Kamis, 11 Februari 2016

Sinopsis Remember : War of the Son Episode 15

Sinopsis Remember : War of the Son Episode 14-1
Sinopsis Remember : War of the Son Episode 14-2
Sebelum meninggalkan dapur, Gyu man dan Soo bum bertukar jas. Dan saat masuk mobil Gyu man pun, Soo bum sengaja tidak memeperlihatkan wajahnya. Jadi semuanya kanget karena sudah salah orang. Gyu man sampai dirumah dengan kondisi masih fly, jalannya pun masih sempoyongan. Tapi melihat Dong ho ada disitu, dia menyuruhnya membebaskan Soo bum yang ditahan di kantor polisi. Dong ho terpaksa berteriak karena Gyu man sudah memaksanya dengan sangat tidak sopan. Dia mengancam Gyu man harus membayar semua perbuatan busuk yang sudah dilakukannya. 

Begitu keluar dari penjara, Soo bum pergi ke club. Jin woo mengikutinya. Tanpa basa basi, Jin woo berkata 
kalo dulu Gyu man juga pasti yang menyuruhnya membereskan Jung ah. Soo bum masih mencoba berkelit.
"kaulah satu satunya  yang tahu semuanya teentang kejahatan Nam Gyu man, apa kau mau tahu bagaiamana nasipmu? di masa depan? Nam Gyu man yang melakukan kesalahan, tapi malah kau yang harus membereskannya"
Sepertinya Soo bum sedikit goyah juga.

Meskipun akhirnya Gyu man tidak jadi ditangkap karena bantuan Yeo kyung, tapi Jae ik sudah merekam semuanya. Jae ik bangga karena dia timingnya pas sekali saat Chul joo mengakui pembunuhan yang dilakukan Gyu man. Penginnya sih Jae ik mengapload di youtube, tapi manager Yoon melarangnya karena dengan mudah akan diblokir. Akhirnya mereka sepakat untuk menyerahkan satu satunya bukti itu pada jaksa Tak.

Yeo Kyung pulang dengan marah. Dia jengkel melihat kakaknya. Gyu man, yang masih high, tidak menyadari kalo adiknya marah. dia berterimakasih karena Yeo kyung menyelamatkannya di pesta tadi. 
"apa salah satu kesalahanmu itu adalah menjadi pembunuh mahasiswi Seocheon? karena itulah Seo Jin woo terus mengincarmu?"
"Ya aku yang membunuhnya, aku membunuh si jalang Oh Jung ah karena aku sangat kesal padanya, ayah kan selalu bilang untuk menyingkirkan pengganggu dan aku telah membunuh orang yang tidak berguna itu, jadi kenapa kau harus memarahiku?"
Yeo kyung ngeri mendengar jawaban kakaknya. Saat Gyu man hendak menyentuhnya, dia spontan mundur dengan wajah takut.

Pagi itu, Dong ho membereskan barang barangnya dari kantornya di grup Il ho. Hong Mo suk memberikan ucapan selamat tinggalnya dan menyebut kalo Dong ho sudah tidak punya kesetiaan lagi. Dan itu bisa membahayakan mereka. Dong ho membalas kalo mungkin 24 jam akan kurang karena mengurusi ribuan masalah yang dibuat oleh Gyu man. Moo suk tertawa dan menyindir kalo tidak kuat, dia akan keluar juga. mendengar jawaban itu, Dong ho tertawa.
"kau memang adalah anjing ketua  Nam yang paling setia"
Senyum di wajah Moo suk hilang perlahan. Perkataan Dong ho mengena.

Jae ik memberitahu Jin woo kalo Dong Ho sudah mengundurkan diri dari grup Il ho. Dia mengusulkan mungkin kali ini mereka bisa bekerja sama menghancurkan Gyu man.

Soo bum kembali ke kantor untuk melapor pada Gyu man kalo dia sudah dibebaskan. Si Gyu man, bukannya senang masalahnya beres eh malah membuli Soo bum lagi. Dia menawarkan uang sebagai ganti rugi semalam. Tapi saat Soo bum menolaknya, dia malah mengejek Soo bum sudah tidak punya harga diri lagi. Gyu man tetap menyelipkan lembaran uangnya disaku jas Soo bum. Soo bum hanya diam. Saat dia berbalik, dia menatap lama patung kuda emasnya.
Dong ho memberikan semua bukti yang dia punya pada Jaksa Tak dan det Bae. Dong ho bahkan juga sudah menyiapkan saksi yang dia sembunyikan ditempat yang aman. Saksi itu yang tak lain adalah tuan Ha, sedang bersama Sang ho ditempat persembunyiannya. Mereka mengira kalo tempat itu aman, tapi ternyata seseorang sedang mengawasi mereka.

Setelah membuat Soo bum diinterogasi polisi, kini giliran Chul joo yang harus ditutup mulutnya. Jadi Gyu man mengunjunginya di penjara. Chul Joo tidak habis pikir kenapa Gyu man meninggalkannya.Dia juga minta tolong agar Yeo kyung bisa segera membebaskannya.
"kau beruntung sekali punya adik jaksa ya? kenapa, kau datang karena takut aku akan buka mulut? mereka memintaku untuk jujur siapa temanku malam itu, jika aku buka mulut maka hukumanku akan berkurang, apa kau tahu siapa yang ada dipikiranku saat itu?"
"jika kau mau memberitahu mereka, silahkan saja, jika kau mau membereskan masalah ini sendiri, jika kau membuka mulutmu sedikit saja, maka perusahaan ayahmu akan menjadi perusahaan kecil dalam sekejap"
Chul joo emosi mendengarnya. Tapi Gyu man malah semakin menggertaknya. "Apa  kau lupa, kita ini tidak selevel". Uuggh...level apaan? memang kripik maaichi pake level.

Dikantor jaksa, Yeo kyung ditemui Jin woo. Sambil tersenyum dia mengaku kalo dialah yang mengatur penggrebekan itu. Yeo kyung kaget, apalagi saat Jin woo menunjukkan rekaman saat Yeo kyung membiarkan kakaknya bersembunyi. Jin woo berniat menyerahkan rekaman itu pada jaksa Tak.
Jaksa Tak melihat sendiri rekaman itu. Rencananya, dengan menggunakan Chul joo, mereka bisa menjerat Gyu man. 

Ketua Nam memanggil kakak beradik itu. Dia menyuruuh Yeo kyung untuk selalu melindungi keluarganya jika ada masalah. Yeo kyung protes, tapi ketua Nam malah menyuruhya pergi. Setelah itu, dia berdiri dan menampar pipi Gyu man.
"perusahaan yang kudirikan dengan susah payah, apa kau mau menghancurkannya dengan tindakan gilamu itu?"
Ketua Nam ingin Gyu man memastikan kalo Chul joo akan menutup mulutnya. Rupanya ketua Nam sudah kesal juga dengan ulah anaknya. Saat Gyu man kembali kekamar, Yeo kyung menunggu disitu. Yeo kyung hanya ingin memberitahu kalo Jin woo lah yang mengatur penggrebekan itu.

In ah diluar menunggu Jin woo pulang. Dia beralasan mencari udara segar dan segera mengajak Jin woo pulang. Sayangnya Jin woo malah salah belok. Saat itulah In ah mengaku kalo dia sebenarnya sudah tahu tentang ingatan Jin woo yang makin menghilang, makanya dia sengaja menunggu Jin woo pulang.
Jin woo menyesali nasipnya sekarang, tapi In ah berusaha membesarkan hatinya. Dia  berjanji akan membantunya dan berasa disisinya. Mereka menangis sambil berpelukan. 

Ohmigot....jaksa Tak ternyata penghianat. Dia akhirnya menyerah pada godaan ketua Nam dan sekarang menjadi sekutunya. Aduuh...mana dia menyerahkan rekaman dari Jin woo pulak. Jaksa Tak juga berjanji akan membebaskan presdir Suk. Sebagai balasannya, dia hanya minta dukungan dari ketua Nam.
Hong Mo suk  mencurigai niat bekas musuhnya dulu. Tapi jaksa Tak hanya tersenyum.
"mungkin ini adalah ide yang bagus, seberapa tinggi aku bisa mendaki dengan bantuan ketua Nam, lihat saja nanti"
Jin woo dan yang lainnya akhirnya menyadari kalo jaksa Tak sudah menghianati mereka karena Gyu man tidak ditahan meskipun hasil test narkobanya positif. Apalagi sudah ada rekaman yang mendukung. Mereka jadi bertanya tanya, apa ada dengan jaksa Tak.

Dong ho, yang berpikiran sama langsung mendatangi jaksa Tak dan minta penjelasan. Sayangnya jaksa Tak sudah tidak bersahabat lagi. Dia malah mengusir Dong ho.

Ditengah kebingungan, Jin woo akhirnya memutuskan untuk mendatangi Chul joo dan minta bantuannya. Dia membujuk Chul joo untuk menyebut nama Gyu man supaya dia juga ikut merasakan mendekam dipenjara. Apalagi hukumannya juga akan dikurangi. Awalnya, Chul joo bersikeras tidak mau, sampai akhirnya Jin woo berkata kalo saja ada kasus besar yang bisa menjerat Gyu man, nama Chul joo akan selamat. Chul joo memberikan sebuah nama lain, Song Ha young, seorang calon artis yang diperkosa oleh Gyu nam dan akhirnya dia menjadi wanita penghibur.

In ah yang menemukannya disebuah kelab malam. Sayangnya Ha young tidak mau diganggu dan diingatkan masalah itu lagi. In ah bercerita kalo ada seorang gadis lagi yang punya kasus sama sepertinya dan dia sudah dibunuh. Jadi In ah berharap Ha young mau membantunya.
Berkas kasus Ha young diteliti oleh In ah. Dia menyebut nama Dong ho sebegai pengacara Gyu man. In ah meneruskan, sesuai berkas itu, tuntutan Ha young dibatalkan setelah Gyu man memberikan uang padanya. Makanya saat itu, Ha young dianggap wanita gila uang.

Sesuai janji jaksa Tak, presdir Suk akhirnya bebas.

Jae ik tetap pada pendiriannya kalo mereka harus mulai bekerjasama dengan Dong ho. Apalagi Dong ho lah pengacara Gyu man waktu itu untuk kasus Ha young. In ah dan manager Yoon menentangnya karena Dong ho bisa membawa masalah lagi buat mereka. Tapi Jin woo sepertinya memikirkan sesuatu yang lain.

Sama seperti Jin woo, Dong ho akhirnya meminta bantuan pada jaksa Chae.Dia tidak berbelit belit dan langsung minta bantuan jaksa Chae untuk menangkap Nam Il ho. Hitung hitung sebagai balas budi atas bantuan yang dulu pernah dia berikan pada jaksa Chae.
"jika kau menangkap Nam Il ho yang kau takuti itu, kau akan menjadi jaksa terhebat yang bisa meruntuhkan perusahaan besar. Kasus ini bisa menjadi tangga loncatanmu mencapai puncak"
Jaksa Chae bertanya kenapa Dong ho bisa seyakin itu. Dengan tersenyum, dia menjawab kalo dia sudah punya bukti yang kuat untuk menangkap Nam Il ho. Jaksa Chae diam memikirkan kata kata Dong ho.

Kantor Dong ho diobrak abrik. Siapa lagi kalo bukan ulah anak buah presdir Suk. Tujuan presdir Suk hanya ingin tahu dimana Dong ho menyembunyikan tuan Ha. Tapi Dong ho tetap bungkam. 

Gyu man memanggil presdir Suk dan memberikan perintah untuk membereskan Jin woo yang sudah menjebaknya. Presdir Suk mengangguk, tapi saat dia mau pergi, Gyu man mencegahnya karena masih ada satu tugas lagi yang harus dia selesaikan.

Akhirnya Dong ho lah yang mengalah menemui Jin woo.
"Jin woo, aku kesini untuk membuat kesepakatan denganmu, aku sudah keluar dari grup Il ho dan aku ingin menghancurkannya"
Dong ho membawa berkas kasus ledakan Seogwang Grup dan berkata kalo dia ingin menuntut grup Il ho dengan itu. Dia minta Jin woo membantunya. Dong ho tahu Jin woo meragukannya, tapi dia yakin kalo Jin woo juga membutuhkan semua informasi yang dia punya selama menjadi pengacara Il ho. Jin woo tidak menyia nyiakan kesempatan ini. Dia bertanya tentang kasus Ha young dan Dong ho bersedia membantunya.
Tuan Ha diculik oleh seseorang disaat Sang hoo pergi keluar membeli ramen. Dong ho segera mendatangi presdir Suk, orang yang terakhir kali bertanya tentang tuan Ha padanya. Tapi sayang, bukan dia yang menculiknya. Saat Dong ho pergi, presdir Suk frustasi karena ingat perintah Gyu man padanya. 
"Kau tahu kan Park Dong ho sedang menyelidiki masa lalu ayahku? aku tak mungkin membiarkan dia terus mengganggu ayahku, aku adalah anaknya".
Park Dong ho....bunuh dia..dengan tanganmu sendiri!"
Tentu saja itu perintah yang paling berat yang diterimanya. Presdir Suk hanya ingin Dong ho mundur dari niatnya menghanncurkan keluarga Nam agar dia tidak perlu melakukan apa yang diperintahkan Gyu man.

Akhirnya Dong ho berhasil menemukan penculik tuan Ha. Ternyata musuh dalam selimutnya bertambah 1, det Bae. Bisa dipastikan, dia hanya melakukan perintah ketua Nam. Dong ho dengan geram menarik kerah baju det Bae dan bertanya dimana tuan Ha.
"aku mengirimnya keluar negeri, aku tak bisa membunuhnya karena aku adalah detektif"
Det Bae tergiur dengan uang yang diberikan ketua Nam, makanya dia tega menghianati Dong ho. Dong ho geram karena satu persatu orang yang dia percaya menghianatinya.

Tapi untungnya, satu pintu terbuka. Ha young memutuskan untuk melawan Gyu man. Dia pergi menemui In ah dan menceritakan apa yang terjadi hari itu. Setelah memperkosanya, Gyu man memberikan uang dan berkata kalo kejadian tadi atas dasar suka sama suka.
Ha young hanya bisa menangis saat itu. Dia lalu memberikan In ah kartu nama mantan manager yang mengenalkannya pada Gyu man. 

Dong ho memberitahu jaksa Chae kalo saksinya sudah diculik oleh musuh. Itu artinya dia hampir dikatakan gagal menjerat ketua Nam. Tapi Dong ho tidak khawatir karena Jin woo sudah menyiapkan bukti yang kuat untuk Gyu man. Dong ho berharap, kalo Gyu man goyah, ketua Nam juga ikut jatuh. 

Mantan manager Ha young, Kim chan ternyata memang orang brengsek. Dia malah menjelek jelekan Ha young dengan berkata kalo Ha  young akan menggunakan segala cara mencari sponsor yang bisa mengorbitkannya menjadi artis. Dan menurutnya itu sudah terbiasa di korea. 

Setelah itu, Jin woo mengunjungi det Gwak dipenjara. Dia minta maaf karena masih belum berhasil membuat Gyu man masuk penjara. Jin woo juga bertanya tentang Kim chan.
"dia biasanya yang mengatur jadwal akktor pemula, tapi sekarang dia adalah CEO dari sebuah rumah produksi dan dia juga germo yang menjual wanita ke pengusaha kaya raya"
Soo bum mondar mandir di kantor Gyu man. Dia mengingat perlakuan buruk Gyu man padanya selama  ini. Dan malam itu, dia sudah memutuskan untuk bertindak. Dia mengambil pisau yang masih bernoda darah Jung ah dan membawanya pada Hakim Kang Suk kyu. Hakim Kang heran, karena seharusnya pisau itu sudah diserahkan ke polisi sebagai barang bukti. Tapi Soo bum mengakui kalo pisau yang dibawa polisi itu barang bukti palsu.

Pada saat Gyu man selesai membunuh Jung ah, dia memerintahkan Soo bum untuk segera membereskan perbuatannya.
"apa kau mau menggantikanku di dipenjara? hah? Kau tak mau kan? jadi diam saja dan bersihkan ini brengsek!"
Akhirnya Soo bum mencari pisau yang sama didapur dan meletakkannya di TKP. Sedang pisau yang asli dia simpan sampai sekarang. Hakim Kang menghargai apa yang dilakukan Soo bum dan kemungkinan ada keringanan hukuman baginya.

2 kubu yang pernah berlawanan akhirnya bertemu. Dong ho membawa jaksa Chae ke kantor Jin woo. Meskipun awalnya canggung, tapi mereka sadar kalo sekarang mereka  harus bekerjasama menjatuhkan Gyu man. Jaksa Chae membutuhkan bukti yang Jin woo punya, sedang Jin woo butuh jaksa Chae untuk mengajukan tuntutan. Jin woo memberikan berkas Ha young pada jaksa Chae. Untungnya, menurut jaksa Chae, bukti itu sudah cukup untuk menjerat Gyu man.
Dan hari itu, Jaksa Chae ditemani beberapa orang masuk grup Il ho dengan membawa surat penahanan Gyu man. Gyu man menganggap itu guyonan, tapi dengan wajah serius, jaksa Chae segera menyuruh memborgol tangan Gyu man. dalam keadaan seperti itupun, dia masih sesumbar kalo dia akan membalas orang orang yang sudah mempermalukannya.

Dia tidak menduga bahwa Jin wo dan In ah juga akan ada disana. Akhirnya Gyu man sadar kalo ini lagi lagi adalah rencana Jin woo.

"Apa kalian pikir bisa menyentuh sehelai rambutku?"

Dengan tenang, Jin woo menjawab sambil tersenyum "semua kejahatanmu akan terungkap satu persatu dipersidangan".
"baiklah...akan ku tunggu.."

Komentar :

Semoga jaksa Che tidak berhianat. Kalo memang dia serius, berarti selama ini dia sudah bersandiwara dengan meyakinkan dengan membantu grup Il ho.

Kasus Ha young, saya jadi ingat Jang Ja yeon, si Sunny di BBF. Kasus nya sama, jadi penghibur orang kaya. Miris ternyata karena banyak pihak yang memilih bungkam dan menganggap biasa karena yah memang begitulah.

Butuh keberanian besar buat Soo bum menyerahkan bukti pisau itu, karena bagaimanapun apa yang dimilikinya berasal dari Gyu man. So bum...you rock...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...