Jumat, 09 Oktober 2015

Sinopsis Twenty Again Episode 12

Sinopsis Twenty Again Episode 11

Mata No Ra masih terbelalak melihat pemandangan indah didepannya hehe (andaikan itu saya). Jantung No Ra berdetak lebih cepat. Apalagi tiba tiba tangan Hyun Suk melingkari lengannya. Dia buru buru menghindar dan pergi dari sauna.

Hyun Suk yang baru bangun melihat No Ra sudah tidak disitu dan heran kenapa Seung Hyun jadinya tidur jauh terpisah dari mereka. Tanpa tahu apa yang terjadi pada No Ra, Hyun Suk menelponnya. No Ra agak ragu tapi diangkat juga. Hyun Suk lega saat tahu No Ra sudah ada dirumah. Dia berpesan supaya No Ra bercerita pada Woo Chul kenapa dia tidak pulang malam itu. Setelah menutup telp, No Ra merasa sedikit tidak nyaman saat bicara dengan Hyun Suk. Dia bahkan meraba pipinya kalo kalo pipinya jadi merah. Lah kalo diraba mana tahu merah tau enggak hihihi

Woo Chul yang baru bangun tidur melihat No Ra dan bertanya siapa yang pagi pagi menelponnya. No Ra menjawab dengan cuek "temanku..." lalu meninggalkan Woo Chul yang mau bertanya lagi tapi tidak sempat karena No Ra buru buru masuk kamar.

Teralis rumah Seung Hyun sudah diperbaiki oleh tukang yang dipanggil Hyun Suk. Seung Hyun berjanji akan segera mengganti uang perbaikan tapi Hyun Suk melarangnya. "Alih alih membayar untuk biaya perbaikan mengerjakan tugas  dari aku saja" katanya. Seung Hyun setuju. Lalu dia bertanya sambil tersenyum "omong omong, profesor, kau suka No Ra unnie kan?". Hyun Suk sih menjawab tidak. Tapi Seung Hyun mengatakan kalo mereka terlihat serasi. Maksud Seung hyun adalah saat mereka berdua secara tidak sengaja tidur berdekatan di sauna.
"hei..No Ra dan aku hanya berteman. Hanya berteman!" kata Hyun Suk sambil menjitak kepala Seung Hyun.

No Ra akhirnya memutuskan untuk meninggalkan klub dance karena dia tidak bisa membagi jadwal kuliah, kerja dan klub. Soon Nam sebenarnya menolak, tapi No Ra berjanji akan membantu Bounce kalo mereka butuh bantuan.

Setelah dari klub, No Ra berjalan keluar. Tiba tiba dia melihat Hyun Suk yang bersepeda menuju arahnya. Hyun Suk masih belum melihat No Ra. Tapi No Ra sudah bingung apa yang mau dia lakukan. Dia melambaikan tangan tapi tidak jadi, trus berbalik mau pergi tapi juga tidak jadi. Mau melambai lagi tapi dia ragu ragu. Karena itu, No Ra memengangi dadanya sambil berlari mencari tempat sembunyi.
No Ra jengkel karena dia mendadak gugup saat hampir berpapasan dengan Hyun Suk. "Kenapa aku begini? astaga, kenapa dia tidur sangat dekat? itu membuatku terkejut" gerutunya sambil menepuk nepuk dadanya, teringat saat Hyun Suk berbaring disebelahnya disauna.

Saat Hyun suk memarkir sepeda ontelnya di depan kampus, Yi jin melihatnya. Yi jin agak ragu dengan jawaban Woo chul kalo Hyun suk belum tahu apa apa tentang nya. Dia berinisiatif menyapa dulu untuk melihat reaksi Hyun suk.
"halo profesor Cha, komite kami memutuskan untuk menerima keputusan profesor Kim Woo chul untuk tidak berkonsultasi untuk proyek "You and Now". Tapi respon Hyun Suk hanya berupa "tentu saja" dan langsung pergi. Yi jin jadi bingung dengan reaksi Hyun suk yang memasang wajah dingin padanya. Dia lalu menganalisa sendiri dengan membuat gambar.
"Ha No ra dan Cha Hyun suk adalah teman SMU. Dulu Cha Hyun suk suka Ha No ra. Dan suami Ha No ra adalah Kim Woo chul. Cha Hyun suk sangat tidak menyukai Kim Woo chul. Mengapa? karena dia masih menyukai Ha No ra? Bukan itu, dia menunjukkan ketertarikannya padaku, lalu mengapa?"

Lama Yi jin berpikir sampai akhirnya tiba tiba terlintas dipikirannya kalo kemungkinan Hyun suk tahu hubungan mereka dari pulpen berinisialkan "I love W" yang pernah dikembalikan Hyun suk padanya. Yi jin langsung menemui Hyun suk untuk mengkonfirmasinya. Yi jin berbasa basi dengan bertanya apa Hyun suk benar benar meyukainya. Tapi karena jawabannya ambigu, Yi jin segera bertanya kenapa Hyun suk harus berpura pura tidak berteman dengan No ra, padahal mereka berteman. Ganti Hyun suk yang kaget. Yi jin menebak apakan mereka begitu karena Woo chul menegurnya. Hyun suk menyanggahnya. Yi jin lalu menjelaskan kalo sebenarnya dia dan Woo chul tidak berselingkuh karena pada dasarnya, Woo chul dan No ra sudah bercerai sebelum mereka berhubungan.

Kali ini Hyun suk benar benar terkejut dengan penjelasan Yi jin. Dia tidak menyangka kalo No Ra ternyata sudah bercerai dari Woo Chul. Apalagi Yi jin juga bilang kalo alasan keduanya masih belum resmi bercerai karena No ra masih belum bisa menerima kenyataan. Jadinya Hyun suk berfikir kalo No ra sangat mencintai Woo chul.

Sang ye dan No ra sedang dikejar waktu untuk audisi. Siang itu mereka sedang istirahat dan bingung mau makan siang apa. Sang ye menawari dobbokki dan segera diiyakan No ra. Sang ye lalu berceritera tentang warung dobbokki Dong chul. Dengan membawa alamat dari Sang ye, No ra mencari tempat Dong Chul berjualan dobbokki.
Dari jauh dia melihat Dong Chul melayani pelanggan "Dobbokki Nenek Bunga". Setelah pelanggannya pergi, Dong chul jadi bisa melihat No ra. Dia melambai dan berteriak memanggilnya. Dong chul bertanya apakah No ra akhirnya bisa sampai disitu karena Hyun suk yang menyuruhnya. Tapi No ra tambah bingung dengan pertanyaan itu. Ditambah lagi dari belakang Yoon Young juga datang dan bertanya macam macam. Dong chul akhirnya menyuruh mereka masuk.

Dong chul bercerita kalo setelah pemakaman nenek No ra, Hyun suk lah yang mengurus segala sesuatu di tokonya. Rumah neneknya bahkan akan dibeli oleh Tn Bae dari perumahan. Hyun suk yang waktu itu ikut membersihkan rumah, sepertinya tidak rela kalo sampai rumah dan tokonya menjadi milik orang lain. Dong chul menemukan resep bumbu yang dituliskan nenek No ra pada selembar kertas dan ditempelkan di tutup panci. Dari resep itulah Dong chul akhirnya menjalankan toko dobbokki.
"Aku tidak tahu saat itu, tapi Cha sudah mengambil alih kepemilikan toko ini dan membiarkan Tn Bae menjalankannya"

No ra akhirnya tahu kalo selama ini Hyun suk lah yang menjaga toko neneknya.

Ditaman kampus, Hyun suk duduk dibangku sendirian sambil memikirkan perkataan Yi jin tentang perceraian No ra. Dia masih tidak bisa mengerti kenapa No ra bisa hidup seperti itu.

Yoon Young masih belum terima kenapa Dong chul tidak pernah berkata apa aaa selama ini. Tapi memang Hyun suk yang melarangnya memberitahu No ra. No ra bisa mengarti. Yoon young mengambil kesimpulan kalo selama ini, Hyun suk sangat dekat dengan nenek No ra. Dong Chul membawakan No ra dobbokki dan dia menangis saat mencipinya.

Sang ye berkata jujur pada Hyun suk kalo dia sudah memberitahu tempat dobbokki Dong chul pada No ra. tak lama kemudian Dong Chul menelpon dan memberitahu kalo No ra menangis setelah dia mendengar cerita tentang tokonya. Hyun suk menyuruh Dong chul menutup toko dan membiarkan No ra menangis sepuasnya. Sebagai gantinya dia yang akan mengganti rugi penjualan hari itu. "kau ingin aku menutup tokonya da membiarkan dia menangis? kau akan menutup biaya penjualan? Hei! apakah kau suaminya Ha No ra? apakah kau ayahnya?" protes Dong chul. Hyun suk menjawab sambil memaki kalo dia adalah kakak No ra. Lha...gak jadi pacar kakakpun jadi.

Sang ye bertanya kenapa sekarang Hyun suk seolah olah menjadi kakak buat No ra.
"jika aku tahu dari sebelumnya, kalo aku tahu akan seperti ini, aku tidak akan mengejeknya, bertanya padanya dan juga marah padanya. Dia tidak melakukan apapun untuknya, cukup bersikap baik padanya. Oppa cheoreom. Begitupun juga sebagai teman, dia tidak punya tempat untuk bersandar, aku ingin menjadi tempat sandarannya"

Pulang dari toko Dong chul, No ra berlari lari menuju rumah Hyun suk. Dia mau terterimaksih tapi bingung apa yang harus dia katakan. Tapi meskipun sudah berlatih, Hyun suk tidak memberi kesempatan untuknya berterimaksih. Dia malah menyuruh dia dan Sang ye bersiap siap untuk pertemuan diluar.

Ternyata yang dimaksud pertemuan di luar ruangan adalah mereka rapat sambil kemping di area perkemahan. Setelah tenda berdiri, No ra dan Sang ye sibuk menyiapkan bahan untuk makan malam. Tapi Hyun suk malah menyuruh mereka duduk dan membaca tugasnya. Jadi dia sendiri yang akan menyiapkan makan malam untuk mereka bertiga. No ra hampir menolak tapi Hyun suk memegang pundaknya dan memaksanya duduk.
"duduk...kalo sudah kau bisa melaporkan"

Karena wajah Hyun suk sangat dengat dengannya, No ra jadi gugup hehe. Mau tidak mau No ra mempelajari naskah Hyun suk sambil sebentar bentar melirik Hyun suk yang sedang memasak. So suit deh..jadi inget hubby saya kalo lagi masakin indomi ^_^. Dan saat mencicipi masakan Hyun suk, ternyata rasanya lumayan.

Setelah makan, mereka mengundi siapa yang bertugas mencuci piring dengan main kartu. Dan sialnya Hyun suk selalu kalah. Bukan kalah ding, tapi mengalah karena kartu as nya dia berikan terus pada No ra, jadi dia menang terus. Tapi saat Hyun suk mencuci piring, No ra datang membantu sambil mengucapkan terimakasih karena mengurus toko neneknya. Hyu suk bercerita kalo dulu dia selalu diberi makan gratis oleh nenek No ra. Karena No ra bingung bagaimana mau berterimaksih, Hyun suk menyuruhnya berkata "gumawo oppa". "apa? oppa?" tanya bingung. "aku lebih tinggi darimu!" jawab Hyun suk.
"bukan hanya lebih tinggi, aku lebih besar dan lebih baik darimu, dan mungkin saja aku dilahirkan terlebih dahulu daripada kamu, lah..benar kan aku ini oppamu"

Modus Hyun suk ini. Dan mereka tertawa saat No ra benar benar memanggilnya oppa.

Dirumah, saat No ra mau tidur, Hyun suk mengiriminya pesan untuk minum obat pencernaan karena makannya tadi banyak sekali. No ra mengirimkan "gumawo ^_^" nya sambil tersenyum.

Kali ini  Yi jin agak kecewa dengan Woo chul yang tidak pernah menghubunginya sejak mereka ketahuan Hyun suk. Yi jin putus asa tentang nasip pernikahannya. Woo chul menjelaskan kalo dia masih mencari jalan keluar masalah mereka. Tapi Yi jin tidak bisa menerima.
"Berbagai cara yang kau cari itu, kapan, dimana dan bagimana aku ingin mendengarnya darimu. Yang lebih penting lagi, untuk mengatasi masalah dan sebagai pertimbangan rumah tanggaku dan Universitas Woocheon, kau tahu tentang ini kan?"

Woo chul yang baru sekali ini mendengar Yi jin tidak sabaran bertanya apa dia memang selalu seperti ini. Dengan putus asa, Yi jin menjawab kalo dia seperti itu karena Woo chul lama tidak pernah menghubunginya lagi. Dan karena Woo chul sudah dipanggil di pertemuan yang mau dia datangi, terpaksa dia memotong pembicaraan Yi jin.

Pertemuan K Society yang didatangi Woo chul ternyata seharusnya Yi jin juga datang, makanya ada salah satu yang bertanya kenapa Yi Jin tidak datang. Woo chul hanya menjawab kalo Yi jin sedang sibuk. Lalu dia mendapat berita bagus. Salah seorang profesor psikologi dari Universitas Jahceon akan mengundurkan diri karena sakit, dan sepertinya akan ada  kesempatan untuknya menempati posisi itu.

Malam itu Hye mi mengajak Min soo menemaninya mencari toko yang dia cari lewat gps. Min soo yang menemukan toko itu lebih dulu, melihat kedalam. Dia terkejut dan hampir tidak bisa percaya kalo ibunya berada disana, memakai seragam toko sambil membersihkan meja.
Tanpa menjelaskan apa apa, dia pulang dulu dan membuat Hye mi bingung.

Ternyata dia pulang kerumah dan menunggu ayahnya. Begitu Woo chul diberitahu kalo No ra bekerja di toko, dengan marah Woo chul menyusul No ra dan membuat keributan disana. Dia mendengar pemilik toko memberikan bimbab sisa jualan pada No ra dan dia tersinggung. Apalagi saat No ra dipanggil ahjumma. Woo chul mendekati pemilik toko sambil marah marah. "Apa yang kau katakan? kau sangat lancang menyuruh dia membawa pulang kimbab dan memanggil ahjumma didepan suaminya. Memangnya kau itu siapa, bisa bisanya memanggil Ahjumma?!!!" bentak Woo chul. No ra yang terkejut melihat Woo chul marah, segera menghampirinya. Tapi Woo chul malah mendramtisirnya dengan mengangkat tangan No ra dan berkata kalo pemilik toko sudah memperlakukannya dengan buruk. Setelah itu dia menarik tangan No ra mengajaknya pergi. Woo chul ganti marah pada No ra karena dia adalah istri profesor dann tidak pantas bekerja disini. Mendengar itu, pemilik toko tertawa mengejek.
"Apaa? istri profesor...Maksudku adalah seorang istri profesor membutuhkan banyakk uang dab senang menerima sisa kimbab? aku yakin suaminya tidak pernah memberinya uang lebih". Mendengar ittu, Woo chul tambah marah dan menyerang pemilik toko. Pemilik toko bisa menghindar sih, tapi Woo chul nya malah menghantam rak barang dan semuanya jatuh berantakan. Mau tidak mau Woo chul mengganti rugi kerusakan barang tadi.

Didepan toko, No ra terpaksa menuruti Woo chul pulang karena sudah dipecat. Tapi dia tetap tidak mau menerima saat Woo chul menawarinya uang. Apalagi saat Woo chul ngotot kalo pekerjaan itu tidak pantas untuk seorang istri profesor. Dengan santainya No ra menjawab kalo dia bukan istri profesor lagi. "Aku bukan lagi istri Kim Woo Chul. Kita sudah sepakat untuk bercerai, ayah Min soo" lanjutnya. No ra tambah kesal saat Woo chul menganggap kalo No ra bersikeras untuk bercerai karena Hyun suk sudah mengurus biaya hidupnya. Akibatnya, No ra dengan cuek berjalan pulang sendiri meskipun Woo chul menyuruhnya masuk mobil dan pulang bersama.

Dalam perjalanan pulang itu akhirnya No ra baru menyadari kalo sebenarnya Hyun suk lah yang telah menutup matanya dan menarik tangannya di teater saat dia memergoki Woo chul. Apalagi diluar gedung Hyun suk mengejarnya. Karena yakin akan hal itu, malam itu juga dia pergi kerumah Hyun suk.

Begitu membuka pintu, No ra langsung bertanya pada temannya, apa dia melihat Woo chul disana. Apa dia juga melihat Woo chul bersama orang lain. Karena sudah tertangkap basah, Hyun suk yang sebenarnya terkejut, memutuskan tidak lagi berbohong dan mengaku kalo memang dia melihat mereka.
"Itu sebabnya kau berrtindak seperti itu padaku. Kau pasti senang melihatnya. Melihatku berlari setelah aku melihat suamiku bersama dengan wanita lain. Kenapa kau menyembunyikan semua ini? Kenapa kau mempermalukan aku seperti ini? Apa karena hal itu, tiba tiba kau berubah menjadi teman yang baik padaku? Dulu kau tidak suka padaku, kau hanya iba padaku!" ujar No ra dengan mata berkaca kaca. Hyun suk yang bingung melihatnya, berusaha mengajak masuk rumah agar No ra sedikit tenang. Tapi dia malah menyentakkan pegangan tangan Hyun suk dan membuat gelas yang dipegangnya jatuh. 

Setelah itu No ra berlari pergi. Hyun suk berusaha mengejarnya tapi tidak bisa. Bukan karena No ra berlari kencang, tapi karena dia memilih bersembunyi dulu daripada terkejar Hyun suk. Di tempatnya bersembunyi, No ra teringat saat Hyun suk memeluknya waktu dia tahu kalo temannya tidak sekarat, juga saat Hyun suk mengatakan hanya iba padanya, pertengkaran loker mereka, saat Hyun suk membantunya di toko dan saat naik sepeda tandem. No ra hanya bisa bergumam betapa bodohnya dia. 

Paginya, No ra menelpon Sang ye hanya untuk berpamitan kalo mulai hari itu dia sudah tidak bisa bekerja lagi. Hyun suk yang diberi tahu cepat menghubungi No ra, tapi karena telp nya tidak diangkat, Hyun suk mengejarnya di kampus. Hyun suk mencari No ra diperpus. Tapi No ra yang melihat Hyun suk langsung berlari sembunyi.Untung Hyun suk melihat dan segera mengejarnya.
"Ha No ra, apa kau serius dengan keputusanmu? kau sudah terbiasa dengan pekerjaan kantor. Bagaimana mungkin kau berhenti bekerja?". Tapi No ra tetap bersikeras tidak mau. "Aku ini temanmu, temanmu, melihatmu menghindariku karena malu, ini malah menyakitiku". kata Hyun suk lagi. No ra menjawab kalo Hyun suk bisa mencari pengganti saja. Tapi Hyun suk keberatan karena hari itu mereka harus mengadakan audisi. Ponsel No ra berbunyi, Yi jin yang menelpon karena menawari No ra pekerjaan sampingan. Dia segera menemui Yi jin. 

Hyun suk yang masih bingung karena gagal membujuk No ra, tidur tiduran di bangku taman. Eehh... tiba tiba dia terganggu dengan Min soo yang bertengkar dengan Hye mi. Hye mi menuntut Min soo untuk bercerita tentang masalah yang membuatnya suntuk, sedangkan Min soo masih belum siap bercerita. Karena meeka heboh, Hyu suk bangun dan melerai mereka.
"Hai pasangan muda, ketika pria memiliki masalah, mereka akan bersembunyi dalam gua. Mereka butuh waktu untuk berpikir tenang. kalo kau membiarkannya, pada akhirnya dia akan keluar dari gua denngan sendirinya, tunggu saja, jangan memaksa untuk tahu. Yang berkaos putih, pacarmu bertanya padamu agar kau mengakui rasa sepi dan kesulitannya, jika pria tidak mengatakan sesuatu, maka wanita akan membayangkan hal lain. Jika kau mengabaikan pacarmu hanya karena kau lagi banyak masalah, tentu saja dia akan merasa sakit hati, itulah perbedaan pria dan wanita"

Dan setelah itu dia pergi.

Yi jin menawari No ra pekerjaan sebagai asisten. No ra bertanya kenapa Yi jin mencarikannya perkerjaan. Tapi jawaban Yi jin yang panjang lebar segera dimentahkan No ra.
"Kim Woo chul ssi, ambil saja dia. Kim Yi jin ssi, aku tahu kenapa kau melakukan ini. Aku sudah tahu siapa kamu". Ternyata, saat Yi jin mengikuti No ra dan mereka bertemu di toilet, saat Woo chul menelpon Yi jin dan id yang keluar dilayar telp adalah "sepupu", No ra merasa dia akrab dengan nomer telpon itu. Dan saat dia mengecek nomer telepon Woo chul, dia tahu kalo Yi jin lah pacar Woo chul. Yi jin speachless mendengar perkataan No ra. No ra menjelaskan kalo sebenarnya mereka sudah memutuskan untuk pergi kepengadilan akhir Juli ini karena Woo chul harus mengirimkan kartu keluarga yang diminta Universitas. Juga karena akan ada pertemuan komite personil untuk profesor baru. Yi jin sekarang jadi bingung, karena tidak ada acara seperti itu. Yi jin dan No ra jadi heran kenapa Woo chul berbohong.

Sekembalinya dari kantor Yi jin, No ra menemui Woo chul dan memaksanya segera pergi kepengadilan karena tidak ada acara seperti yang pernah disebutkan Woo chul. Dia juga mengaku kalo sebelum kesitu, dia sudah bertemu dengan Yi jin, pacar Woo chul. Sekarang Woo chul yang kaget. Dia benar benar gugup melihat No ra menekannya untuk segera bercerai. "Mari kita ulangi lagi pembicaraan kita tadi, aku menggunakan pertemuann komite sebagai alasan agar kau punya waktu untuk menentukan keputusan yang tepat". Tapi No ra malah marah dan membentak " Sudah cukup, hentikan semua ini, aku mohon! Pasti kau sudah gila". Dia memohon agar Woo chul tidak bertindak terlalu jauh.

Setelah No ra pergi, Woo chul menuduh Hyun suk yang memberitahu No ra tentang Yi jin. Tanpa menunggu, dia segera menemui Hyun suk dirumah dan langsung menarik krah bajunya sambil marah. "Kenapa kau mengatakan hal yang berbeda? bukankah kau bilang akan melindungi keluarga No ra, kemudian kau mengatakan pada No ra tentang Yi jin?". Tapi Hyun suk tetap tidak tahu apa maksud Woo chul
"Dipertunjukan itu, No ra tidak melihat kami kan? sebenarnya kau sendirri yang melihatnya lalu kau mengatakan semua padanyakan? Cha Hyun suk, kalo bukan karena ulahmu, Ha No ra tidak mungkin seperti itu! Bagaimana caramu mengajarinya, sehingga dia memaksaku untuk membuat surat cerai?". Kini Hyun suk benar benar kebingungan, bukan karena tuduhan Woo chul padanya, tapi lebih pada No ra yang meminta cerai. Dia memaksa Woo chul memberitahunya kapan No ra seperti itu.

Setelah menjelaskan semua, Woo chul keluar dari rumah. Dia masih tidak percaya kalo Hyun suk benar benar tidak tahu masalah No ra yang minta cerai. Woo chul jadi menduga kalo Hyun suk benar benar suka pada No ra.

Hyun suk menelpon No ra. Dia membuat alasan bertemu dengan meminta tolong membantunya mengurus audisi aktor hari ini. Hyun suk memaksa No ra datang. Akhirnya mau tidak mau dia datang juga. hyun suk dan Sang ye bernafaas lega melihat No ra datang dan membantu mereka.

Selesai audisi, Hyun suk berniat mengantar No ra pulang. Tapi dia beralasan kalo mau pergi ke suatu tempat dan mereka bisa berjalan bersama menuju halte. Sambil jalan, No ra memberitahu Hyun suk kalo dia sudah punya pekerjaan lain. Tapi Hyun suk tahu kalo itu bohong karena dia sudah bertanya pada Seung hyun
"Ha No ra, kau pikir bahwa aku ini bukan orang baik? jangan lagi kau ingat saat kita pertama bertemu? aku ini bukan orang yang murah hati, aku tidak pernah membantu orang hanya karena rasa simpati. Juga saat aku bertemu lagi denganmu dan sat aku mengira kau sakit parah. Meskipun aku tahu pernikahanmu berantakan, tak sedikitpun aku merasa kasihan denganmu". Hyun suk juga bilang kalo No ra adalah orang yang penting baginya. Kalopun dia marah, itu karena dia merasa terganggu oleh No ra. Hyun suk memberi No ra kotak rahasianya sambil berpesan kalo dia harus membuka kotak itu dirumah. Kotak itu adalah bukti kalo selama ini, apapun yang dilakukan Hyun suk bukan karena kasihan, dan dia tidak pernah menganggap No ra hanya sebagai teman.

Dirumah, setelah melalui peergolakan batin yang hebat (ciiee bahasa saya), Woo chul akhirnya merobek surat kontrak cerainya. Lhaa...telat mas....

No ra ini ternyata bukan orang yang sabar. Disuruh buka kotaknya dirumah, eh dia malah duduk ditaman dan membukanya. Didalam kotak dia menemukan kaset berisi lagu lagu kesukaannya.
Setelah itu dia mengambil sebuah kartu ucapan, dan dia membacanya. "Awalnya, aku senang bisa beteman denganmu, tapi sekarang sudah tidak lagi, Ha No ra, aku suka padamu". No ra belum sempat bereaksi apa apa saat sebuah suara yang sangat akrab berkata "Ha No ra, aku suka padamu!".
Komentar 
Saya puas liat Woo chul yang ganti memohon biar gg diceraikan No ra. Rasain kan...emang enak dikacangin hehe. Lah malah esmoni saya.

Saya nunggu scene kisseu nya sebenernya. Inget dulu pas Angel Eyes, mayan juga kan hahaha. Yang masih dibawah umur abaikan saya ya. Jangan laporin saya ke KPAI lho ^_^.

Sama kayak mbk Dee, udah deh cepet jadian sana....

2 komentar:

  1. No ra megang wajahnya mungkin emang karena ngerasa panas ya mbak? Kalo merona alias memerah bisa dari panas juga hihihi

    Ga terlalu ngarep kisseu mah kalo lee sang yoon-choi ji woo main drama swnim ini
    Tapi emang kembali ke sutradaranya kayaknya
    Kalo di my daughter seo young,dramanya lee sang yoon dan swnim dulu sih kisseu itu lama setelah mereka emang fix dengan perasaan masing-masing
    Pengalaman dramanya swnim yang sebelum-sebelumnya juga gitu: bentar tapi tepat waktu hihihi

    Makasih ya mbak poet, sinopsisnya menghibur >.<

    BalasHapus
  2. Yeay....mbak poet....
    Gak sabaran yah.....emang lumayan sih ...sudah episode 12 belum ada kisseu scenne...lah bagi saya yg ahjuma juga sdh rada ngarep jg sih (hah...)kan sweetu bgt tuh....Kamsahamnida bak poet.....
    Himne...!

    BalasHapus

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...