Jumat, 25 September 2015

Sinopsis Twenty Again Episode 8

Woo Chul tidak menyangka No Ra akan menolak permintaannya. Dia bahkan merobek kertas kontrak yang sudah ditunjukkan Woo Chul. No Ra bersikeras kalo dia tetap akan menjalankan kontrak awal mereka sesuai perjanjian. "Aku bahkan menawarkan untuk menghentikan rencana perceraian kita. Jika kita bercerai, aku bisa membawa Min Soo pergi" ancam Woo Chul. Tapi No Ra tidak takut. Dia akhirnya memberitahu kalo dia sudah tahu Woo Chul punya wanita lain. Aslinya sih Woo Chul tidak menyangka No Ra akan tahu. Dengan gagap, dia ganti bertanya apa maksud No Ra. No Ra menjawab dengan selengkap lengkapnya. kapan, dimana, bahkan dia menyebutkan juga warna baju Woo Chul dan wanita itu. Juga saat Woo Chul menunggunya didepan toilet dan akhirnya mereka berdua berjalan sambil bergandengan tangan. Cuman, No Ra berbohong dan mengaku kalo berita itu dari Yoon Young.

Tapi tetap saja yang namanya Woo Chul itu hobi ngeles. Dia meminta No Ra jangan cepat cepat berspekulasi. Tapi No Ra dengan tegas tetap meminta untuk meneruskan perceraian dan beranjak pergi. Woo Chul mengejarnya.
"Berapa kali aku katakan, jangan pernah memutus pembicaraan yang belum selesai? apakah kau berpikir bahwa aku meminta bercerai karena wanita lain? kau keliru, kau hanya salah paham. Apa yang kau dengar itu tidaklah benar. Aku tidak pernah bertemu dengan seorang wanita ....bukan, aku bertemu dengan seorang wanita, tapi itu sedah 2 bulan yang lalu setelah kita sepakat untuk bercerai. Aku bertemu dengannya setelah kita hidup sendiri sendiri".

No Ra tidak perduli. Setelah melihat ada bus melintas, dia segera berlari masuk bus meninggalkan Woo Chul yang masih galo. Didalam bus, No Ra masih tidak percaya dengan apa yang dia katakan pada Woo Chul.
Hyun Suk bergumam gumam sendiri tentang No Ra dan Woo Chul. Sang Ye yang mendengar gerutuan itu, merasa itu tidak adil bagi No Ra karena dia  bisa disalahkan karena menurutnya, Hyun Suk menikam Woo Chul dari belakang. Dia membawa No Ra bekerja dengannya, tapi menolak bekerjasama dengan suaminya. 

Dikantor, Woom Chul masih memikirkan perkataan No Ra. Tapi dia mengambil kesimpulan kalo sebenarnya No Ra belum tahu dengan siapa dia berkencan. Karena No Ra masih ikut kelas Yi Jin.

Di toserba, No Ra menghitung gajinya dari situ.
"Aku bekerja 3 hari seminggu, 267.840 won perbulan, dalam satu tahun tidak sampai 3 juta won, ini bahkan belum cukup, mengapa biaya kuliah begitu mahal?" keluhnya. Dia ingat kalo Seung Hyun bahkan punya beberapa pekerjaan sampingan untuk bisa membayar uang kuliahnya.

No Ra yang capek sepulang kerja, harus bertemu dengan Woo Chul yang menunggu di kamar. Woo Chul minta waktu sedikit saja untuk bicara. Gak penting banget sih ternyata. Dia hanya minta No Ra untuk mematuhi kesepakatan sampai tanggal 2 Juni, kalo tidak dia akan kehilangan tokonya. No Ra tidak menjawab apa apa. Dia malah mengusir Woo Chul dari kamar karena dia mau ganti pakaian. Sebelum keluar, Woo Chul masih sempat bertanya apa No Ra sudah bercerita tentang kehidupan pribadinya pada Hyun Suk. No Ra menyahut "Aku masih waras..". Woo Chul lega mendengarnya.

Pagi harinya, Hyun Suk sengaja menunggu No Ra lewat. Dan seperti biasa, Hyun Suk sengaja membuli No Ra dengan bertanya kenapa No Ra sampai kerja sampingan segala. Apa suaminya menyuruhnya berhenti kuliah. No Ra dengan cuek menjawab kalo dia adalah mahasiswa baru yang masih harus banyak belajar. No Ra lalu menuduh kalo Hyun Suk lah yang mengirim bunga untuknya. Hyun Suk, dengan tampang agak malu, ngeles kalo dia tidak mungkin mengirim bunga mawar. Lha, tau dari mana kalo itu mawar, kan No Ra cuman bilang bunga aja hahaha. Oooooo........kamu ketahuan..........No Ra mengingatkan kenapa Hyun Suk berbicara lagi dengannya. Dia juga kesal karena gegara ponselnya disembunyikan, dia jadi tidak bisa latihan dance. Hyun Suk tidak perduli dan meninggalkan No Ra. tapi sebenarnya Hyun Suk ingin memberikan sesuatu didalam amplop coklat.

Saat latihan menjelang festival, Kim Jung Eun, senior perempuan yang ikut dance, kakinya terkilir. No Ra yang masih ingat apa yang harus dia lakukan, segera mengompres kakinya dan membebat untuk mengurangi bengkak.

Ternyata amplop coklat itu berisi naskah proyek mereka dan Hyun Suk akhirnya memberikan kepada Yi Jin.

Sang Ye membeli dobbokki ditempat Dong Chul dan dia harus menerima sindiran dari Dong Chul yang merasa kasihan karena "cinta sebelah tangan" nya Sang Ye pada Hyun Suk. Sang Ye berkelit kalo sekarang dia hanya menghormati Hyun Suk sebagai senior saja.

Dobbokki nya dia berikan pada Hyun Suk. Tapi Hyun Suk malah memberikannya pada No Ra. Dia mennyerahkan dobbokki itu pada No Ra dan menyuruh membuangnya. Tapi No Ra sadar kalo dobbokki itu bahkan belum dimakan. Dia protes kenapa menyuruh membuang makanan yang bahkan belum dibuka. 
"Kau bisa memakannya atau membuangnya, tapi kau akan menyesal jika membuangnya"

Dan saat No Ra memakannya, dia terkejut karena rasa dobbokki itu otentik dengan masakan neneknya.
Segera dia menelpon Hyun Suk dan bertanya dimana membeli dobbokki itu. Dan seperti biasa, Hyun Suk tidak mau memberitahu meskipun temannya itu memohon. Dia bahkan menyuruh Sang Ye tutup mulut juga tentang toko Dong Chul.

Flahsback
Nenek No Ra mengambilkan dobbokki untuk Hyun Suk sambil mengoceh kenapa dia tidak keluar dengan teman temannya meskipun itu hari minggu. Hyun  Suk hanya tersenyum mendengarnya. Dia menjawab kalo dia hanya ingin makan dobbokki saja. Nenek No Ra lalu bercerita tentang No Ra yang menari seperti orang gila di acara festival desa. Mereka tertawa bersama sama.
No Ra menemui Hyun Suk langsung di kantornya dan benar benar memohon diberitahu dimana tempatnya. Dia bilang kalo itu dobboki itu sangat berarti baginya karena rasanya persis buatan neneknya. Tapi Hyun Suk tetap tidak mau. "Apa kau punya hak untuk mengakui jika dobbokki itu buatan nenekmu? apakah itu sebabnya kau tidak datang ke pemakaman nenekmu?". Hanya itu yang dikatakaan Hyun Suk sebelum pergi meninggalkan No Ra yang kebingungan.

No Ra mendapat penjelasan dari Yoon Young. Saat pemakaman neneknya, Hyun Suk bahkan menginap sampai 3 hari. Dia juga sangat sedih. Yoon Young dan Dong Chul tidak bisa memberikan jawaban kenapa No Ra tidak bisa pulang saat itu. Tapi Hyun Suk kelihatan sangat kesal.
No Ra akhirnya sadar apa yang membuat Hyun Suk membencinya. Tapi yang membuat Yoon Young bingung adalah, ada hubungan apa antara nenek No Ra dan Hyun Suk. Karena mereka tiidak pernah tahu sebelumnya.
"dia pasti sangat sedih..."
Dia ingat berapa kali Hyun Suk mengacuhkan dan membuatnya kesal. Semua itu karena dia tidak datang saat neneknya dimakamkan.

Di taman kampus, seorang mahasiswa laki laki memberikan minuman untuk Hye Mi. Min Soo yang tidak sengaja melihatnya, langsung mengajak Hye Mi bicara. Dia memarahi Hye Mi saat tahu kalo diminuman itu terselip no telp. Akhirnya Min Soo melarang Hye Mi untuk berada didekat perpustakaan dan juga tidak boleh pake rok pendek. Hye Mi protes.
"Jangan pakai rok pendek? aku sangat suka rok pendek. Apakah kau mau bilang bahwa orang orang melihatku hanya karena rok ku? Apa yang akan kau lakukan jika aku memakai celana panjang dan mereka tetap melakukan itu? Aku akan memberikan no ponselku!" tantang Hye Mi. Sekarang gantian Min Soo yang bingung. Untuk saat itu ponselnya berbunyi. Ayahnya mengajak makan siang.

Woo Chul minta tolong pada Min Soo untuk menyakinkan ibunya agar berhenti kuliah. Tapi jawaban Min Soo membuat ayahnya heran. Min Soo merasa mereka seharusnya tidak melarang keinginan ibunya untuk kuliah. Woo Chul bertanya apa alasan Min Soo berubah pikiran, tapi belum sampai dijawab, dia sudah menerima pesan dari Yi Jin untuk menemuinya.

Sepertinya sih Yi Jin suka dengan cara Hyun Suk yang meminta maaf padanya karena naskah yang dibuatnya tidak sesuai dengan yang diinginkan Universitas. Makanya dia memuji mujinya didepan Woo Chul sampai dia tersipu sendiri. Sedangkan Woo Chul sebaliknya malah merasa kerjasamanya dengan Hyun Suk jadi berantakan dan sepertinya dia juga tidak akan jadi konsultan proyek lagi. Mendengar itu, bukannya setuju, tapi Yi Jin malah dengan tegas menyuruh Woo Chul harus tetap menjadi konsultannya.
"Seperti aku, aku hanya perduli tentang orang tersebut, tapi ayahku tidak. Proyek yang disponsori olehh kampus kita adalah milik Produser Cha. Dengan menempatkan namamu sebagai konsultan diproyek itu, kau akan dinilai ikut berkontribusi kepada Komite Kemajuan dan itu akan menarik ke seluruh kampus, jika itu terjadi, maka ayahku akan melihatnya". 

Waah...perjuangan Yi Jin benar benar maximal buat Woo Chul.

Setelah pulang dari diskotik, Min Soo dan Hye Mi berjalan pulang. Hye Mi bertanya kenapa Min Soo kelihatan takut sekali dengan ayahnya. Min Soo menjawab kalo semua itu karena kesuksesan ayahnya, mendapat gelar dari luar negeri dan juga menjadi seorang dosen, itu semua hal yang sulit baginya. Ayahnya bahkan selalu belajar meskipun itu dirumah. Hye Mi bertanya tentang ibu Min Soo. Min Soo menjawab kalo ibunya sudah bayak berubah akhir akhir ini. Ganti sekarang Hye Mi yang iri karena ibunya tidak pernah berubah cerewetnya. Hahaha kayak saya.

Woo Chul akhirnya memutuskan untuk tidak ikut serta dalam proyek Hyun Suk. Dia mengajukan proposal pada proyek lain.

Hari itu, No Ra menata lagi bunga mawar merah pemberian Hyun Suk. No Ra sadar kalo banyak dari daftar "well dying"nya yang sudah diwujudkan Hyun Suk. Bahkan sampai makan dobbokki yang rasanya mirip buatan neneknya. Dia melingkari tulisan daftar keinginannya dengan tinta merah, tanda kalo sudah dilakukan. Besoknya, No Ra sengaja menunggu Hyun Suk. Dari atas dia  berteriak memanggilnya.
"Haai...Cha Hyun Suk, Terimakasih telah mengajakku nonton film tengah malam, dan terimakasih sudah mengijinkan aku menggunakan lokermu, dan jangan berhubungan dengan ayah Min Soo jadi aku bisa kuliah tanpa ketahuan, terimakasih, nenekku, terimaksih sudah datang kepemakamannya, SMU Seni Haekwang, terimakasih sudah membawaku berkunjung kesana, dan terimakasih banyak sudah menjadi temanku. Meskipun hanya sesaat, terimakasih untuk menjadi temanmu dulu. Bahkan jika itu tidak nyata, bahkan jika itu karena kau hanya mengasihaniku, bahkan jika itu sekedar rasa simpati darimu, terimaksih. Aku benar benar menyukainya. Kau mungkin tidak tahu, dan aku tahu sekarang mengapa kau tidak menyukaiku, mulai sekarang aku akan memperlaukanmu hanya sebagai profesorku". Mata No Ra berkaca kaca dan dia melambaikan tangan dan bergegas pergi.
Hyun Suk hanya bengong dan menjawab asal asalan karena tidak tahu apa yanng harus dia katakan. Jadinya sampai di kantor, dia membating bukunya dan membuat Sang Hye kaget. Dia menyesal karena sudah menghina No Ra lemah. Padahal begitu banyak beban yang harus dia tanggung dan dia tetap kuat. Lagipula Hyun Suk merasa kalo dia berhutang pada No Ra. Hanya No Ra yang sangat mengerti tentangnya. Hyun Suk menyesal karena dia sangat tidak dewasa. Dan sebagai permintaan maafnya, dia tiba tiba muncul ditempat kerja No Ra  dan membantunya memasukkan barang  yang baru dikirim kedalam gudang toserba. 

No Ra dan manager toserbanya kaget melihat Hyun Suk. Karena No ra protes, Hyun Suk menawarkan pekerjaan dikantor dan membantu proyeknya. Dengan bayaran yang lebih tinggi. No Ra awalnya tidak mau. Tapi karena Hyun Suk berkata kalo dia butuh bantuannya, No Ra akhirnya setuju. Dia menerima tawaran berdamai Hyun Suk, sambil bertanya berapa gajinya hehehe.

Masalahnya sekarang adalah Sang Hye. Dia tidak setuju No Ra membantunya.
"Aku tidak bisa bekerja dengan orang yang lebih tua darikuaku tidak menyukainya, sama sepertimu, saat itulah aku berpikir dia sakit parah. Dia adalah temanmu dan cinta pertamamu, aku mengerti semua tingkahmu dan keinginanmu juga".

Tapi Hyun Suk meminta Sang Ye cuek karena No Ra hanyalah temannya sekarang.

Hari itu wajah Seung Hyun kelihatan sedih. Dia ternyata berhenti dari pekerjaannya di bar karena tangannya terluka pas kejatuhan piring. Cuman, kasihan Seung Hyun karena dia mendapat gaji kurang dari yang seharusnya karena jam kerjanya dimanipulasi oleh manager bar. No Ra kesal juga mendengarnya. Apalagi saat tahu kalo Seung Hyun belum juga pergi ke rumah sakit untuk mengobati tangannya. No Ra punya rencana dan dia minta tolong pada Soon Nam. Dia juga pinjam mobil pada Hyun Suk. awalnya Hyun Suk ragu ragu, tapi kuncinya segera direbut oleh No Ra.
Saat dijalan, mereka berpapasan dengan mobil Woo Chul. mereka tidak tahu, tapi Woo Chul yang melihat mengira kalo yang ada dimobil Hyun Suk adalah pacarnya yang baru. Coba kalo dia tahu itu No Ra.

Woo Chul menemui Hyun Suk untuk membicarakan tentang proyeknya. Dia memaksa untuk tetap ikut dalam proyeknya. Alasannya karena pihak Universitas menginginkannya dan juga karena untuk mengembangan sekolah. Mau tidak mau Hyun Suk menyetujuinya.

Ternyata No Ra mengajak Seung Hyun ke bar tempatnya bekerja. Soon Nam, yang memakai jas resmi, hari ini menjadi sopir mereka. Dia membukakan pintu dengan hormat dan mengawal No Ra dan Seung Hyun masuk bar. Mereka disambut pegawai yang mengatakan kalo bar belum buka, tapi No Ra dengan sombongnya menjawab kalo meskipun sudah buka dia tidak akan minum ditempat seperti ini. Dia lalu mencari pemilik bar. Setelah bertemu pemiliknya dia memerintahkan "Sopir Na" aka Soon Nam untuk mencari dimana Pengacara Kang dan reporter Choi. Dia akan melaporkan tentang manipulasi jam kerja pegawai barnya dan tidak membayar mereka saat mereka lembur. Pemilik bar yang menganggap wanita elegan didepannya itu Seung Hyun langsung keder. Apalagi saat Soon Nam dengan berbisik memberitahu mereka,
"Pengacara Kang akan berada disini dalam 15 menit, Reporter Choi baru saja turun dari kereta bawah tanah".

Dan pemilik bar yang ketakutan akhirnya mau membayar kekurangan uang lembur Seung Hyun. Keluar dari bar, mereka bertiga tertawa kegirangan. Seung Hyun berterimakasih karena bnatuan dari No Ra. Soon Nam bertanya bagaimana No Ra bisa melakukan hal seperti ini. No Ra meniru drama ternyata. No Ra menyuruh Seung Hyun cepat kerumah sakit untuk berobat dan saat dia akan pergi, Soon Nam memanggilnya "noona". No Ra tersenyum senang.

Karena mau ujian, No Ra semakin rajin belajar. Bahkan saat bekerja di toserbapun, dia menyembunyikan buku catatannya dilaci kasir dan dengan sembunyi sembunyi membacanya.

Hari itu festival kampus. Banyak tenda tenda makanan berdiri. No Ra yang ada diseksi perlengkapan, menyusuri jalan melalui tenda tenda makanan dengan membawa kostum untuk tim Bounce. Dia melihat Min Soo dan Hye Mi, dia memandangnya sebentar, tersenyum lalu pergi tanpa menyapa.

Hye Mi mengajak Min Soo ikut game. Min Soo sih malu sebenernya tapi akhirnya dia mau juga.

Woo Chul datang juga. Entah sudah janjian ato belum dengan Yi Jin, Ternyata Yi Jin dengan ayahnya juga datang melihat. Mereka menyapa Woo Chul dan berkeliling bersama.

Game yang diikuti Min Soo dan Hye Mi ternyata banyak. Mereka sudah sampai ke semi final dengan beberapa kopel yang lain. Dan game semifinal kali ini adalah permainan makan churros. kayak pepero game nya running man itu lho. Di game ini mereka dan 1 kopel lagi yang menang dan sampai ke final.
Soon Nam sibuk melihat latihan tim bounce saat No Ra datang membawa minuman dingin. Setelah membagikan minuman dingin pada tim, salah seorang senior menyuruhnya istirahat dan berjalan jalan.

Gamenya berlanjut. Kali ini mereka harus memecahkan balon dengan cara menekankan ke perut. Nah kalo ini kayak di roomate season 1. Mereka mulai berlomba, dan sebenarnya tim Min Soo-Hye Mi memimpin, tapi karena tiba tiba Min Soo melihat ayahnya berjalan kearah panggung game, dia jadi kaget dan tidak konsen. Mereka akhirnya kalah.
Min Soo yang gugup dan takut ketahuan ayahnya, langsung membalikkan badan sambil memegang tangan Hye Mi. Nah Woo Chul, yang memang tidak tahu kalo itu anaknya, tersenyum mellihat adegan itu. Tapi senyumnya langsung hilang saat dia  merasakan tangan Yi Jin meremas tangannya. Dia langsung melepas tangan Yi Jin karena ayahnya tiba tiba menoleh kearah mereka. Sama aja ternyata anak sama bapak. Anaknya takut sama bapaknya, eh bapaknya takut sama ayah pacarnya.

Kelas sastra berjualan pajeon, dan karena gagal, No Ra akhirnya turun tangan. Seung Hyun membantu promosi. Dan saat rombongan Hyun Suk, Sang Ye dan beberapa mahasiswa melintas, dia menodong semua untuk membeli makanannya.

Saat gladi terakhir, bengkak Kim Jung Eun belum berkurang dan masih terasa sakit. Soon Nam, segera berlari menghampiri No Ra ditenta makanann. Dia begitu terburu buru sampai sampai sapaan Hyun Suk tidak digubris. Soon Nam segera menggandeng tangan No Ra dan menariknya pergi.

No Ra syok saat Soon Nam menyuruhnya naik panggung. Dia menolak permintan itu dengan alasan dia belum berlatih gerakannya sama sekali. Tapi Soon Nam memohon dengan sangat dan berkata kalo itu adalah festival yang terakhir untuknya. Tapi No Ra tidak mau tahu. Dia minta maaf lalu berbalik pergi. Tapi tiba tiba dia berhenti. Didepannya sudah ada Hyun Suk. Sekarang ganti Hyun Suk yang menyuruhnya naik panggung. "Bisakah kau melakukannya untukku, aku tak pernah melihatmu menari didepan banyak orang, waktu diresor, aku tidak bisa datang karena ayahku pingsan". No Ra tetap menolak sebelum akhirnya Hyun Suk menyuruhnya membalas apa yang sudah dilakukan untuknya dengan menari diatas panggung.

Min Soo mengajak Hye Mi menonton Bounce tampil.

Hyun Suk melihat dari jauh.

and here we go....
 
Awalnya No Ra tidak begitu kelihatan. Tapi begitu musik ke 2, dia langsung muncul dengan melambaikan tangannya seperti mengajak penonton menari juga. Min Soo samar samar mengenali ibunya, apalagi ditambah Hye Mi yang berkata kalo dia adalah temannya dari kelas sastra. Woo Chul yang bersama Yi Jin juga melihat No Ra. Yi Jin yang mengenali No Ra lebih dulu. Seakan tidak percaya, Woo Chul menatap No Ra diatas panggung. Apalagi saat No Ra ada di tengah tengah lighting dan dia melepas topinya. No Ra menari dengan lepas dan selalu tersenyum.
Membuat 2 orang laki laki didepannya melongo.

Komentar
Sukaaaaa sama endingnya. Terutama ekspresinya Woo Chul. Entah mungkin saya salah mengartikan, tapi kenapa wajah Woo Chul itu kayaknya terpukau ya. Mungkin selama ini dia hanya melihat No Ra yang biasa biasa saja, dan dia tidak menyangka kalo No Ra bisa keren kayak gitu.

Jujur saya berharap No Ra balikan lagi dengan Woo Chul, itupun kalo Woo Chul sudah gg aneh lagi. Karena Woo Chul sih sebenarnya pengen pendamping yang gg hanya "nggah nggih" aja kalo kata orang jawa. Mungkin aja, karena sekarang dia sudah melihat No Ra yang tidak biasa biasa saja, hattinya mulai terbuka.

Tapi kayaknya sih gg mungkin banget ya, harusnya kan sama Hyun Suk hihihi. Oh ya kemarin ada yang tanya kenapa waktunya gg sesuai dengan waktu sekarang ya. Mungkin sih, nanti di episode terakhir baru dilihatkan mereka jadi seperti apa sekarang. Tapi masih mungkin lho ya....

Semoga Min Soo bisa lebih care sama ibunya. Apalagi dia sudah membela ibunya didepan ayahnya.

Saya pens nya Soon Nam. Wiihh,,,keren liat dia jadi sopir. Cakeeepp....

2 komentar:

  1. Makin keren ya, penasaran sm akhirnya. Tpi di eps 8 ini soon nam jg beda cara lihat no ra. Hehe

    BalasHapus
  2. makasih mbak poet....bt sinopsis nya.....tp jgn balik sm woo chul lg lah mbak....soalnya kynya dia mo yg bagus2nya aja dr no ra....hihihi....
    pecinta hyun suk aku mbak....

    BalasHapus

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...