Kamis, 29 September 2016

Sinopsis Jealousy Incarnate Episode 9


Malam itu, saat menemani Na ri tidur, Hwa shin membelai rambut Na ri dan  ingat tadi saat Na ri menemaninya ke dokter, mengambil minumannya, dan menemaninya bernyanyi. Akhirnya dia ikut tertidur tanpa tahu kalo Jung won gantian menelponnya dan Na ri.

Sedang teman temannya yang barusan selesai norebang, juga bergosip kalo Na ri pulang lebih dulu dengan Hwa shin. Hye won mendengarnya. Dia tidak pulang tapi mampir dulu ke gedung SBC.

Jung won dengan terpaksa menjemput Soo jung. Dari jauh ada yang sengaja mengambil foto mereka berdua. Dimobil Soo jung memberitahu kalo Hwa shin digosipkan pacaran dengan Na ri. Jung won tidak percaya dengan berita itu.

Ja young dan Sung sook sampai rumah. Mereka berdua mabuk berat sampai sampai Ja young salah masuk kamar Kim rak!. Sedang Sung sook masuk kamar Bbal gang dan tidur sambil memeluknya. Eemm…which one is better? Haha bisa aja.

Kembali ke Hwa shin. Dia terbangun dan melihat Hye won duduk mengawasinya. Hwa shin kaget tapi pura pura tidur lagi. Dan bukan Hye won kalo gak usil. Dia membuka mata Hwa shin dengan tangan memaksanya bangun.

Hwa shin menarik tangannya keluar agar tidak membangunkan Na ri. Jun won yang baru datang hanya melihat mereka dari jauh. Hye won langsung tanya apa Hwa shin suka pada Na ri. Hwa shin beralasan kalo dia mengantar Na ri karena sudah membuatnya mabuk, dia juga menyelimutinya karena Na ri kedinginan. Hye won tidak percaya dan memeluk Hwa shin dari belakang. Jung won melihat keduanya, tersenyum dan pergi. Pasti dia mengira kalo Hwa shin sedang pacaran dengan Hye won.

“seperti ini, Pyo Na ri memunggungimu, kau tidur menatap punggungnya, dan lagi lenganmu tidak jadi bantalnya”

Hwa shin melepaskan tangan Hye won, tapi Hye won tidak takut. Dia justru mengatakan apa yang dia lihat malam itu antara Hwa shin dan Na ri. Menurut Hye won, Na ri hanya mengerjakan tugasnya malam itu, tidak membuat Hwa shin minum. Dan itu artinya Hwa shin lah yang mencintai Na ri, sepihak dan diam diam. Hwa shin  tertawa mendengarnya dan ngeles kalo itu karena alkohol.

Jung won tidak pulang, dia ganti yang masuk ke dorm Na ri. Setelah menyelimuti Na ri, dia menelpon Hwa shin dan bertanya ada dimana. Dia menyusul Hwa shin yang lagi latihan tinju. Hwa shin mengalihkan perasaan galonya dengan bertinju. Dia berusaha menghindari perasaannya dan menyalahkan perubahan hormonnya. Dan saat Jung won datang, dia mengajaknya tanding agar dia cepat sadar dari mabuknya.


Mereka bertanding. Hwa shin beberapa kali meninju Jung won dari belakang dan Jung won protes. dia tidak suka kalo ada orang yang memukulnya dari belakang. Akhirnya Hwa shin kalah. Lebih tepatnya mengalah, karena saat mereka berdua sama sama dalam posisi bisa meninju wajah lawannya, Hwa shin memilih menjatuhkan tangannya dan membiarkan Jung won meninju wajahnya.


Sementara itu Na ri terbangun dan melihat sudah jam 2 pagi. Dia berguman kalo tidak boleh tidur lagi karena takut tidak bisa bangun pagi. Tapi sebentar saja dia sudah tidur. 

Setelah bertanding, Hwa shin dan Jung won duduk dipinggir ring. Jung won tanya kenapa Hwa shin tidak tidur saja. Hwa shin menjawab kalo dia harus membangunkan Na ri yang siaran jam 6 nanti. Mendengar itu Jung won berkata kalo dia yang akan membangunkan Na ri nanti. Dia menelpon sekretaris Cha dan minta baju buat Na ri yang sudah dibuat sendiri olehnya dibawa ke SBC. Hwa shin melirik Jung won. Dia mendengarkan Jung won yang cerita kalo dia tahu ukuran kaki Na ri. Dan saat Jung won tanya masalah rumor kencannya dengan Na ri, Hwa shin hanya menjawab singkat kalo tidak benar.

Kasihan sekretaris Cha, dia disuruh Jung won membawa barang pesanannya jam 3 pagi. Jung won masuk dorm Na ri. Dan saat itu, Na ri yang sudah bangun, pura pura tidur dan mengintip apa yang dilakukan Jung won. Dia menyeduh kopi dan membuatkan 2 gelas kopi. Jung won duduk menghadap Na ri dan memandangnya. Dengan tersenyum dia berbisik

“ ‘aku menyukaimu’…..kapan aku mendengarnya darimu?”                

Jung won keluar untuk menerima telp dan Na ri buru buru bangun dan minum kopinya.                             
Na ri bersiap siap siaran saat Jung won mengiriminya gaun biru yang dibuat khusus untuknya. Na ri senang. Park jin, penyiar berita pagi melihat mereka dan minta disponsori juga, tapi Jung won mah cuek. Park jin kesal karena dicuekin, makanya dia dibantu Joo hee memaksa Na ri memberikan gaunnya. Tapi Na ri berusaha mempertahankan gaunnya.

Rumah Kim rak heboh. Gimana gak orang bangun bangun Kim rak udah liat Ja young nyasar di bednya. Mana bau alkohol lagi. Kim rak masih bingung caranya bangun tanpa bangunin Ja young. Alarm ponselnya Ja young bunyi, setelah dimatikan, dia malah memeluk Kim rak. Saat itu dia sadar kalo salah masuk kamar. Dia buru buru turun dari ranjang dan minta maaf. Kim rak sih nyante, dia turun dan menyelimuti badan Ja young yang hanya memakai baju tidur. Pas Ja young mau keluar, Dae goo sampai bengong saat melihatnya.

Terus di lantai atas, Bbal gang juga marah dengan Sung sook karena sudah tidur dengannya. Sung sook minta maaf tapi Bbal gang tetap mengusir keluar kamar. Sung sook keluar kamar dan melihat Ja young hanya memakai baju tidur tipis dan menutupinya dengan selimut. Sung sook salah sangka dan menuduh Kim rak sudah berbuat apa apa dengan Ja  young.

“chef..apa kau pria gampangan?” gumam Sung sook tidak percaya. Bbal gang ternyata mendengar mereka dari dalam kamar.

Na ri cakep banget siaran pakai gaun biru itu. PD Oh juga memujinya. Hwa shin sih belagu, pura pura gak perduli tapi aslinya ya kepo juga. Nah ternyata Park jin, penyiar beritanya masih dendam nih sama Na ri gegara gaun itu. Pas waktunya dia baca berita, eh dia malah mengomentari Na ri yang dikiranya sedang berkencan dengan teman sekantornya.  Kru berita pada bingung, apalagi Na ri. Semua memandanginya. Dan tentu saja Joo hee juga ikut ikutan resek. Dia memberitahu PD Oh kalo Na ri kencan dengan Hwa shin. Anehnya…Hwa shin setengah hati menyangkalnya. Dia hanya memandangi Na ri.


Sung sook dan Dae goo gantian melirik ja young saat sarapan. Mereka kesal dengan Ja young yang sosuit banget memuji masakannya Kim rak. Dae goo yang tidak betah akhirnya keluar tanpa makan. Sedang Bbal gang malah berkata kalo ‘orang dewasa seharusnya hidup dengan benar’ yang membuat Ja young tersedak. Bbal gang ikut keluar. Chi yeol bingung dengan 2 temannya. 

Giliran Sung sook yang bicara. Dia mengomentari semua termasuk Bbal gang yang dikiranya terlibat cinta segitiga dengan Chi yeol dan Dae soo, juga soal Na ri yang rumornya pacaran dengan Hwa shin. Kim rak jadi marah dengan Sung sook dan dia melarangnya masuk dapurnya. 

Di studio, PD Oh marah pada Park jin yang mencampur adukkan berita dengan masalah pribadi. Tapi setelah itu dia jadi kepo dan tanya pada Hwa shin apa rumor itu benar. Tapi Hwa shin malah bertele tele dan bukannya menjawab dengan tegas. Dari tempatnya berdiri, Na ri melihat Joo hee dan dia sadar kalo itu adalah perbuatannya. Hwa shin minta tolong pada Hye won dan dengan dingin Hye won menoleh pada Na ri dan bertanya

“Pyo Na ri, kau tidak merasa aneh? Kenapa kau tidak mengatakan apa apa?”

Ditodong begitu, Na ri baru menjawab kalo rumor itu tidak benar. Dia tidak menyukai Hwa shin. Hwa shin yang kecewa dengan jawaban itu berusaha menutupi perasaannya. Apalagi tatapan Hye won sepertinya berkata ‘sudah kubilang kan’. 

Sampai di kamar gantipun, Park jin dan Joo hee masih menertawakannya. Na ri kesal karena Joo hee menuduhnya merayu Hwa shin agar dapat gaun itu dari Jung won. Dia juga menegur Park jin yang sudah mengumumkan kebohongan didepan tv. Hwa shi kebetulan mendengar suara Na ri dari depan. Dia buru  buru masuk saat mendengar Na ri dikeroyok. Hwa shin memisahkan mereka berdua dan menarik Na ri ke depan. Na ri terus terusan teriak kalo dia sudah tidak menyukai Hwa shin lagi, bahkan kalo Hwa shin pria terakhir didunia ini.

Hwa shin berhasil menenangkan Na ri dan menyuruh Na ri pulang saja. Tapi Na ri malah mengajaknya ke toko kosmetik. Na ri mencoba lipstick sambil tersenyum. Dia tanya pada Hwa shin apa dia cantik. Hwa shin diam sebentar sebelum akhirnya menjawab cantik sambil menundukkan wajahya. Na ri minta di belikan lipstick tapi Hwa shin tidak mau. Dia lalu mengalungkan lengannya ke leher Hwa shin. Sambil tersenyum dia bilang kalo hari itu dia bahagia karena seisi kantor menganggapnya sudah berkencan dengan Hwa shin. Itu membuat harga dirinya naik karena dia malu selama 3 tahun punya cinta sebelah tangan pada Hwa shin. Dan tadi di ruang ganti, dia hanya pura pura marah padahal dia sangat bahagia. Hwa shin bengong karena tiba tiba ingat kata Hye won kalo dia bertepuk sebelah tangan. Hwa shin menyuruhnya pergi. Tapi Na ri ternyata punya maksud lain, dia hanya ingin pinjam identitas pegawai nya Hwa shin biar dapat diskon untuk beli lipstick tadi hahaha.  Bisa…bisa…

Dalam perjalanan kembali, Na ri bersin dan Hwa shin memberinya tisu untuk membersihkan ingusnya. Na ri membersit hidungnya didepan Hwa shin tanpa malu. Hwa shi  jadi tanya apa Na ri tidak malu. Na ri menggeleng. Hwa shin menawari membuang tisunya yang langsung disodori Na ri. Hwa shin jadi baper dan pergi sambil bergumam kalo Na ri berubah gara gara kanker payudaranya. Na ri mengejarnya dan mengembalikan kartu identitasnya. Dia berkata jangan sampai Jung tahu rumor itu. Hwa shin jadi jengkel karena mengira Na ri hanya memikirkan perasaan Jung won saja.

"aku korban dari rumor ini".                                                                                                                                   
Na ri beralasan akan aneh kedengarannya buat Jung won karena Hwa shin lah yang sudah menjodohkan mereka.

Sung sook dan Ja young baru naik ke kamarnya setelah sarapan. Mereka terkejut waktu melihat mantan ibu mertuanya sudah ada disitu. Mereka hanya menyap sebentar kemudian masuk kamar dan ganti baju. Saat keluar, mereka minta dengan sopan agar Ny Lee memasak untuk Bbal gang dan mencuci bajunya. Ny Lee jadi marah karena dicuekin.

Hari itu ibu Jung won menyiapkan perayaan ulang tahun pernikahannya. Dia senang karena mengira suaminya akan datang. Tapi ternyata Jung won datang membawa kado pernikahan dari ayahnya yang dimasukkan amplo. Ternyata setelah dibuka amplop itu berisi surat cerai. Untung ibunya tidak melihat. Jung won minta ibunya agar mau makan bersama ‘pria tampan yang lain’ dari pada menunggu ayahnya. Jung won kasihan melihat ibunya sampai hampir menangis.

Na ri akhirnya mengirim lamarannya. Dia memilih melamar jadi penyiar berita pagi.

Sementara itu, penyiar cuaca yang lain berkumpul diruang berita dan melihat Soo jung dengan iri. Mereka sudah membaca berita pagi itu kalo Jung won, pewaris grup L akan menikah dengan Geum Soo jung. Hwa shin juga baru tahu beritanya.

Setelah bersama ibunya, Jung won menelpon ayahnya dengan marah. Dia minta ayahnya menemui ibunya dulu sebelum menceraikannya. Tapi Tn Go menutup teleponnya yang membuat Jung won tambah marah. Dia menendang tempat sampah dengan kesal. Dibelakangnya, sekretaris Cha ragu ragu menyerahkan tabnya. Dia menemukan berita tentang Jung woo. Sekretaris Cha bilang kalo ibunya yang memerintahkan orang mengikuti mereka semalam dan membuat beritanya juga. Mendengar itu kemarahan Jung won reda. Dia minta diantar ke SBC. Dia menelpon Na ri tapi tidak diangkat karena ponselnya tertinggal dimeja. Hwa shin mencari cara agar beritanya tidak dirilis karena dia tidak mau Na ri melihatnya.

Na ri mendengar berita itu saat pergi keruang berita. Dia melihat semua orang memberikan selamat pada Soo jung tapi dia tidak tahu kenapa. Dia baru ngeh saat tidak sengaja melihat diinternet beredar foto Jung won dan Soo jung. Apalagi tak lama Soo jung dapat kiriman buket bunga yang buesar banget. Hwa shin tidak berani menatap wajah Na ri, dia menyuruh Na ri bicara dengan Jung won. Na ri diam dan pergi.

Na ri lewat lobi SBC dan berhenti saat berita Jungwon disiarkan. Dia kelihatan sedih. Apalagi Soo jung lah yang dulu mengalahkannya waktu perekrutan penyiar. Dia segera keluar dari situ, tak tahu kalo Hwa shin kebingungan mencarinya. Saat menyebrang jalan, Na ri tidak tahu kalo mobil Jung won berhenti didepannya. Mereka berselisih jalan.

Hwa shin mencari Na ri dimana mana didalam gedung. Tapi dia hanya menemukan ponselnya tergeletak diatas meja. Jung won juga mencarinya di set siaran. Akhirnya Jung won dan Hwa shin bertemu diatap. Hwa shin menyalahkan Jung won karena membuat Na ri bersembunyi. Dia minta Jung won menemukan Na ri bagaimanapun caranya. Jung won tidak mengira kalo Hwa shin akan semarah itu padanya.

Ternyata Na ri pergi menemui Jung won di kantornya. Disana sudah banyak waktawan yang berkumpul. Karena Jung won tidak ada, dia hanya menitipkan gaun itu pada pagawai disana. Dia tidak sadar kalo Ny Go mengawasinya dari tangga.

Keluar dari SBC, Jung won langsung dikerubungi wartawan. Di mobil, dia jadi ingat semalam saat Soo jung bilang kalo ada rumor Hwa shin pacaran dengan Na ri.

Setelah dari kantor Jung won, Na ri makan ramen sendirian.

Ny  Go melihat footprintnya Na ri yang dipajang Jung woo. Dia sadar kalo anaknya sudah jatuh cinta dengan Na ri. Saat Jung won datang, dia menyuruhnya meminjamkan pakaian dan sepatu yang bagus, tapi cukup hanya sampai disitu. Jung won berkata kalo ibunya bersikap seperti ini, dia jadi bisa memahami ayahnya. Setengah berteriak dia menyuruh ibunya agar tidak ikut campur urusannya. Ny Go malah dan melempar footprint Na ri sampai pecahannya kena pipi Jung won. ibunya ganti teriak kalo Jung won yang menyuruh ayahnya menceraikannya.  
Hwa shin ada diruang editing saat ponselnya bunyi. Ada pesan dari Rs Taeyang mengingatkan kalo dia ada terapi hari itu. Hwa shin ingat mereka janjian 2 blok dari situ setiap kali mereka mau ke rs. Dia buru buru kesana sambil terus berharap Na ri tidak ada disana menunggunya, apalagi hari ini berat untuknya. Tapi Na ri memang sudah ada disana menunggunya. Hwa shin mendesah dan bergumam kalo dia tidak akan melepaskan Na ri pada orang lain.

Hwa shin tanya kenapa Na ri ada disitu. Na ri menjawab bukannya mereka sudah janjian akan ke rs bersama sama. Na ri tidak mau ditanya tanya lagi, Jadi Hwa shin segera berangkat. Tapi tidak ke rs. Dia mau mengantar Na ri agar bertemu Jung won dan menyelesaikan masalah mereka. Dia berkata agar Na ri mempercayai Jung won. Anggap saja rumornya sama dengan rumor kencan mereka. Hwa shin juga bilang kalo Jung won sudah menyukainya sejak pertama kali bertemu dan dia juga berharap bisa duduk bersama lagi saat pulang. Na ri menunduk mendengarnya.
“Jung won bukan orang yang mengirim bunga itu. Dia mengirimiku bunga saat aku memenangkan penghargaan jurnalis, dia hanya mengirimkan bunga warna biru pada semua orang, gaun untukmu juga berwarna biru” jelas Hwa shin.

Hwa shin mulai bicara tentang kelebihan Jung won membuat Na ri tanya kenapa dia dijodohkan dengan orang sehebat itu. Tapi Hwa shin tidak menjawab dan mengembalikan ponsel Na ri. Dia berkata kalo Hwa shin sudah 100x menelponnya.

Jung won memandangi tempat bekas footprint Na ri saat sekretaris Cha mengantarkan tas berisi gaun biru yang sudah dikembalikan Na ri. Jung won menyambar tas itu dan pergi. Didepan kantor Jung won, Hwa shin sudah memarkir mobilnya dan menyuruh Na ri keluar. Na ri malah bilang kalo seharusnya mereka ke rs saja. Hwa shin membuka pintu dan menyuruhnya keluar. Saat itulah Jung won yang mau masuk mobil melihat mereka.

Dengan ragu ragu, Na ri medekatinya. Dengan marah jung won tanya kenapa Na ri cepat sekali mengembalikan gaun itu tanpa bicara dengannya dulu. Apa Na ri tidak percaya padanya. Na ri melihat luka dipipi Jung won dan mengulurkan tangannya. Tapi Jung won menahan tangan Na ri dan dengan marah dia bertanya lagi “apa kau tidak mempercayaiku?”
Na ri berkata kalo mungkin sudah terlambat tapi dia mau bilang ‘aku menyukaimu’. Jung won sampe tertegun.  Dia menjawab kalo belum terlambat sambil menjatuhkan tas yang dibawanya kemudian mencium Na ri.
Hwa shin seperti disambar petir melihat keduanya. Dia terpaku beberapa saat kemudian berjalan menjauh dengan linglung. Dia tidak perduli meskipun hujan turun. Hwa shin berbisik kalo Na ri sudah salah. Cuaca hari itu tidak cocok untuk kencan.
                                                                                                                                                                       
KOMENTAR

Itu ya pelajaran…kalo udah disukain itu jangan belagu deh…ntar kayak Hwa shin. Karma itu kejam lho.

Hwa shin sepertinya berusaha keras untuk tidak memperlihatkan perasaannya pada Na ri. Cuman Hye won ini pinter banget bikin Hwa shin galo. Hye won yakin kalo Hwa shin suka dengan Na ri. Cuman apa nanti Hye won bakan menyukai Hwa shin juga. Sepertinya Hwa shin sih bukan tipenya. Kalo iya pasti deh Hye won dari dulu berusaha jadian karena Hye won ini tipe tipe nekat hehehe.

Saya terharu lho Jung won mengakui perasaannya. Tapi kenapa reaksi Na ri kayaknya biasa aja. Memang sih pada akhirnya dia mengaku suka juga. Tapi apa mungkin itu perasaan sementara aja. Maksudnya gini, kalo kita suka sama orang dan dia gak suka, begitu ada orang lain yang suka sama kita pasti perasaan kita agak gimana gitu ya. Seneng ato lebih tepatnya tersanjung. Nah apa Na ri juga sama. Dia hanya merasa suka dengan Jung won karena perhatiannya. Tapi cinta?

Jung won sudah tidak patut dipertanyakan lagi. Salut deh dia berani bantah ibunya. Bukannya ngajarin jelek sih, tapi kalo gak digituin, ibunya bakalan terus ikut campur urusannya. Tapi kalian jangan gitu lho ya sama orang tua kalian. Bisa bisa dikutuk jadi malin kundang.

Kim rak ini belum belum sudah dibuat rebutan Sung sook sama Ja young. Lagi lagi mereka saan tipe nya. Tapi Kim rak berusaha cool aja meskipun dia udah ke gep tidur seranjang-tapi gak ngapa ngapain- dengan Ja young. Tapi kepo deh..dia ini kenapa ya sama cewek kug cuek gitu...

Jangan...jangan...sakit itu ya....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...