Sabtu, 03 September 2016

Sinopsis Jealousy Incarnate Episode 3




Pyo na ri keluar ruangannya dan menuju lift. Hwa shin melewati Na ri dan pergi ke ruang berita. saat Na ri sampai di bawah, dia bertemu Jung won didepan pintu lift. Na ri ragu ragu mau menyapa. Tapi tiba tiba penyiar  Soo jung memanggil Jun won dengan riang gembira. Sekretaris Cha yang baru datang ikut ikutan promosi. Dia bilang kalo  Jung won adalah fans Soo jung. Akhirnya Na ri pergi diam diam. Dia tidak tahu kalo Jung won terus memandangnya sampai dia belok meskipun Soo jung terus mengajaknya bicara.

Na ri ngedumel. “fans apanya”. Dia memandang Jung won masih mengobrol dengan Soo jung sambil tersenyum


“aku pasti tidak akan dipecat kalo pakai baju itu?” dengan sedih dia pergi dari situ.

Hwa shin menemui PD Oh dan bertanya apa dia memecat Na ri. PD Oh menjawab iya. “kenapa?” tanya Hwa shin. PD Oh heran kenapa Hwa shin sampai ngotot.

Na ri mampir ke tempat  minum. Scene ini sama kayak di Pasta. Abis dipecat Yoo kyung minum dulu.


Hwa shin bertanya kenapa PD Oh berubah karena dia selalu menyukai reporter yang punya rating tertinggi. Jadi kenapa sekarang dia malah memecat Na ri dan bukan mendukungnya. Hwa shin menunjukkan rating yang diperoleh Na ri selama siarannya tadi. 
PD Oh bengong karena ratingnya melonjak naik. Sung sook dan Ja young yang ada disitu juga melihatnya. Ja young berkilah kalo cuaca itu bukan berita. Hwa shin menyahut kenapa tayang pada saat berita. Ganti Sung sook menjawab dia juga bukan reporter. Hwa shin malah tambah marah.


“dia tidak membaca berita yang ditulis orang lain seperti burung beo, dia meneliti cuaca sendiri yang berubah tiap hari dan menulis artikelnya sendiri dan bertanggungjawab penuh atas cuaca”

Sung sook, PD Oh dan Ja young cuma diam dan saling pandang.

Na ri yang tidak tahu kalo dia jadi sumber keributan, malah asik minum sendiri. Bahkan saat Jung won menelponnya dia cuek. Iya lah taunya kan itu nomer telepon orang yang komplain dulu. Padahal Jung won sengaja mengikutinya dan mengawasinya dari jauh. Dia berguman kalo dia kan sudah dipecat, jadi dia tidak butuh penggemar.

Karena teleponnya tidak diangkat, Jung won akhirnya mendekati Na ri. Awalnya Na ri keberatan Jung won menemaninya. Dia malah menyuruh Jung won cari tempat duduk yang lain. Tapi tiba tiba dia bertanya

“permisi, berapa banyak penyiar cuaca yang kau gemari? Siapa penyiar yang kau suka? Apa kau menggemari semua wanita di tv?”

Jung won menjawab apa tidak boleh.

“tentu tidak…”
Jung wo tanya kenapa Na ri melarangnya menyukai banyak wanita. Eh Na ri malah menjawab kalo dia ingin bajunya disponsori oleh HERA. Jun won tersenyum. Dia berkata kalo dia ini bisnisman dan hanya menyeponsori teman ato pacar.


“kalo perusahaanku menjadi sponsormu, apa yang akan kau berikan padaku?”

Na ri ngedumel “teman ato pacar? Lucu sekali”
Na ri menawarinya jadi pacar ato teman, tapi dia akhirnya tertawa sendiri karena sadar Jung wo tidak  butuh itu. Na ri akhirnya mengusir Jung wo secara halus. Sebelum Jung won pergi, dia memuji kerja Na ri malam itu.

Dae goo dan Chi yeol mengkhawatirkan Bbal gang yang sama sekali tidak makan dan tidur. Tak alam Kim rak menjemput mereka.


Sung sook sedang berlatih membaca berita saat Ja young mendekat dan bertanya dimana Bbal gang tinggal. Sung sook mengabaikannya dan terus berlatih. Ja young terus bertanya sampai akhirnya Sung sook berhenti berlatih. Sung sook mengingatkan kalo dulu dia member uang 10 juta untuk hadiah pernikahannya dengan Jong shin dan itu dia gunakan untuk membeli tas kulit ular dan bukan untuk membesarkan Bbal gang. Ja young membalas kalo dia memang membeli tas kulit ular dari wanita ular seperti Sung sook tapi dia jga sudah menghabiskan uang lebih dari 10 juta untuk  membelikan kebutuhan Bbal gang selama ini. Mereka berdua berdebat tentang siapa yang pantas jadi ibu sesungguhnya buat Bbal gang.

Dalam perjalanan pulang, Hwa shin melihat Na ri yang mabuk sedang duduk dipinggir jalan karena tidak bisa dapat taxi. Hwa shin mengela nafas tapi dihampiri juga Na ri. Karena mengira itu taxi, dia langsung masuk mobil Hwa shin. Hwa shin pasrah aja dipanggil supir. Mana dijalan Na ri ngajak ngobrol gak jelas. Hwa shin sengaja berbelok tajam dibelokan dan membuat Na ri terpelanting ke samping. Na ri mual dan mau muntah. Tapi Hwa shin menyuruhnya bayar denda 15.000 won kalo dia sampai muntah dalam mobil. Mendengar itu Na ri tersenyum. Ternyata dia tahu kalo itu Hwa shin dan sengaja mengerjainya.

Hwa shin mengantarnya jalan sampai rumah. Na ri beralasan kalo dia tidak berpura pura mabuk, Nwa shin tidak akan mau mengantarnya.


“kenapa tidak ada laki laki yang menawarkan untuk mengantarku pulang? Kenapa perempuan harus minta dijadikan teman ato pacar lebih dulu? Kenapa hidupku menyedihkan sekali?”

Na ri lalu bertanya apa Hwa shin tidak penasaran dengan siapa dia minum tadi. Hwa shin menggeleng. Na ri kecewa karena Hwa shin sama sekali tidak mau tahu tentangnya. Karena mendengar nada kecewa, Hwa shin menoleh tapi malah mengomentari baju Na ri yang vulgar. Meskipun begitu, dia membuka jas menyodorkannya.

Kim rak juga sedang berjalan kerumah bersama anak anak itu. Dia menggendong Bbal gang yang tertidur. Dari jauh, mereka melihat Na ri berjalan bersama Hwa shin. Mereka heran, tumben tumbenan Na ri diantar laki laki. Kim rak memarahi Dae goo yang berkata kalo baju Na ri seksi sekali waktu siaran.  Chi yeol sudah mau mengejar kakaknya, tapi ditahan Dae goo. Ganti sekarang Kim rak yang mau melihat laki laki yang sudah membuat Na ri mabuk. Dae goo jadi sebel dengan mereka berdua.

“kenapa kalian jahat sekali? Biarkan nunna pacaran!”

Saat hampir mendekati rumah, Hwa shin menyuruh Na ri agar ikut pengaturan pernikahan agar dia bisa menemukan laki laki yang lebih baik darinya. Na ri menyahut apa dia bisa dapat yang lebih baik dari Hwa shin sedang dia sekarang pengangguran dan kontrak di atap rumah. Saat akan pulang, Na ri bertanya kenapa tadi Hwa shin menelponnya sebelum siaran. Tanpa berpikir dia menjawab kalo itu salah sambung. Hwa shin pulang sementara Na ri melihatnya sampai dia belok.


Dari arah berlawanan, rombongan Kim rak berpapasan dengan Hwa shin. Bbal gang yang sudah bangun dan melihatnya langsung membuang muka agar tidak ketahuan. Setelah merasa aman, Bbal gang menoleh dan mengamati pamannya berjalan. 

Flashback

Setelah liputan ayahnya masuk tv, Bbal gang berdemo sendiri di depan kantor SBC. Hwa shin terkejut, sedang Sung sook dan Ja young sibuk menenangkan Bbal gang. Nenek Bbal gang sangat marah dan tidak akan menganggap Hwa shin itu anaknya.

Ketika sampai rumah, Chi yeol bertanya pada kakaknya apa ada yang mau dia ceritakan. Maksud Chi yeol sih tentang laki laki yang mengantarnya pulang tadi. Tapi Na ri salah sangka. Dia malah bilang kalo dia mau keluar dari kerja. Chi yeol mengigatkan Na ri kalo dia jadi penyiar cuaca karena sedang menyiapkan diri jadi penyiar. Lagipula dia suka kakaknya siaran cuaca. Na ro tersenyum,dia lalu menunjukkan tali kartu pengenalnya yang berwarna merah.


“penyiar cuaca bisa dipecat kapan saja karena pegawai kontrak, makanya warnanya merah. Penyiar adalah pegawai tetap makanya warnanya biru, artinya pegawai resmi perusahaan”

Na ri menyesal karena sudah gagal test penyiar 2 kali. Terakhir inipun dia nyaris lulus dan hanya jadi penyiar cuaca. Padahal menjadi penyiar adalah impiannya. Chi yeol hanya memandang kakaknya.

Bbal gang tetap tidak mau makan makan meskipun sudah disuapi pasta oleh Dae goo. Dengan kaku, Chi yeol melarang Bbal gang mempersulit mereka meskipun ayahnya sakit. Bbal gang berkata kalo dia mau makan asal mereka mau membantunya.


Hwa shin yang sendirian dirumah teringat kembali tadi pagi saat dia bertemu dengan dokter Geun Suk ho, dokter yang menangani sakitnya. Dia menyangka dokter itu laki laki. Karena tahu kalo Hwa shin keberatan, dokter Geun merekomendasikan dokter laki laki yang baru ada 2 bulan lagi. Hwa shin tidak mau menunggu selama itu, jadi dia terpaksa menerimanya. Dokter Geun menyuruhnya ganti baju karena akan dilakukan beberapa test.


Saat mau ganti baju, Hwa shin malah bertemu dengan pasien disitu yang semuanya perempuan. Mereka memakai baju periksa yang sama, dan baju itu berwarna pink!. Hwa shin jadi salah tingkah. Dia mengomel dan melemparkan tas pink berisi baju periksa kekursi. 

Akhirnya Hwa shin di USG payudara. Dokter memang menemukan ada benjolan dipayudara Hwa shin dan dia ingin memperjelas dengan pemeriksaan mammography. Eh FYI  aja, pemeriksaan mammography itu dada pasien yang umumnya wanita akan ditekan diatas plat dari plastik untuk melebarkan jaringan payudara dan itu dilakukan kurang lebih selama 30 menit. Nah kalian bayangin aja, kalo kita para cewek gampang aja kan karena kan kita punya payudara, nah sekarang bayangin kalo Hwa shin yang diperiksa. Payudaranya kan…ya gitu deh…trs di tekan pake alat..bisa ngebayangin gak sakitnya kayak gimana hahaha.  Sumpah scene ini aslinya bikin kasihan Hwa shin tapi saya malah ngakak pas denger dia teriak kesakitan. Sampai para ahjumma pasien yang lagi nunggu didepan kaget semua haha.


Petugas radiografernya bukannya kasian malah sengaja bilang kalo sakitnya itu tidak ada apa apanya dibanding saat wanita melahirkan kkkk. 


Setelah pemeriksaan selesai, Hwa shin dengan lunglai berjalan keluar. Dia tidak perduli pada para ahjumma yang heboh melihatnya. Hwa shin duduk ditangga dan menelpon Na ri yang sedang terburu buru siaran setelah mabuk. Na ri menutup teleponnya sebelum Hwa shin berkata aku memikirkanmu.

Pada saat yang sama, Jung won juga memikirkan Na ri ditempat minum tadi. Karena kesepian dia menelpon Hwa shin.


Ternyata bener kata para ahjussi Gentlemans Dignity, cowok itu kalo kumpul jadinya kayak anak kecil. Sama kayak Hwa shin sama Jung won. Mereka asik main game virtual setelah bertemu. Jung won minta Hwa shin jangan pergi keluar lagi karena dia kesepian. Hwa shin bertanya apa dia tidak punya pacar. Seperti diingatkan, Jung won memberitahu kalo Soo young, orang yang pernah menyukainya akan menikah. Hwa shin menertawakannya karena Soo young itu suka padanya. Jung won ngotot kalo dia itu first kiss nya. Akhirnya mereka sadar kalo cewek itu suka mereka berdua. 
Saat mau pulang, Hwa shin ragu apa akan cerita tentang penyakitnya. dan akhirnya dia tidak cerita.

Chi yeol mengingatkan kakaknya ada janji periksa dengan dokter Geun suk ho. Na ri masih malas bangun. Tak lama ponselnya berbunyi. Tanpa melihat layar dia mengangkatnya.

“kau bilang akan beri aku perkiraan cuaca setiap hari selama seminggu, sudah lupa? Bilang saja kalo tidak bisa”.

Jung won yang menelpon. Na ri yang masih setengah sadar terkejut dan buru buru melihat layar. Dengan gugup dia menjelaskan kalo sebenarnya dia dipecat. Tapi Jung won yang sibuk push up gak dengar. Dia tetap menunggu laporan Na ri. Saat Nari bilang kalo dia mau cuci muka dulu, Jung won menimpali kalo dia tidak akan lihat wajahnya. Na ri sadar dan segera berlari keluar untuk melihat situasi.

Na ri menerangkan kalo hari itu akan cerah dan dia bisa pergi kemana saja. Chi yeol  yang dari tadi berdiri dibelakang kakaknya penasaran melihatnya. Saat Na ri menyarankan dia untuk pergi melihat bintang, Jung won mengajaknya bertemu nanti sore jam 3. Na ri terkejut dan menolaknya.

“aku tidak mau, aku punya banyak janji kencan hari ini”


Jung won bilang kalo Na ri kesepian. Karena jengkel Na ri menutup telponnya. Na ri penasaran karena suaranya sepertinya tidak asing. Dia lalu memberitahu Kim rak kalo ada orang yang menggodanya.  “dia orang mesum” kata Kim rak. Mendengar itu, tiba tiba saja Chi yeol marah dan membuat Na ri dan Kim rak heran.
Jung won tadinya menyuruh pegawainya menyiapkan baju untuk Na ri, tapi dibatalkan karena dia tidak jadi ketemu.

Dirumah, Hwa shin mencari infoormasi tentang kanker payudara.


Pagi pagi sekali, Ja young menerima telepon dari  penyidik kejaksaan Seoul, Kim Min chul. Begitu pula dengan Sung sook. Dia mendapat berita tentang  penangkapan seorang bernama Kim Jung ho yang menipu lewat telepon. Sedang Hwa shin ditelepon kalo ada yang membuka 2 akun bank atas namanya di Bank Haena, masalahnya akun dengan namanya itu dipakai untuk penipuan, jadi sekarang Hwa shin mendapat gugatan. Hwa shin bingung karena selama 3 tahun dia ada di Bangkok.

Siangnya Na rim mau pergi kerumah sakit. Hong dam khawatir tapi Na ri berkata kalo itu hanya pemeriksaan biasa. Gantinya, dia malah menakut nakuti Bum kalo dia akan disuntik jarum besar dipantatnya karena sering sembelit. Bum sampai menangis hehehe.


Hwa shin keluar rumah. Dia tidak tahu kalo Ja young menunggu didepan rumah dan masuk setelah dia pergi.

Ternyata Hwa shin menemui PD Oh dan Choi Dong gi dan mentraktir mereka naengmyeon (mie dingin). Hwa shin hanya ingin memberi tahu kalo dia akan ikut audisi menjadi penyiar berita pukul 9. Dong gi mengingatkan kalo dia nanti harus bersaing dengan Sung sook. Hwa shin minta dukungan, dia hanya ingin PD Oh tidak menghalangi jalannya. Yang membuat Hwa shin galo, termyata untuk rekrutmen penyiar, pelamar harus menjalani tes kesehatan. 

Na ri menemui dokter Geun Suk ho. Ini adalah dokter Hwa shin juga loh. Dari hasil check up, ternyata Na ri punya benjolan yang harus diambil. Tapi bukan kanker.

“sepertinya dadaku yang rata akan semakin rata. Yang kiri ato yang kanan? Ah… jadi ukurannya akan berbeda?”

Hehehe miris juga dengerinnya.

Setelah Na ri keluar, ganti Hwa shin yang menemui dokter Geun. Bedanya, hasil mammography Hwa shin ternyata kanker. Dia menolak percaya meskipun dokter Geun bilang kalo ada 100 laki laki dikorea yang kena kanker juga. Setelah dokter Geun menjelaskan kalo kemungkinan itu masih stadium 1 dan belum meyebar, baru Hwa shin agak tenang. Dia mau rahasianya dijaga. Dia juga mau luka operasinya tidak terlihat.

Kondisi Jong shik sudah sedikit membaik. Bbal gang menjenguknya dan memasang lagu kesukaan ayahnya. Mendengar itu, Jong shik serasa dikelilingi oleh keluarganya dan orang oarng yang dikenalnya termasuk Sung sook dan Ja young. Mereka semua datang membawa bunga dan mereka menari bersama.

Malam itu, Na ri masuk ruangan perawatan. Disitu sudah ada pasien lain di bed seberang tapi Na ri tidak bertemu karena tirainya ditutup. Saat dia ganti baju, ada suara batuk dari sebelah. Na ri kaget karena sepertinya suaranya bukan suara cewek. Na ri kemudian tiduran dan mengganti ganti chanel tv. Sebuah suara membuatnya terjatuh dari tempat tidur.

“jangan ganti salurannya”

Tirai terbuka dan ada Hwa shin disitu.




KOMENTAR

Sepertinya seru mengamati permusuhan Ja young dan Sung sook. Mereka seperti itu apa sejak Ja young menikahi Jong shin apa sebelumnya, kayaknya mereka ini musuh berat. Ato jangan jangan mereka saingan waktu rekrutmen awal.

Fix…Hwa shin sebenernya memang menyukai Na ri. Dia rela nganter Na ri pulang meskipun dikira supir taxi. Terus juga kenapa dia harus bohong juga tentang menelpon Na ri waktu dia abis di chek up. Dasar belagu, rasain kau di siksa mesin mammography hehehe.

Kenapa Bbal gang harus bersembunyi? Kalo memang dia tidak suka dengan Hwa shin sih gpp tapi kan dia tahu kalo 2 ibunya perduli padanya? Apa dia malu karena keluarganya sudah diekspos dimedia?

Yang lucu itu Jung won. Dia bener bener cari perhatian ke Na ri. Sampai telp beneran nagih laporan cuaca hari itu. Btw, Jung won ini perduli banget sama Hwa shin. Mereka berdua ini bromance abadi.

Oh ya ada yang tau gak sepatu merah muda ini dari drama Mbk Gong yang mana?

1 komentar:

Terimakasih reader, sudah menyempatkan membaca. Komentarnya selalu ditunggu ya. Senang kalo bisa membaca juga komen komen dari reader. Tolong jangan di kopas ya tulisan saya, sertakan saja link aktifnya. Gumawo...