Rabu, 13 Juli 2016

Sinopsis Wanted Episode 5

Episode 4 baca di sini


Seung in masuk ruangan itu diikuti Hye in. Dia mula mula melihat laptop yang menyala sebelum akhirnya melihat mayat seorang laki laki dengan posisi duduk berlutut membelakangi Seung in dan tangannya terikat dibelakang.


Seung in terdiam dan ingatan masa lalunya muncul. Laki laki yang terbunuh dengan posisi yang persis sama seperti ini. Hye in yang baru saja muncul langsung berteriak histeris dan jatuh terduduk. Tapi dia memberanikan diri melihat mayat itu lagi serta tulisan merah besar didinding atas mayat.


“misi ketiga, temukan pembunuh orang ini”

Seung in yang masih syock tidak sadar kalo Hye in merangkak di kaki dan memanggil namanya. Setelah membantu Hye in berdiri, Seung in membuka laptopnya. Ada video Hyun woo tidur terikat dan matanya ditutup lakban hitam dan disebelahnya, dibatasi didinding, adalah tempat mayat tadi ditemukan.


Hye in menangis melihat video itu. Seung in menyuruh Hye in kembali, sedangkan dia harus tetap di TKP. Hye in berkata kalo dia tidak kenal siapa mayat itu.

Setelah menelpon bantuan polisi, Seung in tiba tiba jatuh terduduk dan menangis. Ingatannya kembali pada mayat dengan posisi yang sama yang dia temukan dulu. Dia bergumam “hyung…” dan tangisannya semakin kencang.

Tim forensik datang bersama Pak kadep, Young gwang juga Min ok. Min ok tertegun melihat posisi mayat.

“pasti Cho Nam chul kan? Lihat posisi mayat” kata Seung in. Pak Kadep menghela nafas. 

“posisi itu tidak pernah diberitahukan pada media, hanya kamu, aku, Min ok dan tim penyidik yang melihatnya, tidak ada orang lain yang bisa menirunya sepersis itu” lanjut Seung in.

Hye in datang ke studio dan mengabarkan kalo misi ketiga sudah dia terima. Dan tanpa menunggu, Dong wook dan Woo shin menuju TKP. Mereka dicegat oleh 2 petugas yang berjaga didepan, tapi pak kadep malah membiarkannya masuk. Melihat Dong wook masuk, Seung in gantian yang mencegatnya. 



Dia marah saat tahu pak kadep mengijinkan Dong wok masuk. Dia merebut kamera Dong wook dan berdalih kalo lokasi pembunuhan tidak boleh ditampilkan dalam acara. Disaat mereka berdua saling melotot, Min ok malah menyuruh Dong wook merekam TKP nya.


“ini berbeda dengan kasus ayah Han sol, penculiknya meninggalkan tanda, mungkin dia ingin mengirimkan pesan melalui acara”.

Seung in tetap saja ngotot kalo mereka seharusnya tidak menuruti keinginan si penculik. Tapi dengan sabar Min ok berkata “aku tidak akan melakukan ini jika kasus pembunuhan biasa, penculiknya ingin tandanya disiarkan, untuk sekarang, kita harus mengikuti petunjuknya dan mencoba mencari pola. Kita harus menolong Hyun woo”.

Seorang petugas melapor kalo ada mobil yang ditemukan di tempat parkir. Segera saja Seung in dan Young gwang berlari melihatnya. Mereka berdua mencari dengan hati hati kemungkinan ada petunjuk didalam mobil itu. Young gwang menemukan dompet korban. Dia bernama Lim Hyung soon. Seung in lalu menyuruh Young gwang mencari apa ada kontak penyewaan mobil untuk dicocokkan dengan KTPnya. Seung in sendiri menemukan spuit insulin (jaman dulu kalo mau nyuntik insulin buat pasien diabetes pakenya spuit kecil 1cc, makanya dulu seringnya nyebut spuit insulin).

Seung in termanggu saat melihat spuit itu. Saat det Park dan Det Yoo berlari mendekatinya, dia menyerahkan spuit itu.

“ini kalium klorida”

Det Park menyuruh memastikan di lab, tapi Seung in yakin kalo tebakannya benar.

Seung in mencoba mereka reka apa yg sedang terjadi. Menurutnya, Cho Nam chul membunuhnya segera setelah dia bebas. Kemungkinan dendam pribadi sebelum Nam chul ditangkap. Min ok juga akan menyelidiki latar belakang korban. Dan mengabari Seung in secepatnya. Sebelum Seung in pergi, Min ok dengan serius menyuruh agar Seung in hati hati.

Tim wanted menonton berita tentang Ha Dong min. Dia ditahan dan Rs yang memfasilitasi uji klinis illegal juga akan diperiksa. Tapi nanti, pengacaranya akan mengadakan konpres tentang rahasia Hye in yang selama ini disimpannya.

Dong wook menyarankan agar Hye in mengakui rahasianya tentang Hyun woo. Itu akan membentuk opini publik dan Hye in tidak akan diperlakukan tidak adil. Tapi Hye in masih kuatir kalo grup SG tahu, mereka akan membawa Hyun woo pergi. Dong wook mengingatkan Hye in.

“kau pikirkan itu nanti. Jika pemirsa berpaling darimu, acaranya akan hancur. Jika penilaian pemirsa rendah, Hyun woo bisa terluka”

Hye in tahu dong wook benar dan dia minta waktu untuk berpikir.

Hye in pergi menemui Jung ho dan minta bantuannya untuk menghentikan pengacara Dong min. Hye in menagih janji Jung ho untuk tetap merahasiakan siapa Hyun woo. Hye in memang harus menuruti semua kemauan Jung ho, termasuk banyak tampil diacara UCN. Itu semua demi melindungi Hyun woo. Tapi Jung ho tidak mau membantu. Dia bahkan sudah menyiapkan hasil test DNA dan memberikannya pada Hye in.


Jung ho sudah lama menyiapkan itu lewat Dong min. Dia akan menggunakannya kalo perlu. Seperti sekarang, saat dia merasa Hye in menghianatinya dengan tiba tiba mengundurkan diri. Jung ho tahu kalo grup SG pasti akan membantu Hye in kalo tahu tentang Hyun woo.

“kurasa aku memilih jalan yang salah” kata Hye in.


“aku tahu…aku bukan siapa siapa bagimu, aku bukan suamimu. Kamu hanya memanfaatkanku untuk melindungi Hyun woo, kamu kira aku tidak tahu?”

Hye in meninggalkan Jung ho tanpa menjawab lagi.

Flasback 

Hyun woo pernah bertanya pada Hye in apa ayahnya benci padanya. Dia menemukan gambar yang dia buat untuk Jung ho dibuang ditempat sampah. Hye in menjawab kalo mungkin ayah tidak sengaja membuangnya, karena tadi ayah memamerkan gambar itu padanya.

Dia lalu mengambil 2 sepatu. Untuk bayi laki laki dan perempuan dan bercerita kalo ayahnya tidak sabar menunggunya lahir, makanya dia membelikan 2 sepatu itu.


Hye in akhirnya menelpon mantan kakak iparnya, Ham Tae sub dan membuat janji bertemu.
Di Lapas.

Seung in memeriksa catatan kunjungan Nam chul selama dipenjara. Pengacaranya, Choi Pil gyu tercatat sering mengunjunginya. Kepala lapas berkata kalo pengacara itu dari firma hukum Ohsung yang sangat terkenal. Seung in heran karena Nam chul tidak sekaya itu. Kepala lapas menjelaskan kalo pacar nam chul lah yang telah menyewa pengacara itu. Selain itu, Nam chul ternyata ingin bebas secepat mungkin, makanya dia berkelakuan baik selama 2 tahun terakhir ini. Young gwang menemukan alamat pacar Nam chul dan mereka akan kerumahnya.

Rumah Kim Young hee (pacar Nam chul) sedang kosong. Seung in masuk rumah dan Young gwang menunggu di luar. Didalam rumah, Seung in menemukan laptop dan membuka isi email. Dia menemukan email transaksi KCL. 


Tak lama Young hee datang, Young gwang segera menelpon Seung in dan mereka berdua menyergapnya dipagar. Seung in bertanya dimana Nam chul, tapi ternyata dia sudah pergi kemarin pagi dan belum mengirimkan kabar sama sekali. Young hee juga tidak bisa menghubunginya karena Nam chul tidak punya ponsel.



Seung in yang tidak percaya, meminjam ponsel Young hee dan menyuruh Yooung gwang memeriksa 1 no telp yang diduga punya Nam chul. Dia juga menyuruh Young gwang minta pak kadep agar mengintai rumah Nam chul. Saat Seung in berkata kalo Nam chul adalah pembunuh, Young hee membelanya dan berkata kalo itu fitnah.

Kakak Tae young, Tae sub terkejut saat Hye in memberitahunya tentang Hyun woo. Apalagi dia kesana dengan membawa bukti hasil test DNA.


“ayah kandung Hyun woo adalah Tae young. Saat kecelakaan itu terjadi, aku sudah hamil lima minggu. Dia juga mengetahuinya”

Dalam perjalanan pulang, Kyung hoon mengaku kalo dia sudah tahu tentang rahasia Hyun woo. Hye in bertanya apa Jung ho yang memberitahunya.
“sebenarnya aku sudah ragu sebelum menjadi managermu, waktunya aneh. Kurasa kebanyakan orang pasti sempat berpikir begitu”

Mendengar jawaban Kyung hoon, Hye in jadi ingat beberapa kamera kecil yang ditemukan di mobil dan rumah, juga amplop dibajunya. Hye in merasa Kyung hoon lah yang menerornya. Dia lalu minta Kyung hoon menurunkannya dijalan dan menyuruhnya pergi duluan ke studio karena dia mau bertemu Seung in dulu.

Konpres pengacara Ha Dong min tentang rahasia Hye in di UCN hari ini dibatalkan.

Dong wook memaksa Pak Kadep memberitahu siapa tersangkanya. Pak kadep menolak, takut kalo Nam chul malah bersembunyi kalo tahu dia sedang dicari dengan terang terangan. Tapi Min ok malah menyuruh menyiarkannya.


“Cho Nam chul hanya menjadikan wanita sebagai sarana, mungkin dia memanfaatkannya untuk bisa bebas bersyarat. Dia tidak membuang mayatnya, jadi dia sudah tahu polisi akan segera mengejarnya”


Min ok, agak ragu saat bercerita tentang kasus yang sama yang terjadi 7 tahun yang lalu. Bedanya adalah pada kasus dulu, korban masih hidup dan dipaksa untuk duduk berlutut sebelum akhirnya disuntik KCL. Kemungkinan korban dipaksa untuk memberikan informasi dulu. Untuk kasus Lim Hyung soon, dia dibunuh dulu baru dipindah ke TKP dan diposisikan berlutut. Dia merasa penculiknya sengaja mengarahkan opini polisi ke Nam chul yang pernah menjadi tersangka permbunuhan dulu.

Seung in berhasil mendapat kontak distributor illegal KCl. Dia mengaku kalo ada orang sudah membeli semua persedian KCLnya kemarin. Saat Seung in bertanya apa itu Nam chul, orangnya berusaha melarikan diri, untung ada Young gwang disana. Dan memang Nam chul yang membeli KCLnya.


Saat distributor itu dibawa ke kantor polisi, det Park melapor kalo Lim Hyung soon pernah tertangkap karena kasus penipuan. Det Park membawa catatan telp Hyung soon yang segera disambar oleh Seung in. Dia mencocokkan no telp yang didapat dari Young hee, dan ternyata itu adalah nomer telp Hyung soon.

Distudio UCN, tim berdiskusi. Woo shim lebih suka kalo dr. Ha Dong min memberikan konpres, karena netizen pasti akan penasaran daripada mereka harus mengulas tentang Nam chul. Tapi menurut Dong wook yang penting adalah kenapa si penculik ingin mereka menemukan Nam chul.

Ada yang mengetuk pintu. Jan Jin woong muncul dan minta Dong wook keluar sebentar. Jin woong memberitahu kalo dia akan menulis buku, dan dia minta bantuan pada Dong wook untuk mengajaknya masuk tim wanted. Menurutnya reaksi orang akan berbeda setelah tayangannya selesai. Mereka akan berpura pura tidak suka.

 “biarkan aku bergabung dengan tim mu, jika memberitahuku aksi kalian dibalik layar, aku akan menulisnya secara dramatis dibuku. Bukuku akan popular dan kalian akan jadi pahlawan”

Dong wook tertarik dengan ide Jin woong. Tak disangka, Jin woong bercerita tentang hubungan Seung in dengan kasus yang sama dulu. Ternyata korban pertama itu adalah senior yang sangat dihormati Seung in, makanya dia marah saat Dong wook mau mengambil gambar di TKP dulu. Juga saat Min ok bercerita, Dong wook merasa dia ragu ragu.

Dimejanya, Seung in membuka buku catatan. Ada tulisan “aku belum pernah merasa sepayah ini. Detektive tidak berdaya”. Dia memikirkan kata kata itu. Saat Seung in menoleh, dia melihat Hye in. Seung in berkata kalo dia sudah memberikan info tersangka pada tim wanted. Tapi Hye  in ternyata mau bicara tentang hal lain. Seung in membawa Hye in bertemu Min ok. Dia bercerita kalo ada yang memasang kamera dirumahnya.

Seung in jadi ingat saat dia bertanya apa suami Hye in bisa dipercaya. Saat itu Hye in tidak menjawab. Seung in bertanya lagi sekarang apa Hye in mencurigai suaminya.

“awalnya begitu, tapi managerku tahu rahasia yang hanya diketahui suami dan beberapa tim produksi”

Min ok bertanya rahasia apa itu. Tapi Hye in diam. Min ok lalu menjelaskan kalo si penculik kemungkinan sudah memantau dan memilih target sebelum acara ini. Tujuannya menemukan kejahatan lalu mengungkapkannya. Jadi bisa saja Hye in juga targetnya. Dia memanfaatkan penguntit dan hari dia pensiun sebagai eksekusi.

Min ok minta Hye in memikirkan ada hubungan apa dia dengan para korban, karena mungkin mereka bisa memanfaatkan untuk menemukan Hyun woo.

Dalam perjalanan menuju studio, Hye in bertanya pada Seung in apa si penculik ingin mengungkapkan dosanya dengan menculik Hyun woo.



“tidak, itu karena ada yang memakai anak kecil untuk rencana busuknya, itu alasan Hyun woo diculik, jangan mempercayai orang lain, jangan percaya managermu, suamimu, atau kru produksi, kau bisa mempercayaiku apapun yang terjadi, ingatlah itu”

Tim wanted rapat. Dong wook bercerita tentang terbunuhnya senior Seung in dulu yang juga berhubungan dengan kasus ini. mereka akan membuat pratinjau dengan ini, jadi pemirsa bisa melihat ada hubungan apa antara Nam chul dan Seung in dulu. Mereka juga akan menyiarkan pencarian Nam chul ditelevisi.

ON AIR

Hye in membuka acaranya dengan mengumumkan kalo si penculik sudah mengirim bukti kalo Hyun woo masih hidup. Tapi pada saat yang sama mereka menemukan mayat dan mendapat perintah untuk menemukan siapa pembunuhnya. Akhirnya foto dan Nam chul disiarkan. Dia minta pemirsa untuk menghubungi studio kalo melihat Nam chul.

Hye in kemudian menjelaskan tentang hubungan pembunuhan ini dengan pembunuhan 7 tahun yang lalu. Foto mayat senior Seung in, det Kim Sang sik ditayangkan.

Flashback Seung in

Saat itu Seung in masih SMA. Dia melihat ayahnya menganiaya ibunya. Dia lalu menahan ayahnya supaya ibunya bisa lari, meskipun akhirnya dia yang dipukuli. Seung in mengambil vas bunga dan dihantamkan ke kepala ayahnya. Det Kim datang dan menangani kasus itu. Seung in minta tolong agar Det Kim mencari ibunya. Dia lalu menyerahkan tangannya untuk diborgol.

Kembali ke masa sekarang. Seung in tidak menyangka kalo masa lalunya akan disiarkan. Apalagi foto mayat det Kim juga.

Flashback Seung in

Seung in ingat saat dia dimarahi Det Kim karena menangkap penjahat tanpa menunggu surat perintah. Meskipun begitu, det Kim lah yang mengobati tangan Seung in yang terluka. Dia berkata kalo takut punya anak seperti Seung in. Min ok yang duduk didepan mereka menggodanya “sunbae…makanya kau tidak menikah”.

Tapi Seung in malah berkata kalo Det Kim tidak menikah karena Min ok. Jadi ternyata mereka ini satu tim ya. Ponsel Det Kim berbunyi dan dia menjauh untuk menerima telp.

Hye in meneruskan, kalo saat itu, det Kim sedang diam diam menyelidiki sesuatu tanpa memberitahu Seung in dan Min ok.

Min ok juga melihat siaran itu.

Flashback Min ok

Mereka bertiga pergi minum. Min ok dan Seung in terus berdebat tentang siapa yang lebih kuat minum. Sedang det Kim dari tadi gelisah dan terus melihat jam dinding. Dia lalu pamit pergi membeli rokok. Itu terakhir kali mereka bertemu det Kim. 40 menit kemudian, det Kim menelpon Sung in, dan saat dia pergi ke TKP, Seung in menemukan Det Kim sudah meninggal.

Hye in mengakhiri narasinya dengan pertanyaan.


“kenapa penculiknya ingin meniru kejahatan ini? apa dia mencoba menggusarkan detektif itu? Atau apakah penculikan Hyun woo terkait dengan kasus ini?”

Dan sebagi penutup, dia kembali minta pemirsa untuk member informasi kalo tahu keberadaan Nam chul.

Di ruang kontrol, Dong wook bermaksud mengikuti Seung in menangkap Nam chul kalo mereka sudah menemukannya. Seung in tiba tiba masuk dan menyambar kerah baju Dong wook. Dia marah karena tim wanted menayangkan mayat det Kim di tivi.

“ibu sunbae masih hidup. Kamu kira bagaimana perasaannya melihat foto putranya meninggal seperti itu?”

Dong wook diam. Young gwang berlari masuk dan berkata kalo mereka dapat info Nam chul ada di mall. Seung in dan Young gwang segera berlari diikuti Dong wook dan Woo shim.

Dalam perjalanan, Young gwang menelpon managemen mall dan melarang mereka menutup mall karena bisa membahayakan pengunjung.

Di studio Joon goo punya ide pintar. Dia mengumumkan kalo Nam chul terlihat di dekat stasiun Seogyo dong. Itu akan memberi waktu Seung in mencari dan Nam chul tidak melarikan diri.

Nam chul memang berada di mall itu. Dia memakai topi untuk menutupi wajahnya. Dia melihat Hye in mengumumkan kalo ada info Nam chul terlihat di taman. Nam chul pergi ke toilet dan menelpon seseorang. Dia marah karena orang yang dia telp tidak jadi datang padahal mereka sudah sepakat bertemu.

 “aku selalu mendapat uang yang berhak kudapat brengsek!”

Laki laki itu menjawab kalo Nam chul sedang dicari, jadi dia tidak berani mengambil resiko. Dia menyuruh Nam chul keluar dengan selamat dan mereka akan bicara lagi. Nam chul marah, tapi dia menurut. Setelah berganti baju, dia berusaha keluar dari mall.

Seung in melihat Nam chul melintas didepannya. Dia memanggil Nam chul. Saat tahu itu Seung in, Nam chul berusaha melarikan diri. Seung in mengejarnya sebelum akhirnya dia menyandera Woo shim. Nam chul membuka tutup spuit dan siap menusukkan KCL ke leher Woo shim.

Seung in dan Young gwan menghadang Nam chul. Sedang Dong wook merekam mereka dengan kamera ponsel.

“det Cha Seung in…kita berjumpa lagi. Hubungan kita memang sial”

Seung in minta dia melepaskan Woo shim. Woo shim yang ketakutan mencoba membujuk Nam chul untuk membebaskannya. Perhatian Nam chul teralihkan saat Young gwang menodongkan pistol kearahnya. Saat itulah Seung in berlari menyergapnya. Cho Nam chul akhirnya tertangkap.

Hye in lega karena misi ketiga sudah selesai. Setelah closing, tanpa naskah, Hye in menghadap kamera dan bicara pada si penculik.

“kamu menonton acaranya kan? Aku sudah menuntaskan tiga misi. Kamu ingin menghukum para pelaku kejahatan? Berarti aku, alasan acara ini ada, pasti juga melakukan kejahatan. Aku tidak tahu apa tindak kejahatanku. Jadi jangan melibatkn orang lain dalam masalah ini. Ungkap saja kejahatanku pada episode berikutnya. Dengan caramu. Jadi kami segera tahu apa yang kamu suka”

Nam chul dibawa ke kantor polisi. Sebelum masuk mobil, dia mengejek Seung in. “kamu pikir kamu hebat bukan?”

Hye in berjalan menuju mobilnya. Dia kaget saat Kyung hoon menepuk bahunya. Di menyuruh Kyung hoon menunggu di studio karena dia ingin sendirian dirumah menunggu misi berikutnya datang.

Mobil yang dikendarai Seung in, Young gwang dan Nam chul ditabrak dari samping. 

Hye in masuk mobil dan dengan ketakutan menelpon Seung in.

Tapi Seung in tidak bisa menjawabnya karena dia pingsan setelah terbentur. Borgol Nam chul tergeletak dikursi belakang. Nam chul menghilang. Ada bekas darah tercecer di luar mobil.

Hye in masih berusaha menghubungi Seung in saat sebuah tangan berselubung sarung tangan menutup mulutnya.


KOMENTAR.

Saya tertarik mengomentari Min ok yang berkata kalo kemungkinan Hye in ada kesamaan dengan korban yang lain. Bukan Cuma Hye in, kemungkinan selain Seung in, bisa bisa yang lainnya juga jadi target. Mungkin si penculik sudah memperkirakan skenario tentang orang orang yang akan terhubung melalui wanted. Hye in yang awalnya korban sekarang malah jadi target. Seung in juga korban. Min ok juga meskipun secara tidak langsung. Mungkin Dong wook ato malah Joon go jadi target berikutnya.

Entah kenapa saya akhirnya menyingkirkan satu demi satu tersangka yang saya sebutkan di episode sebelumnya. Alasannya klise…timingnya gak pas dan alasannya gak terlalu kuat.

Jang Jin woong meningatkan saya pada kejadian beberapa tahun lalu. Waktu itu hubby saya berusaha mengejar pencuri mobil yang lari keareanya. Berhasil ketangkep sih, dan besoknya dia masuk koran. Cuman yang bikin ketawa, dikoran ditulis kalo dia sampai bertaruh nyawa buat ngejar mobil yang dicuri tadi. Padahal sih kata dia biasa biasa aja haha. Lucu bener kalo bikin berita.


Emang gitu ya wartawan? Ga tau juga sih kalo disini. Tapi Jin woong kayaknya org yg semacam itu deh. Lebay…

apa kecelakaan mobil Seung in disengaja? apa Hye in diculik? seperti biasa lanjut ke mbk Dian yaa...

2 komentar:

  1. Entah kenapa, aku ngerasa pelaku utamanya Hyun Woo sendiri. Tapi bagaimana mungkin anak berumur 7 tahun merencanakan semuanya dengan sangat apik. Tapi yaa gitu.. Kalo acara genre-nya thriller biasanya punya twist ending.

    BalasHapus

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...