Kamis, 15 September 2016

Sinopsis Jealousy Incarnate Episode 5


Pyo na ri bergegas masuk ruang penyiar cuaca. Teman temannya mengira dia mengambil barang barangnya sebelum pergi. Tapi Na ri malah menyambar kosmetik punya salah seorang teman yang mengikutinya ke ruang ganti. Dia sadar kalo Na ri mau on air dan dia mengejek baju yang dipakai.

Dirumahsakit, dr Geum memberitahu kalo Hwa shin tidak boleh makan sebelum dia buang air. Hwa shin setengah mendengarkan karena sambil nonton berita jam 7. Saat dr Geum bertanya apa dia batal pesan ruang pribadi, Hwa shin tidak menjawab dan memandang bed Na ri.


Pengarah acara memperingatkan PD Oh kalo waktu tinggal 3 menit lagi sebelum siaran cuaca. Penyiar cuaca yang lain juga ada di set semua karena penasaran. Dong gi gugup, dia malah menyarankan kalo hari itu tidak usahsiaran cuaca dan langsung closing. PD Oh mengomel karena malam itu akan hujan dan mereka wajib menyiarkan agar orang orang dapat menghindari kecelakaan. Ditambah lagi Sung sook mengusir Na ri dari set. Bahkan Joo he pun mendorongnya. Tapi Na ri tetap berdiri. Dia mengambil remote CG cuaca dan ganti mendorong Joo hee. Mereka dorong dorongan sampai tiba tiba remote itu jatuh dan terlempar tepat di bawah kaki Jung won. Dia segera menginjak remote itu. Na ri melongo dan terus menatap Jung won disaat yang lain sibuk mencari remotenya. Na ri member kode pada Jung won untuk memberikan remote ya, tapi ya dasar Jung won, dia mah pura pura gak ngerti aja maksud Na ri. 

Saatnya siaran cuaca. Dong gi member sinyal mulai siaran cuaca. Sung sook menyuruh Joo he keluar tapi dia menolak. Begitu juga dengan Na ri. Tapi dia sadar kalo tak boleh ada kecelakaan seama siaran jadi dia mengalah dan keluar set. Saat itulah Jung won menendang remotenya tepat ke sepatu Na ri. 

Semuanya heboh menyuruh na ri segera keluar set. Tapi Na ri tidak bergerak. Apalagi dia melihat Jung won berkedip padanya. Dalam hati, na ri minta tolong pada ibunya untuk memberinya kekuatan. Tapi tetap saja kecelakaan siarannya terjadi hahaha.


Mereka berdua segera menguasai diri dan mulai siaran. Na ri perlahan membungkuk dan mengambil remotenya. Akhirnya siaran cuaca bisa dilakukan. Dia dan Joo hee bergantian membacanya, tapi paling gak sih Na ri yang pegang remotenya ya. Di rumah sakit Hwa shin jadi jantungan karena Na ri.

“aku tidak berpikir akan mati karena kanker payudara, aku mungkin akan mati karena frustasi  memikirkan dirimu”

Tiba tiba Na ri berhenti bicara, dia kesakitan tapi masih berusaha menahan . Joo hee yang meneruskan. Sampai akhirnya siaran selesai.

Hwa shin bengong sampai dia tidak sadar kalo belum buang gas padahal itu sangat penting karena sudah 2 hari.
Ruang kontrol dan set hening setelah itu. Sung sook menatap mereka dengan marah. Joo hee yang salah tingkah melihat Na ri kemudian menamparnya. Sung sook tidak tinggl diam, dia maju kemudian ganti menampar Joo hee d an Na ri. Heeee... Lha kesiah Na ri, udah sakit dapat bonus 2 kali pulak. Sung sook mengomeli mereka sampai akhirnya mereka minta maaf.

Ponsel PD Oh berbunyi, dari direktur. Dia bertanya siapa yang memasukkan Joo hee malam itu, dan PD Oh menjawab Sung sook. Direktur mau bicara padanya. Sementara Sung sook bicara, PD membubarkan orang orang dan menyuruh Na ri pergi. Joo he mendekati Jung won dan berterimakasih atas bajunya malam itu. Tapi Jung won hanya mengabaikannya dan malah menghampiri Na ri. Dia menggenggam tangan Na ri dan menariknya pergi. 

Karena penasaran Hwa shin sampai menelpon Dong gi dan bertanya apa yang terjadi. Dengan bijak, Dong gi menjawab kalo Na ri dan Joo hee sudah melakukan yang terbaik, hanya saja mereka tidak punya kekuasaan. PD Oh dan Sung sook harus bertanggungjawab .

Sedang Sung sook masih berargumen dengan Direktur. Dia protes kenapa penyiar cuaca harus pakai bantalan dada dan pantat serta rok pendek padahal mereka juga berusaha menyiarkan perkiraan cuaca dengan integritas. Apa pemirsa berita paling banyak adalah pria?. Dia juga berkata kalo penampilan bukan priorotas utama tapi sikap ketika membacakan berita yang paling penting. Direktur tidak menjawab dan segera menutup teleponnya. Sung sook hanya bisa mendesah panjang dan bergumam kalo dia butuh minum dan pria.


Sementara itu, tangan Na ri masih ditarik oleh Jung won. Na ri salah paham mengira Jung won mensponsori baju Joo he.

“apa kau penggemar Na Joo he?”                                                                                                 

Karena Jung won tidak menjawab dia bertanya sambil menahan sakit kenapa Jung won menendang remote itu padanya. Jung won menjawab kalo dia hanya ingin Na ri yang mendapat remote itu

“kau masih membutuhkan teman dan pacar?” tanya Jung won serius. Eh belum sempat diajawab, Na ri hampir jatuh kelantai karena lemas. Sekretaris Cha melihat gelang pasien rs. Taeyang yang dipakai Na ri dan Jung won memutuskan kalo mereka akan membawa Na ri kesana. Dia menggendong Na ri sambil berteriak pada sekretaris Cha agar segera menyiapkan mobil.

Hwa shin menggerutu sendiri karena Na ri belum kembali. Dia mau turun dari bed dan mencari sandalnya.  Karena tidak bisa menjangkau sandal dibawah bednya, dia jatuh dengan sukses nyungsep dilantai hahaha.

Jung won menggendong Na ri  dan hampir berpapasan dengan rombongan penyiar berita. Saat masuk lift, Soo jung yang lewat tidak sadar kalo disitu ada Jung won. Sampai dilantai bawah, Jung won sudah dijemput sekretaris Cha. Eh itu bisa ya pintu otomatisnya kebuka padahal Jung won gak gesek pake kartu pegawai lho. Ih bisa aja si pintu, tau kalo orang ganteng mau lewat.  


Ah sudahlah..abaikan saya..yang pasti Jung won sudah membawa Na ri kemobilnya. Ditempat lain, Chi yeol berusaha menelpon kakaknya tapi tidak tersambung. Dae goo curiga kalo terjadi sesuatu karena tidak biasanya siaran cuaca sampai ada 2 penyiar.

Na ri mah gak tau kalo sudah buat adeknya cemas. Dia nih ya sekarang lagi tidur dipangkuan Jung won. Badannya berkeringat dan tangannya terus dipegangi Jung won. 

Hwa shin yang sedang diobati dahinya yang luka abis jatuh berusaha menelpon Na ri. Dering ponselnya membuat Na ri bangun. Jung won melarangnya bergerak dan akhirnya dia melepaskan pegangan tangannya. Sekretaris Cha menyuruh mengangkat telepon karena mungkin dari keluarganya. Tanpa melihat layar, Na ri yang yakin kalo itu Chi yeol segera menjawab teleponnya.
Hwa shin langsung bertanya dimana Na ri.

“aku menyuruhmu kencan dan segera menikah kan?”

Dia mengomeli Na ri yang melarikan diri setelah dibedah. Dia menyuruh Na ri segera kembali. Dengan jengkel Na ri menutup teleponnya dan dia tidak sempat dengar Hwa  shin berkata ‘tetaplah disana aku akan mengirim ambulans rumah sakit’. Na ri menggerutu karena Hwa shin terus menyuruhnya kencan dan menikah padahal dia hampir saja kehilangan pekerjaan. Tiba tiba Na ri sadar kalo mereka sedang dalam mobil. 

Dia bertanya kemana Jung won akan membawanya. Jung won tidak menjawab karena mereka sudah sampai pelataran Rs Taeyang. Na ri yang tahu dia dibawa kesana, jadi ingat Hwa shin yang takut ketahuan. Na ri pun berontak dan menolak masuk Rs. Dia memeluk kaki Jung won sampai Jung won berkeringat karena grogi hehehe. Tapi akhirnya Na ri berhasil ditarik keluar dari mobil dan dibawa masuk pake brankart. Itupun dia masih berteriak teriak minta dibawa ke UGD dan bukannya ke kamarnya.

Hwa shin mengintip dipintu dan segera masuk saat Na ri mendekati kamarnya. Dia juga menutup tirainya. Jung won dan sekretaris Cha masih menunggunya. Suster Oh masuk kamar dan bertanya apa Jung won walinya. Jung won menjawab iya yang membuat sekretaris Cha menoleh padanya. Suster Oh menyuruh mereka berdua keluar karena Na ri mau ganti baju.

Begitu Jung won keluar, Hwa shin membuka tirainya dan memarahi Na ri. Dia mengira Na ri sengaja membawa orang dari kantor dan menyebarkan rumor  sakitnya. Na ri yang kesal akhirnya menjawab kalo dia memang sengaja membawa tukang gossip untuk menyebarkan penyakit Hwa shin.

“pria yang menunggu diluar itu adalah seseorang yang dapat memberiku 100 juta won, sulit bagiku untuk tetap menutup mulut, apa yang harus kulakukan?”.


Sementara itu diluar, sekretaris Cha juga mengomeli Jung won karena penasaran dengan sakitnya Na ri. Sekretaris Cha jengkel karena selama ini bosnya itu hanya suka bergaul dengan teman temannya saja dan malas kencan. Jung won menjawab kalo dia suka berkencan  dengan gadis yang bisa menjadi teman bukan gadis feminine seperti Soo jung. Dia akhirnya mengusir sekretaris Cha dari situ. Sebelum pergi, dia mengancam akan mengadukan bos nya itu ke ibu presdir.


Di Rak Pasta, Ja young makan malam sendirian. Kim rak menebak kalo dia pasti suka saffron pasta karena Bbal gang juga suka. Ja young sepertinya terkejut mendengarnya. Karena Kim rak ingat dia adalah ibu Bbal gang, Chef akhirnya menemani Ja young. Setelah basa basi, Ja young bertanya apa kim rak sudah menikah. Setelah Ja young pulang, ganti Sung sook yang ke sana. Dia memesan anggur dan mengajak Kim rak minum bersama. Sekarang ganti sung sook yang bertanya status Kim rak. Dan setelah café tutup, ganti Bbal gang yang makan pasta disana. Kim rak tanya apa Bbal gang tidak butuh ibunya. Bbal gang menggeleng.

dr Geum masuk kamar Na ri dan memarahinya. Dia juga marah marah karena perawatnya tidak mendengarkan perintahnya untuk tidak memasukkan Na ri lagi. Na ri sibuk minta maaf. Dr Geum berkata kalo ibu dan neneknya tidak pernah melarikan diri. Dia menoleh pada Jung won dan bertanya apa dia walinya. Jung won menjawab iya, dan dia dapat perintah untuk mengawasi Na ri 24 jam.

Selese marah marah, dr Geum pindah ke bed Hwa shin yang tertutup tirai. Dia minta ijin masuk dan memanggil Hwa shin nenek . dr Geum memberitahu hasil biopsy sel kanker Hwa shin ternyata baru stadium awal dan dia harusnya berterimaksih pada orang yang menyarankannya periksa. Dr Geum menyuruhnya untuk terapi radiasi selama 6 hari. Dan dia minta Hwa shin berjanji. 

Sebelum dr Geum keluar, Hwa shin minta pindah kamar lagi. Tapi sayang sudah  tidak ada kamar kosong.

Na ri menyuruh Jung won pulang tapi dia tidak mau. Dia malah tanya apa Hwa shin tahu kalo Na ri sakit. Na ri menggeleng dan berkata kalo Hwa shin sama sekali tidak tertarik padanya. Disebelah, Hwa shin hanya diam.

Chi yeol dan Dae goo khawatir dengan Na ri dan menyusulnya ke studio. Mereka tidak boleh masuk tapi saat Sung sook lewat dan tahu kalo mereka mencari Na ri, dia mengajak masuk. Dia juga menunjukkan ruanggannya Na ri. Tapi memang sudah kosong. Mereka berdua mengejar Sung sook dan tanya apa Na ri akan dipecat.

“apakah dia seseorang yang dapat dipecat semudah itu? Ku kira kau sudah tahu, kau adiknya”

Chi yeol lega mendengarnya.

Di rumah sakit, Na ri tanya kenapa Jung won menyembunyikan remote tapi kemudian menendang kearahnya. Jung won hanya ingin memastikan kalo Na ri yang memegang remotenya, kalo dia hanya memberikan begitu saja, pasti remote itu akan direbut. Tapi Na ri bersyukur karena tanpa remote itu dia mungkin akan melarikan diri. Jung won berkata kalo Na ri memang harus mempertahankan posisinya itu, meski dia akan dapat teguran, tapi masih ada kesempatan untuknya.

Tapi terdengar suara ‘preett’ yang lumayan keras. Akhirnya kentut Hwa shin datang juga. Mana kentutnya panjang dan lama hehehe. Na ri dan Jung won sampai harus nutup hidung. Saat Jung won mau membuka jendela untuk mengurangi bau, Hwa shin member kode Na ri agar cepat mengusir Jung won pergi.

Na ri mengantar Jung won keluar sampai bawah. Na ri berterimakasih dan melarang Jung won mengunjunginya lagi karena dia sudah mau pulang. Na ri pamit dan berbalik tapi Jung won mengikuti nya, dan kemudian mengecup keningnya.

Na ri bengong, tapi Jung won dengan gugup berkata kalo itu hanya keperdulian terhadap pasien. Selain itu dia memberitahu Na ri agar tidak kuatir dipecat karena rating siaran cuacanya naik. Jung won pamit dan berjalan keluar, tapi ganti Na ri yang sekarang mengejarnya. Dia tanya apa yang tadi dilakukan Jung won tidak terlalu cepat. Jung won ganti tanya apa Na ri takut makanya dia cepat cepat menghampirinya. Apa Na ri berpikir kalo dia hanya mau menjadi walinya setelah seharian ini dimarah marahi dokter dan tidak bisa makan.

“aigoo…kau sungguh tidak memahami pria”                                              

Jung won menggodanya. Dia penasaran apa Na ri ini bodoh ato tidak pernah kencan tapi Na ri menjawab kalo Jung won adalah teman Hwa shin. Jung won mengingatkan Na ri kalo Hwa shin tidak tertarik dengannya sama sekali. Dia juga membuat pengakuan kalo sebenarnya waktu mereka di Thailand, Jung won lah yang menarik badan Na ri kepelukannya saat ada petir. 


Di kamar, Hwa shin penasaran kenapa Na ri belum balik. Dia menelpon Jung won yang sudah hampir masuk mobil dan memandangnya dari jendela kamar. Dia tanya apa dia bisa punya rahasia. Jung won merasa kalo itu tidak perlu. Hwa shin berbohong kalo rahasia itu tentang investasi bagus di Thailand dan dia tidak mau membaginya dengan Jung won karena Jung won sudah kaya. Tiba tiba Jung won memberitahunya kalo Na ri sakit dan dia yang membawanya ke rumah sakit. Hwa shin menjawab singkat kalo Jung won melakukan hal yang bagus.

Ja young dan Sung sook sama sama selesai siaran. Mereka berdua bertemu di lift. Ja young mengendus badan Sung sook yang bau minuman dan mencelanya karena siara sambil mabuk. Apalagi sebelumnya dia sudah marah pada Na ri yang kemari juga mabuk. Ganti Sung sook yang mengoloknya karena memakai parfume terlalu menyengat. Dan mereka pun saling jambak ditempat yang tidak ada kamera cctv. Mereka saling menyalahkan dengan apa yang terjadi dengan Bbal gang dan Jong shin sebelum akhirnya saling menyemprotkan air.Setelah itu mereka menangis bersamaan dan menyesali keadaan mereka sekarang.

Na ri kentut dan itu membangunkan Hwa shin. Dia bilang kenapa Na ri kentut didepan pria. Tapi setelahnya dia tanya sejak kapan Na ri dan Jung won jadi dekat. Na ri balik tanya kenapa Hwa shin menyembunyikan sakitnya dari sahabatnya, padahal Jung won bukan tipe cowok penggosip. Hwa shin menjawab kalo dia tidak mau dikaksihani oleh Hwa shin. Lagi pula itu adalah dadanya pria. 

Dan Na ri kentut lagi lagi dan lagi hehe. Hwa shin menyuruh Na ri mengendalikan kentutnya. Dia tanya apa Na ri masih suka padanya karena dia bahkan menciumnya lebih dulu. Dengan serius Na ri menjawab kalo dia bener bener sudah mengakhiri perasaannya. Sambil berbalik, Na ri bergumam kenapa Jung won dan Hwa shin sangat berbeda. Na ri ingat saat Jung won mencium keningnya dan dia tersenyum. Na ri baru merasa lapar minum minuman yang tadi dibawakan Jung won. Dia menawari Hwa shin tapi ditolak. Saat Na ri mau tidur lagi, Hwa shin menyuruh Na ri tidur menghadapnya. mereka tidur berhadapan. Dengan ragu Na ri tanya bagaimana Jung won. apa dia playboy, apa punya pacar.

"jangan tanya padaku, tanya saja padanya langsung"

Tapi Hwa shin yang melihat Na ri tersenyum senyum sendiri tidak percaya kalo Na ri sudah tidak suka padanya. Dia berkata kalo Na ri hanya berpura pura saja suka pada Jung won karena cinta selama 3 tahun tidak akan mudah dilupakan. Na ri sudah tidur membelakanginya, dan Hwa shin memandangi punggung Na ri sambil menyakinkan dirinya kalo Na ri masih suka padanya.




KOMENTAR
Haduh..saya suka banget adegan kecup dahinya....sosiut banget. Hwa shin gimana coba kalo tahu Jung won sudah sejauh itu? jealous? pasti.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...