginya, No Ra ternyata sudah ada di tempat tidurnya. Dia membuka mata dan tiba tiba suara Hyun Suk seakan terdengar. "berpikirlah kembali ke saat kau menjambak rambut Ra Yoon Young dan berkelahi". dan dia langsung bangun. Woo Chul yang sudah mau berangkat menegurnya karena minum. Tapi No Ra tidak perduli. Dia malah ingat semalam dia berteriak teriak memberitahu alamatnya pada Hyun Suk. 

Akhirnya setelah Woo Chul pergi, dia ingat suara Hyun Suk dan juga keberaniannya melawan Yoon Young dulu.

Profesor Sung mendapat email ancaman dari No Ra kalo dia punya video asli dari kejadian itu dan akan menyebarkan kalo Profesor Sung tidak mengundurkan diri.

No Ra yang aslinya ketakutan, berhasil menenangkan dirinya.

Dan ternyata Hyun Suk menemui Profesor Sung. Dia ikut mengancamnya. Tuntutannya juga sama. Profesor Sung mengundurkan diri. 

Hyun Suk menelpon No Ra dan menyuruhnya ke rumahnya. No Ra datang dan minta maaf atas kejadian mabuknya semalam. Hyun Suk lalu menyuruh No Ra untuk memilah naskah yang tidak dipakai dari Sang Ye kemarin, dan memilih mana cerita yang masih layak. 

Pintu rumah Hyun Suk diketuk. Ternyata Woo Chul yang datang. Hyun Suk menyambutnya dan menyuruh No Ra berkenalan dengan tamunya. Woo Chul dan No Ra sama sama terkejut. Apalagi saat Hyun Suk merangkul bahu No Ra sambil tersenyum.

Komentar

Hahahaha,,,,Hyun Suk ini lucunya kaku banget. Dia ini kayaknya sifat jahilnya keluar setelah ketemu No Ra lagi. Saya ketawa aja liat awal eps ini. Yang satu kegirangan karena gg sakit, yang satu tersiksa karena tahu temannya sakit.

Trs juga saya kyknya gg bisa benci sama Yi Jin. Soalnya orangnya itu innocent banget. Dan kayaknya gg jahat. Woo Chul juga. Saya suka drama ini karena semua karakternya itu gg ada yang pure antagonis. Saya penasaran apa yang menyebabkan Min Soo begitu benci pada ibunya. Apa karena ibunya tidak pernah kuliah?

Saya juga sdh nonton eps 5 dan 6. Tapi no spoiler ya hahaha.

2 komentar:

  1. Begitulah, Mbak Poetri...., dramanya TvN biasanya keren-keren, ceritanya tentang hal-hal biasa di sekitar kita, tapi dikemas dengan tidak biasa. Salam kenal.

    BalasHapus
  2. Suka banget sma ceritanya....
    Bkin jengkel bet tuch suaminya... Egois bet jadi orng...
    Udh ngambil masa mudanya si ha no ra juga...
    Pas susah mau bareng... Pas udh mapan mau pisah... Sialan bet....

    Mba poetri tau kaga judul ost yg diputar di akhir eps ini....

    BalasHapus

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...